5 Petinggi Thaliban Bisa Kembali Ke Afghanistan Setelah 1 Tahun di Qatar

QATAR (Jurnalislam.com) – Pemerintahan Qatar telah memindahkan 5 petinggi Thaliban yang dibebaskan dalam pertukaran  dengan tentara Amerika ke sebuah komplek perumahan dan akan membiarkan mereka bergerak bebas di negara itu, kata seorang pejabar senior negara Teluk itu.

Para pejabat AS telah mengacu pada pelepasan para petinggi Thaliban itu sebagai sebuah transfer dan mengatakan mereka akan tunduk pada batasan-batasan tertentu di Qatar. Salah satu pejabat mengatakan bahwa minimal selama satu tahun kelima petinggi Thaliban itu dilarang bepergian ke luar Qatar dan memantau kegiatan mereka.

“Kelima orang itu menerima pemeriksaan medis dan mereka sekarang tinggal bersama keluarga mereka di Doha,” kata seorang sumber kepada reuters. “Mereka bisa bergerak bebas di dalam negeri.”

Pejabat Qatar mengatakan, para Thaliban yang telah diberi izin tinggal di Doha tidak akan diperlakukan seperti tahanan selama di Doha dan tidak ada pejabat Amerika yang terlibat dalam pemantauan selama mereka di Doha.

“Berdasarkan kesepakatan, mereka akant tinggal di Qatar selama satu tahun lalu kemudian mereka diizinkan untuk bepergian ke luar negeri. Mereka bisa kembali ke Afghanistan jika mereka mau,” kata pejabat itu.

Kelima petinggi Thaliban itu tiba di Qatar pada hari Minggu (1/6/2014) dimana personil keamanan Amerika menyerahkan mereka kepada pemerintah Qatar di daerah Al Udeid, sebelah barat Doha.

Editor : Amaif | Sumber : worldbulletin

Kanit Intel Polres Bima Tewas Ditembak OTK

BIMA (Jurnalislam.com) – Penembakan anggota kepolisian oleh orang tak dikenal (OTK) kembali terjadi. Kali ini Bripka Muhammad Yamin (30), seorang Kepala Unit (Kanit) Intelijen Polres Bima Nusa Tenggara Barat tewas ditembak OTK tadi malam sekitar pukul 22.00 WIB, Senin (2/6/2014).

Penembakan terjadi di depan Toko Iqro’ Komputer sekitar Mesjid Raya Rasabou, Desa Rasabou Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna putih dengan plat nomor EA 3594 SZ, tewas seketika di lokasi kejadian setelah diberondong peluru oleh dua orang lelaki yang juga mengendarai sepeda motor.

Menurut keterangan warga, pelaku penembakan adalah dua orang laki-laki berboncengan motor dengan menggunakan helm teropong (fullface).

"Orang itu (pelaku -red) menembak sekitar 4 sampai 5 kali, ketika tembakan yang kedua kalinya, polisinya langsung terkapar, lalu ditembak lagi beberapa kali", kata seorang saksi mata sekitar lokasi.

Bripka Muhammad Yamin tewas dengan luka tembak di bagian kepala, leher, tengkuk, dan pinggang, serta terdapat juga luka dibagian tangan. Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait pembunuhan ini.

Reporter : AbuOmar, AN | Editor : Amaif

BNPT Terbitkan Buku “Darurat Terorisme”

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menerbitkan buku berjudul “Darurat Terorisme, Kebijakan Pencegahan Perlindungan dan Deradikalisasi". Buku yang ditulis oleh Deputi Bidang Pencegahan BNPT, Mayor Jenderal Agus Surya Bakti terbitan Penerbit Daulat Press itu dilaunching Senin (2/5/2014) kemarin di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.

Ada tiga alasan yang mendasari Mayjen Agus SB menulis buku tersebut. Pertama, karena ia melihat maraknya kasus terorisme yang sering terjadi di Indonesia, Mayjen Agus SB menyajikan konsep pencegahan terhadap terorisme yang komprehensif.

