SMK Analisis Kesehatan TPA Jember Adakan Bekam Massal Gratis

JEMBER (Jurnalislam.com) – SMK Analisis Kesehatan TPA Jember mengadakan kegiatan bekam massal di Balai Desa Wuluhan, Kabupaten Jember, Ahad (31/1/2016). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 itu diikuti laki-laki dan perempuan.

“Tujuan diadakan acara tersebut untuk membantu orang-oang yang tidak mampu bisa berobat gratis dengan bekam dan melatik anak-anak  SMK Analisi Kesehatan supanya punya jiwa sosial dan dakwah serta syi’ar Islam tentang thibunnabawi,” terang Marzuki, salah seorang guru SMK Analisis Kesehatan TPA Jember kepada Jurnalislam, Ahad (31/1/2016).

Marzuki mengatakan, kegiatan bekam gratis itu sudah berjalan kurang lebih tiga tahunan dan berpindah-pindah tempat.

“Alhamdulillah sudah berjalan tiga tahun dan setiap bulannya keliling dari satu desa ke desa yang lain, untuk mensosialisasikan thibunnabawi dengan metode bekam,” katanya.

“Mereka merasa senang karena yang pertama gratis, dan yang kedua langsung bisa merasakan manfaatnya, khususnya mengikuti sunnah Nabi Muhammad Salullahhualaihi wasalam,” sambungnya.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 106 pasien bekam. Panitia berharap pada bulan selanjutnya peserta semakin meningkat. “Serta kebutuhan kesehatan lainnya bisa dipenuhi oleh panitia penyelenggara, untuk warga yang membutuhkan,” pungkas Marzuki.

Reporter : Findra | Editor: Ally |Jurniscom

 

 

Utusan PBB Optimis Setelah Bertemu Oposisi Moderat Suriah

JENEWA (Jurnalislam.com) – Utusan Suriah PBB bertemu dengan anggota kelompok oposisi utama di sebuah hotel Jenewa pada hari Ahad (31/01/2016), setelah mereka mengancam akan pergi sebelum pembicaraan damai yang direncanakan dimulai dengan sungguh-sungguh, kata beberapa sumber oposisi, World Bulletin melaporkan Ahad.

Sumber tersebut mengatakan pertemuan antara utusan Staffan de Mistura dan delegasi dari Komite Negosiasi Tinggi (the High Negotiations Committee) berlangsung di sebuah hotel dan bukan di markas Eropa PBB, di mana pembicaraan tidak langsung untuk mengakhiri perang  brutal hampir lima tahun Suriah telah dijadwalkan.

Mistura mengatakan pada hari Ahad bahwa ia "optimis dan bertekad" setelah pertemuan informal dengan kelompok oposisi moderat,  yang telah mengancam untuk pergi sebelum pembicaraan damai yang direncanakan dimulai dengan sungguh-sungguh.

"Saya optimis dan bertekad karena ini merupakan peristiwa bersejarah yang tidak boleh dilewatkan," kata utusan PBB Staffan de Mistura kepada wartawan saat ia meninggalkan sebuah hotel Jenewa setelah pertemuan informal dengan delegasi dari Komite Negosiasi Tinggi.

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Pemberontak Syiah Houthi Rampas Bantuan Kemanusian ke Taez

YAMAN (Jurnalislam.com)Human Rights Watch pada hari Ahad (31/01/2016) mengatakan pemberontak Houthi Yaman merampas  bantuan kemanusiaan yang dikirim ke Taez, dan mendesak pemberontak yang didukung Iran tersebut untuk membuka akses ke kota yang terkepung, lansir World Bulletin Ahad.

Pemberontak Houthi dan sekutu mereka telah selama berbulan-bulan memperketat jerat terhadap pasukan pendukung Presiden Abderabbo Mansour Hadi di pusat kota terbesar ketiga di Yaman.

Pemberontak "harus segera mengakhiri penyitaan barang yang diperuntukkan bagi penduduk sipil dan mengizinkan akses penuh bagi badan-badan bantuan," kata HRW dalam pernyataannya.

