17 Perusahaan Raih ICSB Presidential Awards di Jakarta Marketing Week

JAKARTA(Jurnalislam.com)- Penghargaan International Council for Small Business (ICSB) Presidential Award 2022 kembali dihadirkan di Jakarta Marketing Week, Jum’at (20/5). ICSB Presidential Awards 2022 diciptakan sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja institusi pemerintahan maupun korporasi yang memiliki kontribusi luar biasa terhadap pengembangan UMKM, penghargaan ini diberikan kepada 17 perusahaan, diantaranya:

  1. 1. Deputi Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

    2. BPPSDMP Kementerian Pertanian
    3. Small Medium Enterprise Partnership Program (SMEPP) Pertamina
    4. PT Pupuk Indonesia (Persero)

    5. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT Kereta Api Indonesia (Persero) 6. PT Pembangkitan Jawa Bali
    7. PT Sarinah
    8. PT Pertamina Lubricant

    9. PT Pos Indonesia (Persero)
    10. PT Permodalan Nasional Madani (PNM) 11. PT Bank DKI
    12. Bank BPD DIY
    13. PT Astra Internasional Tbk
    14. PT Petrokimia Gresik
    15. PT Jamkrindo
    16. Blibli
    17. Grab Indonesia

Penghargaan ini menjadi bagian dari giat Jakarta Marketing Week 2022 yang tahun ini bertemakan Entrepreneurial Marketing: Towards Post Normal Era. Dilaksanakan selama lima hari 18-22 Mei 2022 secara offline di Grand Atrium Kota Kasablanka, Jakarta, acara ini menghadirkan berbagai sesi menarik mulai dari penampilan, talkshow, seminar, dan kompetisi.

Rulli Nuryanto,S.E., M.Si selaku Staf Ahli Menteri bidang Ekonomi Makro hadir dalam Jakarta Marketing Week, mewakili Teten Masduki selaku Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah

“Kami mengapresiasi MarkPlus atas penyelenggaraan Jakarta Marketing Week dan ICSB Presidential Award, penyelenggaraan ini merupakan wujud nyata komitmen mendukung pembangunan ekonomi sosial dan kesejahteraan bangsa,” kata Rulli.

Jacky Mussry selaku Presiden ICSB Indonesia menyambut kegiatan ini dengan menyampaikan “ICSB Presidential Award bertujuan untuk memberikan apresiasi bagi pelaku bisnis yang telah menunjukkan kontribusi sangat signifikan dan relevan dalam membantu pengembangan kapabilitas UMKM.”

Dilaksanakan sejak 2016, Jacky berharap ICSB Presidential Award mampu memperkuat motivasi semua pihak agar secara konsisten berkontribusi.

ICSB adalah organisasi non-profit global yang berfokus pada pemberdayaan sektor UMKM dengan keanggotaan di 85 negara. Berdiri sejak 1955, Indonesia mulai aktif berpartisipasi pada acara ini sejak tahun 2015 atas inisiasi Kementerian Koperasi dan UKM bersama Chairman MarkPlus, Inc. Hermawan Kartajaya.

Saat ini, Indonesia Council for Small Business telah menjadi bagian dari jaringan Asia Council for Small Business (ACSB) yang beraktivitas di 12 negara Asia.

 

 

 

Gubernur Anies Buka Helatan Jakarta Marketing Week 2022

JAKARTA(Jurnalislam.com)–Membuka perhelatan pemasaran terbesar di Indonesia, Jakarta Marketing Week 2022, Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta menekankan “Sudah selayaknya setiap event besar harus dilandasi semangat kolaborasi. Karena itu, kita sadar bahwa kolaborasi tidak hanya meringankan pekerjaan tapi saling mendapatkan gagasan dan menimbulkan ide baru yang kreatif” bukanya pada Rabu, (18/5/2022).

Acara yang diselenggarakan oleh MarkPlus, Inc., ini akan diadakan selama lima hari di Grand Atrium Kota Kasablanka mulai dari 10.00 – 20.00 WIB. Dengan tema Entrepreneurial Marketing, Jakarta Marketing Week menghadirkan berbagai sesi menarik mulai dari talkshow, penampilan, awarding, hingga banyaknya exhibition dari berbagai perusahaan.

Anies mendukung adanya gelaran ini sebagai sarana bagi berbagai pihak untuk mampu berkolaborasi dan menghasilkan inovasi baru di berbagai sektor bisnis di Indonesia.

