Langsung ke konten

Jurnal Islam

Senin, 23 Rabi'ul Akhir 1448 / 05 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik
Internasional

Kini Hayat Tahrir al Sham Kuasai Provinsi Idlib

Kini Hayat Tahrir al Sham Kuasai Provinsi Idlib
Arie Ristyan
24 Juli 2017, 10:31

SURIAH (Jurnalislam.com) – Hayat Tahrir al Sham koalisi faksi jihad Suriah menguasai Idlib di Suriah pada hari Ahad (23/7/2017) setelah Ahrar al Sham menarik diri, memperkuat pegangan mereka atas kota barat laut dan provinsinya, salah satu wilayah yang berada di luar kendali rezim Nushairiyah Assad, lansir Aljazeera.

Pada saat bersamaan, sebuah bom mobil meledak di Idlib dan menewaskan 11 orang, kelompok pemantau Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (the Syrian Observatory for Human Rights-SOHR) yang berbasis di Inggris mengatakan.

Perkembangan terakhir terjadi setelah faksi Hayat Tahrir al-Sham, yang dipimpin oleh Jabhat Fath al Sham dan dikenal sebagai HTS, bersama dengan Ahrar al-Sham, menyetujui gencatan senjata pada hari Jumat.

“Ahrar al-Sham mengundurkan diri dari kota Idlib yang kini berada di bawah kendali Hayat Tahrir al-Sham,” Kepala Observatorium Rami Abdel Rahman mengatakan kepada kantor berita AFP.

“Ratusan pasukan Ahrar al-Sham meninggalkan kota itu mengendarai puluhan kendaraan menuju provinsi selatan Idlib,” katanya.

Gencatan senjata tersebut mengakhiri satu pekan pertempuran sengit antara HTS dan Ahrar al-Sham, yang didukung oleh Turki dan beberapa negara Teluk, yang menewaskan sedikitnya 92 orang termasuk 15 warga sipil, kata Observatorium.

Inilah Pernyataan Sikap Hayat Tahrir Sham atas Kesepakatan Astana

Abdel Rahman mengatakan bahwa HTS mendirikan pos pemeriksaan di kota barat laut.

Jatuhnya kota dan ibukota provinsi bersifat simbolis.

Dan itu terjadi setelah HTS mengambilalih “lebih dari 31 kota dan desa” tanpa pertumpahan darah di seluruh provinsi Idlib selama dua hari terakhir, kata monitor tersebut.

HTS didominasi oleh faksi Jabhat Fath al-Sham, yang sebelumnya dikenal sebagai Jabhah Nusrah.

HTS dan Ahrar al-Sham pernah menjadi sekutu dan mendukung satu sama lain untuk menguasai sebagian besar provinsi Idlib dari pasukan rezim Syiah Suriah pada tahun 2015.

Gencatan senjata yang mereka sepakati pada hari Jumat menyerukan pembebasan tahanan kedua pihak dan “penarikan kelompok bersenjata dari perbatasan Bab al-Hawa” dengan Turki.

Bab al-Hawa, yang dikuasai Ahrar al-Sham, akan diserahkan ke administrasi sipil, katanya.

Abdel Rahman mengatakan bahwa kehadiran Ahrar al-Sham telah sangat berkurang di provinsi Idlib, yang pernah mereka kuasai. Oposisi dibiarkan hanya di kota Ariha dan sebagian Jabal al-Zawiya di tenggara.

Ahrar al-Sham juga dihantam oleh pembelotan ratusan pejuangnya ke HTS.

Konflik Suriah meletus pada pertengahan Maret 2011 diawali dengan unjuk rasa anti-pemerintah yang damai yang malah ditekan secara brutal oleh rezim dengan keganasan militer yang kejam.

Konflik dengan cepat berkembang menjadi perang yang melibatkan lokal, regional dan internasional di banyak bidang, yang telah membunuh lebih dari 450.000 orang dan membuat jutaan orang mengungsi dari rumah mereka.

Tags Ahrar al-Sham Hayat Tahrir al Sham HTS

Berita Terkait

Bashar al-Assad Melarikan Diri, HTS Kuasai Ibu Kota Suriah
Berita

Bashar al-Assad Melarikan Diri, HTS Kuasai Ibu Kota Suriah

9 Desember 2024
Mantan Kepala MI6: HTS Harus Dihapus dari Daftar Teroris
Berita

Mantan Kepala MI6: HTS Harus Dihapus dari Daftar Teroris

9 Desember 2024
Inggris Konfirmasi Kontak dengan HTS dan Salurkan Bantuan Rp1 Triliun untuk Warga Suriah
Berita

Inggris Konfirmasi Kontak dengan HTS dan Salurkan Bantuan Rp1 Triliun untuk Warga Suriah

