Israel Hapus Masjid Al Aqsha dari Peta Panduan Wisata Palestina

jerusalemmapPALESTINA (Jurnalislam.com) – Israel telah membuat usaha yang disengaja untuk menghapus bangunan bersejarah di Yerusalem, dengan menghapus situs Muslim, Masjid Al Aqsha, dari peta panduan turis untuk Kota Tua (Al Quds). Sebaliknya mereka menempatkan situs pemukiman zionis yang dibangun secara illegal kedalam peta, Aljazeera melaporkan, Senin (13/06/2016).

“Ada banyak situs yang tidak hanya penting secara historis, tapi dijalankan oleh pemukim,” kata Betty Herschman, direktur hubungan internasional dan advokasi di Ir Amim, sebuah LSM hak asasi manusia Israel yang memberikan tur Yerusalem Timur bagi diplomat dan pihak lain.

“Penghapusan itu secara relevan merugikan situs historis Muslim dan Nasrani, dan Anda akan berpikir akan jauh lebih memprioritaskan peta Kota Tua, hub dari tiga agama monoteistik besar.”

Seorang pemandu wisata Yerusalem berlisensi, yang memilih untuk tetap anonim mengatakan bahwa peta tersebut menonjolkan situs Yahudi terlepas dari nilai wisata dan tampak kacau dari segi agama.

Peta Yahudi tidak memasukkan Gereja St Anne atau Gereja Penebus (the Redeemer), meskipun the Redeemer tampak pada peta dengan ukuran kecil, sehingga sulit untuk ditemukan.

Aziz Abu Sarah, seorang Jerusalemite yang mendirikan Mejdi Tours, berbicara kepada Al Jazeera, mengatakan bahwa pengecualian tersebut tidak masuk akal dari perspektif bisnis. “Saya berpikir bahwa banyak operator tur dan pemandu wisata Israel, bahkan kelompok sayap kanan, yang akan setuju dengan saya bahwa peta wisata harus menunjukkan seluruh harta kota,” kata Abu Sarah.

“Saya dibesarkan di Yerusalem. Gereja St Anne, yang saya pikir adalah salah satu tempat paling menakjubkan, tidak terdapat di peta. Ada banyak orang Kristen yang datang ke Yerusalem, dan mereka akan mendapatkan peta yang tidak mengidentifikasi tempat suci mereka. Ini bukan keputusan yang cerdas.”

Kementerian Pariwisata zionis telah membela keputusan mereka dan mengklaim penghapusan itu mencerminkan “permintaan pariwisata “.

Namun, Abu Sarah mengatakan bahwa tampaknya masuknya situs tertentu di dalam dan di luar tembok Kota Tua dimaksudkan untuk mempromosikan representasi nasionalis zionis Yahudi di Yerusalem Timur.

“Secara politik, peta memasukkan situs yang kontroversial, seperti pemukiman di Yerusalem Timur, dan saya pikir hal itu bersifat politik dan sepihak.”

Lingkungan Palestina telah benar-benar dihapus sedangkan pemukiman khusus Yahudi yang illegal terdapat di peta.

“Peta ini, selain menghapus tempat suci penting Muslim Palestina dan Nasrani di Al Quds, benar-benar menghapus seluruh lingkungan di sekitar cekungan bersejarah, menggantikan mereka tidak hanya dengan nama-nama Ibrani tetapi dengan nama-nama pemukiman,” kata Herschman kepada Al Jazeera.

“Peta tersebut melegitimasi pemukiman zionis di sekitar cekungan bersejarah,” kata Herschman lagi kepada Al Jazeera.

“Ini adalah bentuk konsolidasi kontrol Israel terhadap titik episentrum paling kritis Yerusalem. Yang menjadi episentrum konflik Palestina-Israel itu sendiri. Jadi ada konsekuensi politik sangat penting yang terlibat.”

Deddy | Al Jazeera | Jurnalislam

Drone AS Klaim Serang 2 Mujahidin Al Qaeda di Yaman

YAMAN (Jurnalislam.com) – Sebuah serangan pesawat tak berawak AS di Yaman selatan membunuh dua orang yang diduga anggota al Qaeda, sumber-sumber tentara mengatakan Senin (13/06/2016), lansir Alarabiya News Channel.

Serangan drone pada hari Ahad (12/06/2016) menargetkan sebuah mobil yang sedang bergerak di Habban, membunuh dua orang yang diduga sebagai mujahidin al-Qaeda dan melukai sopir mereka, kata salah satu sumber.

