Berita Terkini

LAZIS PLN Pusmankon Resmikan Pusat Kesehatan Masjid di Gajahmungkur Semarang

SEMARANG (Jurnalislam.com) – LAZIS PT PLN Pusat Manajemen Konstruksi (Pusmankon) bekerjasama dengan LAZNAS Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Jawa Tengah meresmikan program Pusat Kesehatan Masjid , bertempat di Masjid Miftahul Jannah RW IX Kelurahan Gajahmungkur, Kota Semarang, Rabu (23/8/2017).

Acara diawali dengan sambutan-sambutan dan dilanjutkan dengan layanan kesehatan. Kegiatan layanan kesehatan tersebut berupa konsultasi pada dokter, PMT balita, pengobatan umum, serta cek laborat sederhana kepada warga yang hadir.

Acara layanan kesehatan keliling ini merupakan bentuk kepedulian kesehatan pada masyarakat penduduk di sekitar PT PLN Pusat Manajemen Konstruksi (Pusmankon). Selain itu, acara ini juga disertai dengan penyuluhan tentang rubella dan campak dari puskesmas setempat .

Terpilihnya Masjid Miftahul Jannah untuk diadakan layanan kesehatan karena merupakan daerah padat penduduk yang butuh bantuan. “Terima kasih atas bantuannya, warga sangat antusias akan terselenggarannya acara ini dan semoga ini bukanlah yang terakhir,” tutur Sajuri selaku Ketua Takmir Masjid.

“Semoga kerjasama ini bisa ditingkatkan dan bisa lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Priyanto perwakilan dari Lazis PT PLN Pusat Manajemen Konstruksi.

Sementara itu Djoko Adhi selaku Kepala Kantor Perwakilan IZI JATENG menyampaikan, program ini merupakan ikhtiar untuk memberdayakan masjid sebagai pusat peradaban, ” ini kita mulai garap sisi kesehatannya semoga kedepan banyak hal yang bisa kita solusikan di masjid, jadi masjid tidak hanya untuk tempat sholat dan ngaji saja, tapi juga memberikan manfaat yang lebih untuk kemakmuran ummat,” pungkasnya.

Siaran Pers

Pusat Kesehatan Masjid Gajahmungkur Semarang

 

Pusat Kesehatan Masjid Gajahmungkur Semarang
Pusat Kesehatan Masjid Gajahmungkur Semarang

Sidang Kedua, Ini 7 Poin Penting Nota Keberatan Ustaz Alfian Tanjung

SURABAYA (Jurnalislam.com) – Sidang kedua Ustaz Alfian Tanjung dengan pembacaan nota keberatan oleh pihak penasehat hukum dari Ustaz Alfian Tanjung digelar hari ini Ruang Cakra PN Surabaya, Rabu (23/8/2017).

Sidang kali ini dipimpin oleh Dedi Fardiman, SH., MH dan dihadiri 26 kuasa hukum ustaz Alfian Tanjung. Kuasa hukum membacakan poin utama nota keberatan sebagai berikut:

