Milad 20 Tahun, Solopeduli Gelar Konser Amal Untuk Pembangunan SMK

Milad 20 Tahun, Solopeduli Gelar Konser Amal Untuk Pembangunan SMK

SOLO (Jurnalislam.com) – Dalam perayaan puncak Milad ke 20 tahun, Solopeduli menggelar konser amal dengan menghadirkan ustaz Usep Badruzaman, grup band Wali serta musikalisasi puisi dan Rato Jaro oleh siswa-siswi SMK Gratis Solopeduli di Sunan Hotel Solo, Ahad (13/10/2019).

Dua puluh tahun yang lalu, tidak ada yang menyangka sama sekali jika Solopeduli akan bertransformasi menjadi sebuah lembaga besar.

Filosofi Solopeduli  “Menghadirkan layanan gratis dan paripurna untuk masyarakat dhuafa sejak  belum lahir hingga meninggal dunia”  seluruh program yang dijalankan untuk membantu kaum dhuafa.

Direktur Utama sekaligus ketua yayasan Solopeduli, Sidik Anshori menyebut bahwa Solopeduli telah memiliki berbagai program yang menunjang filosofi tersebut.

“Program-program tersebut antara lain program kesehatan berupa klinik di Solo dan di Sukoharjo, Pesantren gratis tingkat SMP dan SMK, program LKP (Lembaga Kursus dan Pelatihan) berupa setir mobil gratis dan pelatihan komputer,” katanya.

Selain itu, Solopeduli melakukan aksi kemanusiaan pada saat terjadi bencana alam maupun Cinta Alam seperti Banjir, tsunami, gempa, kekeringan, gunung meletus, kebakaran, bencana asap, penghijauan dan bencana lainnya.

Melalui Program SIGAB (Aksi Tanggap Bencana) Solopeduli menerjunkan timnya ke wilayah bencana untuk membantu para korban.

Solopeduli juga memberikan program bantuan ekonomi bagi masyarakat dhuafa yang membutuhkan bantuan modal usaha dan pendampingan, seperti bantuan kapal dan peralatan nelayan di Banten, bantuan modal difable, pemberian bibit tanaman produktif, pemberian hewan produktif dan lainnya.

Pembangunan SMK

Selain Program-program di atas, ke depan, Solopeduli sudah merencanakan. Program pembangunan sekolah SMK Gratis Solopeduli tahun ini menjadi prioritas utama untuk segera dibangun mengingat kebutuhan siswa-siswi akan sekolah yang memiliki infrastruktur gedung yang standar dan nyaman, center of character and competence building yang standar seperti tempat uji kompetensi, bengkel yang standar dan teaching factory, tempat ibadah yang layak dan cukup untuk menampung seluruh siswa.

Saat ini kondisi Sekolah SMK Gratis Solopeduli belum mempunyai gedung dan ruangan yang standar, masih menyewa ke Pemkot, pembelajaran teknik komputer jaringan dengan spesifikasi teknologi yang minim dan bergantian antar siswa.

”Dengan mendidik generasi, kami berharap akan menjadi penerus yang kuat, cerdas, dan mandiri tanpa membebani orang lain,”terang Sidik Anshori.

Hari ini, seribu peserta yang berasal dari Instansi Pemerintahan, Perusahaan, komunitas dan donatur serta masyarakat umum hadir untuk memeriahkan puncak Milad 20 tahun Solopeduli yang digelar di Hotel Sunan Solo pada 13/10.

ISO dan Nazir Wakaf

Tak ketinggalan, Solopeduli  juga melaksanakan serah terima sertifikat Nadzir Wakaf, sertifikat standar internasional ISO 9001:2015 sistem manajemen mutu, dan penyerahan sertifikat piagam donasi kepada mitra-mitra Solopeduli.

Lebih lanjut Sidik menyampaikan pihaknya menyelenggarakan konser amal ini sebagai bentuk syukurnya atas usia yayasan yang sudah 20 tahun masih dipercaya masyarakat dan terus mampu berkontribusi dalam mengentaskan kemiskinan serta pencapaian prestasi Solopeduli selama 20 tahun ini, disamping untuk menggalang dana pembangunan SMK Gratis Solopeduli.

”Beberapa program Solopeduli seperti Klinik, ambulan, pelatihan ketrampilan, pesantren sudah ada infrastukter yang memadai, tetapi untuk Gedung Sekolah SMK belum ada, maka tahun ini kami mentargetkan pembangunan gedung sekolah SMK Gratis Solopeduli ini benar-benar bisa terealisasi,” ungkapnya.

“Dengan mengajak seluruh pihak mari bersama Solopeduli kita realisasikan sekolahan gratis bagi anak-anak dari kaum dhuafa agar mereka bisa mendapatkan hak untuk menerima pendidikan yang layak dan tentu dengan fasilitas yang cukup,” imbuhnya.

Pembangunan sekolah tersebut disebut Sidik adalah amal nyata untuk menuntaskan kebodohan dan kemiskinan sehingga mereka (kaum dhuafa) bisa lulus dari sekolah, dan langsung bekerja sehingga ikut berkontribusi dalam ekonomi keluarga.

“Maka seperti tema yang diangkat harapannya lulusan SMK Solopeduli bisa mewarnai kebaikan-kebaikan negeri tercinta ini. Partisipasi berupa donasi dan bentuk lainnya adalah bentuk nyata kepedulian kita untuk memberdayakan dan memandirikan anak-anak negeri,” jelas Sidik Anshori.

Sidik Anshori juga menyampaikan terimakasihnya kepada seluruh donatur dan pihak-pihak yang terus membersamai dan membantu Solopeduli.

”Tanpa para donatur tentu Solopeduli tidak bisa sebesar saat ini. Semoga semua yang telah didonasikan menjadi amal jariyah dan keberkahan kehidupan di dunia dan akhirat,” pungkas Sidik Anshori.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close X