Keluarga Mahasiswa yang Wafat Tertembak Tolak Diautopsi Dokter Polisi

Keluarga Mahasiswa yang Wafat Tertembak Tolak Diautopsi Dokter Polisi

KENDARI(Jurnalislam.com)–Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto mengatakan keluarga dari Himawan Randi, mahasiswa Kendari yang meninggal di tengah aksi hari ini menolak autopsi dilakukan dokter dari polisi.

“Keluarga tidak mau autopsi dari Bhayangkara,” ujar Sunanto lansir cnnindonesia.com lewat sambungan telepon, Kamis (26/9) malam.

Sunanto mengatakan seluruh masyarakat Muhammadiyah berduka atas kematian Randi.

Pasalnya, diakui Sunanto, Randi adalah salah satu kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.

Sunanto menyatakan secara kelembagaan pihaknya mendesak Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk memimpin investigasi atas penyebab kematian Randi.

“Kami minta kapolri pimpin investigasi langsung persoalan ini karena ini bencana bagi kami dan menindak tegas anggotanya yang sudah sangat biadab,” ujar Sunanto
sumber: cnnindonesia.com

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X