Kategori: Opini
-
Opini
Umat Islam dan Hikmah Kekalahan Ahok
Sesungguhnya perpecahan, pertikaian dan permusuhan adalah kejahatan yang mewabah dan dosa besar yang bisa merobohkan tatanan kemasyarakatan dan bisa menutup pintu kebaikan.”~ KH. M. Hasyim Asy’ari dalam Kitab al-Mawa’idz~ Oleh: Muhammad Pizaro SETELAH melalui pertarungan panjang, pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno akhirnya berhasil memenangkan pertarungan Pilkada DKI […]
Selengkapnya: Umat Islam dan Hikmah Kekalahan Ahok -
Opini
Hakim Kasus Ahok Harus Perlihatkan Independensi
JURNALISLAM.COM – Hari ini Selasa (25/4/2017), Terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Kuasa Hukumnya menyampaikan nota pembelaan (pledoi) di depan Majelis Hakim yang menyidangkan kasus penistaan agama. Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah menuntut Ahok 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun. Majelis Hakim akan memutuskan kasus Ahok pada tanggal 9 Mei 2017. […]
Selengkapnya: Hakim Kasus Ahok Harus Perlihatkan Independensi -
Opini
Setelah 19 April 2017
“Memilih berdasarkan keyakinan? Apakah itu mencemaskan?” “Memilih berdasarkan keyakinan? Apakah itu mencemaskan?” “Memilih berdasarkan keyakinan? Apakah itu mencemaskan?” 19 April 2017 mungkin akan menjadi salah satu momen politik pemilihan gubernur yang akan selalu terekam dan terkenang dalam ingatan publik Indonesia. Tonggak kekuasaan itu akhirnya bergeser hingga kemungkinan besar –berdasarkan berbagai hasil hitungan cepat- bahwa Jakarta […]
Selengkapnya: Setelah 19 April 2017 -
Opini
Waspadalah Terhadap Penyebaran Simbol Komunisme dan PKI
GAMBAR dan simbol Palu Arit yang melambangkan Komunisme dan Partai Komunis Indonesia (PKI) kini bermunculan di mana-mana. Pemunculan simbol Komunis itu nampak seperti sengaja, sistematis dan makin hari makin meluas. Simbol itu baru-baru ini tiba-tiba muncul di Madura, dekat pondok pesantren yang besar dan berpengaruh, Pesantren Banyu Anyar dan Darut Tauhid. Di daerah-daerah lain, simbol […]
Selengkapnya: Waspadalah Terhadap Penyebaran Simbol Komunisme dan PKI -
Opini
Aparat Penegak Hukum Harusnya Bersikap Persuasif Terhadap Tindak Pidana Terkait Bendera Negara
POLISI dan aparat penegak hukum lainnya hendaknya berhati-hati menerapkan pasal2 pidana dalam UU No 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara. Pelanggaran pasal2 larangan membuat tulisan, gambar dan coretan pada Bendera RI perlu persuasif karena masyarakat awam, bahkan pejabat negara, birokrat dan bahkan penegak hukum sendiri banyak yang belum paham tentang bendera negara, […]
Selengkapnya: Aparat Penegak Hukum Harusnya Bersikap Persuasif Terhadap Tindak Pidana Terkait Bendera Negara -
Nasional
Pancasila Menurut Habib Rizieq Syihab
JAKARTA (Jurnalislam.com) – Dewan Pembina Gerakan Pengawal Fatwa (GNF) MUI, Habib Rizieq Syihab menilai, nilai-nilai Pancasila sudah mulai tidak diterapkan di Indonesia. Salah satu penyebabnya menurut Habib adalah demokrasi liberal yang dipaksakan diberlakukan di negeri ini. Berikut ini penjelasan lengkap Habib Rizieq tentang Pancasila dalam acara diskusi dan konferensi pers ‘Kedaulatan NKRI Tanggung Jawab Kita […]
Selengkapnya: Pancasila Menurut Habib Rizieq Syihab -
Opini
Kriminalisasi Para Saksi Perkara Penistaan Agama