Kedua, dirinya ingin menceritakan bagaimana pengalamannya di Nusa Tenggara Timur (NTT) selama 3,5 tahun menghadapi teroris. Alasan ketiga, dalam buku ini Mayjen Agus SB memberitahu, dalam menghadapi terorisme janganlah menggunakan kekerasan.

“Orang yang harus kita dekati itu dengan senyuman dulu, sekali kita dekati, dua kali kalau tidak mengerti juga baru hukum ditegakkan di negeri ini,” jelasnya.

Disamping tiga alasan tadi, Agus juga secara khusus menyampaikan bahwa buku tersebut ia tulis untuk masyarakat NTT. “Buku ini saya tulis untuk orang NTT,” sahutnya.

Menurutnya, intoleransi juga merupakan bibit terorisme. “Dia sudah bicara Jihad, menghancurkan tidak peduli siapa? Itu sudah mengindikasikan teroris,” ujarnya.

Suami Bella Saphira itu juga memuji kinerja aparat kepolisian khususnya Densus 88. “Intelijen kita sudah mulai bagus yang dilakukan kepolisian dan Densus. Mereka punya pemetaan awal, karena menurut teroris hukum itu hukum Allah bukan hukum Demokratis,” kata Agus.

Editor : Amaif | Sumber : kabar7

Badai Pasir Dahsyat Menyapu Teheran

IRAN (jurnalislam.com) – Sebuah badai pasir yang dahsyat melanda ibukota Iran, Teheran, menutup sinar matahari dengan awan yang berputar-putar dan menghancurkan pohon-pohon, badai tersebut kabarnya telah menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai setidaknya 30 orang, jumlah korban masih terus berkembang .

Badai pasir melanda Teheran pada hari Senin (02-06-2014) dengan kecepatan angin sampai 110 km per jam, demikian dilaporkan televisi pemerintah. Laporan itu mengatakan badai menewaskan lima orang, sementara kantor berita resmi Iran IRNA mengatakan badai menewaskan empat orang saat angin melanda dengan kecepatan 130 km per jam.

Badai mematahkan pohon-pohon dan menyebabkan ibukota berada dalam kegelapan selama beberapa menit.

Hal tersebut juga menyebabkan kecelakaan beruntun yang melibatkan 20 kendaraan di jalan raya selatan ibukota dan penerbangan internasional dibatalkan, menurut laporan TV.

Pengendali lalu lintas udara mengalihkan beberapa penerbangan domestik ke Iran tengah.

Pihak berwenang meminta anak-anak dan orang tua, serta orang-orang dengan masalah jantung, untuk tetap di dalam ruangan karena debu. Laporan TV mengatakan angin kencang juga melanda bagian tengah Iran, namun tidak ada korban yang dilaporkan di sana . (ded412/aljazeera)

1.000 Kyai Kampung di Magelang Dukung Jokowi-JK

MAGELANG (Jurnalislam.com) – 1.000 Kyai-kyai kampung di Magelang menyatakan dukungannya kepada pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Jokowi-JK. Pernyataan dukungan ini diterima oleh Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar dalam acara Mujahadah dan Silaturahmi Ulama Kabupaten Magelang dan Kabupaten Purworejo yang diadakan di Pondok Pesantren Roudhatul Thulab Dusun Wonosari, Desa Prajeksari Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, Senin (2/6/2014).

Surat pernyataan dukungan tersebut dibacakan oleh Kyai Ahmad Labib Ansori. Pernyataan itu berisi empat butir, yakni menjaga kelangsungan Ahlus Sunnah Wal Jamaah, memperhatikan pendidikan pesantren dan diniyah, mengedepankan pemberantasan kemiskinan dan Jokowi-JK menjadi pemimpin yang aspiratif.

