Responsive image

Moskow: IS Buat Kesepakatan dengan PYD untuk Tinggalkan Raqqah

Moskow: IS Buat Kesepakatan dengan PYD untuk Tinggalkan Raqqah

MOSKOW (Jurnalislam.com) – Kelompok Islamic State (IS) membuat kesepakatan dengan PYD/PKK untuk menarik diri dari Raqqa – wilayah markasnya di Suriah – tanpa konflik bersenjata, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan pada hari Rabu, lansir Anadolu Agency Kamis (1/6/2017).

Lavrov mengatakan Kementerian Pertahanan Rusia mengkonfirmasi informasi tersebut, meskipun kelompok PYD menolaknya.

“Segera setelah informasi ini dipublikasikan, gerilyawan IS keluar dari Raqqa dan pindah ke Palmyra,” Lavrov mengatakan kepada wartawan di Moskow.

“Seperti yang Anda tahu, pasukan udara Rusia melihat perpindahan tersebut dan menyerang konvoi ini,” katanya.

Rusia akan tetap berkomitmen untuk memerangi IS di tanah Suriah, Lavrov menambahkan.

Menurut kantor berita TASS Rusia, seorang sumber di Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada hari Sabtu lalu bahwa kedua organisasi bersenjata tersebut mencapai sebuah kesepakatan untuk membuka sebuah koridor selatan yang aman bagi para Daesh menuju Palmyra.

Pada hari Selasa, pasukan Rusia dilaporkan menargetkan IS di timur Palmyra saat mereka pindah dari Raqqa.

Jumat lalu, SDF yang didukung agresor AS, yang berisi banyak elemen terkait dengan kelompok teroris PKK / PYD, meminta militan IS di Raqqa untuk menyerah pada akhir bulan ini.

Sejak saat itu, serangan udara dan artileri di kota – oleh koalisi yang dipimpin agresor AS dan SDF – telah meningkat, menimbulkan sejumlah korban sipil.

Bagikan
Close X