LUIS Dukung Kebijakan Bupati Karanganyar terkait Penutupan Warung Sate Daging Anjing

LUIS Dukung Kebijakan Bupati Karanganyar terkait Penutupan Warung Sate Daging Anjing

SOLO (jurnalislam.com)- Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) mengapresiasi langkah Bupati Kabupaten Karanganyar Juliyatmono yang akan menutup seluruh warung yang menjual kuliner daging anjing atau sate guk-guk di Wilayah Karanganyar.

Hal itu dilakukan Juliyatmono setelah melakukan audensi dengan komunitas animal frends anggota komunitas dog meat free Indonesia di Ruang Garuda Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Karanganyar, Senin (17/6/2019).

“Kita juga mengapresiasi Komunitas Free Indonesia yang kontinyu mengkampanyekan “haramnya” daging anjing,” katanya saat dihubungi jurniscom selasa, (18/6/2019).

“Menurut LUIS daging anjing dalam hukum Islam adalah haram, ada dampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan,” imbuhnya.

Endro melanjutkan, mengkonsumsi anjing juga bisa mengakibatkan infeksi karena mengandung E.Coli 107, salmonela, antraks, hepatitis dan leptospirosis.

“Makan daging anjing juga bisa menyebabkan beragam infeksi bakteri antraks, hepatitis dan leptospirosis. Penularannya pun sederhana dari daging anjing menuju tubuh manusia,” ujarnya.

Endro berharap, ada kebijakan berupa Peraturan Bupati (Perbup) ataupun Peraturan Walikota (Perwali) wilayah karisidenan Surakarta untuk mengatur, membatasi, ataupun melarang mengkonsumsi daging anjing.

“Dalam pelaksanaan tentu saja perlu waktu yang cukup untuk sosialisasi terhadap para pedagang anjing,” tandasnya.

Bagikan

One thought on “LUIS Dukung Kebijakan Bupati Karanganyar terkait Penutupan Warung Sate Daging Anjing

  1. Kami sangat ingin kota solo raya lebih bijak dalam menanganin kasus penjualan daging anjing …. salam dr koalisi DMFI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X