Alternatif Baju Lebaran Murah di Bazar Auction4Syam Kemenpora

Jakarta (Jurnalislam.com) – Setelah menggelar bazar di Masjid Raya Pondok Indah dan AQL Islamic Center, kali ini tim Auction4Syam kembali berpatipasi dalam bazar murah Kemenpora. Bazar akan berlangsung selama dua hari, Rabu-Kamis (16-17 Juli 2014). Bertempat di Wisma Kemenpora Jalan Gerbang Pemuda 3 Senayan.

Menurut Feby, panitia bazar Auction4Syam, sama seperti bazar sebelumnya, kali ini pun mereka diberikan tempat secara gratis. ”Untuk meja stand Auction4Syam, Alhamdulillah dapat di depan pintu masuk atau keluar jadi bisa langsung terlihat pengunjung. Letaknya masih di dalam gedung tapi di sebelah kiri pas pintu masuk ke dalam ballroom,” ungkapnya, Selasa (15/07/2014).

Kegiatan bazar ini merupakan bagian dari program Auction4Syam yang bertajuk “Lelang Barang Terbaik Untuk Syam.” Hasil dari lelang dan penjualan barang akan didonasikan untuk Suriah. Adapun barang-barnag yang nanti aka nada di bazar antar lain, tas, gamis, sepatu, jibab, jam tangan dan lain-lain. barang-barang tersebut merupakan donasi dari masyarakat yang dititipkan melalui Auction4Syam.

Bagi yang ingin berpartisipasi dan mendonasikasin barang terbaik untuk Suriah dapat menghubungi Nurul (081294866460) dan Fuah (085693460919). Sedangkan untuk donasi tunai bisa melalui rekening Bank Syariah Mandiri 77877903 a.n Auction4Syam. Informasi lelang dan penjualan bisa diikuti lewat akun Twitter @Auction4Syam, Instagram @Auction4Syam dan Facebook Auction Forsyam. (Auction4Syam)               

Hamas; Kami Memiliki Hak Yang Sah Untuk Lawan Penjajahan Zionis Dengan Segala Cara

GAZA (jurnalislam.com) – Gerakan perlawanan Palestina yang berbasis di Gaza, Hamas, mengatakan pada hari Selasa (15/7/2014) pagi bahwa pihaknya tidak akan menyetujui gencatan senjata dengan Israel sebelum tercapai kesepakatan antara kedua belah pihak.

Hamas mengatakan pihaknya belum melihat ada inisiatif meredakan serangan secara resmi dari pihak Israel .

"Kami belum menerima inisiatif resmi dari siapa pun," kata juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri .

Dia menambahkan dalam sebuah pernyataan pers bahwa kelompoknya tidak akan menerima gencatan senjata.

"Kami adalah orang-orang di bawah pendudukan (dijajah) dan kami memiliki hak yang sah untuk melawan pendudukan (penjajahan) ini dengan segala cara," katanya.

Dia mengatakan Hamas tidak akan setuju untuk gencatan senjata sebelum mencapai kesepakatan. Abu Zuhri menambahkan bahwa dalam perang gencatan senjata tidak pernah diberlakukan sebelum negosiasi.

Beberapa jam yang lalu, Mesir mengusulkan sebuah inisiatif untuk memberlakukan gencatan senjata antara faksi-faksi mujahidin yang berbasis di Gaza, di satu sisi, dan Israel, di sisi lain.

Inisiatif tersebut meminta Israel untuk menghentikan semua penyerangan di Jalur Gaza, menghentikan setiap operasi darat, dan berhenti menargetkan warga sipil, menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Mesir.

Inisiatif itu juga menyerukan faksi-faksi perjuangan Palestina yang berbasis di Gaza untuk menghentikan semua penyerangan terhadap Israel, menghentikan serangan roket dan serangan lintas-perbatasan dan menghentikan penargetan warga sipil.