Serangan terjadi setelah drone Amerika pada Sabtu menembak dua terduga anggota al-Qaeda lain di dalam kendaraan mereka di provinsi Marib, sebelah timur ibukota Sanaa.

Washington, menganggap cabang al-Qaeda yang berbasis Yaman tersebut sebagai kelompok mujahidin paling berbahaya, dan mengakui pada 7 Mei lalu bahwa sejumlah personil militer AS juga telah dikerahkan untuk mendukung operasi gabungan koalisi Arab untuk merebut kubu al-Qaeda di Mukalla.

Al-Qaeda telah menguasai banyak wilayah, memperluas kendalinya di selatan dan tenggara saat perang di Yaman antara pemberontak Syiah Houthi dan pasukan pemerintah dengan koalisi Arab berkecamuk.

Irak Lakukan Penangkapan atas Pelanggaran Kemanusiaan Milisi Syiah di Fallujah

kerahkan-20-ribu-pasukan-irak-bersiap-rebut-fallujah-dari-isis-smCFALLUJAH (Jurnalislam.com) – Irak sedang menyelidiki milisi Syiah yang membantu tentara Irak merebut kembali Falluja telah mengeksekusi puluhan pria Muslim Sunni dari kota yang dikuasai kelompok Islamic State (IS) tersebut, Alarabiya News Channel mengatakan, Senin (13/06/2016).

“Pihak berwenang telah menindaklanjuti pelanggaran dan sejumlah penangkapan telah dilakukan,” kata juru bicara pemerintah Saad al-Hadithi pada hari Senin setelah gubernur daerah mengatakan 49 orang Sunni telah dieksekusi setelah menyerah kepada milisi Syiah.

Suhaib al-Rawi, gubernur provinsi Anbar di mana Fallujah terletak, mengatakan pada hari Ahad bahwa 643 orang telah hilang antara 3 dan 5 Juni dan “semua tahanan yang masih hidup mengalami penyiksaan parah dan kolektif dengan berbagai cara.”

Partisipasi milisi Syiah dalam pertempuran Fallujah, sebelah barat Baghdad, di samping tentara Irak telah menimbulkan kekhawatiran akan pembunuhan muslim Sunni.

Fallujah adalah benteng bersejarah pejuang Sunni terhadap pasukan agresi AS yang menggulingkan Saddam Hussein, seorang Sunni, pada tahun 2003, dan pemerintah pimpinan Syiah setelahnya.

“Perintah ketat dikeluarkan untuk melindungi warga sipil,” kata juru bicara pemerintah Hadithi, menambahkan bahwa petunjuk ini juga diberikan kepada Hashid Shaabi, atau Angkatan Mobilisasi Populer (Syiah), koalisi milisi yang sebagian besar beranggotakan Syiah yang didukung oleh Iran yang terlibat dalam pertempuran.

PBB mengatakan bahwa mereka pekan lalu mendapat laporan yang sangat menyedihkan dan dapat dipercaya bahwa para pengungsi pria dan anak laki-laki disiksa dan dibunuh oleh kelompok-kelompok bersenjata Syiah yang bekerja dengan pasukan Irak setelah para pengungsi melarikan diri dari Fallujah.

160531122024_fallujah_640x360_ap_nocredit

Pihak berwenang Irak secara rutin memisahkan laki-laki berusia di atas 15 dari keluarga mereka ketika mereka berhasil melarikan diri dari Fallujah, untuk menyaring dan memastikan bahwa mereka tidak menimbulkan risiko keamanan dan memeriksa apakah mereka mungkin telah terlibat dalam kejahatan perang.

Kepala HAM PBB Zeid Ra’ad al Hussein mengatakan bahwa skrining tersebut sah tetapi tidak harus dilakukan oleh kelompok-kelompok paramiliter.

“Warga sipil Fallujah telah menderita dua setengah tahun hidup dalam neraka di bawah Islamic State dan tidak hanya menghadapi bahaya melarikan diri yang besar tetapi juga double jeopardy dalam bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang serius,” kata Zeid.

PBB mengatakan hingga 90.000 orang terjebak di kota dengan sedikit makanan atau air.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam

FBI: Penembak di Orlando Berjanji pada IS juga dengan Kelompok Lain

FBI-Orlando_shooting_tx410ORLANDO (Jurnalislam.com) – Seorang pria Amerika yang diduga menewaskan sedikitnya 49 orang di sebuah klub gay di Orlando merupakan pendukung organisasi campur aduk yang sering-bertentangan, menurut direktur FBI, Aljazeera melaporkan, Senin (13/06/2016).

