Humas LUIS Sampaikan Dua Asumsi Keliru Replik JPU

Humas LUIS Sampaikan Dua Asumsi Keliru Replik JPU

SEMARANG (Jurnalislam.com) – Humas Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS), Endro Sudarsono menilai, replik jaksa berisi dua asumi keliru terkait dakwaan yang dituduhkan.

Menurut Endro, JPU tetap memaksakan dakwaanya meskipun semua bukti menunjukan ke delapan terdakwa dari LUIS termasuk seorang wartawan tidak melakukan tindakan yang didakwakan.

“Jaksa ini memberikan asumsi yang keliru. Pertama adalah kami dituduh melakukan sweeping, padahal sweeping itu tidak muncul di fakta persidangan, baik keterangan terdakwa, saksi korban, saksi karyawan termasuk polisi,” kata Endro kepada Jurnalislam.com di PN Semarang, Selasa (23/5/2017).

Baca juga: AILA Apresiasi Kepolisian Bubarkan Pesta ‘Gay’ di Kelapa Gading

Endro menjelaskan, keberadaan LUIS di Kafe Social Kitchen saat itu hanya untuk mengantarkan surat peringatan kepada pihak kafe karena telah melanggar jam malam.

“Suratnya ada, dibawa dan disita oleh polisi. Kemudian di situ saya berkoordinasi dengan polisi, begitu pula Pak Joko, begitu pula Pak Edi Lukito,” ungkapnya.

Kedua, lanjut Endro, JPU menyatakan adanya perusakan dan penganiayaan yang dilakukan terdakwa, padahal dari semua keterangan saksi termasuk alat bukti rekaman CCTV menunjukkan para terdakwa tidak terlibat perusakan dan penganiayaan tersebut.

“Benar, di situ ada penganiayaan dan perusakan yang dilakukan oleh orang-orang yang punya ciri-ciri khusus: pake penutup wajah, pake helm, pake pentungan. Lah itu diasumsikan dilakukan oleh kami, sementara kami tidak pake penutup helm, tidak pakai penutup muka, dan itu juga diketahui dari CCTV, keterangan saksi maupun saksi ahli,” paparnya.

Baca juga: Tidak Ada Bukti, Humas LUIS: Dakwaan JPU Dipaksakan

Endro menambahkan, ketika fakta-fakta persidangan terungkap kebenarannya, maka jaksa tidak boleh memaksakan tuduhan.

“Jaksa itu tidak haram ketika harus menuntut bebas kepada para terdakwa ketika pada fakta-fakta persidangan kebenaran terungkap secara nyata dan jujur,” pungkasnya.

Bagikan
Close X