400 Anggota Kokam Kawal Otopsi Jenazah Siyono

KLATEN (Jurnalislam.com) – Sekitar 400 personil Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) pagi ini menjaga proses autopsi jenazah Siyono.

"400 personil hari ini berasal dari Solo raya dan Daerah Istimewa Yogyakarta," kata Komandan Pelaksana Sunardi.

Ia melanjutkan, personil akan dibagi ke dalam 4 ring terdiri dari. Ring 1 lokasi autopsi dijaga 50 personil, ring 2 di jalan sekitar makam juga 50 personil.

Selanjutnya ring 3 berada di dekat kediaman keluarga serta ring 4 di balai desa. "Ring 4 adalah posisi penting, karena kita akan menjaga dari warga tak berkepentingan," jelasnya.

Sunardi sangat berterima kasih kepada laskar islam yang ingin membantu penjagaan, tapi sesuai keputusan keamanan diserahkan kepada Muhammadiyah.

Pantauan wartawan anggota JITU di lapangan, proses autopsi dilaksanakan secara tertutup. Lokasi kompleks pemakaman Siyono dikawal ketat aparat sejak pukul 05.00 pagi. Makam Siyono ditutupi tenda berwarna hijau agar proses autopsi berjalan lancar.

Reporter: Tommy Abdullah/JITU | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Dewan Pakar ANNAS: Pembubaran Acara Syiah di Bangil, Wujud Bersatunya Umat Islam

SERANG (Jurnalislam.com) – Pembubaran acara Syiah di Bangil pada hari Jumat (1/4/2016) dinilai sebagai bukti bersatunya umat Islam. Pernyataan itu disampaikan Dewan Pakar Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) Dr Anung AlHamat, Lc, kepada Jurnalislam di masjid Masjid At – Taubah, jalan Raya Jakarta KM 02, Kemang, Serang, Banten, Sabtu (2/4/2016).

“Alhamdulillah kita bersyukur, perbedaan yang sifatnya furu’ (cabang-red) memang kita harus singkirkan kita lepaskan, bersatunya ormas muhammadiyah , NU, dan persis ini sebuah langkah maju bersatu menghadapi musuh yang satu. Ini sebuah kemajuan dan ini yang kita harapkan,” katanya kepada Jurnalislam

Menurutnya, pembubaran acara bertajuk Wiladah Fatimah itu merupakan cerminan keresahan masyarakat terhadap ajaran Syiah. “Ini merupakan bukti kuat ajaran Syiah bukan bagian dari Islam dan menggambarkan masyarakat sudah resah dengan ajaran dan paham Syiah,” ujarnya.

Oleh sebab itu, ustad Anung menilai, pemerintah mencontoh sikap pemerinta Malaysia dan Arab Saudi yang dengan tegas menolak dan mengkategorikan Syiah sebagai aliran sesat.

“Karena Malaysia tahu betul di mana Syiah itu punya kekuatan pasti negara akan hancur,” tegasnya.

Ustadz Anung menjelaskan, ada banyak faktor yang membuat pemerintah Indonesia belum mengambil sikap tegas terhadap keberadaan Syiah.

“Bisa jadi karena kecerdikan Syiah dengan baju taqiyahnya, sehingga dia menyembunyikan identitas atau jati diri Syiah sebenarnya. Bisa jadi murni para pemegang kebijakan ini tidak tahu tentang bahaya Syiah atau yang ketiga mereka tahu mungkin karena tidak mau mengambil resiko,”terangnya.

Namun demikian, peneliti aliran sesat itu mengatakan, hikmah dari keberadaan Syiah di Indonesia  adalah bersatunya umat Islam Indonesia.

Reporter: Muhammad Fajar Aditya | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

IMM Dompu: Bubarkan dan Adili Densus 88

DOMPU (Jurnalislam.com) – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Dompu menuntut agar Densus 88 dan BNPT segera dibubarkan. Tuntutan itu disampaikan dalam aksi damai yang digelar di depan Masjid Raya Dompu, Sabtu (2/4/2016). Puluhan mahasiswa itu melangsungkan aksinya tiga tempat, Masjid Raya Dompu, Bundaran Pasar, lampu merah Kodim 1614 dan di depan Kapolres Dompu.

“Menuntut Densus 88 dan BNPT untuk dibubarkan adalah sebuah keharusan karena terbukti telah melangggar hak asasi manusia, UUD 1945 dan Pancasila yang terdapat pada sila kedua dan ketiga,” tegas Zulkifli, koordinator aksi dalam orasinya.

Selain itu, IMM juga meminta Densus 88 untuk diadili. Menuru Zulkifli, Densus 88 telah menjadi kepanjangan tangan dari kepentingan negara-negara kapitalis untuk membunuh umat Islam.

“Kami juga menilai keberadaan Densus 88 bukan murni atas kepentingan negara, tetapi ini merupakan perpanjangan tangan dari kepentingan global negara-negara kapitalis untuk membunuh ummat Islam dan siapa saja yang dianggap membahayakan kepentingan mereka,” terangnya.

IMM dengan tegas menolak tindakan terorisme, namun penanganan terorisme juga tidak boleh dilakukan dengan terror yang akan kontra-produktif dengan misi pemberantasan terorisme itu sendiri.

Reporter: Sirath | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

FUI Karanganyar Pasang Spanduk Dukungan untuk Muhammadiyah

KARANGANYAR (Jurnalislam.com) – Forum Umat Islam (FUI) Karanganyar memasang spanduk dukungan kepada Muhammadiyah atas advokasi yang dilakukan untuk keluarga korban kebiadaban Densus 88, Siyono. Sebelum pemasangan dilakukan, sejumlah aktivis ormas ini bersilaturahim ke Kantor Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar, Sabtu (2/3/2016) pagi.

Ditemui pengurus PDM Suwarlan, aktivis FUI menyampaikan pernyataan dukungan atas advokasi tersebut, dan memohon izin untuk memasang spanduk dukungan di beberapa titik strategis di Karanganyar.

Setelah mendapat izin, pemasangan spanduk langsung dilakukan di beberapa titik strategis, yakni di perempatan Pahpahan, Bejen, Karangpandan, dan Tawangmangu.

FUI Karanganyar melakukan aksi ini sebagai wujud keprihatinan atas kedzaliman yang menimpa imam masjid.

“Kita lihat Akhi Siyono, seorang imam masjid di Klaten yang ditangkap Densus 88 dalam keadaan sehat, tapi setelah beberapa hari beliau dipulangkan dalam keadaan meninggal dunia. Jadi kita sebagai muslim prihatin atas hal ini,” ujar Sekjen FUI Karanganyar Mulyono di sela pemasangan spanduk di perempatan Pahpahan.

Dukungan terhadap Muhammadiyah atas advokasi yang dilakukan untuk keluarga korban juga sebagai wujud bahwa umat Islam saling peduli dan menjalin sinergi satu sama lain.

“Umat Islam bagaikan satu tubuh. Jika satu bagian merasakan sakit, maka bagian lain pun ikut merasakannya. Dan dukungan FUI ini sebagai salah satu bukti bahwa umat Islam benar-benar bersatu,” imbuh dia.

FUI Karanganyar merupakan ormas yang aktif dalam kegiatan amar ma’ruf nahi munkar. Dan dalam gerakannya selalu dilakukan secara prosedural, tidak anarkis. Ormas ini berkomitmen untuk turut menjaga kondusifitas sosial di Kabupaten Karanganyar dan mewujudkan program Karanganyar Bertaqwa yang dicanangkan oleh Pemkab.

Reporter: Riyanto | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Dampingi Keluarga Siyono Mencari Keadilan, Ansharusy Syariah Bangga Dengan Muhammadiyah

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Juru bicara Jamaah Ansharusy Syariah, Abdurrachim Ba’asyir menyatakan dukungannya terhadap langkah PP Muhammadiyah mendampingi penuh keluarga Siyono mencari keadilan. Ustadz Iim, sapaannya, mengaku bangga kepada Muhammadiyah.

“Kita mendukung langkah bantuan dari Muhammadiyah terhadap keluarga Siyono. Kita bangga sekali salah satu dari ormas Islam besar memiliki kepedulian terhadap nasib umat Islam yang didzalimi oleh orang-orang dzalim dalam pemerintah ini,” kata ustadz Iim kepada Jurnalislam, Sabtu (2/4/2016) melalui sambungan telepon.

Ustadz Iim berharap, andil Muhammadiyah menjadi awal bangkitnya umat Islam Indonesia dalam melawan kedzaliman serta menjadi momen untuk mempererat Ukhuwah Islamiyah di bawah naungan Syariat Islam.

“Umat Islam tidak boleh tinggal diam. Mudah-mudahan diikuti oleh ormas-ormas Islam yang lain. Dan mudah-mudahan ini menjadi langkah untuk menyatukan umat ini di dalam naungan ukhuwah persaudaraan Islam di bawah petunjuk syariat,” tuturnya.

Ditegaskan ustadz Iim, umat Islam harus menyadari betapa berharganya nyawa seorang muslim di hadapan Allah SWT.

“Rasululllah SAW menyatakan, meskipun Ka’bah itu dihancurkan, satu per satu batunya dicabuti, di hadapan Allah SWT itu lebih ringan dibandingkan hilangnya nyawa seorang muslim tanpa hak,” tegas putra bungsu ustadz Abu Bakar Ba’ayir itu.

Ustadz Iim yakin, upaya yang dilakukan Muhamadiyah tidak akan sia-sia. “Insya Allah, bentuk dari menjaga harga diri kaum Muslimin ini ada nilainya di sisi Allah SWT,” katanya.

Ustadz Iim juga mendoakan orang-orang yang saat ini sedang memperjuangkan keadilan bagi keluarga Siyono, diberikan kemudahan langkah-langahnya oleh Allah SWT.

“Alhamdulillah sudah ada kesadaran seperti ini, dan ini sebuah panggilan jiwa. Mudah-mudahan mereka yang berjuang di Muhammadiyah untuk membela keluarga Siyono diberi taufik dan dimudahkan oleh Allah SWT langkah-langkah mereka dalam upaya untuk mengungkap kedzaliman dan menyeret para pelakunya untuk dihukumi khususnya dengan hukum Allah SWT,” pungkasnya.

Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Brigade Izzudin Al Qassam Rilis Foto-foto Serdadu Israel yang Ditawan

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Juru bicara Brigade Izzudin Al-Qassam Abu Ubaidah mengatakan, tidak mungkin memberikan informasi secara gratis kepada zionis terkait dengan serdadu Israel yang hilang di Gaza tanpa ada kompensasi. Dan PM zionis Netanyahu beberapa hari lalu telah berbohong kepada rakyatnya tentang hal ini, tegasnya, lansir Infopalestina, Sabtu (02/03/2016).

Dalam pernyataan di TV Al-Aqsha Jumat kemarin (01/04/2016) yang menampilkan video 4 serdadu Israel, Abu Ubaidah mengatakan, sampai saat ini tidak ada komunikasi terkait kesepakatan pertukaran tawanan dengan penjajah Zionis.

Pernyataan Abu Ubaidah ini sebagai respon atas pernyataan Netanyahu yang mengklaim terjadi perkembangan penting terhadap serdadu Israel yang hilang di Gaza. Sebelumnya Netanyahu pada Ahad lalu mengatakan ada perkembangan yang baik terkait dengan hal tersebut sejak perang terakhir musim panas 2014.

