Gempa Bertubi-tubi, Ansharusyariah Ajak Semua Pihak Muhasabah dan Bertaubat

Gempa Bertubi-tubi, Ansharusyariah Ajak Semua Pihak Muhasabah dan Bertaubat

Muhasabah dengan sebaik-baiknya karena sesungguhnya setiap musibah itu ada hikmah di balik setiap kejadiannya

SOLO (Jurnalislam.com) – Gempa dengan skala 7,0 magnitudo kembali mengguncang wilayah Lombok dan sekitarnya pada Ahad (19/8/2018) sekitar pukul 21.56 WIB. Ini adalah gempa terbesar kedua setelah pada 5 Agustus lalu, gempa 7,0 skala richter juga melanda wilayah ini.

BMKG menjelaskan, gempa 7,0 SR tadi malam merupakan aktivitas baru yang berbeda dengan gempa sebelumnya. Tercatat lebih dari enam kali gempa susulan dengan skala lebih kecil terjadi pada hari Ahad (19/8/2018) kemarin.

Juru bicara Jamaah Ansharusy Syariah, Abdul Rochim Ba’asyir

Setiap muslim meyakini bahwa segala peristiwa terjadi atas kehendak Allah Subhanahu wa Ta’ala. Termasuk gempa bumi di Lombok yang telah merenggut ratusan jiwa dan memporak-porandakan wilayah tersebut.

Oleh sebab itu, umat Islam harus memetik hikmah di balik kehendak Allah Subhanahu wa Ta’ala memperingatkan bangsa ini dengan berbagai musibah.

“Kita sebagai orang-orang mukminin seharusnya menjadikan ini sebagai i’tibar (mengambil pelajaran-red). Sangat disayangkan apabila kejadian ini dimaknai sebagai peristiwa alam semata,” kata Juru bicara Jamaah Ansharusy Syariah, Ustadz Abdul Rochim Ba’asyir kepada Jurnalislam.com, Senin (20/8/2018).

Baca juga : Pengungsi Lombok Harap Setiap Masjid Gelar Shalat Taubat

Ustadz Iim juga mengajak semua pihak untuk bermuhasabah dan bertaubat atas segala dosa dan maksiat yang dilakukan hingga Allah Subhanahu wa Ta’ala menegur bangsa ini dengan berbagai musibah.

“Muhasabah dengan sebaik-baiknya karena sesungguhnya setiap musibah itu ada hikmah di balik setiap kejadiannya. Siapa tahu mungkin karena dosa-dosa yang banyak terjadi sehingga Allah sedang menegur kita,” kata dia.

“Khususnya kepada masyarakat Lombok, kami mengimbau para ulama di sana untuk mengajak secara masif kepada seluruh masyarakat NTB, kalau perlu untuk melakukan shalat taubat,” sambungnya.

Ia juga mengajak umat Islam untuk membantu masyarakat terdampak gempa di Lombok dengan segenap kemampuan, termasuk mendonasikan harta dan memanjatkan doa.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X