LDK KISI Unsil: Mahasiswa Gagal Paham Soal Toleransi

TASIKMALAYA (Jurnalislam.com) – Lembaga Dakwah Kampus Kerohanian Islam Siliwangi (LDK KISI) Universitas Negeri Siliwangi menyayangkan hegemoni kaum muda terhadap perayaan tahun baru masehi tidak mereka tunjukkan pada penyambutan hari-hari besar Islam.

"Sangat disayangkan kaum Muslim sekarang ketika hari-hari besar Islam tak sehegemoni perayaan tahun baru masehi. Padahal dalam konteks sejarahnya, tahun baru masehi ini sebetulnya itu berhubungan dengan Dewa Matahari," ujar Ketua LDK KISI Unsil, Willy Ramdhani kepada Jurnalislam, Rabu (30/12/2015).

LDK KISI Unsil terus berupaya melakukan dakwah guna mengembalikan cara pandang mahasiswa yang kritis dengan menggelar kegiatan kajian-kajian Islam terkait isu global dan nasional.

“Kami sudah lakukan upaya-upaya dalam bentuk kegiatan Kajian-kajian Islam terkait isu global atau nasional yang berkembang di Masyarakat ini, terutama dalam ruang lingkup Mahasiswa untuk membentengi masyarakat kampus dari segala hal penyimpangan yang terjadi, seperti halnya perayaan Tahun Baru ini," terang Willy.

Berkaitan dengan itu, Willy juga menyinggung kasus 14 mahasiswa UIN Yogyakarta yang mengikuti misa Natal. Hal itu dinilainya sebagai wujud kegagalan mahasiswa dalam memaknai toleransi.

"Ini sangat disayangkan sekali, terkait aqidah dan ketauhidannya. Mereka toleransi dengan agama yang lain tapi mereka intoleransi terhadap umat Islam sendiri," tegasnya.

Reporter: HBQ | Editor: Ally | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.