Berita Terkini

Dua Ribu UMKM Gandeng Kemitraan dengan Fintech Syariah

JAKARTA (Jurnalislam.com) — Perusahaan tekfin P2P Lending syariah pertama di Indonesia dan terdaftar di OJK, Ammana Fintek Syariah terus mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mendapatkan modal usaha yang halal.

Sepanjang 2018, Ammana bersama sekitar 20 ribu orang lendernya dan 60 LKMS (Lembaga Keuangan Mikro Syariah) menyediakan solusi pendanaan untuk 2.000 pelaku UMKM di 32 wilayah pada 11 provinsi di Indonesia.

CEO & Founder Ammana Fintek Syariah Lutfi Adhiansyah mengatakan pihaknya menjadi jalan peningkatkan usaha serta kinerja para lembaga keuangan syariah diberbagai daerah, sebagian besar pelaku UMKM mikro atau industri rumahan yang belum terakses pendanaan dari kalangan perbankan.

“Mereka (pelaku UMKM dan industri rumahan) sangat tergantung kepada lembaga keuangan mikro syariah sebagai mitra pengayom usaha di wilayahnya masing masing,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (26/3).

Tak hanya menyediakan solusi pendanaan bagi UMKM, menurutnya, Ammana juga menggandeng tiga Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) yakni BMT Dana Ukhuwah Lembang Jawa Barat, BMT Insan Mandiri Banyumas Jawa Tengah dan BTM Bina Masyarakat Utama (BIMU) Bandar Lampung.

“Ketiga lembaga ini masuk kriteria yang menjadi keunggulan mereka dari sisi portofolio usaha, kinerja pembiayaan yang lancar dan tata kelola adminstrasi yang baik,” jelasnya.

Menurutnya, kehadiran para mitra BMT dan koperasi syariah sebagai kurator atas kinerja UMKM yang akan didanai oleh para lender melalui Ammana.

Sekaligus berfungsi sebagai agen perubahan perluasan manfaat tehnologi fintech kepada seluruh masyarakat, serta membantu menstandarisasi tata kelola usaha dari para pelaku UMKM.

“Nanti pelaku UMKM juga dapat berkinerja dengan lebih baik sehingga pada saatnya nanti akan lebih mudah untuk mendapat akses pendanaan dari lembaga perbankan yang memang mempunyai standarisasi khusus terkait dengan pendanaan,” ungkapnya.

Ke depan, Ammana bersama lembaga keuangan syariah akan memperkuat keunggulan peran komunitas, sehingga akan tercapai percepatan kemajuan bagi para pelaku UMKM.

Sumber: republika.co.id

Fintech Syariah Mulai Tumbuh di Indonesia

JAKARTA (Jurnalislam.com) — Keberadaan perusahaan financial technology(fintech) syariah diharapkan dapat lebih mengutamakan kemanfaatan bagi sektor riil dibanding profit.

Ketua Umum Asosiasi Fintech Syariah Lutfi Adiansyah mengatakan startup berdiri memang untuk menjawab permasalahan di masyarakat.

Sehingga, selain dapat menjadi pendorong signifikan bagi inklusi keuangan syariah, fintech juga berpotensi menggerakkan sektor riil.

Lutfi menyampaikan peer to peer (P2P) lending mulai tumbuh di Indonesia sekitar empat tahun lalu karena sulitnya akses bagi masyarakat kecil pada institusi keuangan.

Menurutnya, pertumbuhan fintech Indonesia cukup masif didukung oleh regulator, perkembangan teknologi dan meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Saat ini, dari 99 fintech P2P lending terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hanya tiga fintech yang berbasis syariah.

Lutfi menyampaikan tahun ini ada delapan fintech yang sedang dalam proses izin yang semuanya adalah jenis P2P.

Perlu lebih banyak pemain agar kolaborasi dengan sejumlah sektor bisa lebih masif.

