TAWANGMANGU (Jurnalislam.com)–Lembaga Bantuan Hukum (LBH) pimpinan wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah menggelar madrasah kader advokat dan para legal LBH Muhammadiyah Angkatan 1/2019 di Hotel Grand Bintang, Tawangmangu, Jumat- Sabtu (15-16/11/2019).
Direktur LBH PWM Jateng Taufiq Nugroho menyebut kegiatan madrasah kader advokat tersebut dilatarbelangi kegelisahannya akan banyaknya persoalan hukum yang menimpa kader maupun amal usaha Muhammadiyah.
“Jadi kegiatan ini dilatar belakangi kegelisahan kami atas semakin banyaknya persoalan hukum yg di alami oleh Kader, Pimpinan maupun Amal Usaha Muhammadiyah,” katanya kepada jurnalislam.com sabtu, (16/11/2019).
Menurut Taufiq, saat ini semua lini kehidupan di Indonesia berdampak hukum. Dan mayoritas masyarakat saat ini sudah melek hukum.
“Dulu dokter seperti malaikat, sangat di hormati dan nyaris tidak punya salah. Tapi sekarang, tukang becak berobat ke dokter, pulang terasa gatal gatal saja, bisa lapor polisi dg ancaman dugaan mal praktek. Sehingga perlu sekali lembaga yg fokus memberikan bantuan dan perlindungan hukum bagi masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Taufik mengatakan bahwa saat ini menurut keadilan masih merupakan barang mahal bagi masyarakat. Hanya segelintir orang yang memiliki akses dan materi berlebih yang bisa mendapatkan keadilan.
“Banyak masyarakat kecil yg kemudian terpaksa ikhlas dan Narimo saja ketika di dzalimi orang, karena tak terbayang betapa mahalnya ketika harus membayar biaya pengacara,” paparnya.
Disisi lain rasio jumlah Lawyer atau advokat dengan jumlah penduduk di Indonesia masih sangat jauh dari ideal. Sehingga perlu diperbanyak advokat advokat publik yang mau memberikan advokasi tanpa mengharapkan pamrih atau motif ekonomi semata,” imbuhnya.
Kedepan, taufik berharap dengan adanya kegiatan tersebut “Dalam satu bulan kedepan semua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten atau Kota se-Jawa Tengah sudah terbentuk LBH Muhammadiyah di daerah masing masing,” pungkasnya.
Kegiatan yang dihadiri sekitar 100 peserta dari berbagai daerah di Indonesia tersebut, panitia menghadirkan sebagai pemateri Mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto dan ketua PP Muhammadiyah bidang hukum dan HAM Busyro Muqoddas.