Koordinator Forum Kyai Kampung, Abdul Kadir Garding menyatakan dengan menggerakan Kyai kampung ia menargetkan 70 persen suara di Magelang dan Jawa Tengah untuk kemenangan Jokowi-JK.

“Kami akan menggerakan seribu kyai kampung di Magelang dan Purworejo. Kami yakin bisa menyumbang 70 persen suara. PKN serius dan akan bekerja keras memenangkan Jokowi-JK,” tegasnya seperti ditulis suaramerdeka, Senin (2/6/2014).

Muhaimin dalam acara tersebut memaparkan alasan PKB mendukung pasangan Jokowi-JK. Ia menjelaskan Jusuf Kalla merupakan mutasyar Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) sementara Jokowi berasal dari keluarga dengan tradisi NU.

“Jokowi-JK juga unggul pengalaman dalam pengaturan anggaran Negara. Jokowi pernah memimpin Solo dan Jakarta,” katanya.

Sementara baru-baru ini juru bicara DPP PDIP, Eva Sundari berencana akan mengintruksikan pengawasan khutbah Jumat di masjid-masjid seluruh Indonesia yang diawali dari Jakarta Timur. Upaya tersebut dalam rangka mengantisipasi adanya kampanye hitam yang dilakukan di masjid oleh lawan politiknya.

Lalu bagaimana dengan ribuan kyai kampung yang telah menyatakan dukungannya kepada pasangan Jokowi-JK itu, apakah kampanye pemenangan Jokowi-JK akan dijadikan materi dalam khutbah Jumat mereka? (amaif)

Sumber : suaramerdeka.com

Seorang Warga Poso Ditembak OTK

POSO (Jurnalislam.com) – Seorang warga bernama M. Amir (42) asal dusun Tamanjeka, Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah ditembaki orang tak dikenal (OTK) di lereng Gunung Biru, Tamanjeka, Poso pagi tadi, Senin (2/6/2014).

Sumber kami di lapangan melaporkan, kejadian bermula saat M. Amir alias Papa Cammah keluar dari rumahnya sekitar pukul 06.50 WITA dengan menggunakan sepeda motor untuk mengecek bak air bersih dari Sungai Mati-mati yang terletak di lereng Gunung Biru Tamanjeka. Sesampainya di lokasi, tiba-tiba M. Amir ditembaki oleh orang tak dikenal dari arah ketinggian. M. Amir tertembak di bagian pinggang dan  saat ini korban tengah dirawat di Rumah Sakit Umum Poso. Menurut penuturan korban, pelaku berjumlah dua orang dengan menggunakan senjata laras panjang. 

Juru bicara Polda Sulawesi Tengah, AKBP Untoro Saputro mengatakan, “Kita belum bisa memastikan pelakunya. Masih dicari," kata Untoro, seperti ditulis teraspos.com, Senin (2/6). (*)

Editor : amaif

Afghanistan Kecam Pertukaran Tawanan Amerika Dengan Thaliban

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Pertukaran lima petinggi Thaliban yang ditahan Amerika di Guantanami dengan satu orang tawanan Thaliban berpangkat sersan, Bowe Bergdahl dikecam pemerintah Afghanistan.

Kementerian Luar Negeri Afghanistan menegaskan pertukaran itu telah melanggar hukum Internasional.

"Kami menentang tegas hal itu. Kami menginginkan Qatar dan pemerintah Amerika Serikat untuk membiarkan mereka bebas," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Afghanistan seperti dilaporkan BBC.

Selama satu tahun lima petinggi Thaliban yang dibebakan itu harus menetap di Qatar. Sedangkan Bowe saat ini berada di Jerman untuk menjalani penyembuhan.

Kesepakatan pertukaran tahanan Thaliban dan Amerika yang ditengahi pemerintah Qatar itu disambut dengan sukacita oleh amir Thaliban, Mullah Umar. Dalam sebuah pernyataan, Amirul Mukminin Mullah Umar menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh muslim Afghanistan atas dibebaskannya lima petinggi Thaliban itu.

