Komunitas Punk Bogor Bagikan Ratusan Porsi Iftar Gratis

Komunitas Punk Bogor Bagikan Ratusan Porsi Iftar Gratis

JAKARTA(Jurnalislam.com) – Komunitas Punk Bogor memanfaatkan momen bulan suci Ramadan tahun ini dengan pelbagai kegiatan kebaikan.

Salah satunya, menjelang azan magrib membagi-bagikan sajian berbuka puasa (iftar) di Jalan Ir H Juanda, Kota Bogor, Jawa Barat. Tepatnya dekat Mall Bogor Trade Mall (BTM).

Korlap pembagian takjil gratis, Gugun Noise mengatakan dirinya ga menyangka yang tadinya cuma bisa menyiapkan 100 kotak berisi lontong, risol, kurma, kue kamir dan air mineral. Dapat tambahan menjadi 300 kotak paket takjil.

“Saya sangat bersyukur yang awalnya cuma bisa nyiapin 100 kotak dari dana patungan teman-teman punk di Bogor, kemudian dapat tambahan dari donatur sehingga mampu sampai 300 kotak,” katanya kepada Jurnalislam.com, Kamis (30/05/2019).

Gugun mengungkapkan, kegiatan ini menjadi kebahagiaan tersendiri tak hanya untuk Komunitas Punk. Banyak pengemudi ojek yang merasa senang dengan adanya bagi-bagi iftar di jalanan.

Meski makanan yang disampaikan sekedar membatalkan puasa, senyum tulus dari pihak yang memberi dan menerima menjadi penenteram hati.

Punk Bogor tidak bekerja sendirian. Pihaknya berkolaborasi dengan komunitas lain yang anggotanya terbilang berkecukupan. Ada Madina, Yarsi, Punkajian Bekasi dan para donatur lainnya.

“Tiap anggota dari masing-masing komunitas ingin berbagi sama-sama. Mereka menyisihkan harta, tenaga, waktu, dan gagasan untuk menggiatkan sedekah di kala bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, komunitas Punk Bogor ingin menunjukkan kepada publik, anak-anak punk yang telah hijrah bisa menjadi baik.

Selama ini, kalangan punk kerap mendapatkan stigma negatif dari masyarakat. Dengan adanya aksi solidaritas semacam ini, lanjut Gugun, mereka ingin menghilangkan citra negatif.

Masyarakat pun, menurut dia, disarankan untuk tak cepat menghakimi anak-anak punk. Mereka sesungguhnya mesti dirangkul agar menjadi pribadi yang lebih baik.

Untuk menularkan kebaikan atau mengajak berbuat baik, harus dengan cara merangkul dan mengajari, bukan menghakimi.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X