  • Keberatan Pertama. Mengenai Kewenangan Absolut: Ceramah Ustaz Alfian Tanjung menurut Dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) adalah pelanggaran terhadap persoalan diskriminasi ras dan etnis yang mengalihkan Ahok dan PKI. Padahal ceramah tersebut tidak Iepas dari momentum Pilgub DKI Jakarta yang seharusnya diterapkan UU No. 1 Tahun 2015 yang diubah dengan UU No. 6 tahun 2015 tentang Pilkada. karena itu ceramah Ust. Alfian tidak bisa disamakan dengan pelanggaran pldana sebagaimana pasal 16 jo. Pasal 4 huruf b angka 2 UU No. 40 tahun 2008 remang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis atau Pasal 156 KUHP.
  • Keberatan Kedua, Dakwaan Batal Demi Hukum karena Pengadilan Negeri Tanjung Perak Tidak: JPU memutuskan perkara ini diperiksa di Pengadilan Negeri Tanjung Perak, sehingga secara yuridis Surat Dakwaan yang tidak cermat dan kabur dalam menguraikan kewenangan Pengadilan yang berhak memeriksa dan mengadili perkara ini. Bagaimana mungkin terdakwa harus diadill di Pengadilan Tanjung Perak yang sampai saat ini tidak ada. Maka Dakwaan JPU harus dinyatakan Batal Demi Hukum.
  • Keberatan Ketiga, Surat Dakwaan Tidak Dapat Diterima: dalam Dakwaan Pertama JPU menuliskan batwva waktu kejadian pelanggaran (lempus delicn) Ustaz Alfian ceramah tanggal 26 Februari 2017 Pukul 05.00 WIB. sedangkan dalam Dakwaan Kedua ditullskan Ustaz Alflan ceramah tanggal 27 Februari 2017 Pukul 05.32 WIB. padahal kedua dakwaan tersebut uraian dakwaan sama, bagaimana mungkin seseorang melakukan 1 peristiwa yang sama dalam dua waktu yang berbeda. Maka karena itu Dakwaan harus dinyatakan Tidak Dapat Diterima.
  • Keberatan Keempat. Dakwaan Batal Demi Hukum: pada persidangan tanggal 16 Agusms 2017 JPU meyatakan bahwa Dakwaan Kedua dinyatakan sama dengan Dakwaan Pertama, hanya berbeda pasal yang di dakwa kan pada faktanya isi dakwaan berbeda di halaman 11-12 dan halaman 2324 berbeda. Karena itu Dakwaan JPU harus dinyatakan Batal Deni Hukum.
  • Keberatan Kelima. JPU mendakwakan Ustaz Alfian yang terdapat unsur “Di Muka Umum” , padahal Ustaz Alfian ceramah dl masjid yakni tempat khusus; tempat khusus bagi ibadah orang -orang muslim. Masjid tidak dapat dikatakan sebagai tempat umum sebagaimana halnya terminal bus araupun taman kota.
  • Keberatan Keenam. Tidak Dapat Diterima: karena Dakwaan JPU hanya mentranskip isi Video ceramah Ustaz Alfian Tanjung, padahal itu adalah barang bukti yang seharusnya ditunjukan pada saat agenda Pembuktian tetapi hal ini justru ditampilkan di awal sidang. setelah kami memeriksa secara teliti isi transkip tersebut ditemukan banyak penambahan ‘Kata’. salah ‘Kata’ salah ‘Pengetikan’ dan banyak kekurangan ‘Kara’ sehingga transkip dalam Dakwaan JPU tidak seusai dengan ceramah (video) Ustaz Alfian Tanjung. Maka‘ seIuruh isi Dakwaan JPU Tidak Dapat Diterima.
  • Keberatan Ketujuh. Dakwaan JPU Batal Demi Hukum karena Tidak Cermat. Tidak Jelas dan Tidak Lengkap: JPU dalam Dakwaannya menuliskan barang bukti video yang diunduh pada laman web htts: //youtube/M.FJRMCDB4K berdumi 56.41 menit“. Setelah kami mengecek laman tersebut ternyata tidak ditemukan video yang dimaksud oleh JPU. Karena itu Dakwaan JPU Batal Demi Hukum.

 

Cicipi Olahan Kornet Superqurban, Ini Kata Mensos Khofifah

KARO (Jurnalislam.com). Dalam rangka memperingati World Humanitarian Day, Kementerian Sosial Republik Indonesia mengadakan kegiatan di Dusun Siotar, Kab. Karo, Sumatera Utara. Di acara tersebut, Rumah Zakat berkontribusi dalam pembuatan Dapur Umum.

Sebagai menu utama, posko Dapur Umum Rumah Zakat menghadirkan kornet Superqurban yang diolah menjadi bahan makanan. Kornet diolah menjadi martabak telor, keroket, dan berbagai makanan lain. Hasil olahan Rumah Zakat tersebut mendapat apresiasi dari Menteri Sosial Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa.

