Dukung Palestina, Dewan Masjid Serukan Qunut Nazilah di Tiap Masjid

JAKARTA(Jurnalislam.com)— Dewan Masjid Indonesia (DMI) menyerukan kepada pengurus masjid/mushala di Indonesia untuk menyumbang dana bantuan solidaritas bagi rakyat Palestina yang saat ini tengah membutuhkan akibat agresi militer Israel.

 

“DMI, sejalan juga dengan sikap dan pendirian bangsa Indonesia sesuai amanat konstitusi kita, mengajak segenap masjid seluruh Indonesia beserta jamaah untuk menggalang solidaritas Al-Aqsha beserta seluruh jamaahnya dan umat Islam khususnya di kawasan A-Quds, Gaza, Palestina pada umumnya,” ujar Sekretaris Jenderal DMI Imam Addaruqutni dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/5).

Seruan untuk membantu rakyat Palestina ini juga tercantum dalam surat edaran Nomor 076/SEM/PP-DMI/A/V/2021 yang ditandatangani Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla. Dalam surat tersebut, DMI mengajak agar masjid/mushala turut menyumbang sedikitnya Rp 50 ribu demi membantu rakyat Palestina yang saat ini tengah menghadapi agresi militer Israel.

Imam menegaskan DMI mengutuk keras agresi militer Israel terhadap rakyat Palestina yang telah merenggut nyawa ratusan orang termasuk wanita dan anak-anak. Secara tegas bahwa pengusiran dan agresi militer itu bertentangan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB dan Hukum Humaniter Internasional, khususnya Konvensi Jenewa IV Tahun 1949.

Imam juga mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo yang menyerukan upaya internasional agar sama-sama mendesak Israel menghentikan agresi militerdi Palestina.

Sumber: fajar.co.id

 

 

SDIT Nur Hidayah Surakarta Wakili Perlombaan Tingkat Kwarda Jateng

SOLO (jurnalislam.com)- Gugus Depan SD Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta, terpilih maju Lomba Gugus Depan (Gudep) Mantap tingkat Kwartir Daerah Jawa Tengah. Selain sekolah tersebut yang mewakili jenjang SD/MI, juga ada SMP Negeri 3 Surakarta mewakili jenjang SMP/MTs, dan SMK Negeri 2 Surakarta mewakili jenjang SMA/MA/SMK.

Kepala Sekolah sekaligus Kamabigus SD Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta, Waskito, S.Pd. menuturkan, “Berdasarkan seleksi yang dilaksanakan oleh kwarcab, SDIT Nur Hidayah mewakili Kwarcab Kota Surakarta untuk maju Lomba Gudep Mantap tingkat Kwarda Jawa Tengah untuk jenjang SD/MI,” katanyab

“Kami pun langsung sosialisasikan kepada tim pembina pramuka, sekaligus mengkoordinasikan persiapan berkas dokumen portofolio dengan semaksimal mungkin. Kami diberi batas waktu tanggal 30 Mei 2021 untuk menyusun dan mengirimkan berkas portofolio. Mohon doa dan dukungan dari semua pihak, semoga kami dapat menjawab kepercayaan dari kwarcab dengan hasil yang terbaik,” imbuhnya.

Ada delapan kriteria gugus depan (gudep) mantap yang nantinya akan dinilai dalam lomba ini. Kedelapan kriteria tersebut yakni: 1) sumber daya manusia; 2) manajemen dan adminustrasi; 3) dana, sarana, dan prasarana; 4) kegiatan; 5) proses; 6) prestasi; 7) kemitraan; 8) kehumasan. Setelah berkas portofolio terkirim, tahap selanjutnya adalah penilaian portofolio, penilaian presentasi dan visitasi, diakhiri dengan penetapan gugus depan (gudep) mantap berprestasi.

Salah satu pembina pramuka SDIT Nur Hidayah Surakarta, Husni Malik, S.P., S.Pd. mengatakan, “Berbekal pengalaman lomba gugus depan (gudep) unggul pada tahun 2019, dimana kami mendapat apresiasi sebagai Juara 3 Tingkat Provinsi Jawa Tengah, kami berupaya mempersiapkan diri dengan baik. Meskipun waktu efektif persiapan terbilang cukup singkat, harapan kami pada lomba tahun ini hasilnya akan lebih baik lagi,” ungkapnya.

HNW: Palestina Urusan Kita

JAKARTA(Jurnalislam.com)- Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Dr. H. M Hidayat Nur Wahid, MA mengapresiasi banyaknya warga, tokoh masyarakat dan pemuka dari beragam agama yang mengecam dan menolak kejahatan Israel terhadap warga  Palestina.

 

Kepedulian tokoh masyarakat dan pemuka dari beragam agama kepada bangsa Palestina, kata Hidayat merupakan bukti adanya keprihatinan bersama dan berlakunya ajaran agama yang mengajarkan kepedulian terhadap kemanusiaan. Serta menolak segala bentuk kejahatan, apalagi yang massif dan terstruktur, diback up oleh kelaliman kekuasaan.

 

HNW sapaan akrab Hidayat mencatat bahwa, selain massa dan tokoh-tokoh masyarakat atau pemuka agama Islam, banyak juga massa dan pemuka agama Yahudi maupun Katolik yang ikut demonstrasi, menyampaikan kecaman terhadap tindakan brutal Israel terhadap Palestina.

 

Menurutnya, ini membuktikan ajaran agama hakekatnya bisa bertemu dengan kepedulian membela kemanusiaan dan melawan segala bentuk ketidakadilan.

“Jadi, tidak perlu hanya menjadi muslim, meski mayoritas warga di Palestina beragama Islam dan tidak berideologi khilafah. Tetapi, cukup menjadi manusia sehat untuk melihat ketidakadilan brutal dan pelanggaran berulang terhadap kemanusiaannya warga Palestina. Rabbi dari kelompok Yahudi Ortodoks di Amerika Serikat pun ikut demo kecam kejahatan Israel, membakar bendera Israel dan mendukung Palestina. Bahkan, Pastor Manuel Musallam di Palestina lebih keras lagi, dia menyerukan umatnya untuk melawan Israel,” jelasnya melalui siaran pers di Jakarta, Rabu (19/5/2021).

 Menurut HNW ada pula Asosiasi Karyawan Yahudi di Kantor Google yang mendesak agar perusahaan tersebut memberikan kecaman terhadap serangan Israel ke Palestina karena telah mengakibatkan banyak korban. Oleh karena itu, ia mengaku heran ketika di Indonesia ada sebagian orang yang mengalihkan issu dan membelokan ketidakadilan ini dengan issu ideologi khilafah, kemudian menyalahkan Hamas yang membela Bangsa Palestina, lalu bersimpati serta mendukung Israel padahal menjajah Palestina.

sumber: tribunnews.com

Masyarakat Diminta Waspada Peningkatan Kasus Covid Pasca Lebaran

 JAKARTA(Jurnalislam.com)— Peningkatkan kewaspadaan tetap harus segera dilakukan. Hal ini karena masyarakat sudah masuk pada fase kelelahan menghadapi dampak Covid-19, sementara pandemi belum menunjukkan tanda berakhir.

“Para pemangku kepentingan harus segera mengantisipasi potensi peningkatan kasus positif covid-19pasca-Lebaran. Karena meski aturan pembatasan diberlakukan, masih terjadi mobilitas manusia antardaerah,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat saat membuka diskusi daring bertema Antisipasi Gelombang Baru Covid-19 yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (19/5).

Lestari sangat berharap, para pemangku kepentingan di daerah dapat melaporkan kondisi sebaran kasus positif Covid-19 dengan data yang akurat di daerahnya.

Rerie, sapaan akrab Lestari meminta, pemangku kepentingan di daerah jangan hanya mengejar agar wilayahnya masuk zona hijau atau kuning demi bisa melakukan aktivitas ekonomi.

Lebih dari itu, tambah Rerie, para pemangku kepentingan diharapkan benar-benar melakukan tracing, testing dan treatments (3T) untuk mengetahui kondisi penyebaran Covid-19 di daerah secara akurat.

Karena itu, kata anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, upaya komunikasi dan sosialisasi terkait Covid-19 harus ditingkatkan agar para pemangku kepentingan dan masyarakat lebih memahami risiko yang dihadapi.

Pemahaman bahwa menjaga diri, keluarga dan lingkungan dari penularan virus korona, sama dengan menjaga bangsa ini dari ancaman pandemi, menurut Rerie, bisa memperkuat upaya pengendalian Covid-19 di tanah air.

Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, mengungkapkan untuk mengetahui persiapan pemerintah dalam mengantisipasi potensi ledakan kasus positif Covid-19 pasca-Lebaran, pihaknya akan memanggil Menteri Kesehatan dan Satgas Covid-19 dalam waktu dekat ini.

Sumber: republika.co.id

 

Jokowi ke Pemerintah: Kalau Mau Ekonomi Positif, Covidnya Selesaikan

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menekankan prioritas pemerintah dalam penanganan Covid-19. Menurutnya, pengendalian Covid-19 dari aspek kesehatan tetap menjadi yang utama. Jika pandemi terkendali, maka efeknya adalah masyarakat mulai mau berbelanja, industri mulai memproduksi, dan ujungnya ekonomi benar-benar pulih.

