Berita Terkini

Saksi Pertama Sidang Keempat Ahok: Unsur Ketidaksengajaan Terbantahkan!

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Saksi pertama sidang keempat terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Novel Bamukman menegaskan unsur ketidaksengajaan yang diucapkan Ahok sudah terbantahkan.

“Dalam e-book buatan dia halaman 40 paragraf 1 2 3 itu sudah menyerang Al Maidah,” jelasnya seusai memaparkan kesaksian di Gedung Kementan, Ragunan, Jaksel, Selasa (3/1/2017).

“Itu dibuat sudah sejak 2008,” tambahnya.

Menurutnya, Ahok tidak pernah kapok menista agama. Bahkan, imbuhnya, sehari setelah pelaporan dirinya, Ahok masih menista.

“Saya ingat sekali pada tanggal 6 Oktober dia saya laporkan. Tapi, keesokan harinya sudah melakukannya kembali di Balai Kota dengan menyebut ‘yang membela Al Maidah itu pengecut,” cetus Novel.

Sekjen Dewan Syuro DPD FPI Jakarta itu menyatakan, Ahok ini telah diistimewakan dengan belum ditahan hingga kini. Sebab, ia satu satunya penista agama yang belum ditahan.

“Saya sudah sampaikan kepada pengacara, kami sudah melaporkan 9 kali Ahok. Sudah cukup untuk Hakim menahan Ahok,” pungkasnya.

Walau Sidang Ahok Hingga Malam, Anshorusyariah: Kami Amankan Hingga Usai

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Puluhan laskar Jamaah Anshorusyariah ikut mengamankan persidangan keempat terdakwa penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Kami mengamankan persidangan Ahok agar jalannya sidang lancar dan tuntutan Ahok untuk ditahan segera terlaksana,” kata Korlap Ansharusyariah, Yudo di depan Gedung Kementan, Ragunan, Jaksel, Selasa (3/1/2017).

Ia mengatakan, setidaknya ada 30 personil dari wilayah Banten datang mengamankan sidang.

Pria asal Jawa Timur itu menegaskan, aparat kepolisian harus mengambil sikap tegas kepada siapa saja yang melakukan provokasi, baik dari kubu Pro dan Kontra Ahok. Sebab, sejak pagi tadi sudah terlihat percikan kericuhan.

“Pihak keamanan harus tegas, tangkap provokator,” ujarnya.

Sementara itu, Jamaah Anshorusyariah berjanji akan tetap mengawal sidang yang disebut-sebut akan memakan waktu hingga sore hari itu.

“Kami sudah mengatakan kepada anggota untuk berniat ikhlas dan siap mengamankan hingga sidang selesai,” tandasnya.

“Bahkan jika sidang hingga malam,” tegasnya lagi.

1 Meninggal, Sidang Keempat Ahok Hanya Dihadiri 4 Saksi

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jakarta Utara (Kejari Jakut) hanya mengajukan 4 orang saksi untuk menjalani pemeriksaan kasus penistaan agama terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Sebab, satu orang lainnya bernama Nandi sudah meninggal tanggal 7 Desember 2016 kemarin.

“Samsul Hilal, Gus Choi, Nandi saksi pelapor sudah meninggal tanggal 7 Desember yang lalu, ada satu lagi, tapi saya lupa,” ujar Dedi Suhardi, tim Advokasi GNPF MUI saat keluar dari Auditorium Kementerian Pertanian (Kementan), Ragunan, Jakarta, yang dijadikan tempat sidang oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (3/1/2017).

Ia mengatakan, keempat saksi itu adalah Syamsul Hilal, Gus Joy Setiawan, Novel, Muh Burhanuddin. Namun, Burhanuddin belum terlihat memasuki ruang persidangan.

Saat ini, lanjut Dedi, masih pemeriksaan Novel Bamukmin. Sedangkan saksi lainnya belum dipanggil oleh majelis hakim untuk menjalani pemeriksaan untuk terdakwa Ahok.

“Masih Habib Novel,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, mayoritas wartawan tidak bisa meliput jalannya sidang yang berlangsung di Auditorium Kementan karena pihak aparat kepolisian tidak memperbolehkan para jurnalis baik cetan maupun elektronik untuk memasuki ruang sidang.

