Keberadaan Patung Wane Dinilai Cederai Warga yang 100 Persen Muslim

Keberadaan Patung Wane Dinilai Cederai Warga yang 100 Persen Muslim

BIMA(Jurnalislam.com )–Warga merasa kecewa dengan lambatnya pemerintah menindak  keberadaan Patung Wane milik mantan Kapolres Panda Ekawana, yang sampai sekarang ini meresahkan masyarakat Wane.

Hal tersebut disampaikand dalam pertemuan warga bersama ormas islam, tokoh masyarakat Wane, Kepala Dinas perijinan, Dinas Pariwisata, Dinas Kementrian Agama, Forum ummat islam (FUI), Majelis Ulama ( MUI ) di Gedung DPRD, Senin (25/11/2019).

Ketua Pemuda Wane, Kurniawan mengatakan bahwa keberadaan patung Wane telah mencederai warga yang 100 % beragama Islam.

“Patung itu (patung di Wane) simbol agama orang Lain, tidak boleh kita mengatakan bahwa patung itu adalah seni, karena patung itu tempat ibadah agama orang lain, jadi kalo kita biarkan patung di Wane akan merusak akidah generasi muda ungkapnya,” katanya.

Sebelumnya, Ketua MUI Bima  disebut sudah berfatwa agar patung Wane harus dibongkar. Kurniawan mengingatkan agar fatwa ulama dijalankan.

“Terakhir Kami sampaikan, kami sudah lewat jalur  hukum, sudah lewat jalur pemerintah supaya patung itu di bongkar, jangan sampai masyarakat langsung yang membongkarnya,” pungkasnya.

Reporter: saad

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X