Inisiatif Mesir tersebut juga menyerukan untuk membuka kembali penyeberangan Gaza dan memfasilitasi pergerakan orang dan barang melalui perbatasan.

Menurut Kementerian Luar Negeri, persyaratan inisiatif akan diberlakukan pada 6:00 GMT pada hari Selasa .

Di bawah inisiatif, gencatan senjata akan diberlakukan dalam waktu 12 jam segera setelah Israel dan faksi Palestina menerima – "tanpa prasyarat".

Menurut inisiatif, Mesir akan menerima "jaminan" dari kedua belah pihak untuk mematuhi dan memahami.

Ketegangan meningkat di wilayah Palestina sejak Israel melancarkan serangan biadab di Gaza Senin lalu dengan tujuan yang mereka nyatakan untuk menghentikan serangan roket dari wilayah kantung Palestina.

Setidaknya 187 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 1300 lainnya terluka dalam serangan udara Israel yang tak henti-hentinya di Jalur Gaza sejak operasi dimulai Senin lalu.

Faksi perlawanan Hamas yang berbasis di Gaza juga terus menembakkan roket ke kota-kota Israel dalam menanggapi serangan Israel yang terus berlangsung.

Pada tahun 2012, pemerintahan mantan presiden Mohamed Morsi – yang kemudian digulingkan (dikudeta) oleh militer Mesir – memediasi gencatan senjata yang mengakhiri delapan hari serangan Israel tanpa henti di Gaza dan menewaskan sejumlah warga Palestina.

Berdasarkan perjanjian tersebut, Israel setuju untuk menghentikan serangan udara di jalur pantai yang terkepung, sementara faksi Palestina – dipimpin oleh Hamas – sepakat untuk menghentikan serangan roket ke Israel. [ded412/anadolu agency]

Ismail Yusanto : Solusi Palestina adalah Jihad Fie Sabilillah dan Khilafah

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto dalam closing statementnya di acara Debat TvOne, Senin (14/7/2014) menyatakan bahwa solusi untuk masalah Palestina adalah dengan Jihad Fie Sabilillah dan Khilafah.

“Karena inilah yang akan menyatukan umat dan dengan itu kita bisa menyelesaikan persoalan-persoalan termasuk persoalan Palestina. Jadi solusi Palestina adalah Jihad Fie Sabilillah dan Khilafah,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut Ismail Yusanto mengusulkan penyelesaian Palestina dengan solusi militer. Namun solusi itu tergantung kepada ada tidaknya kemauan politik dari negara-negara Islam saat ini.

“Solusi militer itu mungkin sepanjang ada kemauan politik. Nah kemauan politik itulah yang tidak ada dari Negara-negara Islam saat ini. Karena kita tahu bahwa penguasa-penguasa di negeri muslim ini sekarang kebanyakan justru menjadi boneka dari Negara-negara Barat, yang kita tahu juga mendukung Israel,” kata Ismail.

Repoter/Editor : Amaif

 

Brigade al Qassam Berhasil Pukul Mundur Pasukan Khusus Israel di Gaza Tengah

GAZA (Jurnalislam.com) – The Izz ad-Din al-Qassam Brigades, sayap militer Hamas, mengumumkan pada hari Ahad (13/07/2014)  bahwa brigade Qassam telah terlibat baku tembak dengan pasukan khusus Israel yang sedang melancarkan serangan ke pusat Jalur Gaza.

"Sekelompok pejuang kami bentrok dengan pasukan Israel di dekat wilayah timur pusat kota Jalur Gaza dari Deir el-Balah dan akhirnya memaksa mereka untuk mundur," kata Brigade Qassam dalam sebuah pernyataan.

Sebuah unit angkatan laut Israel telah berusaha menyerbu melalui pantai utara Jalur Gaza pada hari Sabtu sebelum dipukul mundur kembali oleh brigade Qassam.

Israel telah melancarkan operasi militer dengan alasan untuk mengakhiri serangan roket dari Jalur Gaza.