“Saya ingin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh bangsa Muslim Afghanistan”, ucapnya dalam sebuah pernyataan, Ahad (1/6/2014). (amaif/BBC)

Saya ingin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh bangsa Muslim Afghanistan,” kata pemimpin Taliban, Mullah Omar dalam suatu pernyataan, Minggu (01/06). (amaif/BBC)

Sebuah Ledakan Mematikan Ditargetkan Bagi Penggemar Sepak Bola Nigeria

NIGERIA (jurnalislam.com) – Ledakan bom di sebuah bar di timur laut Nigeria menewaskan sedikitnya 14 orang dan melukai 14 orang lainnya dalam serangan kedua yang ditujukan kepada penggemar sepak bola dalam dua minggu terakhir ini.

Ledakan pada hari Minggu (01-06-2014) tersebut menghantam kota Mubi di negara bagian Adamawa, salah satu dari tiga wilayah di timur laut yang berada di bawah keadaan darurat selama lebih dari satu tahun sejak militer Nigeria berusaha menghancurkan Boko Haram yang telah melakukan perlawanan dalam kurun waktu lima tahun ini.

Reporter Al Jazeera, Ahmed Idriss, mengatakan dari Abuja, "Polisi menegaskan sejauh ini terdapat 14 orang tewas dalam ledakan tersebut, tetapi penduduk setempat mengatakan kepada kami bahwa setidaknya 40 orang mungkin telah tewas dalam serangan itu."

Bom meledak sekitar pukul 06:30 (1730 GMT) di Gavan, wilayah Mubi, Adamawa, dan ditargetkan kepada penggemar yang sedang menonton pertandingan sepak bola klub lokal.

Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab.
 
Pekan lalu sebuah bom juga ditujukan untuk menargetkan penggemar yang menyaksikan sebuah pertandingan sepak bola di kota Jos, Nigeria, dan menewaskan tiga orang.

Adamawa mengalami serangan dari Boko Haram jauh lebih sedikit daripada wilayah lain di  timur laut, tapi Adamawa adalah tempat yang mengerikan karena merupakan lokasi penyerangan di sebuah perguruan tinggi teknis pasca-sekolah menengah Oktober 2012, puluhan mahasiswa tewas di asrama mereka .

Mubi terletak hanya beberapa kilometer dari perbatasan Nigeria dan Kamerun, dan berada dekat lokasi penculikan dua pendeta Italia dan seorang biarawati Kanada oleh orang-orang bersenjata yang diduga Boko Haram pada bulan April.

Ketiganya berhasil dibebaskan sebelumnya pada hari Minggu dan diterbangkan dengan pesawat militer dari kota Maroua, menuju ibukota Kamerun.

Boko Haram telah melakukan sejumlah serangan terhadap sasaran-sasaran yang menurut mereka adalah produk pengaruh dan sekutu Barat (sekuler), termasuk tempat olahraga dan sekolah tempat pembelajaran kurikulum sekuler.

Konflik ini telah menewaskan ribuan orang selama pertempuran pemerintah boneka barat  melawan Boko Haram (Jama’ah Ahlu Sunnah Lid-Da’wah Wal Jihad) sejak tahun 2009, namun sejak terjadinya pengambilalihan massal lebih dari 200 anak sekolah enam minggu lalu, konflik mereka mendapatkan perhatian global yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Gadis-gadis itu diambilalih pada tanggal 14 April dari Chibok di negara bagian Borno, yang berbatasan dengan Adamawa.

