Berita Terkini

Laporan Akhir Tahun 2020 ke Baznas, 400.000 Dhuafa Terima Manfaat Dana Solopedia

SEMARANG (Jurnalislam.com)– Direktur Utama Solopeduli Sidik Anshori mengatakan, meskipun hampir sepanjang tahun 2020 pandemi Covid-19 masih melanda namun lembaganya masih diberi kepercayaan para donatur untuk menghimpun dan menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sejumlah Rp25 Miliar dengan jumlah mustahik penerima manfaat mencapai 400.000 orang.

Hal itu disampaikan saat menyerahkan laporan Akhir Tahun 2020 kinerja Yayasan Solopeduli Ummat kepada Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa tengah, KH. Ahmad Darodji, di Kantor BAZNAS Jawa Tengah di Jl. Menteri Supeno No 2b, Semarang, Kamis (4/3/2021) lalu.

Dengan diserahkannya laporan ke BAZNAS, menurut Sidik Solopeduli telah melaksanakan kewajibannya sesuai dengan yang diatur dalam perundang-undangan yang berlaku, yaitu konsisten menyampaikan laporan setiap semester. Pada pertengahan semester 2020 silam, Solopesuli juga sudah menyampaikan laporannya. Saat itu Solopeduli mampu menghimpun Rp12 miliar.

“Semoga dengan pelaporan ini, kita bisa terus diawasi BAZNAS sebagai lembaga yang menaungi LAZ. Kami juga berharap Solopeduli semakin produktif karena ada masukan, saran dari BAZNAS dan itu yang selalu kami harapkan. Sehingga kinerja Solopeduli semakin tertib, tertata, dan professional,” ungkap Sidik Anshori.

BAZNAS merupakan badan resmi dan satu-satunya yang dibentuk oleh pemerintah berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 8 Tahun 2001 yang memiliki tugas dan fungsi menghimpun dan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) pada tingkat nasional. Lembaga Amil Zakat (LAZ) Solopeduli merupakan salah satu LAZ yang berada dibawah naungan BASNAZ dan berasosiasi dengan Forum Organisasi Zakat (FOZ).

Dalam kesempatan itu, selain Solopeduli sejumlah LAZ Jawa Tengah yang terhimpun dalam FOZ menyerahkan laporan tahunan kepada BAZNAS berupa Annual Report program dan penghimpunan selama satu tahun.

Sementara itu Ketua BAZNAS Jateng, KH. Ahmad Daroji mengingatkan bahwa pendistribusian zakat wajib ke delapan asnaf yang sudah tertera dalam Alquran, namun harus ada yang produktif.

“Pengelolaan pos dana Amil dari zakat maksimal 12,5% diarahkan zakat untuk program produktif agar kemiskinan bisa berkurang,” paparnya

Dalam laporan tahunannya Sidik menyebutkan bahwa penghimpunan dana di Solopeduli sepanjang lima tahun terakhir selalu meningkat. Jika pada tahun 2016 dana yang dihimpun mencapai Rp14,4 miliar, tahun 2017 Rp16,8 miliar, tahun 2018 Rp21,3 miliar, dan tahun 2019 Rp24,5 miliar, maka pada tahun 2020 berhasil menghimpun dana Rp25,4 miliar.

“Perlu juga disyukuri, meskipun adanya penurunan pada persentase Penerima Manfaat tetapi secara global justru jumlah Penerima Manfaat Solopeduli meningkat 41,5% dengan penambahan sebesar 133,946 jiwa,” jelas Sidik.

Jika pada tahun 2019 jumlah penerima manfaat pada tahun 2019 adalah 322.754 jiwa, maka pada tahun 2020 lalu jumlah penerima manfaatnya mencapai 456.700 jiwa.

“Perihal ini perlu diapresiasi, karena ini menandakan bahwa Mitra Kepanitiaan Zakat (MKZ) sudah memenuhi standarisasi dalam pengumpulan ZIS serta pelaporannya hingga penerima manfaat,” ujarnya.

Solopeduli memiliki kantor cabang di seluruh Soloraya, unit pengumpul Zakat hampir di seluruh kota di Jawa Tengah, cabang di Yogyakarta, Bekasi dan Jakarta. Solopeduli juga memiliki jaringan relawan sosial kemanusiaan yang hampir tersebar di kota-kota besar di Indonesia.