Salah satu permasalahan yang ditemui adalah permodalan. Peraturan OJK No. 77 tahun 2016 menetapkan kepemilikan modal fintech saat pendaftaran yakni Rp 1 miliar. Lutfi mengakui syarat tersebut banyak membuat rekan startup melambat.

Sumber: republika.co.id

Ismail Haniyah Muncul ke Publik Pasca Israel Menghancurkan Kantornya

GAZA (Jurnalislam.com) – Untuk pertama kalinya pasca serangan udara tentara Zionis Israel, Pemimpin tertinggi Hamas, Ismail Haniyah muncul menyampaikan pernyataannya pada Rabu (27/3/2019).

Setelah dua hari bersembunyi menghindari gempuran Israel, Ismai Haniyah mengunjungi kantornya yang telah porak-poranda di Gaza.

“Perlawanan memiliki kata terakhir dan Israel mendapatkan pesan,” katanya dilansir AFP.

“Saya berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu menghentikan arogansi Israel di Jalur Gaza,” ucapnya.

Dia juga meminta warga Gaza untuk berpartisipasi dalam unjuk rasa di sepanjang perbatasan Israel-Gaza pada Sabtu (30/3/2019) mendatang untuk memperingati tahun pertama The Great of Return, gerakan yang bertujuan mengakhiri blokade Israel-Mesir dan mengembalikan pengungsi Palestina ke tanah air mereka.

Zionis Israel membombardir markas Hamas di Gaza dalam sepekan terakhir. Mereka mengklaim serangan tersebut sebagai balasan atas serangan roket Hamas yang telah melukai beberapa warga Israel pekan lalu. Selain menghancurkan kantor Hamas, serangan udara Israel juga merusak ratusan rumah warga Gaza lainnya. Tidak ada korban jiwa dalam serangan tersebut.

Saat ini Gaza memasuki masa tenang setelah kesepakatan genjatan senjata yang dimediasi oleh Mesir. Namun ketegangan belum reda, ribuan tentara Zionis dilengkapi tank-tank nampak bersiaga di perbatasan-perbatasan yang dikuasai Hamas.

Komitmen Kawal Sulteng Bangkit, Pengurus dan Klinik Permanen BSMI Diresmikan

PALU   (Jurnalislam.com)– Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) berkomitmen terus mendampingi masyarakat di Sulawesi Tengah usai dihantam bencana tsunami, gempa bumi dan likuifaksi beberapa waktu lalu.

 

Hal ini dibuktikan dengan Pelantikan Pengurus Provinsi BSMI Sulawesi Tengah, Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala.

 

Ketua Umum BSMI Djazuli Ambari mengatakan komitmen BSMI untuk terus mendampingi masyarakat Sulawesi Tengah juga dilakukan dengan peluncuran klinik Pusat Pelayanan Kesehatan dan Rehabilitasi (PPKR) di Sigi.

 

Djazuli menyebut Klinik PPKR BSMI di Sigi merupakan transformasi dari Rumah Sakit Lapangan BSMI yang sudah melayani ribuan pasien sejak gempa bumi melanda.

 

“BSMI hadir sejak masa tanggap darurat kemudian pendampingan recovery dan kini terus hadir menemani masyarakat Sulawesi Tengah di masa rehabilitasi. Kami mengusung cita bersama Kita Bangkit merajut persatuan, membangun semangat juang kemanusiaan, dan mewujudkan asa Sulteng bangkit,” papar Djazuli dalam keterangan tertulis, Rabu (27/3).

 

Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola dalam sambutan tertulisnya mengapresiasi aktivitas BSMI selama tanggap darurat hingga hari ini.

 

Ia berharap BSMI bisa ikut memberikan pencerahan kepada masyarakat Sulteng yang masih lebih percaya pengobatan oleh dukun tradisional.

 

“Kami mohon relawan medis BSMI bisa memberikan muatan nilai karena ada mental di masyarakat takut sama dokter, takut sama medis. Jika disampaikan oleh relawan BSMI kita harapkan masyarakat akan memahami lebih baik,” papar Longki dalam sambutan yang dibacakan Staf Ahli Gub Sulteng Bidang Ekonomi Muhammad Nizam.

 

Ketua BSMI Sulawesi Tengah dr Muhammad Idham Rahman menambahkan dalam rangkaian acara deklarasi BSMI Sulawesi Tengah dan Peluncuran Klinik PPKR BSMI Sigi sudah dilakukan beberapa agenda kegiatan.

 

Dimulai dari sunatan massal 250 anak, pembagian sembako dan bantuan bagi mushala bersama BSMI Jatim dan Harian Radar Bromo.

 

Selain itu, juga digelar Pendidikan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) Gelombang 2 Relawan BSMI untuk Provinsi Sulteng, Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala yang diikuti 72 calon pengurus.

 

“Ditambah gelombang I, insyaAllah 127 pengurus BSMI se-Sulawesi Tengah siap berkiprah memperjuangkan lambang dan gerakan bulan sabit merah di Sulawesi Tengah,” papar Idham.

Kiai Aswaja Magelang Deklarasikan Dukungan Untuk Prabowo-Sandi

MAGELANG (Jurnalislam.com) – Pertemuan Halaqah Komunitas Kiai Ahlussunah Wal Jamaah (K2 Aswaja) di rumah makan Nyah Ireng milik sesepuh Pepabri Mahelang Mayjen (purn) Kardiono, Cacaban, Magelang, Selasa, (26/3/2019) menghasilkan 5 poin kesepakatan.

Pertama, Ketua K2 Aswaja Magelang, Kiai Haji Abdul Rosyid menegaskan bahwa para Kiai Magelang Raya siap menjaga keutuhan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan undang undang dasar 1945.

Kedua, Aswaja Magelang menyatakan siap menjaga dan mengawal amanah khittoh NU 1926 dari kepentingan politik praktis sebagai bentuk tanggung jawab dan hidmah kepada para masayikh pendiri Nahdlatul Ulama.

“Ketiga, kami mendorong seluruh elemen masyarakat agar menggunakan hak pilihnya dalam pilpres 2019,” kata KH Abdul Rosyid.

Keempat, para Kiai Aswaja Magelang raya mengarahkan dan mengajak masyarakat untuk memilih capres dan cawapres yang lebih berkompeten  dalam konteks kehidupan beragama berbangsa dan bernegara.

Terakhir, para Kiai mengatakan bahwa mereka merestui Prabowo sebagai capres karena dianggap lebih mampu menjaga kedaulatan NKRI.

“Dari segala bentuk penjajahan komunisme liberalisme pluralisme radikalisme asing, serta lebih mampu menjaga dan melestarikan paham Aswaja di Indonesia,” pungkasnya.

(Hasan Shogir)

Terungkap, Hasil Autopsi Belum Digunakan Penyelidik dalam Kasus Siyono

KLATEN (Jurnalislam.com)- Pasca ditolaknya pra peradilan kasus kematian Siyono, kordinator Tim Pembela Kemanusiaan (TPK) Dr. Trisno Raharjo mengatakan ada perbedaan perihal sebab kematian Siyono dari pihak kepolisian dan dari hasil otopsi Komnas HAM.

“Perbedaan dari Kepolisian itu menggunakan CT Scan dan bisa mengetahui penyebab kematian.

Tapi sudah dikatakan oleh ahli yang diajukan di praperadilan,” katanya kepada Jurniscom usai sidang putusan di PN Klaten, Selasa, (26/3/2019).

“Jadi kami mengajukan di praperadilan ahli menyatakan bahwa kematian itu harus autopsi tidak bisa tanpa dilakukannya autopsi. Karena harus membuka atau mebedah bukan melalui sindik Scan,” imbuhnya.

CT Scan itu hanya membantu saja, katanya, sehingga sudah dapat dipastikan kematian Siyono.

Padahal, dulu Komnas HAM sudah melakukan penyelidikan dengan autopsi.

“Yaitu pertama autopsi itu belum pernah dilakukan kecuali oleh komnas HAM,” katanya,

Yang kedua , tambahnya, kematian itu akibat benda tumpul yang ada di rongga dada dan tidak ditemukannya perlawanan.

“Jadi Siyono tidak melakukan perlawanan,” ungkapnya.

Poin-poin tadi, tambahnya, harus dilanjutkan dengan dilakukannya penyelidikan secara mendalam oleh penyelidik.

“Saat ini kami sudah memperhatikan bukti T 1 sampai dengan T33 yang diajukan oleh termohon itu tidak pernah menyinggung autopsi,” sambung Trisno.

Belum disinggungnya hasil otopsi, dianggap Dr Trisno penyidik belum mengangani kasus yang berjalan 3 tahun tersebut pada pokok permasalahan yang sesungguhnya.

“Penyelidik wajib menggunakan hasil autopsi komnas HAM itu disampaikan oleh tiga ahli dalam sidang praperadilan dalam tiga ahli yang menyampaikan ada dokter Gatot, Arif setiawan dan Profossor Edi,” ujarnya.

“Yang disampaikan justru oleh termohon yang menyatakan melakukan autopsi itu harus membuka dan autopsi itu sudah dilakukan nah autopsi ini yang harus dilakukan dasar oleh penyelidik,” tandasnya.

MUI Minta Penyelenggara Jalankan Pemilu Dengan Adil

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsudin meminta kepada penyelenggara pemilu untuk dapat menyelenggarakan pemilu 2019 sesuai ketentuan hukum dan adil. Pernyataan itu disampaikan usai memimpin rapat pleno ke-37 di Kantor MUI Pusat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (27/3/2019).

“KPU, Bawaslu dan lembaga-lembaga di bawahnya serta lembaga penegakan hukum dan keamanan untuk dapat menyelenggarakan pemilu dengan sebaik-baiknya sesuai dengan ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku dengan menampilkan diri sebagai wasit yang adil,” katanya.

Menurutnya, gejala dan gelagat dalam kehidupan berbangsa saat ini menunjukkan perseteruan, perselisihan dan perbedaan pendapat yang tajam yang sangat potensial membawa perpecahan bangsa.

“Maka itu dewan pertimbangan MUI mendorong adanya terselenggaranya pemilu 2019 sebagai pemilu yang damai, berkualitas, berkeadilan dan berkeadaban,” pungkasnya.

Dewan Pertimbangan MUI menyerukan pada Ummat Islam khususnya untuk terus menerus berdoa kepada Allah agar bangsa Indonesia untuk diberi kekuatan batin dan terhindar dari malapetaka, perpecahan, dan permusuhan.

“Dewan pertimbangan MUI berharap agar Pemilu 2019 menjadi pemilu yang damai, berkualitas, berkeadilan dan berkeadaban. Maka terhadap gejala perpecahan bangsa, atau saya tambah agak keras, menolak setiap gejala dan gelagat yang ingin mengadu domba, memecah belah kehidupan bangsa dan umat Islam khususnya,” ucap Din.

“Untuk itu Dewan Pertimbangan MUI mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama mengawal Pemilu 2019 dan menjadi kekuatan pemersatu bangsa pada massa yang akan datang,” pungkasnya.

Din Syamsudin Serukan Umat Islam Gunakan Hak Pilih dalam Pilpres 2019

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsudin menyerukan kepada semua warga Indonesia yang mempunyai hak pilih, khususnya umat Islam untuk menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab.

“Umat Islam harus menggunakan hak pilihnya dalam Pilpres 2019. Karena memilih pemimpin dalam Islam adalah wajib,” katanya dalam Rapat Pleno ke-37 Dewan Pertimbangan MUI ‘Mewujudkan Pemilu Damai, Berkualitas dan Beradab’ di Gedung MUI, Menteng, Jakpus, Rabu (27/3/2019).

