Pesan Amirul Mukminin, Mullah Akhtar Muhammad Mansur pada Malam Idul Adha

Pesan Amirul Mukminin, Mullah Akhtar Muhammad Mansur pada Malam Idul Adha

Dengan nama Allah, Maha Pengasih Maha Penyayang

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada tuhan selain Allah. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.

Segala puji hanya bagi Allah, kami memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan kepada-Nya, kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diri-diri kami dan kejelekan amal perbuatan kami. Barangsiapa yang Allah beri petunjuk, maka tidak ada yang dapat menye-satkannya, dan barangsiapa yang Allah sesatkan, maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk.

Aku bersaksi bahwasanya tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah saja, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwasanya Nabi Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya.

Sesungguhnya sebenar-benar perkataan adalah Kitabullah (al-Qur’an) dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad (as-Sunnah). Seburuk-buruk perkara adalah perkara yang diada-adakan (dalam agama), setiap yang diada-adakan (dalam agama) adalah bid’ah, setiap bid’ah adalah sesat, dan setiap kesesatan tempatnya di Neraka.

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman,

" Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. (102) Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk. "(103) (QS 3, Ayat 102-103)

Saya mengucapkan selamat kepada Muslim Afghanistan, benteng Jihad Mujahidin dan seluruh umat Islam pada kesempatan Idul Adha yang baik ini, dan meminta kepada Allah, Yang Mahakuasa untuk menerima dalam Penglihatan-Nya, seluruh pengorbanan, amal, pujian dan ibadah Haji kaum Muslimin yang telah mereka lakukan di hari-hari suci, dan terutama, saya berdoa kepada Allah Subhanahu wa ta'ala untuk menerima kesyahidan para peziarah (jamaah haji) yang mereka peluk dalam peristiwa runtuhnya crane di Masjid Al-Haram dan memberikan pada yang terluka dipulihkan kembali.

Saya menyatakan belasungkawa saya kepada seluruh kaum  Muslim atas meninggalnya  Pendiri Imarah Islam, yang terhormat Amirul Mukminin, Mullah Muhammad Umar Mujahid dan mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang telah menyatakan simpati mereka atas tragedi besar ini dan membantu menjaga bersatunya Imarah Islam. Semoga Allah Subhanahu wa ta'ala memberikan mereka pahala yang besar. Saya memohon kepada Allah Subhanahu wa ta'ala agar melimpahkan ampunan dan anugerah-Nya bagi Amirul Mukminin (semoga rahmat Allah padanya) dan menerima layanan Islam dan jihadnya yang mulia dan perjuangannya di jalan suci ini serta melimpahi dia dengan berkah derajat tinggi.

Saya meminta kesabaran dari Allah Subhanahu wa ta'ala untuk keluarga Amirul Mukminin yang ditinggalkan dan dihormati dan meminta Allah Subhanahu wa ta'ala memberi mereka pengganti yang lebih baik. Aamiin, oh Rabb dari semua makhluk.

Dalam peristiwa dan kesempatan Hari Raya yang besar ini, saya ingin menjelaskan sikap dari Imarah Islam mengenai peristiwa jihad dan politik Afghanistan terbaru.

Saudara saya Ikhwanul Muslimin!

Selama 14 tahun terakhir, Jihad rakyat Muslim Afghan melawan penjajah pimpinan Amerika selalu berada di bawah kepemimpinan tunggal. Tidak diragukan lagi, kepemimpinan almarhum Amirul Mukminin, Mullah Muhammad Umar Mujahid dan kejujurannya, tekad kuat dan pancaran spiritualnya adalah kekuatan pendorong yang menyebabkan Imarah ini berjalan lebih baik.

Seluruh urusan militer, politik, budaya, administrasi dan lainnya dikelola dengan baik karena ia memimpin mereka. Selain itu, anggota Dewan Kepemimpinan, pemimpin peringkat tinggi, komandan, administrator, benteng Mujahidin dan bangsa Mujahid Afghanistan berdiri bersama dengan jujur ​​dan setia memimpin fie sabilillah yang sulit ini dengan sukses dan membawa lebih dekat ke ambang batas kemenangan, berkat bantuan material dan doa umat Islam.

Saya tegaskan sekali lagi bahwa, mengingat kondisi sulit dan situasi kritis, tanggung jawab beban berat ini diserahkan di bahu saya dalam kapasitas saya sebagai pemimpin Imarah Islam dan tidak mungkin (bagi saya) untuk melaksanakannya tanpa bantuan Allah Subhanahu wa ta'ala dan kerjasama dari saudara seiman. Oleh karena itu, sambil meminta kepada para personil dan administrator serta Mujahidin Imarah Islam untuk kerjasama dan doa-doa mereka, saya juga memanggil  semua simpatisan, ulama yang dihormati dan ilmuwan dari berbagai bidang serta analis untuk mencurahkan pandangan, saran, konsepsi  dan bantuan praktis mereka yang berharga, pada sektor perbaikan dan disiplin militer, politik, pendidikan, sosial dan moral dalam rangka membuat layanan yang positif, baik dan efisien dan untuk merancang serta mengimplementasikan rencana secara efisien.