"Perampasan harta warga sipil adalah melanggar hukum, tetapi merebut makanan dan pasokan medis mereka sangatlah kejam," wakil direktur untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, Joe Stork, mengatakan.

HRW mengatakan penduduk kota itu menurun dari sekitar 600.000 menjadi tidak lebih dari 200.000 warga sipil setelah mengungsi dari pertempuran, menurut angka PBB.

Setidaknya sejak September, pengawas hak asasi mengatakan, pemberontak di pos pemeriksaan telah merampas makanan, gas untuk memasak dan perlengkapan medis yang dibawa warga ke daerah-daerah terkepung.

Badan-badan bantuan internasional juga menghadapi kesulitan membawa makanan dan obat-obatan, kata HRW.

Doctors Without Borders mengatakan bahwa mereka telah menyampaikan pasokan medis penting untuk rumah sakit di kota pada awal Januari, dalam pengiriman pertama sejak Agustus.

Pengiriman itu terjadi beberapa hari setelah badan amal Saudi mengatakan bahwa pesawat koalisi pimpinan Arab yang memerangi pemberontak telah mengirim 40 ton peralatan medis dan makanan ke Taez.

Koalisi Arab sejak Maret melakukan operasi udara dan darat di Yaman untuk mendukung kekuatan pemerintah Yaman terhadap pemberontak Syiah Houthi dan sekutu mereka yang didukung Republik Syiah Iran.

Lebih dari 5.800 orang telah tewas di Yaman sejak Maret, sekitar setengah dari mereka warga sipil, menurut PBB.

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

 

Intifadhah: 3 Serdadu Zionis Ditembak di Pos Militer Bet El, 2 diantaranya Kritis

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Tiga serdadu Zionis terluka, dua di antaranya kritis, dalam aksi penembakan di pos militer Bet El di utara al-Birah, Ahad (31/01/2016), Infopalestina melaporkan.

Saluran TV7 Zionis menyebutkan, tiga tentara Zionis terluka dalam aksi penembakan sementara itu pelaku aksi gugur setelah ditembak pasukan penjajah Zionis.

Media massa Zionis mengatakan, seorang warga Palestina mengendarai mobil berhenti secara tiba-tiba di pos militer dan langsung melancarkan serangan tembakan ke para tentara Zionis yang ada di lokasi. Tiga tentara terluka, dua di antaranya luka parah dan seorang luka ringan. Para tentara lain segera menembak pelaku aksi hingga mengalami luka parah dan ditinggalkan kehabisan darah di lokasi hingga syahid.

Pasukan penjajah Zionis mencegah mobil ambulan Palestina menuju lokasi aksi untuk memberikan pertolongan pada warga Palestina yang ditembak pasukan Zionis. Sementara mereka mengizinkan Bintang David Merah Zionis mengevakuasi para tentara Zionis yang terluka ke rumah sakit.

Sumber-sumber Palestina menyebutkan bahwa pelaku aksi Intifadhah adalah Amjad Sukari berusia 35 tahun dari desa Jama’in di pinggiran Nablus. Dia bekerja sebagai anggota polisi pengawal pribadi ketua kejaksaan Ramallah Ahmad Hanun. Saat melakukan aksinya, dia mengendarai mobil milik ketua kejaksaan.

 

Deddy | Infopalestina | Jurnalislam

3 Komandan Arbaki Tewas dalam Serangan di Kunar

KUNAR (Jurnalislam.com) – Zargari, seorang komandan Arbaki terkenal tewas dalam serangan yang ditargetkan oleh Mujahidin di distrik Nari provinsi Kunar timur pada Ahad pagi, Al Emarah News melaporkan Ahad (31/01/2016).

Mujahidin juga menyerbu sejumlah pos musuh di daerah tersebut , menyebabkan pasukan boneka menderita kerugian parah.

Sementara di Helmand pada larut malam kemarin Mujahidin penyusupmembunuh seorang komandan upahan – Qudrat – di dalam pos pemeriksaan di daerah Maktab kabupaten Khan-e-Sheen dan bergabung dengan aman bersama Mujahidin.

