Bahaya! 12 WNI Ditahan di Mako Brimob, Mayoritas Anak-anak

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Dari 12 WNI yang baru dipulangkan dari Turki pada Kamis (26/3/2015) 8 diantaranya adalah anak-anak dibawah umur. Setibanya di Indonesia, mereka langsung dibawa oleh Densus 88 ke suatu tempat yang belakangan diketahui adalah Mako Brimob Kelapa Dua, Depok untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Pengamat kontra terorisme Harits Abu Ulya menilainya sebagai langkah yang berbahaya.

“Dengan dikandangkannya 12 WNI di Mako Brimob yang notabene mereka sebagian besar adalah anak-anak, ini adalah tindakan yang sangat berbahaya,” katanya kepada Jurniscom, Jumat (27/3/2015).

Menurut Harits, hak-hak dasar ke 12 WNI itu harus dihormati dan tidak boleh dilanggar dengan alasan-alasan yang cenderung politis. Apalagi sebagian besar dari mereka adalah anak-anak.

“Sebuah potret kekerasan psikis terhadap anak-anak, dan ini sama artinya telah menanam persepsi ketidakadilan dan kesewenang-wenangan dari pemerintah,” jelas Direktur The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA) itu.

Hal tersebut dinilanya sebagai radikalisasi anak sejak dini. “Sebuah kebijakan yang melahirkan blunder masalah lebih serius kedepan. Maka tidak sepatutnya anak-anak ditahan di Mako Brimob, ini wajib dihindari,” lanjut Harits.

Berikut daftar 12 WNI yang dipulangkan tersebut:
1. Ririn Andrian Sawir (Kelahiran 9 Desember 1977)
2. Agha Rustam Rohmatullah (9 Juli 1998)
3. Alya Nur Islami (28 Maret 2002)
4. Qorin Mun Adyatul Haq (20 Januari 2005)
5. Ikrimah Waliyurrohman Ahsanul (5 Mei 2007)
6. Nayla Syahida Achsanul Huda (20 November 2011)
7. Abdurahman Umarov Huda (20 November 2014)
8. Jauzah Firdauzi Nuzula (8 Juni 2009)
9. Tiara Nurmayanti Marlekan (29 Desember 1990)
10. Syifa Hidayat Kalahnikova (29 Agustus 2012)
11. Muhammad Ihsan Rais (1 Januari 2000)
12. Aisyahnaz Yasmin (2 Juli 1989)

Mereka dipulangkan menggunakan pesawat Turkish Airline TKS 66 dan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, pada pukul 19.30 Wib.

Ally | Jurniscom

 

Berita Terkait :

Pengamat : Polisi Harus Bersikap Proporsional dan Adil Terhadap 12 WNI yang Dipulangkan dari Turki

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.