HAMPIR tidak pernah terjadi dalam persidangan di pengadilan, Penasehat Hukum Terdakwa lebih fokus menggali latar belakang (personality), masa lalu, riwayat pekerjaan para saksi dari pada mengeksplorasi substansi pokok perkara guna menemukan kebenaran materil suatu tindak pidana. Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) telah menempatkan Hakim dalam posisi yang memiliki peranan penting dalam proses persidangan. Pasal […]
Selengkapnya: Kriminalisasi Para Saksi Perkara Penistaan Agama -
Opini
Penguasa Penuh Pencitraan Lahirkan Masyarakat Pemamah Hoax
SIAPA yang bisa menyangka bahwa perkembangan teknologi dapat memberi imbasan yang begitu besar terhadap situasi sosial politik sebuah bangsa. Revolusi komunikasi melalui media internet tercatat melahirkan kejadian-kejadian besar, mulai dari terpilihnya Presiden kulit hitam pertama di Amerika Serikat, hingga Musim Semi di Timur Tengah. Informasi dan pengetahuan selalu menjadi instrumen utama dalam setiap perubahan besar. […]
Selengkapnya: Penguasa Penuh Pencitraan Lahirkan Masyarakat Pemamah Hoax -
Opini
Pemblokiran Situs Islam dan Citra Buruk Jokowi
JURNALISLAM.COM – Sabtu siang (31/12/2016) pemerintah kembali memblokir sejumlah situs berita Islam. Pemblokiran diduga karena kesalahpahaman Menkominfo dalam ‘menerjemahkan’ perintah presiden Jokowi (yang sempat diliput media massa) untuk menindak tegas situs-situs berita penebar fitnah. Sudah 2 kali pemerintahan Jokowi memblokir media Islam online. Pertama, sejumlah situs berita Islam diblokir pertengahan 2015. Alasanya, media-media internet Islam […]
Selengkapnya: Pemblokiran Situs Islam dan Citra Buruk Jokowi -
Opini
Membaca Wacana Terorisme
BOMBARDIR berita soal bom panci ternyata tak begitu saja diterima masyarakat. Di media sosial misalnya, bom panci diolok-olok sebagai bom banci, atau janggalnya ‘teori’ atas bom panci tersebut. Masyarakat tampaknya semakin kritis dan menuntut penjelasan lebih terang ketimbang dan berimbang mengenai wacana terorisme. Persoalan mengenai wacana terorisme sebenarnya bukan saja bermuara di pemerintah, tetapi juga […]
Selengkapnya: Membaca Wacana Terorisme -
Opini
Legal Opinion Pembelaan untuk Buni Yani dalam Sidang Praperadilan
HUKUM pidana Indonesia menganut pemisahan antara perbuatan pidana dan pertanggungjawaban pidana yang dikenal dengan ajaran dualistis, bukan sebaliknya monoistis. Tindak Pidana hanya menyangkut perihal ‘perbuatan’ (actus reus), adapun perihal tentang orang yang melakukan perbuatan dan kepadanya dipertanggungjawabkan adalah hal yang lain. Dengan pemisahan ini, maka kesalahan (mens rea) menjadi faktor yang menentukan dalam pertanggungjawaban pidana. […]
Selengkapnya: Legal Opinion Pembelaan untuk Buni Yani dalam Sidang Praperadilan -
Opini
Penistaan Agama dalam Perspektif Keamanan Nasional
NEGARA Republik Indonesia memiliki tanggungjawab untuk menjaga kepentingan agama dari segala bentuk permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan (penistaan) terhadap agama, sebagaimana diatur dalam Pasal 156a KUHP. Tanggungjawab tersebut diimplementasikan melalui instrumen hukum pidana. Kepentingan agama itu merupakan suatu hal yang penting untuk dilindungi atau tidak tergantung pada politik suatu negara yang memandang hubungan (paradigma) negara dengan […]
Selengkapnya: Penistaan Agama dalam Perspektif Keamanan Nasional -
Opini
Mencermati Eksepsi Penasehat Hukum Ahok
1. Eksepsi tidak fokus, Eksepsi lebih ke arah pembelaan (pledoi). Sangat sedikit menguraikan tentang adanya dakwaan PU yang kabur (abscur libel) dan lain-lain, sebagai syarat Eksepsi. 2. Ahok menyatakan tidak ada niat (mens rea) dan tidak bermaksud untuk menista agama. Dia maksudkan kepada lawan-lawan politiknya yang tidak bisa bersaing dalam program. Hal ini tidak sesuai […]
Selengkapnya: Mencermati Eksepsi Penasehat Hukum Ahok -
Opini
Pengamat Komunikasi: 5 Alasan Mengapa Media Mainstream Vulgar Alihkan Kasus Penjarakan Ahok dalam Aksi Damai
Islamic News Agency (INA)—Banyak yang terperanjat mengapa Aksi Damai Bela Islam III hari Jumat, 02 Desember 2016 di Lapangan Monumen Nasional (Monas) justru lebih besar dihadiri umat Islam. Meski sebelumnya banyak aksi intimidasi, pelarangan dan serangkaian penggembosan, fakta lain justru banyak umat Islam menghadiri acara yang diinisiasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI ini. Di […]
Selengkapnya: Pengamat Komunikasi: 5 Alasan Mengapa Media Mainstream Vulgar Alihkan Kasus Penjarakan Ahok dalam Aksi Damai -
Opini
Menakut-nakuti Demonstran, Media dan Upaya Membangun Phobia
JURNALISLAM.COM – Menjelang aksi damai 2 Desember 2016, publik sudah dpenuhi berbagai spekulasi dan wacana di layar kaca (ponsel atau televisi kita). Pemerintah dan elit parpol wara-wiri berkonsolidasi. Namun yang paling massif adalah pernyataan-pernyataan yang disebut terindikasi makar pada rencana aksi 212. Pernyataan itu misalnya disebut Kapolri, Tito Karnavian, pada (21/11/2016). Sayangnya isu makar tersebut […]
Selengkapnya: Menakut-nakuti Demonstran, Media dan Upaya Membangun Phobia -
Nasional
‘Pak Ahok, Jangan Hina Kitab Suci Saya Hanya untuk Kepentingan Politik Anda!’
JAKARTA (Jurnalislam.com) – Dokter muda Indonesia, Gamal Albinsaid peraih penghargaan HRH The Prince of Wales Young Sustainability Entrepreneurship First Winner 2014 ikut mengomentari petahana Ahok. Menurutnya Ahok belum mampu memahami makna toleransi yang sebenarnya. Ia mengatakan dalam tulisan yang diterima jurniscom, sosok pemimpin harus memahami makna toleransi. Sebab, pemimpin itu menyejukkan perbedaan dalam kesantunan, menciptakan […]
Selengkapnya: ‘Pak Ahok, Jangan Hina Kitab Suci Saya Hanya untuk Kepentingan Politik Anda!’ -
Opini
Aksi yang Dibubarkan dan ‘Selongsong Peluru’ Itu
Yang Tercecer dari Mubes Warga Jakarta Aksi yang Dibubarkan dan ‘Selongsong Peluru’ Itu… Oleh Edy Mulyadi* “Kamu tahu ga, mereka cari apa? Mereka cari-cari selongsong peluru, tau,” kata Ratna Sarumpaet. “Ah masa sih, mbak?” balas saya tidak percaya. “Kalo ga cari selongsong peluru, apa perlunya polisi-polisi itu naik kesini terus bongkar ini-itu,” kata Ratna […]
Selengkapnya: Aksi yang Dibubarkan dan ‘Selongsong Peluru’ Itu -
Artikel
Surat Terbuka kepada KH. Said Aqil Siradj
Izinkan saya untuk menyampaikan beberapa tanggapan atas pernyataan KH. Said Aqil Siradj selaku Ketua Umum PBNU sebagaimana diberitakan oleh media. Menurut saya – dan menjadi pengetahuan umum – tidaklah pada tempatnya menyampaikan keberadaan Ormas Islam sebagai ancaman atau gangguan terhadap Keamanan Dalam Negeri (Kamdagri) – sebutan yang serupa seperti Keamanan Nasional atau Ketahanan Nasional – […]
Selengkapnya: Surat Terbuka kepada KH. Said Aqil Siradj