Tidak ada alasan pasti kenapa polisi melarang media meliput jalannya sidang kasus dugaan penistaan agama yang membelit terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan agenda pemeriksaan saksi dari jaksa penuntut umum Kejari Jakut.

Mitra Bisnis Trump di Indonesia Incar Posisi Presiden

NEW YORK (Jurnalislam.com) – Mitra bisnis Donald Trump di Indonesia telah mengungkapkan, bahwa ia mungkin mengikuti contoh miliarder kurang ajar asal AS tersebut dan mencalonkan diri sebagai presiden, kata sebuah laporan Senin (02/01/2016), lansir World Bulletin.

“Jika tidak ada yang saya percaya dapat memperbaiki masalah negara, saya mungkin mencoba untuk mencalonkan diri sebagai presiden,” kata media mogul dan pengembang properti, yang memiliki partai politik sendiri di Indonesia.

“Kita perlu pemimpin dengan integritas yang dapat membawa solusi bagi negara,” sumbar milyuner berusia 51 tahun itu lagi.

Jika Tanoesoedibjo sukses, berarti ada dua pemimpin dunia yang menjadi mitra bisnis, meningkatkan kekhawatiran baru tentang potensi konflik kepentingan yang terkait dengan kerajaan bisnis Trump.

Trump yang dikenal Anti Islam, akan resmi menjadi presiden AS pada 20 Januari, telah berupaya untuk meredakan kekhawatiran dengan menyatakan bahwa “tidak ada penawaran baru” selama kepresidenannya dan kedua putranya yang akan mengelola perusahaan.

Di Indonesia, Tanoesoedibjo bekerja pada sebuah proyek Trump di luar Jakarta dan satu lagi di pulau resor Bali yang memasuki tahap awal.

Proyek yang terletak dekat dengan Jakarta ini merupakan pengembangan 700 hektar (1.700 acre) yang mencakup hotel mewah, lapangan golf, country club dan villa, menurut situs Trump Hotels.

Resor Bali akan dibangun di atas bukit yang menghadap sebuah kuil Hindu yang terkenal.

Dalam wawancara sebelumnya dengan New York Times, Tanoesoedibjo menegaskan ia tidak percaya bahwa proyek tersebut mewakili konflik kepentingan untuk presiden terpilih.

“Keluarga dan anak-anaknya memiliki kebebasan untuk melakukan bisnis selama tidak terkait dengan posisi presiden,” katanya.

Pengusaha, yang kepemilikannya termasuk perusahaan media MNC Group, mengatakan ia memiliki akses langsung ke Donald Trump meskipun kontak sehari-harinya sebagian besar adalah dengan anak-anak Trump.

“Saya memiliki akses ke dia (Trump), tentu saja, karena kita bekerja sama, tapi aku harus membatasi kerjasama dan interaksi,” katanya kepada ABC.

Tanoesoedibjo telah lama memiliki ambisi politik. Dia gagal memenangkan nominasi sebagai calon wakil presiden untuk pemilu 2014 dan sekarang telah memiliki partai sendiri.

Kerjasama Me-dan, Dokter Muslim Indonesia dan AQL Center Intensifkan Pengobatan Keliling di Bima

BIMA (Jurnalislam.com) – Pasca banjir bandang yang melanda Kota Bima pada Rabu (21/12/2016) dan Jum’at (23/12/2016) yang menyebabkan ribuan warga kota Bima harus mengungsi kini menderita sakit.

Sebagai sebuah aksi tanggap, Forum Medis dan Aksi Kemanusiaan (Me_Dan) Wilayah Nusa Tenggara (Nusra) yang bergerak di bidang sosial kemanusiaan, setelah membagikan paket bantuan kemanusiaan berupa makanan, pakaian, dan sembako, kali ini Me_Dan Wilayah Nusra melakukan pengobatan keliling ke seluruh perkampungan warga kota Bima yang menjadi korban banjir, lapor tim Medis pada Jurniscom, Senin (02/01/2016).

“Alhamdulillah kami sebagai forum dan lembaga kemanusiaan terus akan berupaya semaksimal mungkin untuk bisa membantu saudara kami yang menjadi korban banjir,” ujar Suherman A.Mk, selaku ketua Me_Dan wilayah Nusa Tenggara.

Kami bekerja sama dengan AQL Center untuk selalu senantiasa berupaya untuk memberikan pelayanan medis yang terbaik bagi masyarakat, kata dia.

Mengenai maksud dan tujuan aksi kemanusian, Suherman menjelaskan bahwa, “Pengobatan medis keliling ini adalah karena kami merasa terpanggil setelah melihat kondisi masyarakat yang semakin banyak menderita sakit pasca banjir bandang,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Suherman, “Kami melihat Rumah sakit dan beberapa Puskesmas yang berada di kota Bima juga belum bisa kembali beroperasi dan memberikan pelayanan secara maksimal pasca terkena banjir, sehingga masyarakat juga banyak yang merasa kebingungan mereka mau berobat dimana.”

Ucapan terimakasih tidak lupa disampaikan kepada AQL Center yang sudah bekerjasama sama dengan tim medis dari Me_Dan.

“Semoga kerjasama ini bisa bermanfaat dan ke depan bisa diteruskan lagi,” harapnya.

Laporan: Gesekan Itu karena Massa Pro Ahok Provokasi Laskar GNPF

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Bentrokan antara massa pro Ahok dan laskar pro GNPF MUI terjadi sebelum sidang keempat Ahok digelar di Gedung Kementrian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan pada hari ini, Selasa (3/1/2017).

Pantauan reporter dilapangan, terlihat massa pro Ahok sengaja melakukan provokasi yang memancing amarah laskar GNPF.

“Kami mendengar mereka meneriakan kita sesama muslim,” ujar salah satu laskar di sela-sela kericuhan.

Bentrokan itu terjadi cukup lama, sekitar 10 menit. Namun, pihak laskar GNPF memilih untuk mundur mendengarkan arahan dari kordinator GNPF MUI ditempat.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sidang keempat Ahok ini beragenda pemeriksaan saksi pelapor. Sedikitnya sebanyak 7 orang saksi akan memberikan kesaksiannya.

Video Penyiksaan Muslim Rohingya yang Jadi Viral di Myamar Mulai Dilaporkan HAM Internasional

MYANMAR (Jurnalislam.com) – Pemerintah Myanmar katanya akan menuntut pasukan Myanmar yang diidentifikasi memukuli pria Muslim Rohingya di klip video yang difilmkan selama operasi pencarian di sebuah desa di barat negara bagian Rakhine.

Video memaparkan bukti visual pertama pelanggaran berat aparat militer Myanmar – termasuk pemerkosaan dan penyiksaan – yang dilaporkan kelompok hak asasi manusia telah terjadi terhadap minoritas Muslim yang telah lama dianiaya dalam beberapa tahun terakhir.

Klip – yang difilmkan oleh seorang polisi Myanmar, yang menjadi viral di media sosial – menunjukkan sekelompok besar warga Muslim Rohingya – termasuk anak laki-laki – dipaksa duduk di tanah dengan tangan mereka di atas kepala sambil dipukuli dan ditendang oleh POLISI secara keji.

Pada hari Senin (02/01/2016), kantor presiden mengeluarkan pernyataan melalui media negara mengatakan bahwa video tersebut difilmkan selama operasi pencarian di desa Koe Tan Kauk di kabupaten Maungdaw pada 5 November – dua hari setelah 10 anggota delegasi yang dipimpin PBB mengunjungi daerah, lansir World Bulletin.

Maungdaw berada di bawah kontrol militer yang ketat sejak 9 Oktober ketika sebuah kelompok bersenjata menewaskan sembilan pejabat polisi perbatasan di daerah yang dekat dengan perbatasan barat Myanmar dengan Bangladesh.

Dalam tindakan keras berikutnya, akses menuju daerah mayoritas Muslim Rohingya bagi lembaga bantuan dan wartawan independen ditolak, dan sedikitnya 96 orang – 17 polisi dan tentara, tiga pria Muslim yang bekerja sama dengan otoritas lokal, dan 76 orang yang diduga “penyerang” (termasuk enam yang dilaporkan selama interogasi) – tewas dan sekitar 600 tersangka ditahan karena dituduh terlibat.