“Covidnya beres, orang merasa confident, percaya diri untuk konsumsi, melakukan permintaan, demand, itu yang menyebabkan ekonomi menjadi baik. Covidnya diselesaikan dulu, otomatis nanti pertumbuhan ekonomi akan naik,” kata Jokowi dalam pengarahannya kepada Forkopimda Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (20/5).

Berkaca pada kondisi tersebut, Jokowi mewanti-wanti agar pemda punya kepekaan dalam mengendalikan gas dan rem pengendalian Covid-19. Aspek kesehatan dan ekonomi, ujarnya, harus punya porsi yang adil. Apalagi ekonomi baru bisa jalan kencang apabila Covid-19 bisa dikendalikan dengan baik.

Dalam kesempatan yang sama presiden juga menyampaikan optimismenya bahwa pertumbuhan ekonomi nasional bisa tembus 7 persen pada kuartal II 2021. Optimisme ini muncul karena tren kasus Covid-19 yang konsisten turun, ditambah juga belanja masyarakat yang terlihat mulai pulih.

“Kuartal kedua berarti April Mei Juni target kita kurang lebih 7 persen. Gimanacaranya (ekonomi positif)? Caranya ya covidnya selesaikan,” kata Jokowi.

Terkendalinya Covid-19, kata dia, terlihat dari semakin turunnya angka keterisian rumah sakit. Ia memberi contoh tingkat keterisian tempat tidur di RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran. Pada awal tahun, angka BOR di RSD Wisma Atlet Kemayoran sempat tembus 92 persen. Namun saat ini sudah turun drastis ke 15 persen.

“Coba, dari 92 bisa turun ke 15 persen. Itu atas kerja sama tadi pangdam, kapolda, gubernur, semuanya mengonsolidasikan kekuatan yang ada. Hati-hati karena yang namanya Covid menyangkut ekonomi,” katanya.

Dari sisi ekonomi, belanja masyarakat juga mulai membaik. Jokowi mengungkapkan, jumlah uang kartal yang beredar selama periode libur Lebaran 2021 tercatat Rp 154,5 triliun. Angka ini naik 41,5 persen dibanding nominal uang kartal yang beredar pada periode Lebaran 2020 lalu. Hal ini mencerminkan adanya perbaikan konsumsi masyarakat. “Ini positif, ini menambah optimisme kita,” ujar Jokowi.

Optimisme semakin menguat jika melihat adanya beberapa provinsi yang sudah mencatatkan pertumbuhan positif pada kuartal I 2021 lalu. Jokowi merinci, provinsi dengan pertumbuhan positif antara lain Riau dengan 0,41 persen, Papua dengan 14,28 persen, Sulawesi Tengah dengan 6,26 persen, DI Yogyakarta dengan 6,4 persen, hingga Maluku Utara dengan 13,45 persen.

Kemudian ada juga Sulawesi Utara yang tumbuh 1,87 persen, Sulawesi Tenggara 0,06 persen, NTT 0,12 persen, Papua Barat 1,47 persen, dan Bangka Belitung 0,97 persen. “Yang lain masih negatif semuanya. berarti yang positif ada 10 provinsi yang positif. Artinya yang 24 masih negatif semuanya,” ujar Jokowi.

Ekonomi nasional memang sedang menunjukkan pemulihan. Setelah sempat terperosok pada 2020 di minus 5,32 persen pada kuartal II, minus 3,49 persen di kuartal III, dan minus 2,19 persen di kuartal IV, ekonomi nasional mulai menunjukkan perbaikan di kuartal I 2021.

Meski masih mencatatkan minus 0,74 persen, tapi trennya jelas membaik. Pemerintah pun memasang target pertumbuhan ekonomi di angka 7 persen pada kuartal II 2021 agar keseluruhan pertumbuan tahun ini bisa positif.

Sumber: republika.co.id

 

MPR: Membela Palestina Sesuai Amanat Konstitusi

JAKARTA(Jurnalislam.com)- Wakil Ketua MPR Zulkifli Hasan menekankan, konflik yang terjadi di jalur Gaza, Palestina, tidak terkait dengan agama. Ia mengatakan, sikap membela Palestina merupakan amanat konstitusi Indonesia.

 

“Di Gaza, di Palestina, banyak warga beragama Kristen dan Katolik. Jadi membela Palestina bukanlah isu agama. Ini pembelaan kita terhadap kemanusiaan. Sesuai amanat konstitusi,” kata Zulkifli, dalam keterangan tertulis, Rabu (19/5/2021).

