Responsive image

ISAC Nilai Alasan Terbitnya Perppu Ormas Tidak Kuat

ISAC Nilai Alasan Terbitnya Perppu Ormas Tidak Kuat

SOLO (Jurnalislam.com) – Meski mendapatkan pro kontra di masyarakat, akhirnya Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) RI Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

Menanggapi hal tersebut, Sekjen The Islamic Study and Action Center (ISAC), Endro Sudarsono menilai bahwa pemerintah tidak punya cukup alasan untuk menerbitkan Perppu yang menyasar pembubaran ormas Islam khususnya HTI.

“Semestinya semua penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (PERPPU) mengacu pada ukuran objektif penerbitan Perppu oleh Mahkamah Konstitusi (MK), sebagaimana dalam Putusan MK Nomor 138/PUU-VII/2009. Berdasarkan Putusan MK tersebut,” katanya dalam siaran pers, Jum’at (14/7/2017).

Endro mengatakan, bahwa setidaknya ada tiga alasan sebagai parameter adanya kegentingan yang memaksa bagi Presiden untuk menetapkan Perppu. Pertama, adanya keadaan yaitu kebutuhan mendesak untuk menyelesaikan masalah hukum secara cepat berdasarkan Undang-Undang.

“Kedua, Undang-Undang yang dibutuhkan tersebut belum ada sehingga terjadi kekosongan hukum, atau ada Undang-Undang tetapi tidak memadai,” lanjutnya.

Ketiga, kekosongan hukum tersebut tidak dapat diatasi dengan cara membuat Undang-Undang secara prosedur biasa karena akan memerlukan waktu yang cukup lama sedangkan keadaan yang mendesak tersebut perlu kepastian untuk diselesaikan.

Menurut Endro, bahwa hingga saat ini belum ada situasi yang memaksa dan mendesak sebagaimana indikator tersebut sehingga pemerintah tak cukup alasan mengganti UU untuk membubarkan ormas tertentu.

Bagikan
Close X