Menjawab pertanyaan yang disampaikan wartawan atas pasukan Israel yang hilang yaitu Abraham Manuhutu, Netanyahu mengatakan, “Ada usaha dalam hal ini, sudah dilakukan pertemuan-pertemuan dalam beberapa hari sebelumnya dan sudah menerima laporan meskipun tanpa dirinci,bahkan ada pertemuan secara rutin”.

Sebelumnya Brigade Izzudin Al-Qassam sayap militer Hamas telah mengumumkan pada sore 20 Juli 2014, mereka menyandra seorang serdadu Israel Shaul Aron dalam operasi di timur kampung Sejariyah, Timur Kota Gaza pada saat agresi perang darat Israel. Akan tetapi Israel menggumumkan ia terbunuh.

Pada awal Agustus tahun lalu militer Israel kehilangan kontak dengan seorang komandan Haga Golden di Rafa Selatan Jalur Gaza dan Al-Qassam pada saat itu juga ke kehilangan kontak dengan salah satu penyerang yang ada di tempat tersebut. Al Qassam memprediksi pasukannya gugur dan komandan Israel juga terbunuh.

Pada Juli 2015 pengawas Israel memberikan izin untuk melansir berita hilangnya pasukan Israel Abraham Manguto dari Ethiopia di Jalur Gaza pada 10 September 2014 setelah menyusup ke perbatasan Jalur Gaza. Pada bulan yang sama Netanyahu juga meminta intervensi internasional kepada Hamas terkait dengan pasukannya yang hilang.

Zionis Netanyahu mengatakan dalam sidang pekanan di pemerintahannya bahwasanya Israel sedang menunggu dunia internasional untuk mendorong Hamas agar mengembalikan serdadu Israel dan pemerintahannya sudah bekerja sekeras untuk mengembalikan mereka.

Deddy | Infopalestina | Jurnalislam

Batalion Al Qaeda Tunisia Sergap Penjaga Perbatasan Aljazair

TUNISIA (Jurnalislam.com) – The Uqba bin Nafi Batalyon, al Qaeda di cabang Maghreb Islam (AQIM) di Tunisia, mengatakan  serangan terhadap penjaga perbatasan Tunisia dekat kota Bouchebka di perbatasan Aljazair, The Long War Journal melaporkan Jumat (01/03/2016).

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis secara online oleh salah satu sayap media AQIM, mengatakan bahwa pasukannya "melumpuhkan sejumlah tentara dan juga membakar kendaraan militer." Pernyataan itu kemudian mengatakan bahwa serangan tersebut ditujukan terhadap "penjaga nasional di jalan menuju ke daerah Bouchebka di negara bagian Kasserine."

Pihak pemerintah Tunisia telah mengkonfirmasi terjadinya serangan itu, tetapi para pejabat mengatakan bahwa hanya satu penjaga perbatasan yang terluka dalam serangan. Al Arabiya melaporkan bahwa 15 mujahidin terlibat dalam serangan, kemudian bergerak menuju daerah Gunung Chaambi setelah melakukan serangan menurut Kementerian Dalam Negeri Tunisia.

Uqba bin Nafi telah melakukan beberapa serangan di daerah tersebut selama dua tahun terakhir. Pada Desember tahun 2014, dua serangan terhadap pasukan Tunisia di kawasan Gunung Chaambi, lalu memposting foto penyergapan beberapa hari kemudian.

Dua bulan kemudian, mengeksekusi  empat pasukan  dalam serangan di Kasserine. Pada bulan Agustus tahun lalu, membunuh agen pabean di Bouchebka. Dalam pernyataan awal yang dirilis untuk penyerangan 24 Agustus, mengatakan bahwa jihadis menyergap sejumlah aparat bea cukai, dan "membunuh sekelompok dari mereka." Uqba bin Nafi juga mengatakan bahwa pejuangnya menyita sejumlah senjata, yang diidentifikasi sebagai senjata Steyr AUG dalam fotofoto mengenai serangan yang dirilis.

Penyergapan mujahidin Uqba bin Nafi yang paling mematikan terhadap militer Tunisia terjadi di wilayah Gunung Chaambi pada bulan Juli 2014, sebuah serangan yang menewaskan sedikitnya 15 tentara dan melukai 20 lainnya.

Deddy | TLWJ | Jurnalislam

 

Propaganda Kelompok Kanan UK Targetkan Muslim Eropa

INGGRIS (Jurnalislam.com) – Walaupun masuknya migran ke Eropa tetap menjadi krisis terbesar yang dihadapi Uni Eropa, partai kanan-jauh dan organisasi mereka di seluruh benua mengambil keuntungan untuk meningkatkan profil mereka, lansir World Bulletin Jumat (01/03/2016).

Organisasi sayap kanan dan fasis di Inggris tanpa terkecuali, meningkatkan kegiatan Islamofobia dan anti Islam -Uni Eropa setelah serangan teror di Paris dan Brussels dan mencoba untuk mengambil keuntungan dari kemungkinan mundurnya Inggris dari Eropa dalam referendum bulan Juni.

Victoria Brittain, seorang penulis dan mantan editor asing Guardian, berpikir bahwa tindakan tersebut "terutama adalah untuk mendorong kelompok yang ada agar mereka merasa terlihat".

"Saya pikir mereka benar-benar tidak berhasil dalam menyebarkan pesan negatif terhadap Muslim, karena kelompok ini sangat tidak menarik dan ekstrim, dan nilai-nilai dalam diri mereka tidak mampu banyak membawa orang baru," kata Brittain.

Namun, wakil direktur TellMAMA – sebuah LSM nirlaba yang mencatat semua kegiatan anti-Islam di Inggris Raya – berpikir lain.

"Walaupun jumlah mereka kecil, kelompok-kelompok seperti Britain First akan memfilmkan kegiatan mereka, tidak peduli berapa ukurannya, dan meng-upload konten untuk mengarahkan lalu lintas web dan kemungkinan peningkatan keanggotaan partai atau sumbangan," kata Iman Abou Atta.

"Sebuah protes baru-baru ini di Dover diikuti sejumlah supremasi putih keras dan fasis – dari Front Nasional (the National Front), Kafir North West (North West Infidels), Aksi Nasional (National Action), Divisi anti orang (Misanthropic Division), Liga Pertahanan Skotlandia (Scottish Defence League) dan fasis di Wales ….

"Acara persatuan yang jarang ini menunjukkan kemampuan mereka untuk melakukan kekerasan terhadap muslim dan kekacauan publik," tambahnya.

Di antara partai-partai politik yang berkampanye untuk keluarnya Inggris dari Uni Eropa adalah sejumlah kelompok kanan-jauh.

Liga Pertahanan Inggris (The English Defence League), PEGIDA UK, Inggris Pertama (Britain First), Partai Kebebasan Inggris (the British Freedom Party), Darah dan Kehormatan (Blood and Honour), serta Partai Nasional Inggris (British National Party), semuanya secara terbuka mendukung Brexit dan mampu meningkatkan retorika anti-Muslim, mengambil keuntungan dari krisis pengungsi besar yang harus dihadapi Eropa.

Sebuah laporan terbaru oleh Yayasan Cordoba (the Cordoba Foundation) menunjukkan bahwa ada peralihan dalam target kebencian bagi kelompok ekstrimis, mengklaim "gerakan-kanan tradisional yang sebelumnya sering menekankan teori konspirasi anti-Semit; baru-baru ini mulai beralih berfokus pada narasi anti-Muslim."

Baru-baru ini posting media sosial dari semua kelompok-kelompok fasis dan kanan-jauh yang disebutkan di atas seluruhnya menargetkan Muslim dan keyakinan Islam, dan serangan Islamofobia telah dilaporkan sejak serangan teroris di Paris dan Brussels.

Laporan Cordoba mengutip Profesor Matthew Goodwin, seorang ahli dalam imigrasi, radikalisasi dan Eropa, di University of Kent:

"Aktivis (kanan-jauh) anti Islam telah menggunakan media sosial internet sedemikian rupa yang … bagi mereka, menjadi alat komunikasi yang sangat diperlukan."