Imarah Islam tidak hanya gerakan politik jihad tapi merupakan sebuah sistem yang berniat untuk membawa kebangkitan dan karakter penyempurnaan bagi orang-orang Muslim dan memenuhi harapan mereka mengenai kemajuan multi-aspek. Jadi, mereka (para ulama) harus membantu Imarah Islam dalam urusan yang menyangkut kesejahteraan, kemakmuran dan kemajuan rakyatnya. Harus ada, dalam hal ini rumah bersama, saling berhubungan dekat, koordinasi dan kerjasama antar semua etnis serta bakat-bakat dari sektor pendidikan modern dan religius.

Saya yakinkan kepada Mujahidin dan bangsa saya bahwa dengan bantuan Allah Subhanahu wa ta'ala, saya akan melakukan yang terbaik untuk mematuhi aturan Syariah (Al Quran dan Sunnah) yang suci dan mengikuti jalan Amirul Mukminin yang terhormat dan akan terus menjaga jajaran Mujahidin agar bersatu dalam cara yang sama seperti mereka bersatu di masa lalu dan akan terus melakukan tugas-tugas rutin saya di bawah instruksi dari ulama Islam yang terhormat.

Jihad panjang kami selama 14-tahun melawan pendudukan mendekati kemenangan dan musuh telah menghadapi kekalahan di setiap medan, oleh karena itu, mereka berusaha menciptakan suasana perselisihan dan ketidakpercayaan di antara Mujahidin dengan memanfaatkan siasat propaganda. Mereka secara langsung dan tidak langsung menyebar rumor tak berdasar tentang perpecahan dan percabangan diantara jajaran Mujahidin yang bersatu.

Bangsa ini, secara umum, dan Mujahidin, khususnya, harus berhati-hati menghadapi konspirasi dan rencana musuh, khususnya, saya memanggil saudara-saudara seiman yang memiliki keluhan untuk menggagalkan propaganda fitnah dan konspirasi jahat musuh ini. Hal ini karena Imarah Islam adalah barisan bersama yang diprakarsai dan didorong oleh pengorbanan kami dan Anda.

Kehormatan Anda serta martabat, harga diri dan kehormatan bangsa ini tergantung dalam menjaga agar rumah ini tetap bersatu. Jadi jagalah barisan dan jajaran Anda tetap bersatu dalam situasi kritis ini. Hormati darah para syuhada dan aspirasi mereka harus didahulukan daripada apa pun.

Mujahidin jangan terpengaruh propaganda musuh yang sia-sia dan harus menjauhkan diri dari kecurigaan pada sesama.

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

يا أيها الذين آمنوا اجتنبوا كثيرا من الظن إن بعض الظن إثم (سورة الحجرات, آیه 12)

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu adalah dosa. (QS 49, Ayat 12)

Sebagai orang beriman dan hamba Allah, adalah kewajiban kita untuk tetap bersatu dan menjaga persatuan serta menghindari semua jenis bias rasial, geografis dan bahasa; harus tetap lembut terhadap orang dan memiliki perilaku kasih sayang dengan mereka.

Pemerintah Kabul, penjajah dan beberapa elemen yang tidak bermoral lainnya melecehkan negri kita dan menindas dengan berbagai dalih. Mereka menganggap masyarakat umum sebagai musuh mereka dan menjauhkan mereka dari kehidupan mereka dan menempatkan mereka di penjara dengan tuduhan tak berdasar.

Mereka diperilakukan dengan tidak manusiawi selama penahanan; bahkan mereka membunuh para tahanan dengan kejam dan brutal. Demikian pula, beberapa orang jahat dan kalangan intelijen melecehkan orang yang tidak bersalah untuk memfitnah Mujahidin. Kami tidak hanya mengutuk keras kegiatan brutal seperti itu tetapi akan menghukum para pelaku sesuai dengan aturan Islam, in syaa Allah.

Selain itu, jika ada pejabat Mujahidin yang ceroboh sehingga menimbulkan korban sipil atau sengaja terlibat atau berperilaku buruk terhadap tahanan bertentangan dengan Syariah, kami akan melakukan interogasi yang komprehensif dalam hal ini dan menghukum dia sesuai Syariah. Kami ingin menaikkan peringkat kita sejajar dengan orang-orang yang jujur ​​dan tidak perlu ditemani orang yang tidak bermoral yang melakukan kegiatan melawan Syariah yang akan menutup jalan mereka in syaa Allah.

Mujahidin harus sepenuh hati tidak menumpahkan darah orang yang tidak bersalah selama operasi. Imarah Islam memiliki tanggung jawab untuk melindungi rakyatnya, dan saya, sebagai Amir Imarah Islam, tidak akan pernah mengizinkan ancaman dan bahaya terhadap kehidupan dan harta benda masyarakat sebagai akibat dari kelalaian dan kecerobohan.

Mujahidin tidak diperbolehkan, dalam keadaan apapun, melakukan kegiatan berdasarkan keinginan mereka sendiri yang bertentangan dengan syariah atau memiliki beberapa tujuan dalam pikiran yang tidak sesuai dengan ridho Allah Subhanahu wa ta'ala melainkan hanya menyenangkan keinginan intrinsik jiwa Anda. (instruksi) Ini berlaku untuk semua orang baik pejuang ataupun rakyat biasa. Bahkan Anda tidak boleh berperilaku buruk terhadap musuh dengan cara yang tidak menyenangkan di sisi Allah Subhanahu wa ta'ala, yaitu bersikap longgar dalam menanggapi perilaku kasar tapi setiap tindakan Anda harus dalam cahaya hukum Islam dan perilaku luhur Nabi sholallahu 'alaihi wassallam

Perang telah dipaksakan terhadap kami, pelanggaran terhadap pemerintahan dan bangsa Islam terus berlangsung, dan tanah kami telah diduduki. Menurut setiap prinsip dan hukum, kami memiliki hak untuk mempertahankan iman dan tanah kami; untuk mendapatkan kemerdekaan dan membentuk Sistem Islam Afghanistan yang inklusif di mana hak semua orang dijamin dan menjalani kehidupan dalam suasana kasih dan persaudaraan; sebuah sistem yang menjadi wakil dari tekad rakyat, pembela kemerdekaan dan integritas wilayah, pelindung kepentingan jihad dan nasional berbasis syariah dan memiliki kemampuan untuk berinteraksi positif dengan dunia.

Penjajah asing dan pendukung lokal mereka yang telah dikalahkan oleh Mujahidin berusaha untuk menunjukkan kemenangan kami di utara Afghanistan sebagai bahaya bagi tetangga utara kami dan mencoba membawa mereka ke anak tangga aliansi mereka. Tapi kebijakan kami untuk tetangga telah jelas. Mereka seharusnya tidak memahami kita melalui kacamata musuh.

Pendidikan agama dan modern merupakan kebutuhan besar dan mendesak bagi generasi baru negara kita. Saya menginstruksikan Mujahidin Imarah Islam untuk membuka jalan bagi pendidikan agama dan modern di wilayah administrasi mereka dan memberi bantuan kepada mereka.

Ulama Afghanistan, para orang saleh yang terdidik, pengusaha lokal dan seluruh profesional dan praktisi perdagangan dan para ahli adalah arsitek masa depan bangsa  ini. Mujahidin menghargai bakat mereka dan melindungi properti mereka. Mereka harus terus mantap melaksanakan kegiatan dan layanan mereka. Imarah Islam menganggap properti publik dan swasta serta instalasi dan jasa sebagai hak masyarakat dan sebagai aset umat.

Imarah Islam tidak akan mengizinkan siapa pun menyakiti mereka. Layanan yang dilakukan untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat oleh organisasi amal non-profit (LSM) dan para sukarelawan adalah tindakan terpuji. Kami akan membantu memfasilitasi pekerjaan mereka.

Kami menganggap kehadiran para penjajah di Afghanistan sebagai awal perang berkepanjangan karena merupakan ancaman yang menentukan dan membahayakan. Jadi siapapun yang menginginkan stabilitas dan kemakmuran di Afghanistan, mereka harus membantu Afghanistan dalam mengakhiri pendudukan penjajah.

Imarah Islam melakukan kegiatan politik dan lainnya dan telah mengambil langkah-langkah praktis dalam hal ini. Kantor Politik adalah satu-satunya kantor eksklusif yang aktif selama beberapa tahun terakhir. Kami telah memberikan kewenangan kepada Kantor untuk melaksanakan kontak dan negosiasi dengan entitas yang berbeda. Kantor Politik telah menyampaikan pesan ini kepada semua orang bahwa kita mengharapkan hubungan baik dan sah dengan tetangga, negara-negara regional dan dunia, khususnya, negara-negara Islam dan kami mendesak orang yang memiliki kesadaran bebas untuk membantu kami dalam mengakhiri pendudukan terhadap negara kami yang tertindas dan robek akibat perang.

Mengenai negosiasi, kita mengikuti kebijakan sesuai kebutuhan dan tuntutan dasar atas prinsip-prinsip serta kepentingan jihad dan umat.

Imarah Islam percaya jika negara ini tidak berada di bawah pendudukan, masalah Afghanistan dapat diselesaikan melalui pemahaman dalam negri Afghanistan. Setiap tekanan asing dengan dalih menyelesaikan masalah Afghanistan, tidak akan menyelesaikan masalah tetapi justru akan menciptakan masalah lain.

Jika pemerintah Kabul ingin mengakhiri perang dan membangun perdamaian di negara kita, caranya adalah dengan mengakhiri pendudukan dan mencabut semua perjanjian militer dan keamanan dengan para  penjajah. Tetapi jika slogan-slogan perdamaian diteriakkan hanya  secara lisan sementara kenyataannya perang semakin diintensifkan dengan sebutan bentrokan antar wilayah,suku, agama dan faksi, lalu dikirim orang-orang bersenjata yang tidak bermoral juga milisi yang tak terkendali, hingga melecehkan orang-orang yang tertindas, maka ini hanyalah ejekan bagi perdamaian.

Penciptaan kelompok yang berbeda di bawah bayang-bayang penjajahan dan mempersiapkan mereka melawan Mujahidin dalam pertempuran adalah konspirasi terakhir penjajah untuk kelanjutan perang proksi Amerika di Afghanistan yang sedang dilaksanakan dalam rangka membalas dendam pada rakyat  Afghanistan. Tetapi jika Allah menghendaki, kaum Muslim Afghanistan akan dikuatkan persatuan mereka, menggagalkan konspirasi ini karena mereka telah menghadapi seluruh upaya penjajah lainnya yang berujung kegagalan.

Afghanistan harus sadar bahwa lingkaran rahasia negara penyerang dengan sengaja menginginkan bangsa kita terjerat dalam penyakit bias ras, suku dan wilayah yang membuka jalan bagi disintegrasi persatuan negri kita. Bahkan mereka ingin identitas Islam dan Afghanistan dari sejarah negara menjadi isu yang disengketakan, contohnya adalah kartu identitas elektronik yang baru.

Penjajah tidak melakukan pekerjaan fundamental di Afghanistan dalam empat belas tahun terakhir meskipun mereka mengumumkan telah menggelontorkan bantuan senilai miliaran dolar, berupa pekerjaan fundamental atau memberi manfaat jangka panjang bagi Afghanistan! Semua proyek-proyek mereka dirancang untuk waktu singkat dan berkualitas rendah bahkan palsu. Namun, mereka sepenuhnya menyebar racun untuk menyakiti cara berpikir dan memicu permusuhan internal di antara rakyat Afghanistan.

Amerika dan sekutunya harus mengambil pelajaran dari pertumpahan darah ribuan tentara mereka dan cacatnya puluhan ribu tentara lainnya akibat cedera yang mereka akui. Oleh karena itu, mereka tidak harus mengirim lebih banyak pasukan untuk dibunuh atau menjadi cacat atau bergulat dengan penyakit psikologis sebagai konsekuensi dari respon jihad Afghanistan saat ini.

Kami katakan kepada orang Amerika bahwa Anda menjajah Afghanistan dengan dalih Serangan September. Sekarang 14 tahun telah berlalu sejak saat itu, Anda seharusnya mencegah peristiwa lain seperti  11 September akibat pendudukan Afghanistan tetapi Anda menghadapi kejadian serupa seperti Serangan September di setiap tempat di dunia dan pada setiap saat dalam hidup Anda.

Anda ditargetkan di setiap wilayah dan hidup Anda beresiko. Oleh karena itu, Anda harus meninjau kembali kebijakan kolonialisme Anda untuk mencegah insiden ini dan untuk keamanan Anda sendiri, daripada memimpikan ilusi keamanan dengan membunuh dan menduduki negara-negara lain.

Imarah Islam terikat oleh simpati agama dengan dunia Islam dan Muslim dan berbagi sukacita dan tragedi dengan mereka. Dengan demikian, kami akan terus meningkatkan suara kami dalam mendukung tuntutan rakyat Muslim Palestina dan Muslim tertindas lainnya.

Segala puji bagi Allah Subhanahu wa ta'ala, hari ini kita menyaksikan bahwa Mujahidin telah jelas mengalahkan musuh pada setiap tanah dengan bantuan Allah, Yang Mahakuasa. Mujahidin telah mendapatkan banyak kemenangan di setiap bagian Afghanistan dan telah menggagalkan seluruh konspirasi musuh. Dalam rangka memperoleh bantuan Allah Subhanahu wa ta'ala saudara-saudara mujahidin harus berjihad semata-mata dengan maksud mengamalkan Firman Allah (berjuang di jalan Allah) dan untuk kemakmuran dan pelayanan bagi sebangsa yang tertindas dan mempertimbangkan perlindungan kehidupan, properti dan martabat manusiawi rakyat sebagaimana diwajibkan dalam Syariah dan moral serta memiliki perilaku yang penuh kasih sayang, kebaikan dan simpati dengan orang-orang. Mendapatkan dukungan dari orang-orang di setiap kegiatan jihad dan menyelesaikan masalah Anda dan orang-orang Muslim umum melalui konsultasi dan pemahaman dengan ulama, pemimpin suku dan tokoh masyarakat dari kalangan masyarakat. Berperilaku dengan mereka seperti seorang hamba tidak seperti penguasa.

Akhir kata, saya mengucapkan selamat kepada rakyat Mujahid Afghanistan, Mujahidin di benteng dan Mujahidin yang ditahan di penjara musuh dan semua umat Islam pada kesempatan Idul Adha yang baik ini dan meminta Allah Subhanahu wa ta'ala untuk menerima pengorbanan dan perbuatan Mujahidin dan seluruh Muslim yang mereka lakukan untuk mendapatkan ridha Allah Subhanahu wa ta'ala Semoga Allah melindungi umat Islam dari kejahatan semua konspirasi musuh dan semoga Allah Subhanahu wa ta'ala memungkinkan kita untuk berbagi kebahagiaan dan sukacita kita dengan keluarga syuhada, tawanan, Mujahidin, pengungsi dan semua Muslim yang membutuhkan dan menyediakan kebutuhan mereka dari kemampuan kita yang terbaik.

Ya Allah! Jadikan kami orang beriman dan tanamkan iman dalam hati kami dan jadikan ketidakpercayaan, kerusakan dan pemberontakan jauh di mata kita dan tempatkan kami di antara orang-orang yang dibimbing. Ya Allah, berilah kami kemenangan atas musuh-musuh kami dan perbaiki urusan kami dan bimbing kami ke arah yang baik dan lebih baik dalam keyakinan dan kehidupan kami ini. Aamiin…

Amirul Mukminin, Mullah Akhtar Muhammad Mansur

Hamba Islam

22/09/2015

Deddy | Voice of Jihad | Jurniscom

Mujahidah Muda Itu Ditembak Pasukan Zionis Mempertahankan Niqabnya

PALESTINA (Jurnalislam.com) Seorang wanita muda Palestina meninggal karena luka-lukanya setelah ditembak oleh pasukan Israel Selasa (22/09/2015), kantor berita Palestina Ma'an melaporkan.

Seorang juru bicara militer Israel mengatakan wanita itu telah ditembak di sebuah pos pemeriksaan militer di kota Hebron, Tepi Barat setelah mencoba untuk menusuk seorang tentara Israel.

Namun penduduk setempat membantah klaim Israel bahwa wanita tersebut – yang diidentifikasi sebagai Hadeel Hashlmon, 18 tahun – telah menyerang tentara.

"Para prajurit memaksa dia melepas niqab-nya (penutup wajah/cadar), tapi dia menolak," Issa Amro, direktur Pemuda Melawan Pemukiman, kelompok aktivis Palestina yang berbasis di Hebron kepada Anadolu Agency.

"Ketika dia mencoba meninggalkan pos pemeriksaan, mereka menembaknya," tambahnya.

Menurut Amro, relawan dari kelompok mereka menyaksikan kejadian itu.

Sebelumnya pada hari yang sama, mereka merilis foto-foto yang muncul untuk menunjukkan tentara Israel menunjuk senjata ke arah wanita itu dan membaringkan tubuh terlukanya di tanah.

Deddy | Anadolu Agency | Jurniscom

Gelombang Baru Islamophobia Hantam Amerika Serikat

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Gedung Putih pada hari Senin (21/09/2015) menegur keras kandidat Partai Republik, Ben Carson, setelah ia membuat komentar kontroversial tentang Muslim yang memicu reaksi luas, lansir World Bulletin.

"Ini tidak konsisten dengan nilai-nilai sebagian besar orang Amerika, dan ironisnya, saya benar-benar berpikir bahwa pandangan yang diartikulasikan oleh Dr. Carson sepenuhnya tidak konsisten dengan konstitusi yang benar-benar menjamin kebebasan beragama di negeri ini," kata juru bicara Gedung Putih, Josh Earnest.

"Yang sangat mengecewakan bagi banyak pengamat, termasuk saya, adalah bahwa kita belum melihat protes yang signifikan dari kandidat lainnya di Partai Republik, dan itu untuk alasan yang sama, karena mereka mengharapkan suara dari orang yang sama," Earnest menambahkan.

Carson, satu-satunya kandidat GOP berkulit hitam, mengatakan pada hari Ahad bahwa ia tidak akan mendukung seorang Muslim yang memegang kepresidenan.

"Saya benar-benar tidak setuju," katanya dalam sebuah wawancara dengan penyiar NBC, dengan alasan bahwa Islam tidak kompatibel dengan konstitusi AS.

Carson tidak menarik kembali komentarnya setelah mendapatkan kritik tajam, tapi ia menambahkan dengan mengatakan kepada surat kabar the Hill bahwa "Muslim merasa bahwa agama mereka merupakan satu bagian dengan kehidupan publik dan yang dilakukan sebagai pejabat publik, dan itu tidak konsisten dengan prinsip-prinsip dan Konstitusi kita."

Amandemen Pertama Konstitusi AS menjamin kebebasan beragama sementara Pasal VI menyatakan "tidak akan pernah diperlukan tes agama sebagai kualifikasi untuk setiap kantor atau wakil rakyat di Amerika Serikat".

Deddy | World Bulletin | Jurniscom

 

Seorang Mujahidah Muda Palestina Akhirnya Syahid Setelah Ditembus Peluru Pasukan Israel

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Seorang wanita Palestina muda pemberani yang ditembak oleh pasukan Israel setelah mencoba menusuk seorang tentara di sebuah pos pemeriksaan di Tepi Barat yang diduduki akhirnya meninggal dunia, sumber mengatakan kepada Al Jazeera, Selasa (22/09/2015).

Wanita tersebut, seorang mahasiswa berusia 19 tahun, terluka di pos pemeriksaan dekat pusat Hebron sekitar pukul 08:30 pada hari Selasa.

"Penyerang wanita berusaha menusuk seorang tentara," kata seorang juru bicara militer Israel, menjelaskan bahwa tentara kemudian menembak bagian "bawah tulang empat keratnya".

Tentara itu tidak terluka. Militer mengatakan perempuan tersebut dipindahkan ke sebuah rumah sakit di Israel setelah insiden.

Berbicara kepada Al Jazeera, seorang warga Hebron, Issa Amro mengidentifikasi wanita tersebut sebagai Hadeel Salah al-Hashlamon, 19 tahun.

"Sekarang tentara telah meningkatkan jumlah pasukannya di seluruh kota," kata Amro, yang merupakan koordinator kelompok monitoring Pemuda Melawan Pemukiman (Youth Against Settlements) yang berbasis di Hebron.

Menurut Amro, bentrokan pecah antara pemuda Palestina dan tentara Israel di daerah tersebut setelah insiden penembakan dan "masih berlangsung di seluruh kota".

Sebelumnya pada hari Selasa, seorang pria Palestina tewas selama operasi militer Israel di kota yang sama, Hebron, saat ia menangani alat peledak darurat.

Pria tersebut bermaksud melemparkan peledak itu  ke arah kendaraan militer, kata tentara Israel.

Namun, para pejabat keamanan Palestina mengatakan ia ditembak mati oleh pasukan penjajah Israel di desa Khursa dekat Hebron. Mereka mengidentifikasinya sebagai Dia al-Talahmeh, 21 tahun.

Ketegangan meningkat di seluruh Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur yang diduduki, menjelang hari raya Yahudi, Yom Kippur, yang dimulai saat matahari terbenam pada hari Selasa, dan hari raya Idul Adha, yang dimulai pada Rabu malam dan berlanjut sampai Ahad.

Penjajah Israel telah mengerahkan ribuan polisi di Yerusalem dan menutup jalan masuk dari Tepi Barat.

Dengan kematian terbaru ini, sedikitnya 25 warga Palestina tewas oleh pasukan Israel sejak awal tahun 2015, menurut angka PBB.

Deddy | Al Jazeera | Jurniscom

Operasi Azm Masih Berlanjut

BALKH (Jurnalislam.com) –  Selasa pagi (22/09/2015) sebuah ledakan besar menghantam kendaraan yang mengangkut Hayatullah, kepala polisi boneka di distrik kabupaten Chahi provinsi Balkh, menewaskan kepala polisi tersebut, 2 petugas dan 5 polisi yang berada di dalam kendaraan, El Emarah News melaporkan.

Menurut laporan dari provinsi Jowzjan utara, Mujahidin Imarah Islam merebut pos musuh di distrik Qushtifa provinsi Balkh setelah pertempuran sejak malam lalu, menewaskan 10 pasukan boneka dan mengambil 2 orang tawanan.

Mujahidin merebut 10 Kalashnikov, 2 senapan mesin berat PK, 1 peluncur roket, 1 mortir meriam dan sejumlah besar amunisi dari musuh.

Dua pasukan boneka tewas dan lebih dari 15 lainnya termasuk komandan terluka dalam pertempuran sepanjang malam dengan Mujahidin Imarah Islam di distrik Patan provinsi Paktia, Senin malam.

Dalam laporan lain, sebuah bom pinggir jalan menewaskan dua polisi dan melukai satu orang lainnya di distrik Syed Karam provinsi Paktia pada hari Senin.

Juga di hari Senin, lima pasukan boneka tewas dan terluka dalam ledakan bom pinggir jalan di tempat lain di distrik Syed Karam provinsi Paktia.

Di kawasan Patan di distrik Syed Karam, seorang komandan Arbaki terluka dalam bentrokan dengan Mujahidin lalu meninggal akibat luka pada hari Senin.

Deddy | Shahamat | Jurniscom

Suriah Terima 28 Pesawat Tempur dan Pembom dari Rusia

SURIAH (Jurnalislam.com) – Damaskus telah menerima pesawat tempur baru dan pesawat pengintai dari Moskow untuk melawan para pejuang Suriah, sumber militer Suriah mengatakan kepada AFP, Selasa (22/09/2015).

"Angkatan udara kami telah menerima pengiriman sedikitnya lima pesawat tempur dari Moskow serta pesawat pengintai yang memungkinkan kita untuk mengidentifikasi target dengan akurasi besar," kata seorang pejabat senior kepada AFP tanpa menyebut nama.

Sumber itu mengatakan pesawat-pesawat tersebut tiba pada hari Jumat di sebuah pangkalan militer di provinsi Latakia, jantung wilayah rezim Presiden Bashar al-Assad.

Sumber militer lain di Latakia mengatakan kepada AFP bahwa tentara telah "menerima pesawat pengintai Rusia yang akan memungkinkan pasukan darat dan udara Suriah untuk secara akurat mengidentifikasi target."

Pengiriman juga termasuk "radar dan teropong infra-merah," kata sumber itu.

Pada hari Senin, para pejabat AS mengatakan Rusia telah mengerahkan 28 pesawat tempur di Suriah, membenarkan adanya upaya terbaru meningkatkan kehadiran militer Moskow di negara yang sedang dilanda perang tersebut.

Washington dalam beberapa pekan terakhir telah mengungkapkan langkah Rusia mendukung Presiden Assad dan memperingatkan bahwa dukungan militer terhadap rezim Assad beresiko menghambat upaya membawa perdamaian.

Para ahli mengatakan penumpukan pesawat-pesawat tersebut kemungkinan merupakan awal aksi militer.

Jenis pesawat yang datang menunjukkan bahwa Rusia berniat untuk mengerahkan kekuatan tempur mereka di luar Latakia dalam peran ofensif.

"Ada 28 pesawat tempur dan pesawat pembom" di sebuah lapangan udara di provinsi Latakia di barat Suriah, salah satu pejabat yang berbicara tanpa menyebut nama mengatakan kepada AFP.

Seorang pejabat kedua, juga berbicara dengan syarat anonim, mengkonfirmasi dan menambahkan ada juga sekitar 20 pesawat tempur dan transportasi helikopter Rusia di pangkalan.

Pejabat tersebut juga mengatakan Rusia mengoperasikan drone di Suriah, tapi tidak memberikan rincian tambahan.

Menurut pejabat itu, Rusia telah mengirimkan 12 pesawat penyerang SU-24, 12  pesawat serangan darat SU-25 dan empat jet tempur Flanker.

Deddy | AFP | Jurniscom

Ratusan Warga Yahudi Serbu Al-Aqsha untuk Rayakan Hari Pengampunan

AL QUDS (Jurnalislam.com) – Sekitar 173 warga yahudi menyerbu Masjidil Aqsha, Selasa (22/09/2015) dan berkeliling di halaman Al-Aqsha dengan pengawalan ketat pasukan Israel, lansir Infopalestina.

Serbuan dimulai dari pintu gerbang Maghoribah melewati halaman Masjid, sambil mendengarkan penjelasan tentang kuil mitos dan hari raya pengampunan yahudi.

Sementara itu kaum muslimin yang berada di dalam Masjidil Aqsha, berupaya menghadang serbuan, dengan meneriakan takbir dan yel-yel yang menegaskan Al-Aqsha milik kaum muslimin, dan menolak pelangggaran yang dilakukan pasukan Israel dan gerombolan pemukim yahudi.

Sementara di luar pintu gerbang Silsilah, kaum muslimin yang dilarang masuk Masjid, meneriakan takbir, dan mengutuk keberadaan pasukan penjajah Israel di dalamnya, di tengah provokasi yang dilakukan gerombolan yahudi.

Dua orang pemuda Palestina ditangkap pihak intelijen zionis di luar pintu Silsilah, yaitu Muhammad Niyab dan Yasin Badran.

Pasukan penjajah Israel memberlakukan prosedur ketat, memblokade Masjidil Aqsha dan menebarkan pasukannya di area sekitar Masjid, termasuk di kota Lama, bersamaan dengan perayaan “Hari Pengampunan yahudi.”

Eskalasi penangkapan di kota Al-Quds dan sekitarnya mengalami peningkatan, pasukan Israel telah menangkap kurang lebih  150 orang dalam 10 hari terakhir.

Menurut keterangan Forum Peduli Tawanan Palestina, Selasa (22/09/2015) jumlah tawanan di kota Al-Quds hampir mencapai 150 orang sejak 13 September lalu sampai hari ini.

Mayoritas tawanan anak-anak dan para remaja. Di hari selasa kemarin, 4 orang ditangkap dari kota Ezriyah, Al-Quds Timur, termasuk seorang wanita dan seorang lansia.

 

Deddy | Infopalestina | Jurniscom

Fenomena Jihad Aljazair, Berawal dari Takfir Berujung Pembunuhan

JAKARTA (Jurnalislam.com) – "Eksperimen jihad di Aljazair adalah eksperimen jihad di abad 20 yang paling tragis di samping juga memberikan banyak manfaat, hikmah, pelajaran, bagi kita semua generasi yang akan datang." Pernyataan tersebut dikatakan Redaktur Pelaksana Islampos.com, Muhammad Pizzaro Novelan Tauhidi mengutip pernyataan Syaikh Abu Mus'ab As Suri tentang jihad Al Jazair.

"Pelajaran yang dimaksud Abu Mus'ab As Suri tidak lain adalah kiprah gerakan perlawanan mujahidin yang paling besar di Aljazair pada saat itu, GIA (The Armed Islamic Group) yang berubah menjadi kelompok ekstrem yang lebih banyak menyerang kaum muslimin itu sendiri dan membunuh para komandan-komandan mujahidin, ketimbang secara serius melakukan perlawanan kepada pemerintah Aljazair," papar Pizaro saat menjadi pembicara dalam acara diskusi Jamaah Ansharusy Syariah bertema "Balada Jihad Aljazair, Menguak Infiltrasi Intelijen & Paham Takfiri Dalam Gerakan Jihad" di Kantor Majalah Gatra, Jl.Kalibata Timur IV No.15, Jakarta Selatan, Senin (21/9/2015).

Perubahan gerakan kelompok jihad GIA menjadi gerakan yang ekstrem terjadi setelah beberapa pimpinan GIA terbunuh dan tampuk kekuasaan jatuh kepada Abu Abdurrahman Amien.

"Inilah tokoh yang disebut Abu Mus'ab As Suri sebagai intelijen yang disusupkan pemerintah Aljazair kepada para mujahidin. Ini orang baru, tidak cukup dikenal, masih muda dan bukan ulama kemudian menjadi pemimpin GIA. Disinilah fitnah terbesar yang disoroti Abu Mus'ab As Suri," ungkap Sekjen Jurnalis Islam Bersatu (JITU) itu.

Apa saja yang dilakukan oleh GIA pada saat itu sehingga mendapat kritikan pedas dari Syeikh Abu Mushab As Suri. Pertama, kata Pizaro, mereka memerangi masyarakat yang memiliki hubungan struktur dengan Aljazair.

“Akhirnya, peperangan tidak berlangsung antara militer dengan “mujahidin”, tetapi antara mujahidin dengan masyarakat,” lanjutnya.

Kedua, GIA mengeluarkan fatwa-fatwa yang menghalalkan membunuh kaum wanita dan anak-anak dari keluarga aparatur negara.

Ketiga, maraknya ungkapan takfir dan banyaknya arahan umum yang dipaksakan pemimpin GIA kepada para anggotanya.

“Tidak hanya mengkafirkan pemerintah pada saat itu, tetapi juga mengkafirkan kelompok perlawanan yang lain diluar GIA,” sambung Pizaro.

Keempat, mencela kelompok jihad lainnya dan membunuh komandan-komandannya.

“Cara intelijen untuk memberangus kelompok-kelompok Islam pada saat itu ialah membuat kelompok tandingan (GIA). Kemudian GIA ini tugasnya selain mengeluarkan fatwa-fatwa kafir juga membunuh komandan-komandan jihadnya,” terangnya mengutip pernyataan Syeikh As Suri.

Pizaro kemudian mengutip pernyataan menarik Syeikh Abu Mushab As Suri lainnya dalam menanggapi fenomena GIA di Aljazair tersebut.

“Berkembangnya kelompok-kelompok ekstrem di tubuh umat Islam, ialah karena tidak adanya ulama di tengah-tengah mereka. Akhirnya mereka menjadi anak muda yang bertarung bebas, memukul siapa saja, melawan siapa saja termasuk umat Islam,” jelasnya.

Menurut Pizaro, ada kesamaan antara apa yang terjadi di Aljazair dengan di Suriah. “Tampaknya agak sama polanya. Berawal dari takfir, berujung pada pembunuhan,” tandasnya.

Menanggapi paparanya tersebut, amir Jamaah Ansharusy Syariah, Ustadz Muhammad Achwa mengatakan bahwa umat Islam harus berhati-hati terhadap infiltrasi yang sering dilakukan terhadap gerakan Islam.

"Disamping langkah kehati-hatian, kita juga menggunakan basyiroh, ini didapat dari tadzkiyatun nafs, dengan itu gerakan intelijen seperti itu bisa terbaca," tuturnya.

Kemudian beliau menegaskan bahwa target gerakan umat Islam adalah berupaya untuk mendapatkan pertolongan Allah Swt. “Karena kita tidak mampu menghadapi skenario seperti itu," tutupnya.

Diskusi yang rutin digelar setiap hari Senin itu juga dihadiri langsung oleh Pemred Majalah Gatra, Heri Muhammad dan amir Ansharusyariah Jakarta, ustadz Haris Amir Falah.

Reporter : Irfan | Editor : Ally | Jurniscom

 

Imarah Islam Afghanistan Rilis Video: “Pembebasan Gwashta”

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Mujahidin Imarah Islam Afghanistan melancarkan serangan terkoordinasi pada posisi musuh di daerah Ghwasta kabupaten Khwa Waza di provinsi Paktika beberapa pecan sebelumnya di mana seluruh area dibersihkan dari pasukan bayaran setelah puluhan tewas dan terluka, banyak kendaraan hancur dan sejumlah besar senjata dan amunisi disita.

Al Emarah Studio menyajikan kepada pemirsa video berdurasi 21 menit berisi laporan operasi tersebut, dimulai dengan briefing tentang operasi dan hasilnya, wawancara dengan wakil gubernur provinsi Imarah Islam untuk Paktika, Mawlawi Muhammad Iqbal (Takal), serta rekaman pelatihan Mujahidin, operasi, pos pemeriksaan yang dibongkar dan senjata/peralatan yang disita.

Untuk melihat atau men-download video, silahkan kunjungi link di bawah ini:

Full HD
https://archive.org/details/DaGwashtiFathaHd

Download
https://archive.org/download/DaGwashtiFathaHd/DaGwashtiFathaHd.mp4

Mobile MP4
https://archive.org/details/DaGgwashtiFathaMobileMp4

Download Link
https://archive.org/download/DaGgwashtiFathaMobileMp4/DaGwashtiFathaMobile.mp4

3GP
https://archive.org/details/DaGwashtiFatha3gp

Download Link
https://archive.org/download/DaGwashtiFatha3gp/DaGwashtiFatha3gp.3gp

Deddy  | Voice of Jihad | Jurniscom |

 

Komandan dan Anak Buahnya Bergabung dengan Mujahidin IIA, Semua Persenjataan di Serahkan

SARIPUL (Jurnalislam.com) – Komandan Gul Muhammad bersama dengan 6 anggota milisi bertobat atas kesalahan mereka dan bergabung dengan Mujahidin Imarah Islam Senin pagi (21/09/2015), di daerah Kata Qala kabupaten Sozma Qala, menurut pejabat yang melaporkan dari provinsi Saripul utara, lansir El Emarah News.

Kelompok ini juga membawa sebuah truk pickup, 4 senapan mesin PK, 8 senapan Ak dan sejumlah peralatan lain yang cukup besar.

Di kabupaten Maruf provinsi Kandahar selatan mengatakan bahwa 11 Mujahidin penyusup dari kawasan Jar daerah Nawa merebut semua persenjataan dari pos pemeriksaan lalu bergabung dengan unit Mujahidin di dekatnya pada hari Ahad sore.

Di antara senjata tersebut termasuk 2 senapan mesin PK, 9 senapan AK dan 2 peluncur granat.

Mujahidin kemudian terlibat pertempuran senjata berat dan ringan dengan musuh tim pengejar, kemungkinan besar berhasil menyebabkan korban di pihak pasukan bayaran.

Deddy | Shahamat | Jurniscom