Dia juga membawa senapan mesin berat dan senapan.

Laporan juga datang dari kabupaten Dehrawod provinsi Uruzgan pada hari Ahad, mengatakan bahwa tentara bayaran pengecut melarikan diri dan meninggalkan 4 pos pemeriksaan strategis malam terakhir di wilayah Zartali.

Dengan ini jalur utama yang menghubungkan pusat kabupaten Dehrawod, kabupaten Char Chino dan ibukota Tarinkot jatuh di bawah kendali penuh Mujahidin.

Dalam laporan lain dari provinsi Kunar, kepala polisi distrik, yang dikenal sebagai Dokter dan seorang komandan tinggi Arbaki, Inamullah bersama dengan 8 orang lainnya tewas dan 4 lainnya mengalami luka fatal dalam sebuah ledakan besar di distrik Surkani provinsi ini pada hari Sabtu.

Deddy | Al Emarah News | Jurnalislam

 

Puluhan Orang Tewas oleh Tiga Ledakan di Dekat Kuil Syiah, Damaskus

SURIAH (Jurnalislam.com) – Tiga ledakan telah menewaskan lebih dari 60 orang dan melukai sedikitnya 40 di ibukota Suriah Damaskus, kata monitor, lansir Aljazeera Ahad (31/01/2016).

Ledakan, yang salah satunya disebabkan oleh bom mobil, terjadi di dekat kuil Syiah Sayyida Zeinab pada hari Ahad, Observatorium Suriah yang berbasis di Inggris untuk Hak Asasi Manusia mengatakan.

Observatorium itu mengatakan beberapa milisi Syiah tewas, menambahkan bahwa jumlah korban diperkirakan akan meningkat.

Rekaman televisi pemerintah menunjukkan bangunan dan puing-puing mobil terbakar di lingkungan kuil.

Daerah padat penduduk di Damaskus selatan adalah sebuah situs ziarah bagi Syiah dari Iran, Lebanon dan bagian lain dunia.

Kuil tersebut pernah ditargetkan sebelumnya, termasuk pada tahun 2012 dan pada bulan Februari 2015, ketika dua serangan Bom menewaskan empat orang dan melukai 13 lainnya di sebuah pos pemeriksaan di dekatnya.

Serangan terakhir itu terjadi ketika rencana PBB mengadakan perundingan untuk mengakhiri perang Suriah dan merupakan pukulan baru, saat delegasi oposisi moderat dan pemerintah saling melempar tuduhan terhadap satu sama lain.

 

Deddy | World Bulletin | Aljazeera | Jurnalislam

PM Turki: Rusia Tidak Bisa Berkelit atas Pelanggaran Udara

ANGKARA (Jurnalislam.com) – Perdana Menteri Ahmet Davutoglu mengatakan bahwa Rusia tidak pernah bisa menutupi pelanggaran wilayah udara Turki karena intrusi terbaru tersebut terdeteksi pada radar Turki dan radar NATO, lansir Anadolu Agency Ahad (31/01/2016).

Berbicara pada konferensi pers di Arab Saudi Royal Palace pada hari Ahad saat berkunjung ke Riyadh, Davutoglu mengatakan:

"Karena tidak ada negara di dunia yang terisolasi, adalah mustahil untuk menyembunyikan pelanggaran wilayah udara yang benar-benar terjadi atau merekayasa tidak adanya sebuah pelanggaran udara menjadi terlihat seperti benar-benar terjadi.

"Jadi Rusia tidak bisa (menutupi) pelanggaran yang dilakukannya dengan alasan apapun."

Kementerian Luar Negeri Turki menegaskan pada hari Sabtu bahwa jet tempur Rusia – sebuah pembom tempur SU-34 – melanggar wilayah udara Turki pada Jumat di tengah hari meskipun mendapat peringatan berulang-ulang oleh unit radar udara Turki di Rusia dan Inggris.

Angkatan Udara Turki menyatakan 'peringatan oranye' di pangkalan utama mereka di seluruh negeri, sumber militer mengatakan Sabtu.

