PERANCIS (Jurnalislam.com) – Beberapa pengungsi di kamp Calais, Perancis, terluka oleh api yang menyala hanya beberapa jam setelah Paris berada dalam serangan, World Bulletin melaporkan, Sabtu (14/11/2015).
Seorang sukarelawan kemanusiaan mengatakan, "Rinciannya masih belum pasti saat ini. Yang kita tahu adalah sejumlah orang di kamp terluka dan kami mencoba menyediakan perawatan medis bagi mereka."
Dia menambahkan, "Saat kebakaran sedang dipadamkan, para pengungsi saat ini dibawa ke pusat Ashram dan tempat penampungan perempuan."
Kebakaran ini terjadi hanya beberapa hari setelah seorang politisi Perancis menyebut kamp tersebut sebagai lokasi yang lusuh tanpa hukum di mana kekerasan meningkat menuju titik perang gerilya.
Deddy | World Bulletin | Jurniscom