Sejak saat itu, pesawat tempur Israel telah melancarkan ratusan serangan udara di daerah kantung terkepung – yang merupakan rumah bagi sekitar 1,8 juta warga Palestina. Sementara itu pasukan darat Israel telah bersiap berkumpul di perbatasan.

Setidaknya 171 warga Palestina, kebanyakan warga sipil termasuk anak – anak dan wanita, telah tewas dalam serangan udara biadab zionis di Jalur Gaza sejak Senin malam.

Sebanyak 1.183 orang juga terluka dalam serangan udara zionis tersebut.

Para mujahidin yang berbasis di Gaza terus menembakkan ratusan roket ke Israel, beberapa di antaranya telah mencapai Tel Aviv, menembus pertahanan iron dome zionis.

Deddy | Anadolu Agency | Al akhbar | Jurniscom

IPPSIS Gelar Aksi Solidaritas Palestina Bertajuk “Dari Kita Untuk Suriah"

TASIKMALAYA (Jurnalislam.com) – Anak-anak remaja dari Ikatan Pelajar Pecinta Syariat Islam (IPPSIS) Kabupaten Tasikmalaya menggelar aksi peduli Palestina bertajuk “Dari Kita Untuk Palestina”, Ahad (13/7/2014). Di depan Masjid Agung Singaparna Kabupaten Tasikmalaya, remaja-remaja yang berasal dari beberapa sekolah menengah di Kabupaten Singaparna itu memulai aksinya dengan orasi terkait keadaan terkini rakyat Palestina untuk membangkitkan kepedulian umat Islam.

Dalam aksinya, mereka membagi-bagikan buklet berisi laporan terkini keadaan rakyat Palestina. Mereka juga masuk ke toko-toko di dalam pasar Singaparna untuk memudahkan masyarakat Singaparna yang ingin membantu meringankan beban rakyat Palestina. Dengan membawa kotak donasi, tanpa lelah mereka yang hanya berjumlah puluhan itu berkeliling di sekitaran pasar Singaparna Kabupaten Tasikmalaya.

“Cara ini kita gunakan agar masyarakat yang berada di sekitar pasar Singaparna lebih mudah memberikan sumbangannya,” kata Aridi Fauzan selaku koordinator aksi.

Selanjutnya ia menuturkan, sambutan warga Singaparna sangat luar biasa mengingat biasanya aksi-aksi seperti ini digelar di pusat Kota Tasikmalaya.

“Masyarakat menyambut baik, ketika mendengar donasi ini untuk Palestina mereka langsung nyumbang,” lanjut Aridi.

Tidak hanya remaja laki-lakinya, di tempat lain para akhwat IPPSIS juga mendatangi rumah-rumah warga untuk menggalang donasi serta menginformasikan penderitaan rakyat Palestina yang saat ini tengah dibombardir oleh teroris Israel.

“Yang turun ke jalan ini hanya ikhwan saja, akhwatnya meminta sumbangan di kampung, datang langsung ke rumah warga, karena mungkin aja mereka ada yang mau nyumbang” imbuhnya.

Dalam aksi penggalangan donasi tersebut IPPSIS berhasil mengumpulkan donasi sebesar empat juta lebih.

“Alhamdulillah, sudah terkumpul empat jutaan lebih. Terimakasih untuk semua yang telah menyumbang, semoga Allah membalasnya,” ujar Aridi di markas IPPSIS di Jalan Arjasari No.

Aksi IPPSIS ini bersamaan dengan aksi umat Islam di Kota Tasikmalaya yang juga menggelar penggalangan donasi untuk rakyat Palestina.

Reporter/Editor : Amaif

Umat Islam Tasikmalaya Gelar Aksi Peduli Palestina

TASIKMALAYA (Jurnalislam.com) –  Ratusan umat Islam Kota Tasikmalaya dari berbagai ormas Islam dan pondok pesantren menggelar aksi peduli Palestina di Tugu Adipura depan Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Ahad (13/7/2014) sore tadi. Dalam aksi tersebut hadir beberapa perwakilan ormas Islam dan tokoh-tokoh dari pondok pesantren seperti, FPI, LUIT, JAT, Pondok pesantren Sulalatul Huda Paseh, Resimen Santri Ponpes Mifatahul Huda Manonjaya, Pondok Tahfidz Darul Ilmi Cendikia, dan lain-lain.

Dalam aksi yang diikuti oleh anak-anak Laskar Penghafal Al Qur’an serta para Ibu itu, mereka mendesak pemerintah Indonesia untuk menutup PBB agar menghapus Israel dari peta dunia. Meski diguyur hujan, namun tak menyurutkan semangat para peserta.

“Kalau kita disini hanya sekedar hujan, tapi saudara-saudara kita di Jalur Gaza hujannya hujan peluru, hujan bom,” kata KH. Anshori dari Majelis Tanfidzi Front Pembela Islam Tasikmalaya.

Beliau juga mengatakan serangan Israel terhadap umat Islam di Palestina adalah tamparan bagi umat Islam untuk bersatu dan bangkit melawan.

“Mudah-mudahan, dengan adanya serangan dari zionis Israel di Palestina umat Islam di seluruh dunia bisa bangkit dan bersatu,” lanjutnya.

Ketua aksi, Ustadz Ahmad Al Hafidz dari pondok Tahfidz Darul Ilmi Cendikia dalam orasinya menekan pemerintah untuk memutuskan hubungan diplomasi dengan Amerika dan Israel seraya mengutip pembukaan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia yang menyatakan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa.

“Seperti dalam pembukaan UUD45 bahwa kemerdekaan adalah hak semua bangsa, maka Indonesia harus memutus hubungan diplomasi dengan Amerika yang telah menjadi pendukung penjajahan Israel di Palestina,” tegasnya dihadapan ratusan massa.

Tak ketinggalan, sesepuh pondok pesantren Sulalatul Huda Paseh, KH. Amin Bustomi mengatakan bahwa teroris yang sebenarnya itu adalah Israel.

“Kita semua sudah tahu bahwa teroris yang sesungguhnya adalah Israel laknatullah,” kata Kang Amin, sapaan akrabnya yang juga ketua DKM Masjid Agung Kota Tasikmalaya itu.

Seruan jihad melawan Yahudi diserukan ketua Laskar Umat Islam Tasikmalaya (LUIT) Ustadz Abu Hazmi. Menurutnya, jihad adalah langkah paling tepat yang diperintahkan Allah SWT untuk melawan orang-orang kafir.

“Aksi ini hanyalah salah satu dari bentuk dukungan kita terhadap umat Islam di Palestina yang telah dijajah oleh teroris Yahud Israel sejak berpuluh-puluh tahun lalu. Namun jihad adalah langkah yang paling tepat untuk melawan mereka,” serunya.

Peserta juga menggelar aksi penggalangan dana yang akan disalurkan langsung ke Palestina. Aksi tersebut dimulai setelah ashar dan diakhiri dengan do’a beberapa saat sebelum adzan magrib. Panitia menyediakan ta’jil untuk para peserta aksi dan pengujung Masjid Agung Kota Tasikmalaya.

Hingga saat ini sekitar 176 warga Palestina meninggal dunia oleh serangan biadab Israel yang dilancarkannya sejak awal Ramadhan lalu.

Reporter/Editor : Amaif

Hamas Berhasil Menembakkan Roketnya ke Tel Aviv Tembus Pertahanan Iron Dome Zionis

GAZA (jurnalislam.com) – Brigade Qassam, sayap militer gerakan perlawanan Palestina Hamas, mengatakan pada hari Sabtu (12/7/2014), bahwa mereka menembakkan roket ke ibukota Israel, Tel Aviv, dengan memberikan peringatan dalam waktu yang singkat.