 

Wakil Ketua MPR ini menyampaikan, semua rakyat Indonesia harus tegas dan konsisten membela Palestina sebagai amanat dari konstitusi. Ia menuturkan, dalam pembukaan UUD 1945 penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

 

“Bangsa Indonesia harus membela Palestina yang terjajah, tidak ada pilihan lain. Harus tegas,” kata Zulkifli. Zulkifli juga menegaskan, pihaknya mendukung untuk membantu rakyat Palestina saat menemui Pengurus Yayasan As-Syafi’iyah dan Pimpinan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) hari Rabu kemarin.

 

Ia pun mengajak semua pihak untuk ikut menyuarakan dukungan kepada Palestina. Dukungan dapat diberikan melalui doa atau donasi. “Di level negara, kita membantu lobi politik di forum-forum internasional. Di level individu, kita bisa berdonasi. Paling tidak, mendukung dan mendoakan,” ucapnya.
sumber: kompas.com

 

Hamas Surati Jokowi, Mohon Mobilisasi Dukungan Dunia Islam Bela Palestina

PALESTINA(Jurnalislam.com)—Organisasi perjuangan Palestina, Hamas menyurati Presiden Indonesia Joko Widodo agar terlibat aktif dalam membela Palestina.

 

“Kami, di Hamas, dan saat kami memberi informasi kepada Anda tentang peningkatan terorisme dan kriminalitas Israel terhadap rakyat Palestina di seluruh wilayah Palestina yang diduduki, “ kata Ismail Haniya, ketua Hamas, dalam keterangan yang diterima Jurnalislam.com, Kamis (20/5/2021).

 

Hamas memohon kepada Jokowi agar bertindak segera, dan untuk memobilisasi dukungan dunia Arab, Islam dan internasional, untuk mengambil posisi yang jelas dan tegas terhadap Palestina.

 

“Agar berakhirnya segera agresi dan teror yang dilakukan oleh pendudukan Israel terhadap Jalur Gaza yang terkepung,” tambah Haniya.

 

Ia meminta dukungan masyarakat Internasional agar Israel mengakhiri semua pelanggaran di Yerusalem yang diduduki dan rakyatnya, termasuk skema yahudisasi, permukiman, pengusiran paksa dan diskriminasi rasial, dan mencabut semua keputusan yang menargetkan gerbang dan lingkungannya, terutama lingkungan Syekh Jarrah.

 

PP Muhammadiyah: Pernyataan Hendropriyono Tak Cerminkan Negarawan

JAKARTA(Jurnalislam.com) – Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Abdul Mu’ti menyayangkan pernyataan Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal (Purn) AM Hendropriyono yang menyatakan Palestina dan Israel bukan urusan Indonesia, melainkan urusan mereka, bangsa Arab dan Yahudi. Abdul Mu’ti pun mengkritik pernyataan Hendropriyono tersebut.

“Saya menyayangkan pernyataan Pak Hendropriyono. Pernyataan beliau tidak mencerminkan sikap seorang negarawan,” kata Abdul Mu’ti, Rabu (19/5/2021).

Dia mengatakan, Pembukaan UUD 1945 jelas sekali menunjukkan bagaimana komitmen Indonesia dalam menentang segala bentuk penjajahan maupun agresi, dan peran serta aktif dalam menciptakan perdamaian dunia. “Solidaritas bangsa Indonesia atas nasib bangsa Palestina merupakan bentuk pengamalan amanat konstitusi dan panggilan nurani berdasarkan Pancasila dan ajaran agama yang luhur,” ujar Abdul Mu’ti.

Lebih dari itu. lanjut Mu’ti, Presiden Jokowi pun dalam berbagai kesempatan menegaskan komitmen Pemerintah Indonesia dalam mendukung perjuangan Palestina sebagai bangsa dan negara yang berdaulat.

Diketahui, tidak sedikit masyarakat Palestina yang menjadi korban atas serangan Israel.Hingga Minggu 16 Mei 2021 pukul 18.00 waktu Al-Quds atau pukul 22.00WIB, sebanyak 192 orang meninggal dunia atas serangan Israel tersebut. Sebanyak 1235 orang luka-luka.

 

Sumber: sindonews.com

Kemenag Luncurkan Kartu Nikah Digital

JAKARTA(Jurnalislam.com)— Kementerian Agama (Kemenag) akan meluncurkan Kartu Nikah Digital pada akhir Mei mendatang. Peluncuran Kartu Nikah Digital ini rencananya dilaksanakan bersamaan dengan kick off enam KUA Piloting di KUA Banjarnegara, Jawa Tengah.