Saat rincian penembakan massal terburuk dalam sejarah AS muncul, Direktur FBI James Comey mengatakan pada hari Senin bahwa tersangka, yang diidentifikasi beberapa jam setelah serangan sebagai Omar Mateen, 29 tahun, tidak hanya berjanji setia kepada Islamic State (IS), tetapi juga menyatakan solidaritas dengan Tsarnaev bersaudara yang melakukan pengeboman the Boston Marathon dan seorang pembom martir atas nama Jabhah Nusrah, kelompok yang bertentangan dengan IS.

“Mereka (para penyerang) benar-benar mencoba menggambarkan diri mereka sebagai orang bingung, yang merasa menjadi target karena agamanya,” kata reporter Al Jazeera Patty Culhane, melaporkan dari Orlando.

Penembak menelepon 911 selama serangan di klub malam Pulse Ahad dini hari untuk mengungkapkan kesetiaannya kepada IS.

Tapi Comey – yang meyakini bahwa Mateen memiliki “tanda-tanda radikalisasi yang kuat” – mengatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, pria bersenjata itu juga menyatakan dukungannya untuk al-Qaeda dan Hizbullah (Syiah).

FBI menyelidiki Omar Mateen selama 10 bulan sejak Mei 2013 setelah ia dikatakan memiliki komentar inflamasi dalam mendukung militan Islam.

631f1abbda49426e81439730be78395f_18

Comey mengatakan penyidik memperkenalkan Mateen kepada sumber-sumber rahasia, mengikutinya dan memeriksa bahwa dia memang malakukan beberapa komunikasi, tapi Mateen mengklaim bahwa ia membuat pernyataan dalam kemarahan karena para penyidik menggoda dan mendiskriminasi dia karena dia Muslim.

Mengenai apakah FBI harus melakukan sesuatu yang berbeda, Comey mengatakan sejauh ini dia tidak berpikir begitu.

Presiden AS Obama, sementara itu, mengatakan bahwa Matten tampaknya “self-radikal“, dan bahwa “tidak ada bukti yang jelas bahwa ia diarahkan pihak lain” atau bahwa serangan terhadap klub malam tersebut adalah bagian dari plot yang lebih luas.

Juga pada hari Senin, Hillary Clinton, calon presiden AS dari Partai Demokrat, bersumpah bahwa menghentikan para penyerang “lone wolf ” akan menjadi prioritas utamanya jika terpilih sebagai presiden, mengatakan bahwa saat penembak mati, “virus yang meracuni pikirannya masih sangat hidup.”

Dia membuat keamanan nasional di Cleveland, dan juga menyerukan serangan udara AS yang menargetkan IS.

Dia juga giat menyerukan pelarangan senjata serbu, seperti salah satu senjata yang digunakan penembak Orlando.

“Saya percaya senjata perang tidak memiliki tempat di jalan-jalan kami,” katanya.

Donald Trump, calon presiden AS dari Partai Republik, menyalahkan “Islam radikal” atas serangan itu ketika ia menyampaikan sebuah pidato di New Hampshire.

Dia juga memperbarui seruan larangan sementara Muslim memasuki AS, mengatakan bahwa sistem imigrasi saat ini “tidak melindungi warga negara kita.”

Melarang senjata, tambahnya, tidak akan menjadi solusi efektif untuk menghentikan serangan tersebut.

Sedikitnya 49 orang tewas dan 53 lainnya terluka dalam penembakan hari Ahad di Orlando yang berakhir setelah pelakunya, Omar Mateen, ditembak mati dalam baku tembak dengan polisi.

 

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

600 Warga Sipil Melarikan Diri dari Benteng IS, Manbij yang Terkepung

أفراد من الجيش العراقي على أطراف الفلوجة يوم الجمعة. تصوير: علاء المرجاني - رويترز

SURIAH (Jurnalislam.com) – Ratusan warga sipil melarikan diri dari benteng Islamic State (IS) yang terkepung di utara Suriah pada hari Ahad (12/06/2016) dibantu oleh aliansi Kurdi-Arab yang didukung pasukan AS yang mengelilingi kota, kata monitor.

Puluhan ribu orang terjebak di dalam Manbij setelah aliansi mengepung kota transit tersebut pada hari Jumat dalam serangan besar ke arah kelompok IS yang mengendalikannya.

“Sekitar 600 warga sipil melarikan diri dengan berjalan kaki menuju daerah yang dikuasai milisi komunis Pasukan Demokratik Suriah (the Syrian Democratic Forces) di selatan kota,” kata Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (the Syrian Observatory for Human Rights-SOHR).