1000 Tenaga Pendidik UIN Akan Jalani Vaksinasi

JAKARTA(Jurnalislam.com)— Sebanyak 1000 Tenaga Kependidikan (Tendik) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta akan segera divaksin. Vaksinasi tahap pertama ini dijadwalkan akan dilaksanakan dua hari, 16-17 Maret 2021, di gedung Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) UIN Jakarta.

“Vaksinasi tahap pertama untuk tenaga kependidikan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta akan dilaksanakan mulai besok selama dua hari, Selasa dan Rabu, dengan sasaran 1000 orang,” ujar Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian Kastolan di Ciputat, Senin (15/3/2021).

Sebelumnya, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah melaksanakan vaksinasi tahap pertama bagi para dosen. Untuk tenaga kependidikan, karena jumlahnya lebih banyak, maka akan ditambah personil skrining dan tenaga injektor agar pemberian vaksin dapat terlaksanaan sesuai jadwal.

Menurut Kastolan, vaksinasi untuk tenaga kependidikan ini tertuang dalam Surat Rektor Nomor B-1138/R/Kp.07.5/03/2021 perihal Pemberitahuan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi Tenaga Pendidik. Dalam surat bertanggal 10 Maret 2021 tersebut, Rektor meminta tiap peserta mengecek validitas NIK dan Nomor HP aktif masing-masing pada tautan http:// bit.ly/vaksintenagakependidikan.

“Jika NIK dan/atau No HPnya belum terdaftar atau tidak valid, peserta dipersilakan untuk melengkapi data pada kolom ‘Perbaikan’,” jelas Kastolan.

Saat vaksinasi Covid-19, lanjutnya, peserta wajib membawa KTP dan ballpoint untuk pengisian format Skrining. Format Skrining dapat diisi dari rumah masing-masing atau dapat diisi pada saat registrasi di lokasi pelaksanaan. Format Skrining dapat didownload di http:// bit.ly/formskrininguin.

“Rektor juga meminta para pimpinan unit kerja di UIN Jakarta agar menyosialisasikan hal ini di unit kerja masing-masing. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi hotline di nomor 087786517400  atas nama Abdul Halim Mahmudi,” tutup Kastolan

Menag Optimis Peluang Haji Masih Terbuka

JAKARTA(Jurnalislam.com)— Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas optimis peluang keberangkatan jemaah Indonesia pada penyelenggaraan haji 1442H/2021M masih terbuka.

“Kami optimis kemungkinan diselenggarakannya haji tahun ini masih terbuka,” ungkap Menag Yaqut dalam rapat Pembahasan Penyelenggaran Haji bersama Komisi VIII DPR, di Gedung Parlemen, Senin (15/3/2021).

Optimisme ini menurut Menag Yaqut didasarkan beberapa hal, di antaranya telah dilakukannya vaksinasi Covid-19 di Arab Saudi sebagaimana juga telah dilakukan di Indonesia. “Otoritas Arab Saudi juga telah menyatakan akan membuka penerbangan internasional pada 17 Mei 2021. Situasi ini lebih positif dibandingkan tahun lalu yang menutup penerbangan luar negeri, tak terkecuali selama musim haji 2020,” tutur Menag.

“Oleh karenanya, seberapa pun tipis kemungkinannya, kami masih tetap berusaha mempersiapkan penyelenggaraan haji pada tahun ini,”imbuhnya.

Menag memaparkan, pihaknya juga telah melakukan berbagai upaya diplomasi dengan berbagai otoritas terkait di Arab Saudi. “Antara lain dengan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Menteri Urusan Haji dan Umrah Arab Saudi yang baru saja direshufle, serta lembaga-lembaga terkait lainnya, baik melalui pertemuan tatap muka langsung, melalui video conference, serta melalui surat,” ujar Menag.

Kemenag juga menurutnya telah menyusun beberapa skenario penyelenggaraan haji tahun ini. Skenario ini disusun utamanya berdasarkan asumsi jumlah kuota dan penerapan protokol kesehatan dalam perspektif internasional.

“Skenario penyelenggaraan haji tahun ini yang kami susun meliputi beberapa hal, di antaranya penerapan protokol kesehatan, pergerakan jemaah di Tanah Suci, durasi masa tinggal jemaah, dan aspek ibadah haji di masa pandemi,” jelas Menag.

Sambangi MTA, Pengurus DSKS: Perkuat Ukhuwah Umat

SOLO (Jurnalislam.com)- Pasca wafatnya Dr. Muinudinillah Basri, MA Ketua Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) terbentuklah Dewan Riasah DSKS baru yang terdiri dari 3 anggota Presidum yaitu ustaz Abdul Rahim (Koordinator), ustaz Syihabuddin Al Hafidz dan Dr. Hakimuddin Salim, Lc.