MUI pun berpesan, dalam pemilu bulan April nanti pemilih harus memilih pemimpin sesuai dengan kata hatinya dan pengetahuan politik yang dalam.

“Pilihlah pemimpin sesuai dengan kata hati dalam rangka menjamin kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara yaitu Indonesia yang adil dan makmur di bawah naungan Ridho dan Maghfirah Allah,” pungkasnya.

Din pun berharap perbedaan pandangan politik tidak membuat perpecahan persatuan.

Penyanyi Della Miles: “Hatiku Berdetak Bersamamu Palestina”

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Penyanyi dan penulis lagu asal Amerika, Della Miles, menyatakan dukungannya untuk rakyat Palestina di Jalur Gaza yang baru-baru ini dibombardir serangan udara Israel. Miles juga mengecam keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Dataran Tinggi Golan sebagai bagian dari Israel.

Miles memposting dukungannya tersebut melalui alun instgram pribadinya.

“Siapa yang tahu berapa banyak anak Palestina yang tidak bersalah akan terlepas dari orangtuanya hanya karena keputusan Amerka yang memalukan dan tidak adil ini. Satu-satunya pemilik Bukit Golan adalah Allah, Allah menyertaimu Palestina, Allah menyukai orang-orang sabar, sekarang saatnya untuk Sabar Palestina. Hatiku berdetak bersamamu Palestina,” tulisnya.

Sebagaimana diketahui, pada Senin (25/3/2019) Donald Trump menandatangani kesepakatan yang mengakui bahwa Dataran Tinggi Golan yang direbut dari Suriah pada tahun 1967 sebagai bagian dari wilayah Israel. Keputusan itu menentang 52 tahun resolusi PBB tentang “perolehan wilayah melalui perang tidak bisa diterima”.

Serangan Udara Israel di Gaza Hancurkan Ratusan Rumah

GAZA (Jurnalislam.com) – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Palestina, Mufid Hasayinah, melaporkan bahwa agresi Israel di jalur Gaza baru-baru ini menghancurkan 30 unit rumah secara total, 500 lainnya hancur sebagian.

Hasayinah mengatakan bahwa staf teknik dan teknis dari kementerian dari Selasa pagi telah menentukan kerusakan yang disebabkan oleh agresi Israel tersebut.

Dia mengatakan bahwa kementeriannya mengerahkan semua upaya, komunikasi dan koordinasi dengan badan dan lembaga internasional untuk menghilangkan efek agresi Israel ini dan mengurangi penderitaan warga serta menyelesaikan proyek-proyek rekonstruksi.

Menurut kantor informasi pemerintah di Gaza, jumlah serangan yang dilancarkan pesawat-pesawat tempur penjajah Israel sejak awal agresi pada Senin petang berjumlah lebih dari 50 serangan yang menarget bangunan tempat tinggal, bangunan sipil, pos-pos perlawanan, serta lahan pertanian, dan mengakibatkan sekitar 10 warga luka-luka.

Data menunjukkan bahwa agresi Israel menghancurkan lima bangunan tempat tinggal dan kantor-kantor, termasuk kantor Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah, kantor perusahaan asuransi “Al-Matalzam”, dan sembilan markas milik faksi perlawanan di Jalur Gaza utara, tengah dan selatan, serta lahan pertanian di berbagai tempat. Pesawat tempur penjajah Israel juga membom masjid Umar bin Abdul Aziz di kota Beit Hanun di Jalur Gaza utara.

Sejak Senin malam hingga Selasa pagi, pesawat tempur Israel melancarkan lebih dari 50 serangan udara yang menarget bangunan tempat tinggal, gedung-gedung sipil, markas-markas perlawanan dan tanah pertanian, serta mengakibatkan sekitar 10 orang terluka.

Sumber: Palinfo