Sejalan dengan pernyataan Anies, jalan menuju kolaborasi terbuka luas pada Jakarta Marketing Week tahun ini. Tak hanya karena banyaknya perusahaan yang berpartisipasi sebagai pengisi acara, namun juga karena banyaknya komunitas yang dihadirkan untuk menampilkan keunggulannya masing-masing.

“Kegiatan tahun 2022 ini digelar event seperti BUMN Day, Tourism Day, Corporate Day, Entrepreneur Day, dan Jakarta Day, dengan ini maka semangat kolaborasi harus terus dikobarkan”., ujar Anies.

Setelah diresmikan oleh Anies Baswedan, Jakarta Marketing Week dimeriahkan dengan pemukulan gong oleh Dr. Fahim Kibria selaku CMO Philip Kotler Impact yang dipandu oleh Hermawan Kartajaya, Founder dan Chairman M Corp.

“Dr. Fahim Kibria adalah personal assistant dari Prof. Philip Kotler yang akan memberikan dua juta tiket gratis hari ini bagi mahasiswa Indonesia untuk e-World Marketing Summit”, ujar Hermawan.

 

Sekjen MUI Sesalkan Pembongkaran Tiang Masjid Muhammadiyah di Bireuen Aceh

JAKARTA(Jurnalislam.com)–Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dr Amirsyah Tambunan menyesalkan peristiwa pembongkaran tiang Masjid Taqwa Muhammadiyah yang terletak di Desa Sango, Samalanga, Bireuen, Provinsi Aceh.

Menurut Amirsyah, pembongkaran yang dilakukan Satpol PP Aceh tersebut sangat melukai hati warga persyarikatan Muhammadiyah di seluruh Indonesia.

“Sangat disayangkan. Saya sudah melihat video pembongkaran tiang beton masjidnya dan itu tentu melukai hati kader Persyarikatan,” kata Amirsyah ketika dimintai keterangan, Jumat (13/05).

Lebih lanjut Amirsyah yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Wakaf dan Kehartabendaan Muhammadiyah ini menyesalkan tindakan Satpol PP yang tidak berpihak kepada penegakan konstitusi yang menjamin setiap warga negara berhak beribadah sesuai agamanya masing-masing.

Sebagaimana yang tertuang dalam UUD 1945 Pasal 29 ayat 1 yang menyatakan bahwa “ Negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa” dan ayat 2 yang berbunyi “ Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.

“Kita sesalkan tindakan itu. Apalagi bangunan yang akan didirikan di atas tanah Wakaf Muhammadiyah ini kan Masjid. Tempat ibadah yang sangat kita muliakan,” pungkas Amirsyah.

Amirsyah kemudian mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima dari Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bireun Aceh, Dr Athoillah bahwa pendirian bangunan Masjid Taqwa Muhammadiyah ini sebelumnya sudah pernah diterbitkan izin oleh Pemda. Namun karena ada sekelompok masyarakat yang tidak setuju atas pendirian masjid tersebut lalu pembangunan pun ditunda.

“Surat penundaan pertama tahun 2019 selama 1 tahun. Tahun 2021 dikeluarkan kembali surat penundaan kedua, dan tanpa ada batas waktu, sampai dicapainya kesepatan damai dengan masyarakat Samalanga,” tutur Amirsyah.

Kendati demikian, Amirsyah kemudian mengingatkan, bahwa Muhammadiyah merupakan salah satu Ormas yang cukup berjasa bagi bangsa Indonesia.

“Hingga saat ini, Muhammadiyah masih berkontribusi luar biasa di berbagai sektor terutama pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Amirsyah.

Amirsyah lebih lanjut berharap, peristiwa tersebut agar kiranya dapat diselesaikan dengan arif dan bijaksana sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku tentunya dengan mengedepankan prinsip dialog dan musyawarah.

Dinilai Gagal Memimpin, Aliansi Pemuda Indonesia Soloraya Minta Jokowi Mundur

SOLO (Jurnalislam.com)- Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Indonesia (API) Soloraya melakukan aksi turun ke jalan di Bundaran Gladak, Solo pada Jum’at (20/5/2022) menuntut Presiden Jokowi turun dari jabatannya sebagai Presiden RI.

Massa membentangkan spanduk dan poster berisi kritik terhadap kinerja Presiden Jokowi, terlihat juga beberapa orator bergantian memberikan orasinya dari atas mobil komando.

Menurut ketua aksi Salman Al Farisi, kegiatan teraebut sebagai bentuk kritik dan masukan kepada Presiden Jokowi yang dinilai gagal dalam mengelola bangsa dan negara.

