Responsive image

Gila, PM Israel Bilang Membunuh 300 Rakyat Gaza adalah Keputusan yang Bijaksana

Gila, PM Israel Bilang Membunuh 300 Rakyat Gaza adalah Keputusan yang Bijaksana

GAZA (Jurnalislam.com) – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan, Israel telah menggunakan kekuatannya dengan ‘bijak’ di Gaza ketika mereka membunuh lebih dari 300 warga Palestina di pagar timur yang dikepung.

“Lebih dari 300 warga Palestia dekat perbatasan ketika mereka mencoba menembus pagar dan menculik tentara kami. Kami telah menggunakan kekuatan dengan bijaksana dan dengan kuat,” kata dia saat diwawancara Israel Hayom dilansir Middle East Monitor, Sabtu (6/9/2019).

Dia juga mengklaim kebijakannya telah membuat Hamas mengalami krisis ekonomi parah.

“Mereka (warga Gaza) berada dalam kesulitan ekonomi yang sangat besar dan Hamas berad dalam kendali dan menginginkan ketenangan sehingga dapat menghadapi tekanan besar di Gaza,” lanjutnya.

Dia menambahkan, “Kesulitan ekonomi adalah masalahnya sendiri, tetapi kesulitan kemanusiaan adalah masalah kita. Masalah sanitasi, penyakit, hal-hal yang bisa membaut jalan mereka kepada kita. Jadi kami katakan, mencegah terjadinya masalah dan membuat pencegahan. Tujuannya adalah pencegahan, tetapi juga mencegah masalah lingkungan dan kemanusiaan yang dapat membahayakan Israel,” papar dia.

Ketika ditanya bagaimana mengenai Gaza, Netanyahu menjawab, “Pilihan sebenarnya adalah untuk menduduki dan memerintah di Gaza. Anda tidak memiliki siapa pun untuk diberi. Saya tidak akan memberikannya kepada Presiden Abu Mazen (Mahmoud Abbas),” kata dia.

“Hubungan antara Gaza dan Tepi Barat telah terputus. Mereka adalah dua entitas yang terpisah, dan saya pikir dalam jangka panjang itu bukan sesuatu yang buruk bagi Israel,” sambungnya.

Ia menuding Mahmoud Abbas lah yang telah membawa krisis itu ke Gaza karena telah mengurangi aliran dana PA untuk Gaza.

“Dia (Mahmoud Abbas) pikir dengan melakukan itu dia dapat membuat gaza terbakar. Kami akan membayar untuk pendudukan Gaza dengan kehilangan banyak nyawa, dan di Israel ia kembali akan mendapatkan Gaza di piring perak. Itu tidak akan terjadi,” tegasnya.

Netanyahu melanjutkan, “Uang yang dia potong adalah uang Palestina. Israel tidak membayar. Uang itu ditutupi oleh Watar dan menghentikan rencana Abu Mazen, serta memotong Gaza dari Tepi Barat.”

“Jika ada yang akan mengira bahwa akan ada negara Palestina yang mengeliliingi kita dari kedua sisi, itu bukan sesuatu yang akan terjadi,” ujarnya.

Soal Deal of the century

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X