Davutoglu menyatakan bahwa insiden tersebut merupakan pelanggaran jet Rusia yang sangat singkat.

"Turki tidak pernah bermaksud untuk meningkatkan ketegangan yang ada dengan Rusia dengan cara apapun, tetapi akan selalu menampilkan sensitivitas yang diperlukan untuk melindungi wilayah udaranya," katanya.

Perdana menteri Turki juga menegaskan peringatan terhadap Moskow, mengatakan bahwa "sikap Rusia mengancam wilayah udara Turki juga kerusakan yang Rusia sebabkan kepada elemen oposisi Suriah dan oposisi moderat bukanlah kepentingan mereka."

Davutoglu mencatat bahwa Ankara dan Riyadh akan melanjutkan dukungan mereka untuk oposisi moderat Suriah, saat pembicaraan damai berlangsung di Jenewa.

Delegasi oposisi High Negotiations Committee anti-Bashar-al-Assad bertemu dengan utusan PBB Staffan de Mistura sebelumnya pada hari Ahad.

Davutoglu mengatakan ia telah berbicara di telepon dengan kepala delegasi oposisi moderat, Riyadh Hijab, dan menyatakan dukungannya.

"Turki akan selalu berdiri di samping rakyat Suriah dan oposisi moderat untuk melawan IS, rezim Assad dan pasukan asing dan elemen negara yang mengarahkan ke arah invasi di Suriah," tambahnya.

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Pentagon Minta Rusia Hormati Wilayah Udara Turki

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – AS meminta Rusia untuk menghormati wilayah udara Turki Sabtu malam setelah pesawat tempur Rusia menyeberang ke wilayah Turki pada hari Jumat, Anadolu Agency melaporkan Ahad (31/01/2016).

"Amerika Serikat dan NATO di berdiri dalam solidaritas dengan Turki dan kami menyerukan Rusia untuk menghormati wilayah udara Turki dan menghentikan kegiatan yang berisiko lebih lanjut mempertinggi ketidakstabilan di kawasan itu," kata juru bicara Pentagon Mark Wright.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan pembom tempur SU-34 milik Rusia telah berulang kali diperingatkan pada hari Jumat setelah melanggar wilayah udara Turki anggota NATO.

Angkatan Udara Turki meningkatkan peringatan di pangkalan di seluruh negeri setelah insiden tersebut, kata sumber-sumber militer Turki.

Kementerian Pertahanan Rusia membantah menyeberang ke wilayah udara Turki.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg juga meminta Rusia untuk menghormati wilayah udara Turki.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan para pejabat telah menghubungi Rusia untuk mengatur pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin membahas insiden tersebut namun belum menerima tanggapan.

Jet Rusia telah melanggar wilayah udara Turki beberapa kali sejak Moskow mengerahkan pasukan militer ke Suriah pada akhir September.

Pada 24 November, patroli udara F-16 Turki mencegat dan menembak jatuh SU-24 Rusia setelah mengabaikan peringatan dan menyeberang ke wilayah udara Turki, menyebabkan ketegangan antara Moskow dan Ankara.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Cegah Kristenisasi, Me-DAN Banjar Gelar Baksos

BANJAR (Jurnnalislam.com) – Tim Medis dan Aksi Kemanusiaan (Me-DAN) bersama Forum Mahasiswa Islam (Formassalam) menggelar bakti sosial (baksos) bertajuk Me-DAN Peduli Sesama di desa Rejasari, Kecamatan Langesari, Kota Banjar, Jawa Barat, Sabtu (30/1/2016). Bertempat di Masid Al Hidayah, Me-DAN menyalurkan 100 paket sembako kepada keluarga kurang mampu di desa itu.

Ketua pelaksana, Abu Muhammad mengatakan, kegiatan tersebut dilaskanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama muslim.

“Bakti sosial ini adalah sebagaimana yang telah disampaikan dalam firman Allah, bahwa sesungguhnya setiap mukmin dengan mukmin lainnya adalah saudara. Dan juga sebagai wujud kepedulian kita terhadap saudara muslim yang membutuhkan di pelosok-pelosok daerah," terangnya.