Tanggapan Nigeria terhadap pengambilalihan tersebut mendapatkan kritikan keras dan dianggap tidak kompeten dan krisis tersebut juga memberikan tekanan kuat terhadap pemerintah Presiden Goodluck Jonathan agar berbuat lebih banyak untuk mengakhiri pertikaian. (ded412/Aljazeera/afp)

Saudi Arabia Juga Melakukan Tes Kandungan Daging Babi Pada Chocolate Cadbury

 ARAB SAUDI (jurnalislam.com) – Pihak berwenang Arab Saudi mengatakan mereka sedang menguji cokelat Cadbury untuk memastikan ada tidaknya jejak DNA babi setelah dua produknya di Malaysia ditemukan mengandung DNA babi.

The Saudi Food and Drug Authority (SFDA) mengatakan dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan di situsnya pada hari Sabtu (31-05-2014), bahwa mereka telah mengambil sampel dari cokelat Cadbury dari pasar lokal untuk menguji kontaminasi.

Sebuah pernyataan yang mengutip Dr. Salah Al – Maiman, wakil presiden bidang pangan SFDA, menjelaskan bahwa produk yang diuji tidak termasuk produk Cadbury yang diproduksi di Malaysia, dan diimpor dari negara lain seperti Mesir dan Inggris.

Skandal bahan yang ditemukan di cokelat Cadbury Malaysia telah mendorong kemarahan beberapa kalangan kelompok Muslim di negara itu, yang segera menyerukan boikot pada semua produk yang dibuat oleh perusahaan Cadbury dan perusahaan induknya, Mondelez.

Pihak berwenang Malaysia menemukan DNA babi di Cadbury Dairy Milk Hazelnut dan Cadbury Roasted Almonds.

Pernyataan dari Saudi tersebut juga mengatakan bahwa SFDA berhubungan dengan pemerintah Malaysia mengenai pengujian.

Pihak berwenang Malaysia telah memperingatkan bahwa masih belum jelas apakah kontaminasi dari dua varietas cokelat tersebut adalah kesalahan Cadbury atau hasil dari "faktor eksternal."

"Masyarakat perlu memahami bahwa kita tidak bisa langsung mengambil tindakan terhadap Cadbury ketika belum terbukti kuat apakah kontaminasi terjadi di pabrik itu sendiri atau terjadi karena faktor eksternal," kata Othman Mustapha, direktur jenderal Departemen Pembangunan Islam Malaysia, atau JAKIM.

Cadbury Malaysia mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat bahwa mereka telah menarik dua produk tersebut sebagai tindakan pencegahan dan bahwa mereka tidak punya alasan untuk percaya bahwa ada konten babi lain yang terkait dalam makanan lainnya.

"Kami percaya dengan sertifikasi halal kami dan kami memiliki tingkat standar label produk tertinggi," katanya.

Pada hari Jumat, Indonesia, negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, mengatakan bahwa mereka juga menguji produk Cadbury untuk memeriksa bahwa produk tersebut, apakah telah memenuhi standar Islam. (ded412/aljazeera)

 

Ahmad Fatih : Mata-matai Masjid, PDIP Bunuh Diri

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Juru bicara Jamaah Ansharut Tauhid (JAT), Ahmad Fatih angkat suara soal upaya PDIP untuk memata-matai khatib Jumat. Beliau menilai upaya itu adalah blunder PDIP yang semakin memposisikan dirinya sebagai musuh Islam.

“Kebijakan PDIP yang akan memata-matai khotib Jum’at di masjid merupakan tindakan memposisikan diri sebagai musuh Islam”, tegas Ahmad Fatih kepada Jurnalislam, Ahad (1/6/14)

Menurutnya, “Sebelum ada kebijakan itu saja umat Islam sudah antipati dengan demokrasi dan partai-partai pengusung demokrasi, apalagi ditambah dengan kebijakan untuk ngintelin masjid. Bunuh diri”.

Upaya PDIP untuk memata-matai umat Islam di masjid itu adalah upaya mereka untuk memantau kemungkinan adanya black-campaign. Padahal jika capresnya orang baik, kenapa harus takut black-campaign? (amaif)