Mahasiswa di Malang Gelar Aksi Menolak Perayaan Hari Valentin dan LGBT

MALANG (Jurnalislam.com) – Puluhan pemuda dan mahasiswa dari berbagai elemen menggelar aksi sosialisasi menolak Hari Valentin dan LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender) di Car Free Day Jalan Ijen Kota Malang, Ahad (11/2/2018).

Korlap aksi, Tegar Dovianda Putra mengatakan, Hari Valentin dan LGBT jika dibiarkan akan dapat merusak moral anak bangsa Indonesia.

“Indonesia adalah negara beradab, memiliki moral yang tinggi jangan sampai negara kita berubah menjadi negara liberal karena mendukung LGBT,” kata Tegar.

Sedangkan Hari Valentin, lanjutnya, kerap dijadikan ajang keromantisan oleh pasangan muda-mudi.

“Padahal mereka belum bersetatus suami istri. Maka jika dibiarkan lama-kelamaan akan hancur generasi muda kita,” tegasnya.

Formasalam mendesak pemerintah untuk bersikap menindaklanjuti kerusakan moral generasi muda yang diakibatkan oleh Hari Valentin dan LGBT.

“Melalui himbauan-himbauan serta pengawasan terhadap pemuda atau pelajar terutama malam hari valentin,” paparnya.

Aksi tersebut diikuti oleh beberapa organisasi pemuda dan mahasiswa antara lain GMTP (Gerakan Malang Tanpa Pacaran), FORMASALAM (Forum Gerakan Mahasiswa Islam), MPI (Mahasiswa Pecinta Islam), dan IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah).