Al Emarah Studio Rilis Video Baru “Pembebasan Gulistan”

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com)Al Emarah Jihadi Studio, bagian dari Cabang Multimedia Komisi Budaya Imarah Islam Afghanistan (Taliban) merilis video baru brilian yang berjudul 'Pembebasan Gulistan' pada hari Kamis.

Video dengan total run-time 30 menit ini berisi cuplikan basis dan pos pemeriksaan yang diambil alih oleh Mujahidin serta sejumlah besar senjata dan peralatan yang disita dari musuh yang dengan jelas memperlihatkan kebohongan musuh yang menyatakan bahwa Gulistan sebenarnya tidak jatuh ke tangan Mujahidin. Kenyataannya pusat distrik dipindahkan ke lokasi lain di dekatnya dan tidak ada peralatan yang tertinggal !!

Bagian lain video menunjukkan penduduk setempat gembira merayakan kembalinya rumah mereka yang sebelumnya dirampas oleh pasukan antek dan dirubah menjadi basis militer.

Video terbaru Al Emarah Studio dapat dilihat dan diunduh dari link yang disediakan di bawah ini:

Full HD
https://archive.org/details/GulistanFullHD

Download Link
https://archive.org/download/GulistanFullHD/Gulistan-Full%20HD.mp4

MP4
https://archive.org/details/GulistanMobile

Download Link
https://archive.org/download/GulistanMobile/Gulistan-Mobile.mp4
3 GP
https://archive.org/download/DaGulistanFathha3GP.3gp/Da%20Gulistan%20Fathha-3GP.3gp

 

Deddy | Al Emarah News | Jurnalislam

 

Video Tertangkapnya Angkatan Laut AS oleh Iran Sulut Kontroversi di Amerika

NEW YORK (Jurnalislam.com) – Perilisan serangkaian gambar dan video 10 pelaut Angkatan Laut AS yang ditangkap hari Selasa (12/01/2016) oleh Iran, menyulut kontroversi di Amerika Rabu (13/01/2016), lansir World Bulletin.

Media Iran menerbitkan sekitar dua lusin foto dan lima video, dua di antaranya menunjukkan seorang pelaut laki-laki meminta maaf dan memuji pengobatan Iran.

"Ini adalah sebuah kesalahan. Itu adalah kesalahan kita, dan kami mohon maaf atas kesalahan kami," kata pelaut tak dikenal tersebut dalam video, yang diposting online beberapa jam setelah para pelaut tersebut dibebaskan dari tahanan Iran.

"Itu adalah kesalahpahaman," katanya. "Kami tidak bermaksud untuk pergi ke perairan Iran." Pelaut itu juga menambahkan bahwa Iran telah berperilaku fantastis selama menahan mereka dan ia berterima kasih untuk keramahan dan bantuan Iran.

    Gambar yang diterbitkan oleh TV negara #Iran sejak saat pelaut #US ditangkap. pic.twitter.com/bcEKaJGPb9
    – Abas Aslani (abasinfo) January 13, 2016

Publik AS telah terganggu secara serius, terutama politisi dan calon presiden Republik.

Senator Arizona terkenal John McCain mengecam komentar Kerry dalam posting gambar para pelaut yang ditahan di atas kapal yang menurutnya bertentangan dengan sentimen Kerry bahwa semua prajurit "diurus dengan baik."

Baca juga: Iran Bebaskan 10 Angkatan Laut AS yang Ditahan di Teluk

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam
 

Lagi, Pesawat Tempur Israel Serang Gaza utara

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Militer Israel mengatakan Rabu (13/01/2016) bahwa menyerang menyerang sel militer yang mereka tuduh menanam bahan peledak di Gaza utara.

Satu orang tewas dan tiga lainnya luka-luka dalam serangan itu, Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengatakan kepada Anadolu Agency, Kamis (14/01/2016).

"Musa Zeayter, 31, terbunuh oleh pecahan peluru dari serangan udara Israel di barat Biet Lahya di Gaza utara," kata juru bicara kementerian Ashraf Al-Qedra. "Tiga warga Palestina lainnya terluka."

Sebagai tanggapan, Hamas di Gaza memperingatkan "terus menerus terjadinya agresi Israel terhadap rakyat kami di Gaza."

"Israel harus bertanggung jawab untuk agresi ini dan dampak yang ditimbulkannya," kata Hamas dalam sebuah pernyataan.
 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam
 

Antara Terorisme dan Strategi Pengalihan Isu

SIANG ini, Kamis (14/1/2016) tepatnya pukul 10:30 Wib kota Jakarta dikejutkan dengan ledakan bom di kawasan Sarinah. Ledakan terjadi di beberapa titik. Yang menjadi fokus titik ledakan adalah kawasan Pos Polisi Sarinah. Tentu ledakan ini menjadi sajian berita utama di berbagai media TV nasional. Aksi peledakan ini pun bak film action karena mempertontankan aksi baku tembak. Lepas dari kejadian tersebut, muncul berbagai analisa yang berbeda. Masyarakat awam sudah keduluan terkontruksi media mainstream sehingga menyebut tragedi Sarinah merupakan bagian dari aksi terosisme. Beda hal dengan analisa yang dilakukan oleh peneliti serta pakar terorisme, mereka mengaitkan tragedi sarinah dengan jaringan ISIS karena asumsi mereka aksi ini mirip seperti aksi di Paris. Tentu saja dua analisa ini membuat Islam lagi-lagi terstigmatisasi kian buruk.

Terlepas dari dua analisa tadi penulis coba menyuguhkan analisa pembanding agar aksi ini bisa dicerna secara proporsional. Kondisi bangsa ini sedang berada pada titik kulminasi yang kian mendidih. Masyarakat disuguhkan berbagai persoalan bangsa yang begitu komplit yang sampai hari ini belum mampu teruraikan benang merahnya. Polemik di parlemen yang terus meruncing, korupsi yang menggurita, reshufle kabinet jilid dua serta tarik ulur kontrak karya Freeport. Semua persoalan di atas begitu menguras energi yang berdampak pada stabilitas politik, ekonomi dan keamanan negeri ini. Tentu kondisi ini bisa dijadikan celah oleh pihak terkait untuk memecah fokus masyarakat. Sehingga fokus masyarakat teralihkan dan wal hasil isu-isu di atas menggelinding bebas tanpa penyelesaian yang jelas. Karena fokus masyarakat sudah pindah ke isu terorisme.

Isu terorisme merupakan isu seksi yang dikemas serta dimanfaatkan oleh inteligen sebagai upaya pengalihan isu serta pengkerdilan umat Islam. Dengan membonceng isu terorisme akan membenamkan isu-isu lain yang berkembang. Sehingga sudah tertebak masyarakat menjadi abai, fungsi kritisnya mandeg, serta gerakan perlawanan pun menjadi terhenti karena tertutupi tabir terorisme. Hal yang janggal adalah ketika fungsi badan inteligen sebagai kamnas ini tidak berjalan, tidak mampu mendeteksi gerakan tersebut. Padahal gerakan ini tidak terlalu besar. Selanjutnya motif pemboman pun tidak jelas pesan apa yang disampaikan dan target ledakannya pun bukan tempat-tempat strategis. Jadi terlalu dangkal jika menyamakan aksi ini dengan Paris.

Analisa selanjutnya, hari ini merupakan deadline PT Freeport menawarkan divestasi kepada pemerintah. Kita tahu bahwa polemik Freeport ini mendapatkan perlawanan yang begitu masif dari publik. Bisa saja untuk memuluskan negosiasi tersebut pihak terkait menggelontorkan isu terorisme sebagai pengalihan isu di atas.

Analisa terakhir. Dengan membonceng isu terorisme semakin meneguhkan posisi Indonesia di mata barat ikhwal keseriusan Indonesia untuk memberangus gerakan terorisme sehingga semakin melemahkan umat Islam, meneguhkan sistem kapitalisme buatan barat dan yang paling penting Indonesia tetap memilki bargaining position yang seksi di mata barat. Banyak teori analisa yang bisa dikaitkan dengan aksi tersebut. Hanya kita perlu bijak serta tidak serampangan untuk mengaitkan aksi tersebut dengan Islam. Hingga ramai-ramai termasuk muslim sendiri mengeroyok umat Islam.*

Mahasiswi Unram Menghilang, Diduga Gabung Gafatar

MATARAM (Jurnalislam.com) – Seorang mahasiswi semester III Fakultas Ekonomi Univesitas Mataram (Unram), Nusa Tenggara Barat, Rani Ayunia Pradini Putri dikabarkan menghilang sejak setahun dan diduga mengikuti aliran sesat gerakan fajar nusantara (Gafatar) yang belakangan meresahkan masyarakat Indonesia.

Ketua MUI NTB Prof Saiful Islam mengatakan, hilangnya mahasiswi semester III Fakultas Ekonomi Unram itu, karena diajak oleh seseorang tetangganya bernama Hafil warga Desa Sandik, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat,

"Rani Ayunia Pradini Putri ini diketahui menghilang sejak Mei 2015 dan hingga sekarang belum diketahui keberadaannya," terangnya pada Rabu (13/1/2015) sebagaimana dilansir antara.

Menurut dia, apa yang dialami mahasisiwi semeter III Fakultas Ekonomi Unram ini, mirip dengan kasus hilangnya dokter Rica Tri Handayani dan anak balitanya Zafran Alif Wicaksono.

Sebelum menghilang Rani Pradini Putri diketahui sering berkomunikasi dengan Hafil yang tidak lain merupakan tetangga dekatnya dan diketahui sebagai aktivis Gafatar NTB.

"Kejadian ini sudah diketahui pihak kampus dan keberadaanya Rani sedang dilacak," ujarnya.

Saiful menjelaskan, organisasi Gafatar merupan organisasi yang dilarang dan sudah dinyatakan sebagai aliran sesat oleh MUI.

Sementara di NTB organisasi ini diketahui sudah berkembang di tepatnya di Kabupaten Sumbawa Barat sejak tahun 2014.

"Aliran sesat tidak mengakui Muhammad SAW sebagai nabi, menyerukan untuk tidak sholat, tidak berhaji dan menyatakan keluar dari Islam"

Selain itu, lanjutnya, organisasi ini sejak awal selalu berganti-ganti nama, bahkan yang terbaru Gafatar tersebut diganti menjadi Komunitas Millah Abraham.

Karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap aliran tersebut, bahkan untuk lebih berhati-hati jika mengenal orang baru jika mebawa ajaran tertentu yang tidak jelas. 

Reporter: Sirath | Editor: Ally | Jurnalislam

Ekonomi Syariah Lebih Mudah Ketimbang Ekonomi Pancasila

TASIKMALAYA (Jurnalislam.com) – Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Tasikmalaya Prof. H. Kartawan mengatakan, menjalankan ekonomi Syariah lebih mudah ketimbang ekonomi Pancasila.

“Dalam ekonomi syariah sudah ada grand model, yaitu Rasulullah Saw. Kita jangan jangan salah langkah dalam bermuamalah. Rasul sudah mencontohkan bagaimana bermuamalah yang sesuai agama Islam,” tuturnya dalam ceramah ekonomi syariah, di Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Rabu (13/1/2016).

Prof Kartawan juga mengimbau masyarakat Tasikmalaya untuk mensosialisasi transaksi ekonomi syariah dan meninggalkan riba.

"Tugas utama kita mensosialisasikan kegiatan-kegiatan ekonomi Syariah dan kita berharap masyarakat Tasikmalaya dalam bertransaksi keuangannya itu secara syariah," katanya.

Prof juga menjelaskan salah satu program MES Kota Tasikmalaya, yaitu agar masyarakat tidak terjerat dengan rentenir. Maka MES menghimbau kepada lembaga keuangan syariah untuk mempermudah kepada masyarakat kelas menengah kebawah.

"Kita akan berusaha agar umat Islam tidak terdzalimi dengan rentenir yang kini sudah berkembang di Kota Tasikmalaya," tegasnya.

Disinggung soal tantangan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Prof mengatakan, “Selagi kita memiliki produk kita, maka gunakanlah produk kita. Bahkan kita mengimbau kepada lembaga-lembaga yang memberikan pelayanan kepada umat Islam yang memberikan pelayanan kepada umat Islam baik barang atau peralatan, supliernya harus umat muslim.”

Reporter: HBQ | Editor: Ally | Jurnalislam

Mau Surga Pilih Syariah, Mau Neraka Pilih Konvensional

TASIKMALAYA (Jurnalislam.com) – Dari jumlah penduduk delapan juta orang lebih, yang menggunakan ekonomi Islam hanya 86 ribu orang. Demikian dikatakan Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan Tasikmalaya, Edi Ganda Permana menyinggung rendahnya pertumbuhan bank syariah di Priangan Timur. 

“Satu persen pun tidak. Padahal di Priangan Timur ini ada ribuan pesantren. Ayo mari sama-sama majukan ekonomi Islam,” ajaknya saat memberi sambutan dalam ceramah ekonomi syariah, di Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Rabu (13/1/2016).

Sebagaimana dilansir Initasik, Edi berharap, ke depan perkembangan ekonomi syariah tumbuh signifikan, sehingga memberikan berkah bagi kehidupan. Dalam mengajak umat bermuamalah yang sesuai ajaran agama, Edi berani mengatakan, “Mau surga pilih syariah, mau neraka pilih konvensional.”

Terkait keberadaan OJK, Edi menyebutkan, salah satu misinya adalah melindungi kepentingan konsumen. “Jika ada permasalahan dengan industri keuangan, jangan lari ke LSM atau BPSK. Datanglah ke OJK,” ujarnya.

Reporter: Aryo Jipang | Editor: Ally | Jurnalislam

Bantuan Tambahan Untuk Kota Madaya Terkepung akan Meluncur Hari ini

SURIAH (Jurnalislam.com) – Kelompok bantuan kemanusian berharap bisa memberikan lebih banyak lagi makanan dan obat-obatan pada hari Kamis (14/01/2016) di tiga kota Suriah terkepung, termasuk Madaya, di mana warga dilaporkan pada mati kelaparan, kata seorang pejabat PBB, kantor berita AFP melaporkan Rabu (13/01/2016)

Linda Tom, juru bicara Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), membenarkan pengiriman bantuan tambahan  yang direncanakan untuk Madaya, di mana puluhan orang diperkirakan telah meninggal karena kekurangan makanan.

"Kami berencana untuk operasi ke Madaya, Fua dan Kefraya pada Kamis, yang akan diikuti oleh pengiriman ketiga pada hari-hari berikutnya," katanya, pada hari Rabu.

Dia menambahkan bantuan untuk kota keempat, Zabadani, sedang direncanakan di kemudian hari.

Persediaan makanan sangat dibutuhkan memasuki tiga kota pada hari Senin.
Itu adalah pertolongan pertama untuk mencapai penduduk Madaya selama empat bulan berupaya, akhirnya datang setelah kekhawatiran internasional tentang situasi di Madaya.

Kota Madaya, bersama dengan tetangganya Zabadani di provinsi Damaskus, berada di bawah pengepungan rezim Assad dan Syiah Hizbullah Libanon, dan warga Madaya juga dilaporkan selain kelaparan juga tewas setelah menginjak ranjau darat atau ditembak oleh penembak jitu ketika mencoba meninggalkan kota untuk mencari makanan atau bantuan.

 

Deddy | Al Arabiya | Jurnalislam

2 Serdadu Israel Terbakar Dihantam Bom Molotov Intifadhah

AL QUDS (Jurnalislam.com) – Dua tentara penjajah Zionis Yahudi terbakar setelah terkena serangan bom molotov dari para pemuda intifadhah di desa Isawiyah, al-Quds. Sementara itu pasukan Zionis menangkap tiga bocah Palestina dari kota al-Quds, Infopalestina melaporkan Rabu (13/01/2016).

Media Zionis mengatakan, para pemuda Palestina menyerang salah seorang tentara penjajah Zionis dengan molotov dan membuatnya terluka bakar, ketika salah seorang komandan Zionis maju mendekat, api menyambar dan mengakibatkan dia pun terbakar.

Berbagai konfrontasi meletus di desa Isawiyah setelah desa tersebut diserbu pasukan penjajah Zionis, lalu menangkap seorang bocah Palestina bernama Qashi Yunus berusia 10 tahun.

Para pemuda intifadhah berhasil menyerang pasukan penjajah Zionis dengan bom buatan lokal di daerah Silwan, al-Quds. Sementara itu pasukan penjajah Zionis menyerbu Haush Abu Tayeh di desa Silwan di tengah-tengah tembakan gas air mata dan peluru karet.

Pasukan penjajah Zionis juga menangkap dua bocah Palestina Muhammad Harbawiyah dan Husam Sabitan dari desa Bet Hanina di al-Quds.

Deddy | Infopalestina | Jurnalislam

 

Taliban: 3 Pos Militer Dikuasai, 23 Tentara Arbaki Tewas, 33 Pasukan ANA Bergabung

HELMAND (Jurnalislam.com) – Pada sekitar pukul 03:00 waktu setempat hari Rabu, Mujahidin  Imarah Islam melancarkan serangan terkoordinasi pada 3 pos militer strategis musuh yang terletak di wilayah Da Adam Khan distrik Gereshk, Al Emarah News melaporkan, Rabu (13/01/2016).

Serangan menggunakan senjata berat dan ringan berlangsung selama sekitar satu setengah jam, 23 pasukan Arbaki tewas dan banyak lainnya luka-luka serta 2 PKM, 6 senapan, peluncur RPG 8 putaran, tabung mortar, 4 kotak amunisi dan sejumlah besar peralatan militer lainnya disita.

Para pejabat mengatakan bahwa pasukan bantuan yang tiba di tempat kejadian pagi itu juga disergap, menyebabkan kerugian lebih lanjut di pihak musuh serta benar-benar menghancurkan sebuah APC dan sebuah truk pickup.

2 Mujahidin juga dilaporkan terluka dalam operasi dan 2 orang lainnya syahid (semoga Allah menerima mereka).

Laporan juga datang dari distrik Nad Ali mengatakan bahwa 33 petugas polisi rezim Kabul dan tentara ANA (Afhanistan National Army) telah bertobat dari kesalahan mereka dan bergabung kepada Mujahidin Imarah Islam Afghanistan.

Deddy | Shahamat | Jurnalislam