Setelah melaksanakan Rapat Kerja pada tanggal 27-28 Februari lalu, pada hari Ahad, (14/3/2021) DSKS melakukan Audiensi dan Silaturahmi ke Pimpinan Majelis Tafsir Al Quran (MTA) di Gedung MTA Pusat Mangkunegaran Kota Surakarta dan disambut hangat Pimpinan Pusat MTA ustaz Nur Kholid Syaifullah, Lc., M. Hum didampingi semua Pejabat Pusat MTA.

Silaturahmi tersebut diawali dari DSKS yaitu ustaz Syihabuddin, ustaz Abdul Rahim, ustaz Shobarin Syakur, ustaz Yusuf Suparno, ustaz Ahmad Sigid dan Dr. Abdullah Khoir.

Menurut Humas DSKS Endro Sudarsono, dalam silaturahmi DSKS tersebut, pengurus baru DSKS tersebut menyampaikan pesan agar saling menjaga silaturahmi dan ukhuwah antar kaum muslimin khususnya di Soloraya.

“Inti yang disampaikan dari DSKS adalah pentingnya menjaga ukhuwah islamiyyah dan kerjasama antar ke ormas Islam,” katanya kepada jurnalislam.com senin, (15/3/2021).

Sementara itu, Pimpinan Pusat MTA ustaz Nur Kholid Syaifullah Lc., Hum menyambut gembira kunjungan dari DSKS.

“Dan berharap persatuan dan kesatuan umat harus tetap dijaga bersama,” ungkapnya.

Tausyiah demi tausyiah serta harapan kedua pimpinan lembaga ini berkeinginan untuk tetap Istiqomah dalam dakwah dan menjalin ukhuwah Islamiyah.

Innnalillahi, Anton Medan Meninggal Dunia

JAKARTA(Jurnalislam.com)–Mantan Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia Ramdhan Effendi atau yang bisa disapa Anton Medan meninggal dunia, Senin 15 Maret 2021. Kabar duka ini ramai tersebar di media sosial.

 

Dikutip  dari akun facebook H. Anton Medan (Imam Besar PITI), membenarkan kabar meninggalnya Anton Medan.

 

Innalillahi wa innailaihi roji’uun telah berpulang ke Rahmatullah Ketua Umum Persatuan Islam Tionghoa Indonesia, Bpk. H Ramdhan Effendy/Anton Medan. 

 

Pada hari senin tgl 15 Maret 2021 jam 14.50 WIB, di Kediamannya di Pondok Rajeg Cibinong Bogor. Semoga Amal ibadahnya di terima dan Mendapatkan tempat yang layak di SisiNya..
Aamiin Ya Robbal’alamin… 

 

Salah satu wali keluarga, Sabar sata dihubungi  mengakui sedang menuju rumah duka. “Saya masih dalam perjalanan ke sana,” kata dia.

 

Seperti diketahui, Anton Medan memeluk agama Islam sejak 1992. Ia mendirikan rumah ibadah yang diberi nama Masjid Jami’ Tan Hok Liang.

Sumber: viva.co.id

LPPOM MUI Sebut Uji Halal Vaksin Dilakukan dengan Tiga Prosedur Ketat

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Direktur Eksekutif Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), Muti Arintawati mengatakan, pengujian kehalalan vaksin dilakukan melalui tiga prosedur.

“Pada prinsipnya pemeriksaan kehalalan produk dalam rangka sertifikasi halal melalui prosedur yang sama yaitu meliputi, pertama, audit atas ketertelusuran bahan, proses dan fasilitas produksi, kedua audit penerapan sistem jaminan halal, ketiga pemeriksaan autentikasi produk melalui uji lab jika diperlukan,” kata Muti pada Ahad (14/3).

Muti melanjutkan, audit dilakukan dengan cara mengaudit dokumen dan mengaudit langsung di lokasi produksi. Dalam kasus tertentu bisa saja terjadi dari audit dokumen sudah diketahui adanya penggunaan bahan yang tidak memenuhi persyaratan kehalalan, maka audit tidak perlu sampai dilakukan ke lokasi produksi. Hal ini karena ketidakhalalan produk sudah dapat ditentukan.

Disebutkan bahwa selain dari Sinovac, akan ada vaksin lain yang akan diuji kehalalannya. “Informasi tentang perusahaan yang sudah mendaftar tidak dapat kami berikan. Informasi hasil pemeriksaan akan disampaikan ke publik melalui bentuk fatwa,” kata Muti.

Sebelumnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) memastikan akan mengkaji beberapa jenis vaksin Covid-19 lainnya selain Sinovac yang rencananya akan masuk ke Indonesia. Sekretaris Komisi Fatwa MUI KH Asroru Niam Sholeh mengakui dalam waktu dekat MUI akan melakukan kajian tentang kehalalan beberapa jenis vaksin yang akan masuk ke Indonesia seperti AstraZeneca, Pfizer dan lainnya.

Sumber: ihram.co.id

KJRI Jeddah: Saudi Berlakukan Umrah Terbatas

JAKARTA (Jurnalislam.com)– Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah menyampaikan Arab Saudi masih memberlakukan kebijakan pembukaan ibadah umrah secara terbatas menyusul ditutupnya akses pendatang dari 20 negara ke negara tersebut, termasuk Indonesia.

Sementara jamaah di luar 20 negara tersebut diperkenankan menjalankan ibadah umroh.

“Penutupan akses masuk untuk 20 negara sejak 3 Februari lalu masih berlaku. Namun, bagi negara yang diizinkan, warganya tetap bisa melaksanakan umrah. Saat ini ada jamaah dari Libya dan Nigeria yang sedang menunaikan ibadah umroh,” kata Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali dalam keterangannya pada Rabu.

Kebijakan ini, kata Endang, masih berlaku sejak 3 Februari hingga saat ini, dan yang diizinkan masuk hanyalah warga negara Saudi, diplomat, praktisi kesehatan beserta keluarganya.

Pihaknya belum bisa memastikan kapan kebijakan penutupan akses masuk Saudi bagi 20 negara akan dicabut.

“Penutupan akses masuk belum ada ketentuan sampai kapan, termasuk tidak dibatasi sampai lebaran Idul Fitri atau kapan pun. Belum ada informasi tentang itu,” ungkap dia.

Awalnya, jelas Endang, penyelenggaraan ibadah umrah sempat dibuka untuk warga negara di luar Arab Saudi pada 1 November 2020 hingga 2 Februari 2021. Pada peride tersebut, ada 2.608 jamaah umroh asal Indonesia yang menunaikan ibadah umrah.

“Saat ini seluruh jamaah umroh asal Indonesia sudah kembali ke daerahnya masing-masing,” pungkas Endang.

Sumber: ihram.co.id

Komisi Fatwa MUI Utus Tim Kaji Kehalalan Vaksin AstraZeneca

JAKARTA (Jurnalislam.com)— Wakil Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia, KH Ahsin Sakho mengatakan, komis fatwa MUI telah mengutus tim untuk melakukan peninjauan tempat produksi vaksin AstraZeneca. “Rabu (10/3) siang ada jadwal sidang tentang hal itu (pengkajian vaksin AstraZeneca) tapi saya berhalangan hadir. (Proses pengkajian) mestinya ada kunjungan dulu ke pabriknya. Saya tak tahu siapa yg ditunjuk untuk berangkat kesana,” ujar Mantan Rektor Institut Ilmu Al-Quran itu, Ahad (14/3).

Dia juga memastikan, setelah kunjungan dilakukan, tim akan memaparkan hasil tinjauannya dalam sidang pleno Komisi Fatwa MUI pada Rabu (17/3) mendatang. Setelah kunjungan, (hasil tinjauan) akan dipaparkan di hadapan anggota komisi fatwa, dan disitulah akan diputuskan (halal atau tidaknya vaksin AstraZeneca),” ujarnya menambahkan.

“Sidang biasanya diadakan setiap hari Rabu,” sambungnya.

Sementara itu Anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia, KH Hamdan Rasyid mengatakan, saat ini Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) telah melakukan pengkajian terhadap vaksin AstraZeneca. Dia juga memastikan bahwa Komisi Fatwa MUI akan segera mengadakan rapat pleno untuk menetapkan hukum pemakaian vaksin asal Inggris itu.

“LPPOM MUI sudah melakukan pengkajian terhadap Vaksin AstraZeneca dan sudah ada hasilnya,” kata KH Hamdan, Ahad (14/3).

“Insya Allah Komisi Fatwa akan segera mengadakan rapat pleno untuk menetapkan kebolehan atau keharaman pemakaian vaksin AstraZeneca,” ujarnya menambahkan.

Selain Sinovac dan AstraZeneca, terdapat sejumlah vaksin Covid-19 lain yang dikabarkan telah dibeli Indonesia, seperti Novavax, COVAX/GAVI, Moderna, dan Pfizer/BioNTech. Meski begitu, KH Hamdan mengatakan bahwa belum ada merek vaksin lain yang diteliti dan dibahas di MUI selain Sinovac dan AstraZeneca.

“Selain itu blm ada merek lain yang diteliti dan dibahas (Selain Sinovac dan AstraZeneca),” jelas dia.

Sumber: republika.co.id

Militer Myanmar Terus Bunuhi Pengunjuk Rasa Anti Kudeta

HLAINGTHAYA(Jurnalislam.com) — Pasukan keamanan Myanmar membunuh 22 pengunjuk rasa anti-kudeta militer di daerah industri yang kumuh Hlaingthaya, pinggir kota Yangon, tempat pabrik-pabrik yang didanai China dibakar pada Ahad (14/3).

Organisasi tahanan politik, Assistance Association for Political Prisoners (AAPP) melaporkan 16 orang lainnya tewas terbunuh di tempat yang berbeda. Satu orang petugas polisi juga tewas dalam salah satu hari paling mematikan sejak militer mengkudeta pemerintahan terpilih Aung San Suu Kyi pada 1 Februari lalu.

Kedutaan Besar China mengatakan banyak warga China yang bekerja di pabrik-pabrik garmen di Hlaingthaya terluka dan terperangkap dalam kebakaran yang disengaja. Pemerintah China meminta Myanmar melindungi warga dan properti orang China.

Negeri Tirai Bambu dianggap mendukung kudeta militer. Saat asap mulai membumbung tinggi di daerah industri yang menjadi rumah bagi imigran dari seluruh negeri. Pasukan keamanan Myanmar melepaskan tembakan ke pengunjuk rasa.

“Sangat mengerikan, orang-orang ditembak di depan mata saya, saya tidak akan pernah melupakannya,” kata seorang wartawan foto di lokasi kejadian yang tidak bersedia namanya disebutkan, Senin (15/3).

Pemerintah militer Myanmar memberlakukan jam malam di Hlaingthaya dan distrik-distrik lain di Yangon. Televisi yang dikelola militer mengatakan pasukan keamanan bertindak setelah empat pabrik garmen dan sebuah pabrik pupuk di bakar. Sekitar 2.000 orang menghentikan pemadam kebakaran menuju pabrik-pabrik itu.

 

Sumber: republika.co.id

Ditanya Kasus Denny Siregar, Polri Sebut Kasusnya Masih di Polda Jabar

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri menyatakan, belum menerima pelimpahan kasus dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik santri oleh pegiat sosial Denny Siregar dari Polda Jawa Barat (Jabar).

 

Padahal, sebelumnya Polda Jabar menyatakan telah melimpahkan kasus ke Mabes Polri dengan alasan  locus delicti (tempat terjadinya tindak pidana) kasus tersebut dilakukan di Jakarta.

“Belum (dilimpahkan) kasusnya masih di Polda Jawa Barat,” ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Polisi Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (15/3).

Awalnya, kasus dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik yang dilakukan Denny Siregar kepada santri di Kota Tasikmalaya tersebut ditangani Polresta Tasikmalaya pada 2 Juli 2020. Namun, kasus tersebut dilimpahkan ke Polda Jabar pada 7 Agustus 2020. Kemudian, proses hukum Denny Siregar itu rencananya dilimpahkan ke Bareskrim Polri.

Denny Siregar lewat kuasa hukumnya Muannas Alaidid menyatakan, sudah pernah menjalani permintaan keterangan di Polda Jabar. Adapun pihak pelapor mengaku tidak mendapatkan pemberitahuan jika kasus tersebut dilimpahkan ke Bareskrim Polri.

“Sudah lama tidak dapat update kasus itu, tapi tiba-tiba ada info ke kita kalau kasusnya (dilimpahkan) ke Mabes Polri,” tutur Pimpinan Pesantren Tahfidz Quran Daarul Ilmi Kota Tasikmalaya, Ustaz Ahmad Ruslan Abdul Gani.

Denny Siregar sebelumnya telah dilaporkan ke polisi terkait pernyataannya dalam status Facebook-nya pada 27 Juni 2020. Dalam status itu, ia menulis status berjudul “ADEK2KU CALON TERORIS YG ABANG SAYANG” dengan mengunggah santri yang memakai atribut tauhid.

Sumber: republika.co.id