Atta dari TellMAMA mengatakan bahwa kebencian kelompok kanan-jauh telah menemukan media yang rumit dengan krisis pengungsi. Dia juga mengatakan laporan dari partai populis sayap kanan yang lebih mainstream, seperti Partai Kemerdekaan Inggris (UKIP) harus diteliti:

"Dengan Brexit (British Exit – keluarnya Inggris dari Uni Eropa), kuncinya adalah untuk melihat bahasa sayap kanan populis UKIP dan waspada jika krisis pengungsi dan migran mengabur sepanjang garis agama, seperti yang terlihat di bagian lain Eropa," katanya.

Sejalan dengan Atta, Victoria Brittain mengatakan bahwa keluarnya Inggris dari Uni Eropa akan menjadi kemenangan bagi Islamophobia:

"Saya pikir hal itu akan menjadi sangat serius … Para pemenangnya adalah rasisme dan Islamophobia, dan mendorong sikap kuno bahwa Inggris adalah sebagai pusat alam semesta."

Kelompok-kelompok anti Islam seperti; EDL, Britain First dan PEGIDA UK semuanya tidak mau menanggapi permintaan wawancara terkait laporan ini.

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam 

China Keberatan Pemimpin Muslim Uighur Terima Penghargaan Hak Asasi

BEIJING (Jurnalislam.com) – China menyatakan penentangan mereka hari Jumat (01/03/2016) terhadap pemberian penghargaan hak asasi dari sebuah kelompok yang berbasis di Amerika Serikat untuk pemimpin Muslim Uighur di pengasingan etnis yang dianggap separatis oleh Beijing, menyebutnya sebagai "standar ganda" dalam upaya kontra-terorisme, lansir Anadolu Agency, Jumat.

Awal pekan ini, Yayasan Korban Komunisme (the Victims of Communism Memorial Foundation), sebuah LSM pendidikan, mengumumkan bahwa Dolkun Isa, Ketua komite eksekutif dari Kongres Uighur Dunia (the World Uyghur Congress), akan diberikan penghargaan atas "pengakuan terhadap advokasi khusus hak asasi manusia" yang telah ia lakukan.

Dolkun Isa, anggota dari minoritas Muslim Turki di wilayah Xinjiang di barat laut China, telah ditempatkan pada daftar "teroris" China – tuduhan yang ia bantah.

Organisasi hak asasi manusia, aktivis dan analis mengatakan bahwa komunitas Muslim Uighur telah diberlakukan pembatasan beragama, budaya dan bahasa, yang menyebabkan mereka melarikan diri dari China dan meningkatkan tuntutan mereka akan dibentuknya sebuah negara terpisah.

Dia telah menyampaikan kepada PBB, pemerintah Barat dan kelompok hak asasi manusia internasional tentang hak-hak Muslim Uighur.

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

 

Turki Terus Gempur Posisi Milisi Komunis PKK di Irak Utara

ANKARA (Jurnalislam.com) – Jet-jet Turki telah melakukan serangan udara pada basis milisi komunis PKK di Irak utara, Jumat (01/03/2016), kata militer Turki, lansir World Bulletin.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Staf Umum Turki, empat jet tempur F-16 menghancurkan target PKK, termasuk tempat penampungan, gua-gua dan gudang amunisi di wilayah Zap Jumat dini hari.

Delapan jet tempur F-4 2020 juga menghancurkan target PKK seperti depot amunisi dan tempat penampungan di wilayah Metina beberapa jam kemudian, tentara menambahkan.

Lebih dari 300 anggota pasukan keamanan telah tewas sejak PKK kembali melakukan operasi militer bersenjata sejak bulan Juli tahun lalu.

Ribuan teroris PKK juga tewas dalam operasi di seluruh Turki dan Irak utara.

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam