Marak Kasus Penghinaan Nabi, Malaysia Bentuk Unit Pemantau Medsos

Marak Kasus Penghinaan Nabi, Malaysia Bentuk Unit Pemantau Medsos

KUALA LUMPUR (Jurnalislam.com) – Departemen Pengembangan Islam Malaysia (Jakim) telah membentuk unit untuk memonitor segala bentuk provokasi yang menghina Nabi Muhammad dan Islam di semua platform media, termasuk media sosial.

Menteri di Jabatan Perdana Menteri, Datuk Seri Dr Mujahid Yusof Rawa mengatakan, unit itu dibentuk menyusul kasus-kasus penghinaan terhadap Nabi Muhammad dan pengejek Islam.

Dia mengatakan unit itu juga akan menerima pengaduan dan akan melaporkan kepada polisi dan Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) jika ditemukan adanya unsur penghinaan atau provokasi.

“Saya berharap kita semua bisa bersatu dalam menjaga harmoni di negara ini. Saya percaya bahwa pihak berwenang telah mengambil tindakan yang tepat untuk menyelesaikan masalah ini, ”katanya dalam sebuah pernyataan, Kamis (7/3/2019) dilansir The Star Online.

Ia menegaskan, sebagai menteri yang bertanggung jawab untuk urusan Islam, dia tidak akan berkompromi pada tindakan yang menghina Nabi Muhammad atau Islam.

“Negara kita memiliki undang-undang. Pelanggar harus dihukum sesuai,” tegasnya.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X