“Dalam rangka menyikapi keprihatinan dalam pemerintahan bapak Jokowi, keprihatinan dalam membawa dan mengelola negara ini,” katanya kepada Jurnalislam.com.

“Yang kedua bapak Jokowi justri tidak memikirkan kesejahteraan rakyat, dan peran kemajuan bangsa ini, tapi justru mementingkan daripada oligarki, yaitu asing dan asong,” imbuh Salman.

Salman menilai apabila Presiden Jokowi terus memimpin negara Indonesia hingga 2024, maka akan semakin membuat rakyat sengsara, untuk itu ia tegas menolak wacana masa jabatan 3 periode yang sempat muncul di piblik beberapa waktu yang lalu.

“Maka kami sebagai rakyat karena sudah terlalu berat bilamana pak Jokowi ini masih memimpin sampai 2024 itu sangat luar biasa dampak yang akan diterima oleh rakyat,” ungkapnya.

“Pertama utang semakin menambah, itu siapa yang membayar, akhirnya dibebankan kepada rakyat, anak yang baru lahir sudah dibebani oleh utang, ini ulah pak Jokowi, apa kemauan pak Jokowi untuk rakyat dan bangsa ini,” lanjutnya.

Untuk itu, Salman berharap Presiden Jokowi mau dengan besar hati untuk turun dari jabatannya sebagai presiden karena dinilai tidak bisa mensejahterakan rakyat.

“Maka untuk itu kami mengharap bapak Jokowi selaku presiden, untuk mundur saja dengan legowo, rakyat sudah tidak menghendaki pak Jokowi jadi presiden, maka turun dengan legowo, supaya tidak malu dengan keluarga dan tidak mempermalukan rakyat dan bangsa ini,” pungkasnya.

Dakwah Online di Media Sosial: Pengaruh Baik Bagi Manusia

Oleh : Fiko Dwipio Rahman

Perkembangan teknologi saat ini sangatlah canggih dan pesat pertumbuhannya. Manusia hidup berdampingan Bersama dunia digital. Teknologi tidak bisa lepas dari kehidupan manusia. Salah satunya dengan adanya teknologi komunikasi yaitu media sosial.

Media sosial menjadi alat yang memiliki beberapa nilai fungsi yang begitu banyak manfaatnya akan tetapi jika kita bijak menggunakannya, nilai fungsi tersebut seperti mempermudah komunikasi antar sesama, Mempermudah seseorang dalam beberapa hal seperti bekerja,belajar atau hanya sekedar mengisi waktu luang, akan tetapi dari semua itu media sosial saat ini menjadi seperti tempat kedua seseorang dalam mengungkapkan ekspresi baik yang bersifat baik maupun yang buruk ada tersedia di media sosial, bahkan pada era ini media sosial sudah dirasa sebagai pendamping setiap orang dalam kesehariannya. Tak hanya fungsi untuk pribadi saja,media sosial juga kini digandrungi oleh para aktivis dakwah untuk menyebarluaskan nilai-nilai kebaikan, karena melihat antusias para pengguna media sosial kini begitu masif maka dibuatlah Dakwah online.

Dakwah merupakan sebuah cara untuk menyampaikan pesan religi/kebaikan kepada sesama. Dakwah identik dengan syiar nilai nilai islam. Dakwah online menjadi salah satu hal yang dikerjakan Sebagian orang dalam bermain media sosial. Dari hal tersebut. Orang orang bisa memanfaatkan media sosial untuk hal hal kebaikan.

Platform media sosial yang digunakan sebagai jalan untuk berdakwah sangatlah banyak. Mulai dari Facebook, Twitter, Instagram, Youtube dan Aplikasi yang saat ini banyak diminati semua orang yaitu tiktok.

Kegiatan ini sangat terlihat jelas manfaatnya. Dampak serta pengaruh yang kuat dari hasil dakwah online terlihat sangat menjajikan. Para pembaca bisa manambah wawasan serta mentadaburi setiap isi dari dakwah online.

“kegiatan dakwah online yang dilakukan Sebagian orang orang mulai tersebar sosial mediaku, sampai aku pun bisa menikmatinya. dari hal itu dampaknya terbawa dalam kehidupan aku karena beberapa kontennya sangat related dengan solusi masalah hidup aku” Ujar Fajar, salah satu mahasiswa ilmu komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang.

Dengan adanya fenomena seperti ini, pendakwah  harus di tuntut untuk bisa selalu berkreasi dengan konten kontef kreatif serta menggunakan kalimat informatif dan persuasif. Kegiatan ini bisa menjadi trend di media sosial jika para konten creator dakwah mau berkomitmen serta konsisten dalam mengerjakannya. Ditengah banyaknya hal hal buruk dimedia sosial. Kegiatan ini dapat memutar keadaan tersebut menjadi lebih baik.

“Dakwah itu harus ikhlas, istiqomah, taqwa, dan optimis. Kalau kita dakwah dari hati pasti akan sampai ke hati juga”. (Fuad Bachtiar, 2020).

Dengan adanya dakwah online dimedia sosial diharapkan menjadi sebuah trend positif setiap orang Ketika bermedia sosial. Banyak hal yang akan di dapat dari melakukan kegiatan dakwah online. Bukan hanya untuk diri sendiri, orang lain pun akan menikmati serta merasakan dampaknya. Media sosial juga dapat menjangkau pendengar lebih luas dari banyak kalangan. Tidak heran, media sosial menjadi sangat popular dan banyak digunakan para pendakwah online menjadi sarana jalannya dakwah. Melihat situasi zaman yang semakin modern. Kegiatan dakwah bisa dilakukan secara digital. Potensi tersebut harus dioptimalkan secara maksimal agar setiap kebaikan bisa disampaikan dimana saja dan kapan saja.

Waspada Agenda Normalisasi LGBT

JAKARTA(Jurnalislam.com)-Pendiri Drone Emprit dan Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi yang juga Wakil Ketua Komisi Infokom Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengatakan, LGBT sudah menjadi agenda internasional di masing-masing negara untuk mengupayakan agar LGBT bisa diterima di negara tersebut.

Namun, di Indonesia penolakannya masih sangat tinggi karena mayoritas penduduknya adalah umat Islam. Agenda tersebut pun penting untuk diwaspadai umat Islam.
Ismail menyebut bahwa upaya tersebut akan selalu dilakukan.

Apalagi, kata Ismail, mereka melihat kaum LGBT ini sebagai kaum minoritas yang terus menerus mendapatkan penolakan. Sehingga, lanjutnya, mereka merasa perlu untuk memperjuangkannya lewat LSM dan program.

Ismail Fahmi berharap, manusia yang berorientasi LGBT ini dapat diterima, bukan malah ditolak dan dikucilkan. Untuk kembali normal, Ismail Fahmi menuturkan, itu dikembalikan ke masing-masing individu. Kemudian, diserahkan kepada institusi, baik agama, kesehatan, dan yang lainnya.

 

“Intinya, harus dibedakan, orangnya jangan dimusuhi. Orangnya dimana pun, di pekerjaan, segala macem harus setara. Mereka kadang ada yang orientasinya dari lahir, pengaruh. Orangnya sama. Hanya perilaku itu sama kan dengan pornografi. Harus dicegah, dihindari, dan ditolak itu perilakunya,’’tegasnya.

Selain itu, Ismail Fahmi juga menyarankan masyarakat untuk bisa menyikapinya dengan merangkul manusia LGBT dengan kasih sayang. Tidak lagi dengan memusuhi dan menakut-nakuti mereka agar tidak semakin jauh dan bisa membantu menyelesaikan masalahnya.

“Mereka butuh bantuan, butuh teman. Dengan begitu, kalau mereka bagian dari problem (masalah) itu bisa terpecahkan, kalau mereka misalnya ada yang punya dua kelamin, mungkin bisa dibantu dengan medis, dan lain-lain. Selama ini kalau kita menakut-nakuti malah tidak memecahkan masalah, malah membuat masalah baru,’’terangnya.(mui)

Ismail mengingat pesan yang disampaikan oleh Ketua Umum MUI, KH Miftachul Akhyar saat Munas MUI ke-10 di Jakarta. Pada kesempatan itu, KH Miftachul Akhyar mengatakan bahwa dakwah itu harus merangkul, bukan memukul.

“Saya suka sekali itu, dakwah kita itu harus merangkul bukan memukul. Dengan kasih sayang bukan menakut-nakuti, kalau menurut saya. saya kira dalam pengamatan saya dalam komunikasi, pendekatan jauh lebih efektif, daripada kita gondok-gondokan,” kata dia.

 

Pendiri Drone Emprit: Pendukung LGBT di Medsos Kalah Jumlah dari Penolaknya

JAKARTA(Jurnalislam.com)-Pendiri Drone Emprit dan Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi yang juga Wakil Ketua Komisi Infokom Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini menjelaskan, penolakan terhadap LGBT di media sosial kembali meningkat ketika influencer seperti Deddy Corbuzier mengundang pasangan LGBT di podcastnya.

“Awalnya tidak ada yang protes ya, malah sering muncul di TikTok. Tapi Ketika muncul di sosok influencer yang pengikutnya sangat besar baru kemudian menjadi gejolak,’’ tuturnya.

“kalangan yang menolak sangat besar sekali, yang mendukung ada tetapi kalah jumlah dibanding yang menolak perilaku demonstratif ya. Kalau mereka lakukan sembunyi juga kan tidak ada yang protes ya, kalau aksi demonstratif di acara Deddy Corbuzier, nah itu baru kemudian ditolak,’’ jelasnya.

Lebih lanjut, Ismail menjelaskan, podcast tersebut menuai kritik bagi yang pro dan kontra terhadap LGBT. Bagi yang kontra, didominasi umat Islam yang menganggap bahwa podcast tersebut membantu dan mempromosikan LGBT.

 

Namun bagi yang pro terhadap LGBT, Ismail menuturkan bahwa mereka melakukan protes karena video podcast tersebut dihapus dan merasa publik luas semakin memiliki alasan yang lebih kuat untuk memojokkan kaum LGBT.

“Mereka semakin disorot, makin banyak orang yang menuding ke mereka. Jadi ibaratnya, perjuangan mereka untuk mendapatkan kesetaraan semakin susah, karena take down (video itu) menjadi salah satu alasan buat banyak orang memusuhi LGBT,’’sambungnya.

Peneliti Medsos: Warganet Cenderung Menolak Perilaku LGBT

JAKARTA(Jurnalislam.com)— Pendiri Drone Emprit dan Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi mengatakan, warganet di media sosial cenderung menerima manusia LGBT, tetapi menolak perilaku LGBT.

Apalagi, warganet menolak perilaku LGBT ini karena dilakukan secara terang-terangan dan terbuka yang mengarah pada konten pornografi di media sosial.

‘’Konten-konten itu banyak pasangan LGBT. Mereka berhubungan badan laki-laki dengan laki-laki, perempuan dengan perempuan itu sambil terbuka. Nah ini kan lebih ke arah pornografi. Pornografi ini banyak sekali dan saya kira lebih merusak. Baik itu yang normal maupun yang LGBT ini banyak,’’ujarnya, Jumat (13/5/2022).

Menurutnya, hal inilah yang menjadi contoh negatif bagi anak-anak dari konten pornografi LGBT maupun yang normal. Untuk itu, kata dia, kedua konten tersebut harus ditolak dan tidak boleh menyebar.

Ismail menerangkan, bahwa harus dipisahkan untuk menerima manusia dan perilaku LGBT.

Bagi manusia yang memiliki perilaku LGBT sebaiknya diterima masyarakat luas. Menurutnya, Islam juga menerima adanya orang yang berbeda sama halnya dengan difabel yang tidak bisa ditolak, tetapi harus diterima dengan kasih sayang.

‘’Mereka (di media sosial) tidak memusuhi orangnya karena sesama (manusia), tetapi perilaku pornografi (LGBT), yang mempromosikan (LGBT), tindakan itu (LGBT) baik terang-terangan dan terbuka, nah itu yang selama ini dipermasalahkan sebetulnya,’’ kata dia.

 

 

Ketua MPR: Ekonomi Umat Masih Tidur Sehingga Perlu Dibangunkan

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, mempertanyakan potensi ekonomi umat yang cukup besar dalam perekonomian Indonesia. Namun, potensi itu masih belum bisa memberikan kontribusi bagi pembangunan nasional yang lebih baik lagi.

“Bagi saya, ekonomi umat masih tidur sehingga perlu dibangunkan. Padahal kalau kita lihat potensi ekonomi umat cukup besar. Tapi mengapa kontribusi yang diberikan terhadap pembangunan nasional masih kecil,” ungkap Bambang dalam sambutannya di acara Silaturahim dan Halal Bi Halal yang digelar oleh MUI di Ballroom BJ Habibie Muamalat Tower, Selasa (17/5/2022).

Di forum silaturahim antara MUI, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), dan Bank Muamalat, Bambang menyayangkan ekonomi umat dengan potensi yang besar, dengan pengelolaan sebesar 168 triliun oleh BPKH, 66.3 triliun oleh Bank Muamalat, dan sebanyak 80% pengusaha non formal di Indonesia masih belum memberikan kontribusi yang berarti.

 

“Ini tantangan bagi kita semua bahwa bank yang ada dan potensi BPKH sebagai pengelola dana haji yang cukup besar dimobilisasi untuk pembangunan nasional,” lanjutnya.

Adanya silaturahim antarlembaga, kata Bambang, dengan spirit ukhuwah untuk ekonomi umat adalah langkah tepat untuk merajut ulang kesadaran persaudaraan dan kesatuan misi dalam membangun kesejahteraan ekonomi masyarakat.

 

Rajutan persaudaraan, lanjut dia, harus terus dirawat mengingat banyak faktor yang membelah persatuan di antara umat, salah satunya adalah politik, “Ini sangat besar potensinya membelah persaudaraan, residu Pilpres masih kita rasakan hingga saat ini,” papar Bambang.

Hal besar itulah yang disebut Bambang perlu untuk dibenahi, yakni potensi pembelahan umat akibat dinamika konstitusional dan program pembangunan ekonomi desa, sebagaimana pernah diwacanakan dalam program wapres, yakni membangun desa wisata agro, desa wisata industri, dan desa digital.

“MUI, Bank Muamalat, BPKH, dan kita semua mempunyai tanggung jawab bagaimana Indonesia dalam pembangunan terus berkesinambungan,” tandasnya. (mpr)

 

Waketum PBNU Apresiasi Peran MUI di Tengah Marak Fatwa ‘Youtuber’

JAKARTA(Jurnalisam.com)– Wakil Sekretaris Dewan Pertimbangan, KH Zulfa Mustofa, menyatakan sebagai bangsa yang besar, negara Indonesia tidak bisa diurus oleh salah satu ormas saja, tetapi harus dilakukan bersama oleh semua kalangan ormas yang ada.

Hal ini disampaikannya pada Halal bi Halal yang digelar oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Ballrom B.J Habibie Muamalat Tower, Jakarta, pada Selasa (17/5/2022).

“Melalui MUI saya mengetahui tentang ukhuwah organisasiyah, selain dari ukhuwah Islamiyah, wathaniyah, dan basyariyah. Dari sinilah saya belajar bahwa Indonesia yang besar ini perlu dirawat bersama, berikut keragaman yang ada di dalamnya,” tutur Kiai Zulfa.

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tersebut juga mengungkapkan berkhidmah kepada Majelis Ulama Indonesia merupakan kesyukuran dalam hidupnya.

“Tiga kesyukuran saya dalam hidup yaitu, pertama, lahir sebagai warga negara Indonesia. Kedua, ditakdirkan untuk berkhimah kepada Nahdlatul Ulama. Ketiga, diberi kesempatan berkhidmah di Majelis Ulama Indonesia,” katanya.

Menurut dia, MUI adalah payung yang menaungi berbagai ormas Islam yang ada di Indonesia. Tempat berkumpul ulama yang luas ilmunya sehingga banyak fatwa-fatwa yang dikeluarkan MUI untuk menjawab keresahan umat.

 

Di samping itu, Kiai Zulfa, menuturkan hadirnya MUI sebagai wadah berkumpulnya para ulama merupakan sebuah ikhtiar dari banyaknya orang yang berfatwa tapi tidak memiliki dalil yang jelas atau hanya merujuk dan mengandalkan informasi dari Google.

“Sekarang banyak Youtuber tidak jelas yang sering kali berfatwa dengan cepat tanpa merujuk lagi kepada kitab-kitab ulama. Dalam bahasa saya menyebutnya seperti memungut kayu bakar di malam hari,” jelasnya.

“Saya bersyukur pernah bergabung di Komisi Fatwa MUI dan belajar banyak bagaimana cara beristinbath saudara-saudara di Muhammadiyah, Persis, dan lainnya. Tidak asal menukil dalil, serta diperlukan proses yang panjang untuk mengesahkan dan mengeluarkan suatu fatwa,” sambungnya.

 

Kiai Zulfa berharap keberadaan MUI harus diisi oleh orang-orang alim yang ilmunya memumpuni. Hal ini dikarenakan Indonesia butuh fatwa-fatwa yang dikeluarkan MUI.

Dia mengingatkan jangan sampai khazanah keilmuan diramaikan para Youtuber yang berfatwa tanpa mengetahui dasar dalil yang jelas. MUI hadir sebagai wadah yang perlu dirawat bersama, di dalamnya terdapat ukhuwah organisasiyah yang menjadi tali pemersatu ormas-ormas Islam Indonesia.