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag, Muharam Marzuki mengatakan, Kartu Nikah Digital memiliki banyak manfaat. “Ada banyak manfaat Kartu Nikah Digital. Pertama, kecepatan mengakses data diri dari pasangan suami istri sebagaimana tertera dalam kartu tersebut,” ujar Muharam di ruangan kerjanya di Jakarta, Senin (17/5/2021).

Kedua, dengan Kartu Nikah Digital akan mempermudah pengecekan keabsahan pernikahan pasangan suami istri.”Kita juga bisa mengecek benarkah mereka berdua benar-benar pasangan suami istri. Kemudian kita juga bisa mengecek secara cepat kapan menikahnya,” imbuh Muharam.

Ketiga, keberadaan Kartu Nikah Digital merupakan upaya Kemenag untuk menghindari pemalsuan dokumen pernikahan. Selain itu, kata Muharam, Kartu Nikah Digital juga menghindarkan dari praktik penipuan yang dilakukan oleh salah satu pasangan. “Jadi susah mau nipu-nipu, oh saya belum nikah, nanti ketahuan dari kartu tersebut,” tegasnya.

“Jadi ini juga memudahkan bagi pasangan pengantin atau suami istri untuk berpergian tanpa harus khawatir dicurigai apabila mereka pergi bersama. Jadi sudah bisa dicek melalui Kartu Nikah Digital tadi. Biasanya pada hotel atau tempat berlogo syariah pasti mereka bertanya,” sambungnya.

Menurut Muharam, kehadiran Kartu Nikah Digital juga mempercepat layanan bagi pasangan pengantin. Sebab, kata dia, pasangan pengantin yang baru saja melangsungkan pernikahannya bisa menerima Kartu Nikah Digital secara online yang dikirim pihak KUA kepada pasangan pengantin melalui nomor WhatsApp maupun alamat email.

“Begitu selesai melakukan akad nikah, maka pihak KUA bisa mengeksekusi Kartu Nikah Digital yang kemudian dikirim kepada pasangan pengantin melalui layanan online seperti WhatsApp atau melalui email. Itu sudah terakses dari pihak KUA bisa langsung mengirim ke nomor telepon atau email yang didaftarkan. Itu sudah mengurangi waktu, biaya. Dari sisi kecepatan pun cepat,” pungkasnya.

Pemuda Persis Akan Gelar Aksi Virtual Bela Palestina

BANDUNG(Jurnalislam.com)– Meski sedang berada di Jawa Timur, Ketua PP Pemuda PERSIS Ibrahim Nasrulhaq Al-Fahmi menegaskan siap untuk mendukung penuh Aksi Bela Al-Aqsha. Kegiatan yang akan digagas oleh PP PERSIS ini akan digelar secara virtual pada Jumat (21/5/2021) atau 9 Syawal 1442 H.

 

 

Karena masih berada di Sapeken, Ibrahim akan hadir secara virtual dalam kegiatan tersebut melalui Zoom. Meski begitu, Ibrahim telah meminta jajaran tasykilnya untuk mendukung penuh acara tersebut meski tidak didampingi langsung oleh Ketua Umum.

 

 

“Walaupun begitu, tasykil kami yang dikoordinasikan oleh Sekertaris Umum Ustaz Ridwan Rustandi, M, Sos. siap dan stand by di kantor PP PERSIS,” jelasnya kepada persis.or.id di sela-sela kunjungan pembinaan jam’iyyah ke daerah Jawa Timur, Rabu (19/5/2021).

 

 

Ibrahim menyebutkan, secara offline tim dari jajaran tasykil akan hadir seperti sekretaris umum juga tasykil-tasykil yang terkait. “Ada bidang jam’iyyah; ada bidang politik dan keamanan; ada juga bidang hukum, HAM dan analisis kebijakan publik. Insya Allah stand by di kantor PP Persis,” terang dia.

 

 

Aksi Bela Al-Aqsha tersebut dimaksudkan sebagai bentuk solidaritas jam’iyyah PERSIS untuk rakyat Palestina dalam membebaskan Masjidilaqsa. Sebab, PP PERSIS menilai, tindakan Israel di Palestina bukan peperangan, melainkan pembantaian.

 

 

Oleh karena itu, untuk menunjukkan dukungan sebagai sesama muslim, acara tersebut adalah bentuk ekspresi keprihatinan sebagai wujud kal jasadil wahiddan. Di dalamnya juga terdapat penggalangan dana untuk Palestina agar jamaah dapat membantu dengan doa dan materi.