17 Desember 2024
PM Suriah: Kaki Tangan Rezim al-Assad Akan Diadili
Berita

PM Suriah: Kaki Tangan Rezim al-Assad Akan Diadili

14 Desember 2024
Bom Bunuh Diri ISIS di Gereja Damaskus Tewaskan 22 Orang, 63 Terluka
Berita

Bom Bunuh Diri ISIS di Gereja Damaskus Tewaskan 22 Orang, 63 Terluka

23 Juni 2025
AS Cabut Status Teroris Hayat Tahrir al-Sham, Langkah Awal Normalisasi dengan Suriah
Berita

AS Cabut Status Teroris Hayat Tahrir al-Sham, Langkah Awal Normalisasi dengan Suriah

9 Juli 2025

Terpopuler

Berita

  1. Serangan Israel Hantam Apartemen di Gaza, Lima Warga Palestina Gugur
  2. Kisah Maysa dan Mary, Ibu-Anak Kristen yang Gugur dalam Serangan Gaza
  3. Dalih Antisemitisme untuk Bungkam Pro-Palestina? Komisi AS Soroti Kebijakan Trump
  4. Houthi Klaim Serang Fasilitas Aramco di Riyadh, Saudi Sebut Pernyataan Menyesatkan

Artikel

Sorry. No data so far.

Berita

  1. Boikot Israel: Membaca Basis Data PBB, Daftar BDS, dan Nama-Nama yang Beredar di Indonesia
  2. Sidang Korupsi Haji, Ke Mana US$1 Juta Uang Lobi Pansus Haji? Gus Alex Yakin Sampai ke Nusron Wahid
  3. Keluarga Minta Densus 88 Jelaskan Perkara YD yang Ditangkap di Mojosongo Solo
  4. AS-China Bentuk Dialog Super Intelligence Usai Pertemuan Trump-Xi

Artikel

  1. Adab Bekerja dalam Islam: Hak dan Kewajiban Pekerja serta Pemberi Kerja
  2. Boikot, Antara Mimbar dan Meja Menlu

Berita

  1. Menembus Jarak, MeDAN dan Aliansi Muslim Bali Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT
  2. FORSITAMA Cemani Gelar Pelatihan Digital Marketing, Bekali 138 Remaja Masjid Hadapi Era Digital
  3. Boikot Israel: Membaca Basis Data PBB, Daftar BDS, dan Nama-Nama yang Beredar di Indonesia
  4. Perkuat Sinergi Pendidikan dan Dakwah, Al Mukmin Ngruki Silaturahmi ke PP Muhammadiyah

Artikel

  1. Bias Konfirmasi: Ketika Kita Sulit Melihat Kesalahan Sendiri
  2. Ketika Anak Bertemu Dunia yang Tidak Selalu Aman
  3. Ditjen Pesantren Sudah Berdiri, Kini Ummat Menunggu Buktinya

Opini

Adab Bekerja dalam Islam: Hak dan Kewajiban Pekerja serta Pemberi Kerja

Adab Bekerja dalam Islam: Hak dan Kewajiban Pekerja serta Pemberi Kerja

29 Sep 2026 18:18:15
Boikot, Antara Mimbar dan Meja Menlu

Boikot, Antara Mimbar dan Meja Menlu

29 Sep 2026 05:00:51
Pidato Sugiono di PBB: Palestina dan Ujian Multilateralisme yang Belum Usai

Pidato Sugiono di PBB: Palestina dan Ujian Multilateralisme yang Belum Usai

28 Sep 2026 18:37:20
Jaminan Kesehatan Tanpa Pungutan Biaya, Potret Negara Sebagai Pelayan Rakyat

Jaminan Kesehatan Tanpa Pungutan Biaya, Potret Negara Sebagai Pelayan Rakyat

28 Sep 2026 13:23:19

Internasional

Houthi Klaim Serang Fasilitas Aramco di Riyadh, Saudi Sebut Pernyataan Menyesatkan

Houthi Klaim Serang Fasilitas Aramco di Riyadh, Saudi Sebut Pernyataan Menyesatkan

4 Okt 2026 19:23:46
Israel Bombardir Apartemen di Gaza, Ibu dan Anak Perempuan Kristen Tewas

Israel Bombardir Apartemen di Gaza, Ibu dan Anak Perempuan Kristen Tewas

4 Okt 2026 16:48:23
Komisi HAM AS Patahkan Dalih Trump: Anti-Zionisme Bukan Otomatis Antisemitisme

Komisi HAM AS Patahkan Dalih Trump: Anti-Zionisme Bukan Otomatis Antisemitisme

4 Okt 2026 16:47:08
Dalih Antisemitisme untuk Bungkam Pro-Palestina? Komisi AS Soroti Kebijakan Trump

Dalih Antisemitisme untuk Bungkam Pro-Palestina? Komisi AS Soroti Kebijakan Trump

4 Okt 2026 16:45:35

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

[INFOGRAFIK] Jakarta Understanding 2026: Tujuh Komitmen Imam Besar Dunia dari Jakarta
[INFOGRAFIK] Partai Kepala Daerah Juara Korupsi di Era Jokowi: Golkar Disusul PDIP
[INFOGRAFIS] CIRI-CIRI WANITA SHALIHAH
[INFOGRAFIS] Satu Tahun Terakhir, Teroris OPM Semakin Sadis

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED