Kategori: Opini
-
Opini
Senjata Makan Tuan, Ketika Perppu Ormas Diundangkan
Oleh: AB Latif | Direktur Indopolitik Watch Peraturan Pemerintah Pengganti Undang – Undang atau Perppu nomor 2 tahun 2017 tentang Organisasai Kemasyarakatan telah disahkan menjadi Undang – Undang melalui rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat. Pengesahan itu disepakati lewat mekanisme voting setelah upaya musyawarah mufakat tak tercapai. Tercatat tujuh fraksi menyetujui pengesahan Perppu tersebut, diantara fraksi […]
Selengkapnya: Senjata Makan Tuan, Ketika Perppu Ormas Diundangkan -
Muslimah
Mengapresiasi Cadar
Oleh : Muh. Arsyad Arifi Milenia ketiga ini telah menunjukkan ciri khasnya. Setiap insan merdeka kini menikmati kebebasan hidup yang tiada tara. Apapun kini dilakukan atas nama HAM, kemerdekaan individu untuk berbuat semaunya adalah tolak ukur kebenaran pada abad ini. Inilah yang sudah diramalkan oleh Prof. Kuntowijoyo sebelum ajal menjemputnya beberapa tahun silam. Dominasi media […]
Selengkapnya: Mengapresiasi Cadar -
Opini
Berbeda dengan Anies, Pidato Megawati Tentang Pribumi Tak Dipermasalahkan
JAKARTA (Jurnalislam.com)–Pidato Anies Baswedan yang menggunakan istilah kata ‘pribumi’ menjadi kontroversi. Anies menegaskan, penggunaan kata ‘pribumi’ dimaksud adalah dalam konteks masa penjajahan dan tidak mendiskriminasikan satu golongan manapun. “Istilah itu digunakan untuk konteks pada saat era penjajahan,” kata dia di Balai Kota DKI, Selasa (17/10). Anies mengatakan, Jakarta adalah kota yang paling merasakan penjajahan. Warga […]
Selengkapnya: Berbeda dengan Anies, Pidato Megawati Tentang Pribumi Tak Dipermasalahkan -
Opini
Antara Erdogan, Muslim Rohingya, dan Diplomasi Jihad Abu Bakar Ba’asyir
Oleh : Indra Martian P* Dunia Islam kembali berduka. Sedikitnya 800 orang kaum muslimin Rohingya dibunuh oleh tentara Myanmar diluar hukum di wilayah Rakhine Myanmar (Jurnalislam.com , 28/8/2017). Kekejaman tentara Myanmar membunuh kaum muslimin termasuk perempuan dan anak-anak bahkan mereka menyembelih bocah muslim Rohingya dan memaksa 5.000 hingga 10.000 orang kaum muslimin terusir dari rumah […]
Selengkapnya: Antara Erdogan, Muslim Rohingya, dan Diplomasi Jihad Abu Bakar Ba’asyir -
Opini
Indonesia Harus Sebenar-benarnya Merdeka
Oleh: AB Latif (Direktur Indopolitik Watch) 72 tahun sudah negeri ini merdeka. Gegap gempita perayaan kemerdekaan Indonesia begitu luar biasa. Tak terhitung berapa biaya dari berbagai macam kreasi yang dibuatnya. Ibarat usia manusia, umur negeri ini sudahlah sangat tua. Usia yang tua ini justru Indonesia tidak berdaya di hadapan kekuatan kapitlaisme global dari Barat dan […]
Selengkapnya: Indonesia Harus Sebenar-benarnya Merdeka -
Opini
Ramai Tolak Perppu 2/2017, Bukti Rakyat Masih Sadar
Oleh: AB Latif (Direktur Indopolitik Watch) Sejak dikeluarkannya Perppu nomor 2 tahun 2017 tanggal 10 Juli 2017 oleh pemerintahan Joko Widodo, terjadi protes dan penolakan yang luar biasa dari sebagian besar warga Indonesia. Kini protes itu kian kuat dan menjadi gerakan nasional. Dari berbagai daerah semua bersuara satu yaitu tolak dan batalkan Perppu yang tak […]
Selengkapnya: Ramai Tolak Perppu 2/2017, Bukti Rakyat Masih Sadar -
Opini
Tarian Politik Hary Tanoe
Oleh: Faisal Sallatalohy [Penggiat CIIA Bidang Ekonomi Politik & Public Policy] Manuver politik Hary Tanoe (HT), menarik perhatian publik. Setelah mengevaluasi kinerja pemerintah dalam dialog hampir 5 jam dengan Mendagri, HT memantapkan dukungan politik ke Jokowi. Secara implisit terkandung arti HT mengakui keberhasilan kinerja Jokowi. Tidak ada yang aneh dan perlu dibingungkan. Politik memang dinamis. […]
Selengkapnya: Tarian Politik Hary Tanoe -
Opini
Maunya Apa Menggarami Indonesia?
Oleh AB Latif (Direktur Indopolitik Watch) Indonesia langka garam. Ada garampun harga mahal. Ada apakah dengan kondisi negeri ini? Bukankah laut begitu luas dengan garis pantai yang panjang? Ujungnya bisa ditebak, berdasarkan ‘alasan khusus’ akhirnya karena dianggap produksi garam Indonesia tak mampu lagi memenuhi kebutuhan pasar, penguasa negeri ini telah memutuskan untuk impor garam dari […]
Selengkapnya: Maunya Apa Menggarami Indonesia? -
Opini
Apakah Koalisi Telah Gagal? Begini Penjelasan Syeikh Muhaysini
Oleh Syeikh Abdullah Al-Muhaysini JURNALISLAM. COM – “Alasan migrasi saya ke Sham pertama-tama adalah karena saya menginginkan persatuan antara mujahidin. Dalam perundingan koalisi pertama dua tahun yang lalu Ahrar Sham menetapkan prasyarat bagi Jabhat Fath Sham agar mereka memutuskan hubungan dengan Al Qaeda dan mengganti nama mereka. Dan mereka berjanji untuk bergabung. Ketika mereka akhirnya […]
Selengkapnya: Apakah Koalisi Telah Gagal? Begini Penjelasan Syeikh Muhaysini -
Opini
Perppu No. 2 Tahun 2017 Lebih Kejam dari Penjajah Belanda, Orla dan Orba
Oleh Yusril Ihza Mahendra Masih banyak warga masyarakat dan bahkan pimpinan Ormas Islam yang gembira dengan terbitnya Perpu No 2 Tahun 2017. Mereka mengira Perpu ini adalah Perpu tentang Pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia. Padahal Perpu No. 2 Tahun 2017 ini adalah Perpu tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan yang isinya […]
Selengkapnya: Perppu No. 2 Tahun 2017 Lebih Kejam dari Penjajah Belanda, Orla dan Orba -
Opini
Tidak Ada Kegentingan Yang Memaksa Yang Memungkinkan Presiden Keluarkan Perpu Mengubah UU Ormas
Oleh : Prof. Yusril Ihza Mahendra* Presiden Jokowi telah menandatangani Perpu Tentang Perubahan Atas UU No 17 Tahun 2014 tentang Organisasi Kemasyarakatan yang konon besok akan diumumkan kepada publik. Perpu ini konon mengubah beberapa pasal tentang prosedur pembubaran ormas sebagaimana diatur dalam UU Ormas yang berlaku sekarang. Sebagaimana diketahui bahwa berdasarkan UU Ormas yang berlaku […]
Selengkapnya: Tidak Ada Kegentingan Yang Memaksa Yang Memungkinkan Presiden Keluarkan Perpu Mengubah UU Ormas -
Islamaster
Syeikh Ayman: Satu Ummah, Satu Perang di Beberapa Front
JURNALISLAM.COM – Beberapa saat dalam beberapa tahun terakhir, amir al Qaeda Syeikh Ayman al Zawahiri memiliki seorang editor baru. Syeikh Zawahiri sebelumnya dikenal karena pidatonya yang panjang, namun kini Syeikh Zawahiri semakin sering mencatat pesan yang lebih pendek dengan argumen yang lebih terfokus. Pesan pendek Syeikh Ayman Zawahiri yang terakhir muncul kemarin, Ahad (11/6/2017) seperti […]
Selengkapnya: Syeikh Ayman: Satu Ummah, Satu Perang di Beberapa Front -
Opini
Buah Simalakama Politik Indonesia
Oleh: AB Latif Pasca Pilkada Jakarta putaran ke-2 yang dilaksanakan Rabu, 19 April 2017 menyisakan suhu panas perpolitikan di Indonesia. Pasangan calon yang sangat tenar yaitu Ahok-Jarot, begitu digadang-gadang pemerintah dengan dukungan para pemodal yang cukup kondang, dengan taruhan biaya triliyunan rupiah ternyata harus menerima kekalahan. Mereka para pendukung Ahok, baik dari rezim atau dari […]
Selengkapnya: Buah Simalakama Politik Indonesia -
Opini
Asing Aseng Ancaman Nyata, Khilafah Jadi Kambing Hitam
Oleh : Husain Yatmono Peneliti Ekonomi Politik Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Salamuddin Daeng, menyampaikan kepada mediaumat.com, Ahad (14/5/2017) bahwa: “Rencana pembubaran HTI adalah serangan terhadap para pejuang kemerdekaan, pejuang kedaulatan, yang disponsori oleh asing dan taipan. Lebih lanjut Daeng menjelaskan, hal itu terjadi lantaran selama ini HTI selalu menolak neoliberalisme, penguasaan kekayaan alam oleh […]
Selengkapnya: Asing Aseng Ancaman Nyata, Khilafah Jadi Kambing Hitam -
Opini
Subsidi Parpol Naik, Rakyat Terjepit
Oleh: AB Latif (Indopolitik Watch) Sungguh terlalu. Itulah ungkapan yang mungkin ada dalam benak sebagian besar masyarakat Indonesia. Betapa tidak, dana subsidi yang menjadi tumpuan masyarakat kecil dihilangkan sedikit demi sedikit. Ujungnya dihapus sama sekali. Sementara dana subsidi untuk Parpol naik 10 kali lipat menjadi Rp. 1.000 per suara. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyetujui usul […]
Selengkapnya: Subsidi Parpol Naik, Rakyat Terjepit -
Jejak Islam
Menepuk Memori, Mengembalikan Makna Pancasila
Oleh: Rizki Lesus* “Pokoknya saya Pancasila!” katanya ngotot, sambil ngedumel dalam hati,”lawan radikalisme,” seraya menunjuk kaum radikal yang katanya anti Pancasila di seberang sana. Profil Picture-nya berubah, menggunakan warna merah, katanya biar nasionalisme dan Pancasilais sejati. Maklum, jarang-jarang lagi bisa teriak-teriak Pancasila. Intinya kita merayakan saja, merayakan hari kelahirannya! Walau katanya, kelahirannya masih diperdebatkan karena […]
Selengkapnya: Menepuk Memori, Mengembalikan Makna Pancasila