Dapat Laporan Masyarakat, Ormas Islam Karanganyar Gerebek Lokasi Perjudian

Dapat Laporan Masyarakat, Ormas Islam Karanganyar Gerebek Lokasi Perjudian

KARANGANYAR (Jurnalislam.com)- Maraknya Penyakit Masyarakat (Pekat) di wilayah Karanganyar dan sekitarnya membuat banyak masyarakat resah, sejumlah Pekat seperti perjudian, miras dll kini tumbuh subur di bumi intan pari tersebut.

Berawal dari keprihatinan tersebut, sejumlah elemen masyarakat dan ormas Islam seperti FPI Karanganyar, Aliansi Umat Islam (AUI) Karanganyar dan Front Umat Islam (FUI) Karanganyar melakukan aksi penggrebekan perjudian di tiga tempat sekaligus.

Pengrebekan perjudian tersebut pertama di Terminal Jungke, kemudian di Warung Depan Balaidesa Mojoroto, Mojogedang dan di sebuah Warung di Desa Pojok Mojogedang pada Rabu (11/11/2020) siang.

Ketua Front Umat Islam (FUI) Karanganyar Abu Hamro menjelaskan, bahwa pihaknya mendapat banyak laporan dari masyarakat yang resah dengan adanya perilaku perjudian di wilayahnya.

“Kita dapat informasi kalau tempat tempat tersebut sering digunakan untuk judi, kita sampaikan ke pihak aparat, dan dari pihak polsek Karanganyar bilang tidak ada, tapi kok kita mendapati ada dan kita kesana sendiri membuktikan dan ternyata ada,” ungkapnya.

“Disana ada barang bukti alat judinya, tambangnya juga ada, ada uang juga, ada tas yang ditinggalkan berisi uang, dan tambangnya tempat Terminal Jungke yang jaraknya hanya sekitar 350 meter dari Polres Karanganyar ini melarikan diri,” imbuhnya.

Menurut Hamro, saat ini sejumlah pelaku peejudian dan barang bukti telah diamankan oleh pihak berwajib, ia juga mengaku bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan aparat berwajib untuk memberantas penyakit masyarakat di Karanganyar.

“Di Karanganyar ini agar tidak ada lagi perjudian, dan kita tahu kondisi kesulitan ekonomi ini menjadikan alasan untuk berjudi, dan kita bisa berharap kepada Pemerintah melalui Dinas Sosial dan pihak terkait agar orang orang berjudi yang mengatakan mereka tidak punya pekerjaan ini bisa dicarikan solusi dan dicarikan pekerjaan apa,” pungkasnya.

Sementara itu, ketua AUI Karanganyar ustadz Fadlun Ali berharap aparat kepolisian ini bisa memproses pelaku pelaku yang tertangkap dan dapat segera menangkap salah satu tambang yang lari di Terminal Jungke Karanganyar.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X