“Saya mengapresiasi Dapur Umum yang dibuat oleh Rumah Zakat dalam acara World Humanitarian Day ini. Makanannya mewah, enak, dan yang terpenting bergizi. Sebab untuk warga di wilayah yang terkena bencana, hal ini sangat diperlukan agar gizi warga bisa tetap terpenuhi,” ujar Khofifah, saat mengunjungi Posko Dapur Umum Rumah Zakat dan mencicipi makanan olahan dari kornet Superqurban, Selasa (22/8). dalam rilis yang diterima Jurnalislam.com.

Selain membagikan makanan hasil olahan kornet Superqurban, Rumah Zakat juga menyalurkan sembako untuk warga. Warga mengaku senang, sebab sebagian besar dari mereka mengaku jarang makan daging. “Saya sudah lama tidak makan daging. Biasanya saya makan daging setahun sekali saat Idul Adha. Tapi alhamdulillah sekarang bisa makan daging dari Rumah Zakat. Terima kasih, makanannya enak,” ujar Mama Rizki Bru Citepu, salah satu warga.

Provokasi Korea Utara, AS dan Korsel Gelar Latihan Perang Bersama dengan 70.000 Tentara

KOREA SELATAN (Jurnalislam.com) – Korea Selatan dan AS memulai latihan militer tahunan besar-besaran pada hari Senin (21/8/2017), mengabaikan ancaman berulang-ulang oleh saingannya Korea Utara.

Latihan yang disebut Ulchi Freedom Guardian, akan mencakup 70.000 tentara dari AS dan Korea Selatan, World Bulletin melaporkan, Selasa (22/8/2017).

Korea Utara secara rutin mengecam kegiatan seperti itu karena tampak seperti persiapan invasi, dan baru-baru ini memperingatkan adanya “malapetaka” jika kedua Negara yang bersekutu tersebut melanjutkan latihan bulan ini.

Menurut sebuah pernyataan pers dari Kementerian Pertahanan Seoul, latihan itu adalah “latihan defensif simulasi komputer yang dirancang untuk meningkatkan kesiapan, melindungi wilayah dan menjaga stabilitas.”

Kali ini, walaupun AS mengikusertakan lebih sedikit prajurit daripada tahun lalu dan menahan aset militer yang menonjol, mereka juga mengirim tiga komandan militer senior untuk berpartisipasi dalam latihan tersebut.

Awal bulan ini, pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menghentikan rencana untuk menembakkan rudal mereka balistik yang berada dekat dengan pasukan Amerika yang berbasis di pulau Guam di Pasifik.

Di tengah kekhawatiran akan kemungkinan provokasi oleh Pyongyang sebagai tanggapan atas latihan tersebut, yang akan berlangsung sampai akhir Agustus, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in menegaskan bahwa Korea Utara tidak boleh mencari “dalih untuk memperparah situasi”.

“Korea Utara harus mengerti bahwa karena provokasi mereka yang berulang membuat Korea Selatan dan AS harus melakukan latihan defensif, yang pada gilirannya membuat lingkaran setan terjadi,” Moon mengatakan pada sebuah pertemuan kabinet pada hari Senin seperti dikutip oleh Yonhap News Agency.

Korea Utara membuat sebuah titik tahun lalu, dengan menguji rudal balistik dan tiga rudal Scud yang diluncurkan kapal selam, sebelum melakukan uji coba nuklir dalam beberapa hari setelah latihan berakhir.

Cape-cape ke Arab Gelar Pertemuan Oposisi Suriah, Akhirnya Ditolak Moskow

ARAB SAUDI (Jurnalislam.com) – Pertemuan oposisi moderat Suriah berakhir di Riyadh tanpa kesepakatan pada hari Selasa (22/8/2017) karena Moskow menolak untuk menyetujui perubahan apapun terhadap rezim Nushairiyah Bashar al Assad atau mengubah konstitusi Suriah saat ini, Al Arabiya melaporkan.

Pertemuan tersebut menyaksikan sebuah kesepakatan parsial antara delegasi oposisi moderat dan pihak Kairo mengenai beberapa masalah.

Kebuntuan perwakilan Rusia menghambat upaya untuk mempertemukan perwakilan kedua kelompok tersebut dalam perundingan.

Oposisi Suriah sejauh ini telah bertemu dengan perwakilan dari Riyadh, Kairo dan Moskow selama dua hari dengan tujuan untuk membentuk sebuah delegasi yang bersatu dalam persiapan perundingan Jenewa putaran berikutnya.

50 Orang Tewas dalam Serangan Udara di Provinsi Hama

SURIAH (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 50 orang tewas akibat serangan udara di provinsi Hama, Suriah, kata sumber setempat pada hari Selasa (22/8/2017), lansir Anadolu Agency.

Pesawat tempur menyerang desa-desa Rueshda dan Musteriha yang dikuasai kelompok Islamic State (IS) di Hama timur dengan bom curah, menurut sumber lokal yang berbicara tanpa nama karena takut akan keamanan mereka.

Namun negara asal pesawat tempur masih belum jelas.

Korban serangan udara Selasa adalah wanita dan anak-anak, kata sumber yang sama

Banyak dari mereka yang terluka akibat serangan tidak dapat diobati karena kurangnya layanan medis di dua desa tersebut, mereka menambahkan.

Suriah telah dikepung perang sipil yang kejam sejak awal 2011, ketika rezim Assad menindak demonstrasi pro-demokrasi dengan keganasan yang tak terduga.

Sejak saat itu, ratusan ribu orang terbunuh dan lebih dari 10 juta orang mengungsi, menurut pejabat PBB.

Pejabat rezim Syiah Assad melaporkan jumlah korban tewas sekitar 10.000 orang.

Pasukan Irak dengan Dukungan Serangan Udara AS Klaim Kemenangan di Tal Avar

TAL AVAR (Jurnalislam.com) – Pasukan Irak yang didukung agresor AS pada hari Selasa (22/8/2017) mengatakan bahwa mereka memperoleh kemenangan dalam serangan mereka yang berlangsung terus-menerus untuk mengusir kelompok Islamic State (IS) dari kota utara Tal Afar, saat kepala Pentagon melakukan sebuah kunjungan mendadak ke Irak untuk menunjukkan dukungan.

Pasukan gabungan Irak menguasai wilayah al-Jazirah, di sisi timur Tal Afar, saat pasukan dan anggota pasukan Mobilisasi Populer Syiah mulai menuju pusat kota, sebuah sumber keamanan mengatakan kepada kantor berita DPA.

Pasukan IS, yang diperkirakan berjumlah 1.000 orang, dilaporkan membalas dengan tembakan artileri, saat pasukan pemerintah berkumpul di luar kota. Kota ini telah berada di bawah kendali IS sejak 2014.

Osama bin Javaid, reporter Al Jazeera, melaporkan dari Erbil di Irak utara, mengutip sumber militer yang mengatakan bahwa pasukan bergerak dari bagian barat dan timur laut kota tersebut, menambahkan bahwa mereka telah mengambil alih sebuah kilang minyak “dan menembus tembok kota tersebut” .

“Pergerakan mereka terjadi lebih awal, tapi sekarang pertempuran sesungguhnya dimulai,” katanya pada hari Selasa, hari ketiga sejak dimulainya serangan tersebut.

Angkatan Darat, polisi dan unit pasukan Mobilisasi Populer juga mengambil “kendali penuh” distrik al-Kifah dan al-Nur Tal Afar, juru bicara Mobilisasi Populer Syiah Ahmed al-Assadi seperti dikutip oleh kantor berita AFP.

Assadi mengatakan pasukan Irak telah mengepung kota tersebut meski pertempuran berlangsung “intens”, menambahkan bahwa serangan tersebut kemungkinan akan berlangsung selama berpekan-pekan.