Selain itu, laporan adanya upaya kristenisasi di desa itu juga mendasari digelarnya baksos. Abu Muhammad mengungkapkan, sudah tiga warga desa Rejasari berpindah agama menjadi Kristen.

“Di sini rawan pemurtadan, sudah ada 3 orang masuk Kristen menurut laporan warga,” katanya.

“Alhamdulillah masih ada tokoh masyarakat yang dukung kita yang menjelaskan bahaya pindah agama,” sambungnya.

Dikatakan Abu Muhammad, pembagian paket sembako di daerah pelosok yang rawan kristenisasi akan terus dilakukan. “Insyaa Allah bulan depan masih dilanjut,” jelasnya.

Reporter: HBQ | Editor: Ally | Jurnalislam

 

Delegasi Oposisi Moderat Suriah Tiba di Jenewa

JENEWA (Jurnalislam.com) – Kubu utama oposisi Moderat Suriah telah tiba di Jenewa untuk menilai niat rezim dalam melaksanakan langkah-langkah kemanusiaan yang bisa menjadi pertimbangan mereka untuk bergabung dengan negosiasi politik, Aljazeera melaporkan Sabtu (30/01/2016).

Sebuah tim Higher Negotiation Committee (HNC) yang kuat beranggota 17 orang termasuk tiga pemimpin oposisi, tiba di Swiss pada hari Sabtu, delegasi mengatakan kepada Al Jazeera.

Editor diplomatik Al Jazeera James Bays, melaporkan dari Jenewa, mengatakan ada sedikit keterlambatan dalam kedatangan mereka, karena beberapa anggota masih harus menunggu visa ke Swiss.

Pada hari Jumat, anggota HNC Farah Atassi mengatakan delegasi itu datang "bukan untuk bernegosiasi" dengan pemerintah, tapi untuk berbicara dengan para pejabat PBB setelah menerima jaminan dari PBB.

Atassi berbicara di sebuah hotel Jenewa tidak jauh dari kantor PBB di mana utusan PBB untuk Suriah Staffan de Mistura dan duta Suriah untuk PBB Bashar Jaafari bertemu.

Juru bicara HNC Monzer Makhous mengatakan bahwa oposisi tidak merubah keputusan sebelumnya bahwa mereka tidak akan melakukan perjalanan ke Swiss jika kondisi tertentu untuk pembicaraan politik tidak dipenuhi.

"Ya, kita akan pergi ke Jenewa untuk hadir tapi kami tidak akan menghadiri pembicaraan sama sekali kecuali rezim memenuhi tuntutan kemanusiaan kita, yaitu mengakhiri pemboman dan kelaparan penduduk sipil di daerah terkepung sebagai syarat," kata Makhous.

"Hari ini kami menerima jaminan bahwa selain transisi politik kekuasaan masalah ini juga akan dibahas. Kami tidak akan menerima apa-apa lagi kecuali kita melihat tuntutan ini dipenuhi di lapangan."

Mistura mengatakan ia yakin akan bertemu HNC pada hari Ahad.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Gennady Gatilov dikutip oleh kantor berita Interfax Rusia mengatakan bahwa tidak ada pembicaraan langsung yang diharapkan di Jenewa, hanya pembicaraan proxy.

Gatilov mengatakan tidak ada prasyarat bagi pembicaraan Suriah dan bahwa Moskow menyambut baik keputusan koordinator oposisi HNC, Riad Hijab, untuk mengambil bagian dalam pembicaraan di Jenewa.

Pembicaraan ini adalah yang pertama sejak dua putaran perundingan runtuh pada tahun 2014. Konflik Suriah telah menewaskan lebih dari 250.000 orang, jutaan pengungsi ke Eropa.

Pertemuan merupakan bagian dari proses yang diuraikan dalam resolusi PBB bulan lalu yang merencanakan sebuah jadwal berjangka waktu 18-bulan untuk transisi politik, termasuk penyusunan konstitusi baru dan pemilihan.

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam