Ketika Fashion Menjadi Bagian dari Sebuah Perjuangan

Ketika Fashion Menjadi Bagian dari Sebuah Perjuangan

JURNALISLAM.COM – Kaos atau t-shirt adalah pakaian yang paling sering dipakai baik pria maupun wanita. Nyaman sering menjadi alasan untuk mengenakan kaos.

Model yang simple dan selalu terlihat “matching” dengan baik walau dikenakan dengan tipe celana apapun.

Industri clothing (tempat menjual pakaian anak muda) di Indonesia pun tumbuh subur untuk memenuhi pemakai kaos ini, tentunya dengan desain dan tema yang menarik.

Beberapa tahun terakhir ini di Indonesia bermunculan clothing-clothing yang mengkhususkan memproduksi kaos dengan desain dan tema Islami. Tema yang diangkat oleh clothing muslim ini mulai dari hal-hal yang sederhana dalam Islam sampai ke desain gambar tokoh-tokoh Islam.

Baju Dakwah

Kaos adalah media yang paling gampang dalam menyampaikan pesan. Pesan-pesan dakwah pun selalu disisipkan dalam kaos yang bertema Islami. Tak lupa semangat perlawanan rakyat Palestina juga masih menjadi desain dan tema yang menarik untuk di gunakan.

Dalam berbagai macam event clothing, para penggiat clothing muslim selalu mengambil peran di dalamnya. Dan terbukti, setiap ajang pameran stand-stand clothing muslim selalu dipenuhi para peminatnya.

Ada slogan beberapa pengusaha clothing “karena dakwah tak mesti di atas mimbar” dan kaos pun bisa menjadi media dakwah. Bahkan kaos bisa menjadi media perjuangan dan perlawanan.

Benar kata Sayyid Qutb “satu peluru bisa menembus satu kepala tapi satu tulisan bisa menembus ribuan kepala”.

Dan hal ini terbukti banyak tulisan-tulisan di kaos yang berisikan pesan kebaikan, pesan perjuangan dan perlawanan. Maka bukanlah hal yang terlarang ketika hari ini fashion menjadi bagian dari sebuah perjuangan.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X