Dalam konferensi pers pekanannya, Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi menggambarkan kemajuan hari Selasa tersebut sebagai “sangat baik”, menyebutnya sebagai “indikasi keruntuhan musuh”.

Tal Afar, yang terletak sekitar 70km dari barat kota Mosul yang baru saja direbut kembali, merupakan pusat utama IS dan berada di antara kota terbesar kedua Irak dan perbatasan Suriah.

Pada bulan Juli, pasukan Irak, yang didukung oleh kekuatan koalisi pimpinan AS, mengarahkan IS ke Mosul, sehingga memungkinkan mereka untuk maju ke Tal Afar pada hari Ahad. IS masih menguasai daerah lain di selatan dan barat Mosul.

Serangan terbaru telah memaksa ribuan orang untuk melarikan diri ke wilayah Kurdi, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Pada hari Selasa, bin Javaid dari Al Jazeera melaporkan bahwa penduduk yang melarikan diri harus menempuh perjalanan 10 sampai 20 jam untuk menghindari pertempuran tersebut.

“Ini situasi yang sangat menyedihkan. Beberapa orang bahkan tidak berpakaian lengkap … saat mereka berusaha mencapai keselamatan,” katanya.

Sejak Jumat, lebih dari 3.000 orang telah tiba di dua lokasi darurat, dengan pakaian yang minim, menurut International Organization for Migration (IOM).

“Orang-orang yang kehilangan tempat tinggal ini membawa pakaian dalam jumlah sedikit, beberapa hanya memiliki pakaian yang mereka pakai, ada yang berpakaian sebagian,” kata IOM dalam sebuah pernyataan, menambahkan bahwa ribuan lainnya diharapkan melarikan diri dalam beberapa hari mendatang.

Sebagian besar penduduk harus berjalan berjam-jam dalam kondisi sulit sebelum mencapai daerah yang aman, kata pernyataan tersebut. Banyak pengungsi “tiba dalam kondisi kelelahan dan kesehatan yang buruk, seringkali dengan tingkat gizi buruk di kalangan anak-anak, beberapa tidak dapat bergerak.”

UNHCR, badan pengungsi PBB juga mengatakan telah menerima sekitar 9.000 orang di pusat transit Hamman al-Alil dalam sepekan terakhir, dan pihaknya bersiap untuk menampung hampir 30.000 lebih.

Umat Islam Magelang Tolak Kedatangan Sekjen Partai Komunis Vietnam ke Indonesia

MAGELANG (Jurnalislam.com) – Ketua Forum Aliansi Umat Islam Bersatu (FA-UIB) Magelang Anang Immamuddin menegaskan pihaknya menolak kedatangan Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam (PKV) YM Nguyen Phu Trong, pada 22-24 Agustus 2017.

“Kami menolak keras kehadiran sekjen partai Komunis Vietnam datang ke Indonesia. Semua pihak terutama panglima TNI beserta jajarannya untuk waspada terhadap manuver politik dari pemerintah yang akan memutar haluan ideologinya,” katanya dalam keterangan persnya, Selasa (22/8/2017).

Anang juga menyayangkan sikap pemerintah yang justru bergandengan dengan partai komunis tersebut, sebagaimana ketetapan MPR-RI No.XXV/MPR/1966 yang mengatur bahwa ideologi Komunisme telah dilarang di Indonesia.

Anang mengajak semua komponen bangsa untuk bersiap melakukan aksi bela negara dari konspirasi Komunis Internasional.

“Kita ajak kepada semua komponen bangsa, terutama ulama dan umat islam untuk menjadi benteng negara dan bela negara dari konspirasi Komunis internasional ke Komunis di Indonesia (PKI),” paparnya

Sebagaimana diketahui, Sekjen Partai Komunis Vietnam tersebut melakukan kunjungan kerja selama 2 hari di Indonesia, rencananya Nguyen juga akan bertemu dengan pimpinan DPR, DPD, dan MPR selain bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

 

Idul Adha 1438 H Jatuh pada Jum’at, 1 September 2017

JAKARTA (Jurnalislam.com)Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan tanggal 1 Zulhijjah 1438 H jatuh pada Rabu, 23 Agustus 2017. Artinya, Idul Adha 1438 jatuh pada Jumat, 1 September 2017.