Saluran berita menyiarkan roket beterbangan di langit di atas ibukota Israel. Channel 10 Israel  menyiarkan bahwa roket berjatuhan di Tel Aviv, tetapi menutupi untuk mengatakan apakah serangan roket menimbulkan korban atau kerusakan material.

Brigade Qassam mengatakan sebelumnya bahwa mereka akan menargetkan Tel Aviv dengan roket J80 setelah pukul 18:00 GMT.

Setelah pemberitahuan tersebut beberapa saluran TV Israel, mewawancarai warga Israel yang mengekspresikan ketakutan mereka terhadap serangan roket yang akan terjadi berikutnya.

Namun juru bicara militer Israel, Moti Almoz, berkelit dengan mengatakan kepada Channel 10 bahwa tentara Israel akan terus membalas serangan roket dari Gaza dengan operasi militer pada wilayah pesisir Palestina.

Saluran yang sama juga mengutip seorang pejabat militer Israel yang menutupi kenyataan dengan mengatakan bahwa sistem pertahanan Iron Dome negara mereka akan mampu mencegat setiap roket yang berasal dari Gaza.

Dalam peringatan sebelumnya pada hari Sabtu, Brigade Qassam meminta warga sipil Israel yang tinggal di ibukota untuk berhati-hati karena roket Brigade Qassam akan mampu menembus Tel Aviv.

Deddy | News desk | Al gharib | Jurniscom

Pernyataan Terbaru Ustadz Abu Terkait Bai’atnya Kepada Khilafah Al Baghdadi (Audio)

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Jama’ah Ansharut Tauhid (JAT) merilis klarifikasi kedua terkait pemberitaan di salah satu media Islam yang mengatakan bahwa Ustadz Abu telah berbai’at kepada Khalifah Al Baghdadi. Penjelasan kali ini dirilis dalam bentuk audio suara Ustadz Abu yang direkam oleh pihak JAT. Berikut teks pernyataan beliau :

Bismillahhirrahmaanirrahim

Dengan Izin Allah Subhanahu Wata’ala, saya menyatakan bahwa :

  1. Saya memang mengakui adanya khilafah yang ada sekarang ini,
  2. Tetapi sampai hari ini saya belum berbaiat kepada khilafah
  3. Ada rencana untuk berbaiat mewakili para tahanan dalam rangka kerja sama untuk melawan thoghut.

Demikian pernyataan saya ini. Maka barang siapa yang mengeluarkan berita yang bertentangan dengan pernyataan saya ini, itu merupakan fitnah dan saya kuatir kalau itu adalah merupakan ansharut thogut. Sekian.

Wassalam

Abu Bakar Ba’asyir

Editor : Amaif | Sumber : ansharuttauhid

Download Audio

Capaian 5 Hari Serangan Balasan Mujahidin Al Qassam Melawan Teroris Israel

GAZA (Jurnalislam.com) – Brigade al Qassam, sayap militer Gerakan Perlawanan Islam Hamas, merilis capaian pertempuran selama lima hari dalam aksi militer “Dedaunan Yang Dimakan (Ulat)”, dalam rangka menghadang agresi Zionis ke Jalur Gaza.

Dalam pernyataan yang dirilis hari Sabtu (12/7/2014), di hari keenam agresi Zionis ke Jalur Gaza, pihaknya berhasil membuat kaget penjajah Zionis dan bahkan seluruh dunia atas kemampuan roket dan aksi-aksinya, di samping kemampuan intelijen, media dan dunia maya setelah bertahun-tahun yang panjang dan keras mengalami konflik dengan penjajah Zionis.

Brigade al Qassam menegaskan bahwa roket-roket al Qassam untuk pertama kalinya, sejak pendudukan Palestina tahun 1948, roket Arab mampu menjangkau wilayah-wilayah Zionis. Al Qassam mengatakan, “Kami menej pertempuran dengan kuat dan taktik militer yang berlum pernah terjadi sebelumnya. Di samping ditemukannya bagian arsenal roket, yang mencakup roket buatan lokal 100% oleh tangan-tangan al Qassam, di tengah-tengah blokade dan penutupan Jalur Gaza, yang tidak pernah terjadi di belahan dunia manapun.”

Di antara capaian itu adalah keberhasilan pasukan katak Brigade al Qassam yang menerobos pertahanan angkatan luat Zionis di Ashkelon.

Sebanyak 571 roket al Qassam berhasil menghujani wilayah Palestina yang diduduki penjajah Zionis sejak tahun 1948.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah konflik dengan Zionis, al Qassam berhasil menggempur sejumlah lokasi penting Zionis, di antaranya adalah:

–         Gempuran terhadap kota Haifa di wilayah utara entitas Zionis dengan 4 buah roket jenias “R160”

–         Gempuran terhadap bandara militer Zionis “Nivatim” dengan dua buah roket jenis “M75”

–         Gempuran terhadap kota nuklir Zionis “Dimona” dengan tiga buah roket jenis “M75”

–         Gempuran terhadap wilayah Ramon dengan dua buah roket jenis “M75”

–         Gempuran terhadap wilayah Rahovot dan Beit Yam dengan 10 buah roket jenis “Sijil 55”

–         Dan gempuran terhadap bandara internasional Zionis Ben Gorion di Tel Aviv dengan 4 buah roket jenis “M75”.

Brigade al Qassam juga berhasil meledakkan terowongan di bawah pos militer Zionis Karem Abu Shalem di timur Rafah, wilayah selatan Jalur Gaza.

Tidak lama setelah penjajah Zionis mengancam melancarkan serangan darat, Brigade al Qassam menyampaikan pesan kepada pihak Zionis, “Dunia akan menyaksikan kepala serdadu kalian diinjak-injak anak-anak Gaza dengan kaki telanjang mereka. Dan itu akan menjadi kesempatan harapan bagi pembebasan para tawanan kami dan fajar kebebasan sudah dekat.”

Sehari kemudian, roket Brigade al Qassam jenis “Cornet” menghantam jip militer Zionis yang berjarak beberapa meter dari garis perbatasan yang memisahkan timur Gaza, di pos militer Zionis bernama Nahel Oz. Namun pihak Zionis menyembunyikan korban jiwa di pihak serdadunya.

Capaian lainnya adalah keberhasilan pasukan ciber Brigade al Qassam yang menjebol situs-situs penting Zionis dan menampilkan video-video aksi yang dilakukan para pejuang perlawanan Palestina.

Editor : Amaif | Sumber : palestinainfo

IMEMC Rilis 124 Nama Rakyat Palestina Korban Pembantaian Teroris Israel Dalam 4 hari

PALESTINA (Jurnalislam.com) – International Midle East Media Center (IMEMC) News merilis 124 nama-nama korban kebiadaban teroris Israel dari hari Selasa (8/7/2014) hingga hari ini Sabtu (12/7/2014).

Terbunuh pada hari Sabtu, 12 Juli 2014

1. Anas Yousef Qandil, 17, Jabalia.
2. Yousef Mohammad Qandil, 47, Jabalia.
3. Mohammad Edrees Abu Sneina, 20, Jabalia.
4. Abdul-Rahman Saleh al-Khatib, 38, Jabalia.
5. Husam Thieb ar-Razayna, 38, Jabalia.
6. Ibrahim Nabil Hamada, Gaza City.
7. Hasan Ahmad Abu Ghush, Gaza City.
8. Ahmad Mazen al-Bal’awy, Gaza City.
9. Ali Nabil Basal, 32, Gaza City.
10. Hamada al-Halaby, 28.
11. Mohammad Abu Askar, 20,Gaza City.
12. Mohammad Sweity, 20, Gaza City.

Terbunuh pada hari Jum’at, 11 Juli 2014

1. Wisam Abdul-Razeq Ghannam, 23, Rafah.
2. Mohammad Abdul-Razeq Ghannam, 26, Rafah.
3. Kifah Shihada Ghannam, 20, Rafah.
4. Ghalia Thieb Ghannam, 7, Rafah.
5. Mohammad Munir ‘Ashour, 25, Rafah.
6. Nour an-Ajdi, 10, Rafah.
7. Anas Rezeq abu al-Kas, 30, Gaza City (doctor).
8. Abdullah abu Mahrouq, Deir al-Balah.
9. Mohammad Waloud, Beit Lahia
10. Hazem Ba’lousha, Beit Lahia.
11. Ala' Abdul Nabi, Beit Lahia
12. Ahmed Zaher Hamdan, 22, Beit Hanoun.
13. Mohammad al-Kahlout, 38, Jabalia.
14. Sami Adnan Shaldan, 25, Gaza City
15. Salem al-Ashhab,40, Gaza City.
16. Raed Abu Hani, 50, Rafah.
17.Rabea Abu- Hmeedan, 65, Jabalia.
18.Mazen Aslan, Shahrman, Al-Bureij.
19. Abu el-Kas, Al Bureij.
20. Shahd Helmi al-Qrynawi, 5, Al-Bureij.
21. Mohammad Samiri, 24, Deir al-Balah. 
22. Rami Abu Mosa’ed, 24, Deir al-Balah. 
23. Saber Sokkar, 80, Gaza City. 
24. Hussein Mohammad al-Mamlouk, 47, Gaza City. 
25. Nasser Rabah Sammama, 46, Gaza City. 
26. Abdul-Halim Abdul-Mo’ty Ashra, 52, Deir al-Balah.
27. Sahar Salman Abu Namous, 4, Beit Hanoun. 

Terbunuh pada hari Kamis, 10 Juli 2014

1. Mahmoud Lutfi al-Hajj, 57, Khan Younis. (father of six killed)
2. Bassema ‘Abdul Qader Mohammed al-Hajj, 48, Khan Younis. (mother of six killed)
3. Asma’ Mahmoud al-Hajj, 22, Khan Younis.
5. Sa’ad Mahmoud al-Hajj, 17, Khan Younis.
6. Najla’ Mahmoud al-Hajj, 29, Khan Younis.
7. Tareq Sa’ad al-Hajj, 18, Khan Younis.
8. Omar al-Hajj, 20, Khan Younis.
9. Baha’ Abu al-Leil, 35, Gaza City.
10. Suleiman Saleem Mousa al-Astal, 17, Khan Younis.
11. Ahmed Saleem Mousa al-Astal, 18, Khan Younis (Suleiman’s brother)
12. Mousa Mohammed Taher al-Astal, 15, Khan Younis.
13. Ibrahim Khalil Qanan, 24, Khan Younis.
14. Mohammad Khalil Qanan, 26, Khan Younis (Ibrahim’s brother).
15. Ibrahim Sawali, 28, Khan Younis.
16. Saleem Sawali, 23, Khan Younis.
17. Hamdi Sawali, 18, Khan Younis.
18. Mohammad al-‘Aqqad, 24, Khan Younis.
19. Ismael Abu Jame’, 19, Khan Younis.
20. Hussein Abu Jame’, 57, Khan Younis (Ismael’s father).
21. Ramadan Abu Ghazal, 5, Beit Lahia.
22. Ehsan Ferwana, 19, Khan Younis.
23. Salem Qandil, 27, Gaza City. 
24. Amer al-Fayyoumi, 30, Gaza City.

Terbunuh pada hari Rabu, 9 Juli 2014

1. Hamed Shihab, Journalist – Gaza.
2. Salmiyya al-‘Arja, 53, Rafah.
3. Miriam ‘Atiya al-‘Arja, 9, Rafah.
4. Rafiq al-Kafarna, 30.
5. Abdul-Nasser Abu Kweik, 60.
6. Khaled Abu Kweik, 31.
7. Eyad Salem ‘Oraif, 12, Gaza City.
8. Mohammad 'Oraif, 10, Gaza City (Eyad's brother).
9. Mohammad Mustafa Malika, 18 months. 
10. Hana’ Mohammed Fu’ad Malaka, 28 (Mohammad’s Mother), 27.
11. Hatem Abu Salem.
12. Mohammad Khaled an-Nimra, 22.
13. Sahar Hamdan (al-Masry), 40, Beit Hanoun.
14. Ibrahim al-Masry, 14, Beit Hanoun.
15. Amjad Hamdan, 23, Beit Hanoun.
16. Hani Saleh Hamad, 57, Beit Hanoun.
17. Ibrahim Hani Saleh Hamad, 20, Beit Hanoun.
18. Mohammad Khalaf Nawasra, 2, al-Maghazi.
19. Nidal Khalaf Nawasra, 4, al-Maghazi. 
20. Salah Awad Nawasra, 24, al-Maghazi.
21. ‘Aesha Shubib al-Nawasra, 23, who was pregnant in the fourth month, al-Maghazi.
22. Naifa Mohammed Zaher Farajallah, 82, al-Mughraqa.
23. Aisha Najm.
24. Amal Yousef Abdul-Ghafour.
25. Ranim Jouda Abdul-Ghafour.
26. Ibrahim Daoud al-Bal’aawy. 
27. Abdul-Rahman Jamal az-Zamely.
28. Ibrahim Ahmad ‘Abdin. 
29. Mustafa Abu Murr. 
30. Khaled Abu Murr. 
31. Mazin Al-Jarba. 
32. Marwan Eslayyem.
33. Hatem Abu Salem, Gaza City.
34. Nariman Abdul-Ghafour, Khan Younis.
35. Ra’ed Mohammed Abu Shalat, 35, al-Nussairat.
36. Yasmin al-Mautawaq, 3, Gaza City.
37. Ahmad Swali, 28, al-Nussairat.

Terbunuh pada hari Selasa, 7 Juli 2014

1. Mohammad Sha’ban, 24, Gaza.
2. Amjad Sha’ban, 30, Gaza. 
3. Khader al-Basheeleqety, 45, Gaza.
4. Rashad Yassin, 27, Nusseirat.
5. Mohammad Ayman ‘Ashour, 15, Khan Younis.
6. Riyadh Mohammad Kaware’, 50, Khan Younis. 
7. Bakr Mohammad Joudeh, 50, Khan Younis. 
8. Ammar Mohammad Joudeh, 26, Khan Younis. 
9. Hussein Yousef Kaware’, 13, Khan Younis.
10. Bassem Salem Kaware’, 10, Khan Younis. 
11. Mohammad Ibrahim Kaware’, 50, Khan Younis. 
12. Mohammad Habib, 22, Gaza. 
13. Mousa Habib, 16, Gaza.
14. Saqr ‘Aayesh al-‘Ajjoury, 22, Jabalia.
15. Ahmad Nael Mahdi, 16, Gaza. 
16. Hafeth Mohammad Hamad, 26, Beit Hanoun.
17. Ibrahim Mohammad Hamad, 26, Beit Hanoun.
18. Mahdi Mohammad Hamad, 46, Beit Hanoun.
19. Fawziyya Khalil Hamad, 62, Beit Hanoun. 
20. Donia Mahdi Hamad, 16, Beit Hanoun. 
21. Soha Hamad, 25, Beit Hanoun.
22. Suleiman Salam Abu Sawaween, 22, Khan Younis.
23. Siraj Eyad Abdul-‘Aal, 8, Khan Younis.
24. Abdul-Hadi Soufi, 24, Rafah.

Kepedulian dan dukungan pun terus mengalir dari seluruh penjuru dunia, menuntut pembebasan Palestina dari cengkraman Teroris Yahudi Israel. 

Editor : Amaif | Sumber : IMEMC