Jika Diusir, PP Muhammadiyah Siap Bantu Keluarga Siyono

KLATEN (Jurnalislam.com) –  Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, sangat menghormati keputusan warga Desa Pogung menolak rencana otopsi jenazah Siyono. Namun, Dahnil menegaskan proses otopsi akan tetap dilakukan guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.

“Terkait penolakan warga, Muhammadiyah sangat menghormatinya, namun proses autopsi tetap akan dilakukan. Autopsi terhadap jenazah almarhum akan dilakukan dalam waktu dekat, secepatnya,” tegas Dahnil usai mengunjungi rumah mendiang Siyono, Dusun Brengkungan, RT 11 RW 05, Desa Pogung, Cawas, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (30/3/2016).

Jika pasca otopsi keluarga diusir warga, lanjut Dahnil, PD Muhammadiyah Klaten akan mencarikan tempat tinggal baru dan menanggung beban ekonomi keluarga Siyono.

“Pimpinan Daerah Muhammadiyah Klaten akan menanggung seluruh beban ekonomi yang ditanggung oleh keluarga almarhum,” katanya.

Sumber: Sang Pencerah | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.