Kepastian ini merujuk pada hasil sidang isbat awal Zulhijjah 1438 H yang digelar di Kantor Kementerian Agama, Jl. MH Thamrin Nomor 6, Jakarta, Selasa (22/8/2017).

Baca juga: Mahmud Sangaji, Nelayan Sorong yang Berhaji Tahun Ini

“Sudah kami tentukan bahwa tanggal 1 Zulhijjah jatuh pada Rabu, 23 Agustus 2017. Maka, dapat dipastikan bahwa Hari Raya Idul Adha jatuh 10 hari dari besok. Pada 1 September 2017,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nur Syam.

Berdasarkan laporan hasil pengamatan Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama, posisi hilal telah terlihat di sejumlah titik lokasi Rukyatul Hilal awal Zulhijjah 1438 H.

Sejumlah titik pantau antara lain berada di Pantai Lageun Aceh Jaya, Bukit Cermin, Kepulauan Riau, Gedung Kanwil Kemenag DKI Jakarta lantai 7, Pusat Observasi Bulan Pelabuhan Ratu (Sukabumi), Bosscha Lembang, Mercusuar Anyer serta di Bukit Condrodipo, Kabupaten Gresik.

Nur Syam berharap, Hari Raya Idul Adha dapat mengeratkan kebersamaan dan kerukunan antarumat. “Mudah-mudahan dengan semangat kebersamaan dan harmoni, kerukunan, kita sangat berbahagia dan bersyukur pada Allah bisa rayakan Hari Raya Haji secara bersamaan,” pungkasnya.

FPI Klaten Desak Aparat Bersikap Tegas terhadap Pelaku Perusakan Baliho Habib Rizieq

KLATEN (Jurnalislam.com) – Front Pembela Islam (FPI) didampingi Bantuan Hukum Front (BHF) dan saksi Suradi (32) kembali mendatangi polsek Prambanan, di Jalan Manisrenggo No.2, Bendan, Klaten, Selasa (22/8/2017). Mereka datang untuk menyerahkan Barang Bukti (BB) berupa Baliho Alumni 212 dalam menyambut kedatangan Habib Ririeq yang dicoret dan di beri gambar tak senonoh serta dirobek oleh orang tak dikenal pada Selasa lalu.

Perwakilan BHF FPI Gino, SH, mendesak aparat untuk segera menangkap pelaku dan menindak tegas kejahatan tersebut. Menurutnya, ini adalah sebuah penghinaan terhadap seorang ulama.

“Mohon agar aparat segera menindaklanjuti laporan ini mencari pelakunya dan memproses perkaranya, sehingga pelakunya akan jera untuk melakukan kejahatan itu dan tidak timbul pelaku-pelaku lain,” katanya pada Jurnalislam.com Selasa, (22/8/2017)

“Ini melanggar undang-undang pornografi dan penghinaan apalagi yang dihina ini adalah ulama yang jadi panutan,” imbuhnya.

Sebelumnya, dua baliho di markas FPI pun tak luput dari sasaran perusakan.”Kalau ini tidak segera ditindak tegas pelakunya, ini akan juga merusak persatuan dan kesatuan bangsa, kami mohon aparat agar segera menindak pelaku, mencari dan memproses, secara tuntas perkara ini agar tidak terjadi lagi,” tandasnya.

Baliho Alumni 212 bergambar Habib Rizieq Dirusak OTK

Sementara itu Suradi (32) saksi yang rumahnya di dekat lokasi kejadian mengatakan pada Selasa (15/8/2017) melihat dua orang yang diduga pelaku memakai mobil Avanza berwarna silver.