Namun kelompok advokasi Muslim Rohingya melaporkan bahwa sebenarnya terdapat sekitar 400 warga Muslim Rohingya yang tewas dalam operasi militer Myanmar tersebut. Kaum wanita Rohingya diperkosa secara massal dan desa-desa mereka juga dibakar. Komunitas Muslim Rohingya dianggap PBB termasuk kelompok minoritas di Myanmar yang paling tersiksa di seluruh dunia.

Di 2017, Militer Turki Lanjutkan Operasi Perisai Efrat di Suriah

TURKI (Jurnalislam.com) – Wakil Perdana Menteri Turki, Numan Kurtulmus mengkonfirmasi pada hari Senin bahwa operasi militer Turki di luar negeri akan berlanjut sampai semua organisasi teroris terusir.

ElDorar AlShamia melaporkan, Senin (02/01/2017), Kortolmos mengatakan dalam sebuah pernyataan pers bahwa Operasi Perisai Efrat (Euphrates Shield) di wilayah Suriah akan berlanjut sampai terusirnya kelompok Islamic State (IS) dan organisasi yang juga dianggap Turki sebagai organisasi teroris mengacu pada Partai Uni Demokratik PYD.

Wakil Perdana Menteri Turki menekankan bahwa, “Operasi militer di luar perbatasan yang dilakukan oleh Turki terutama operasi Perisai Efrat, yang dibuat sesuai dengan rencana yang sukses dan stabil, melawan organisasi teroris dan agen mereka serta kekuatan di belakang mereka.”

Turki mulai melancarkan operasi militer dengan partisipasi Tentara Pembebasan Suriah (FSA) pada bulan Agustus tahun 2016 dan mengendalikan wilayah besar di utara Aleppo, terutama Jarabulus, dan mengetatkan pengepungan di kota al-Bab dalam bersiap untuk merebut kendali.

Bom Mobil Hantam Kawasan Syiah di Baghdad, 39 Tewas

BAGHDAD (Jurnalislam.com) – Sebuah bom mobil yang dikendarai oleh kelompok Islamic State (IS) menewaskan sedikitnya 39 orang dalam serangan di sebuah area yang sibuk di kawasan Kota Sadr di Baghdad.

20 warga sipil juga tewas di tempat lain di sepanjang ibukota Irak, Senin.

Seorang pembom mengendarai truk pickup menabrak pasar buah dan sayur outdoor, menghantam beberapa pekerja harian dan sebuah pos pemeriksaan polisi.

IS mengambil tanggung jawab atas ledakan melalui website mereka, Amaq, mengklaim ya sebagai operasi militer, lansir Aljazeera, Senin (02/01/2017)

Perdana Menteri Haidar al-Abadi mengatakan pembom itu pura-pura mencari untuk menyewa tenaga buruh harian. Setelah para pekerja berkumpul, ia meledakkan kendaraan.

Milisi Syiah yang setia kepada Muqtada al-Sadr, seorang tokoh penghasut di Irak, terlihat mengevakuasi mayat-mayat di truk mereka sebelum ambulans tiba.

Lagi, Jenderal Garda Revolusi Iran Tewas di Suriah

TEHERAN (Jurnalislam.com) – Media Iran pada hari Ahad mengakui tewasnya salah satu petugas dan komandan Garda Revolusi Iran (the Iranian Revolutionary Guards-IRGC) dalam pertempuran yang sedang berlangsung di Suriah.

Menurut media Iran Fares Brigadir Jenderal Gholam Kalli Zadeh tewas beberapa hari lalu dalam bentrokan dengan tidak menyebutkan tempat dan waktunya secara spesifik.

ElDorar AlShamia mengatakan, Senin (02/01/2017), bahwa sumber-sumber media lokal melaporkan bahwa Brigadir Jenderal tewas selama operasi militer di Wadi Barada di Rif Dimashq, namun pihak militer tidak mengumumkan secara resmi.

Zadeh adalah salah satu pasukan Garda Revolusi Iran dalam perang Iran-Irak 1980 – 1988, dan bertempur dalam beberapa operasi militer di Suriah bersama rezim Syiah Nushairiyah Assad.