“SDF membawa mereka ke daerah yang lebih aman,” kata Kepala Observatorium, Rami Abdel Rahman.

Mereka yang tersisa di dalam kota ketakutan oleh serangan udara berat di daerah tersebut, Abdel Rahman mengatakan, dengan makanan menjadi langka saat aliansi memblokir semua jalan masuk dan keluar.

Sedikitnya 223 pasukan IS dan 28 tentara SDF telah tewas – 41 warga sipil juga tewas dalam serangan udara koalisi – sejak serangan aliansi di Manbij dimulai pada tanggal 31 Mei, menurut Observatorium.

Di sebelah barat dan barat laut kota, pertempuran sengit berlangsung saat IS meluncurkan serangan balasan terhadap SDF dalam upaya mendapatkan kembali kontrol jalan barat di luar kota.

Observatorium yang berbasis di Inggris bergantung pada jaringan sumber di daratan Suriah yang dilanda perang untuk mendapatkan informasi.

Manbij terletak di jantung peregangan terakhir wilayah yang dikendalikan IS sepanjang perbatasan Turki.

Pengepungan telah memutuskan satu rute pasokan, uang dan senjata yang penting bagi IS, dari perbatasan Turki menuju ibukota de facto kelompok tersebut di Suriah, yaitu kota Raqqa.

Suriah telah terkunci dalam perang global sejak awal 2011, ketika rezim Nushairiyah Assad membantai protes unjuk rasa dengan keganasan militer tak terduga.

Sejak itu, lebih dari 360.000 orang telah tewas dan lebih dari 10 juta menjadi pengungsi di seluruh negeri yang hancur akibat perang global.

Namun Pusat Penelitian Kebijakan Suriah menyebutkan korban tewas akibat konflik enam tahun di suriah tersebut adalah lebih dari 470.000 orang..

 

Deddy | SOHR | Jurnalislam

Pasukan Irak Buka Rute Aman dari Milisi Syiah di Fallujah, Bagi 4.000 Pengungsi Rute Pertama

38675231_-_12_06_2016_-_iraq-conflict-displacedFALLUJAH (Jurnalislam.com) – Militer Irak mengatakan pada hari Ahad (12/06/2016) bahwa mereka telah mengamankan rute keluar pertama yang aman bagi warga sipil Sunni dari milisi Syiah untuk meninggalkan wilayah Islamic State (IS) di Fallujah yang terkepung, dan kelompok bantuan Norwegia mengatakan ribuan orang sudah melarikan diri di hari pertama pembukaan rute itu.

Irak telah melancarkan operasi besar untuk merebut kembali Fallujah – sebuah benteng IS yang terletak hanya satu jam perjalanan dari Baghdad – tetapi PBB khawatir akan nasib hingga 90.000 warga sipil yang diyakini terperangkap di dalam dengan sedikit makanan atau air. Rute keluar baru, yang dikenal sebagai al-Salam Junction (Persimpangan Damai) di sebelah barat daya Fallujah, telah diamankan pada hari Sabtu, juru bicara Joint Operation Command Brigadir Jenderal Yahya Rasool mengatakan kepada Reuters.

“Ada rute keluar sebelumnya, tapi ini adalah rute pertama yang benar-benar aman dan memang relatif aman,” kata Rasool. Sekitar 4.000 orang telah meninggalkan kota selama 24 jam terakhir melalui al-Salam Junction, kata Karl Schembri, juru bicara Norwegia Refugee Council di Irak, yang telah membantu penduduk melarikan diri dari kota mereka.

“Kami berharap ribuan lainnya dapat meninggalkan kota dalam beberapa hari mendatang,” katanya.

Rute Al-Salam Junction dijamin aman setelah pasukan melumpuhkan oposisi di kabupaten yang terletak di tepi barat sungai Efrat, di seberang pusat kota Fallujah di tepi timur tersebut, kata Rasool.

Dia tidak memberikan informasi jumlah warga sipil yang mampu melarikan diri sejauh ini.

Lebih dari 20.000 orang telah berhasil melarikan diri dari kota dan sekitarnya sejak militer Irak mulai menyerang pada 23 Mei, PBB mengatakan pada 8 Juni. Tapi kurangnya rute aman membuat mereka yang melarikan diri berada dalam situasi yang sangat sulit dan berbahaya. Sedikitnya selusin orang dilaporkan tenggelam saat melintasi sungai Eufrat, dan puluhan warga sipil Sunni lainnya di eksekusi milisi Syiah yang tergabung dalam operasi militer.

Mereka yang berhasil mencapai garis yang dikuasai Irak mengatakan telah berjalan selama berhari-hari untuk menghindari tembakan sniper dan alat peledak yang ditanam oleh gerilyawan IS sepanjang jalan untuk memperlambat pergerakan tentara. Seorang pejabat pemerintah mengatakan militan memasang pertarungan sulit untuk mempertahankan kota, dan mempertahankan sebuah benteng di mana pasukan AS berperang dalam pertempuran terberat mereka selama pendudukan tahun 2003-2011.

Perdana Menteri Haider al-Abadi mengatakan pasukan maju dengan hati-hati untuk melindungi warga sipil.

 

Deddy | Reuters | Jurnalislam

Milisi PKK Serang Pusat Perekrutan Militer di Timur Turki dengan Roket

thumbs_b_c_349d809aaafd02a61eff736084b8f129TURKI (Jurnalislam.com) – Sebuah pusat perekrutan militer di Turki timur diserang roket ekstrimis PKK Sabtu larut malam, menurut sumber militer setempat Ahad (12/06/2016), lansir World Bulletin.

Dua anggota organisasi ekstrimis PKK menargetkan kantor di distrik Kagizman provinsi Kars dengan peluncur roket sekitar pukul 01:20 waktu setempat [2220GMT Sabtu], kata sumber itu,

Sumber tersebut menambahkan bahwa milisi komunis tersebut juga melepaskan tembakan di pusat menyusul serangan roket.

Roket luput menghantam gedung kantor dan mendarat di dekatnya, kata sumber itu. Tidak ada korban yang dilaporkan.

Operasi militer telah diluncurkan untuk menangkap penyerang yang dilaporkan melarikan diri setelah tembak-menembak.

PKK – terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Internasioanal – setelah melanjutkan operasi bersenjata 30 tahun lalu terhadap negara Turki sejak bulan Juli 2015.

Sejak itu, lebih dari 450 personil keamanan Turki tewas dan lebih dari 4.500 milisi komunis PKK juga tewas.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

 

Jet Tempur Rezim Assad dan Rusia Gempur Pasar di Idlib, 39 Warga Tewas

idlibIDLIB (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 39 warga sipil tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam serangan udara yang diluncurkan oleh pesawat tempur rezim Syiah Nushairiyah Assad dan Rusia di provinsi barat Idlib pada hari Ahad (12/06/2016).

Sebuah pesawat tempur rezim Suriah menghantam sebuah pasar di provinsi yang dikuasai mujahidin Suriah, pejabat pertahanan sipil setempat Leys al-Faris mengatakan kepada Anadolu Agency, Ahad.

“Sedikitnya 36 orang tewas dan 50 lainnya terluka dalam serangan itu,” katanya.

Al-Faris menggambarkan serangan itu sebagai “pembantaian” yang dilakukan oleh rezim Bashar al-Assad selama bulan puasa Ramadhan, yang dimulai di Suriah pekan lalu.

Sementara itu, tiga orang tewas dalam serangan udara Rusia pada daerah perumahan di kota Maaret al-Numan di Idlib.

“Tim penyelamat mencari korban setelah serangan itu,” kata al-Faris.

Sejak 21 April pasukan rezim Suriah dan pesawat tempur Rusia telah mengintensifkan serangan terhadap daerah oposisi di Suriah, dan membunuh warga sipil.

Suriah telah terkunci dalam perang global sejak awal 2011, ketika rezim Nushairiyah Assad membantai protes unjuk rasa dengan keganasan militer tak terduga.

Sejak itu, lebih dari 360.000 orang telah tewas dan lebih dari 10 juta menjadi pengungsi di seluruh negeri yang hancur akibat perang global.

Namun Pusat Penelitian Kebijakan Suriah menyebutkan korban tewas akibat konflik enam tahun di suriah tersebut adalah lebih dari 470.000 orang.

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

AS: 50 Tewas, 53 Luka-luka dalam Serangan Klub Malam di Orlando

thumbs_b_c_4d6d3ea9b6951757dd2bef12500c1bd2NEW YORK (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 50 orang tewas dan 53 lainnya cedera dalam sebuah penembakan massal terburuk sepanjang sejarah AS yang berlangsung di Orlando, Florida, pejabat mengkonfirmasi Ahad (12/06/2016), lansir Anadolu Agency.

Penembak, yang menyerang sebuah klub malam khusus gay pada Ahad dini hari, telah diidentifikasi oleh anggota Kongres Alan Grayson sebagai Omar Mateen, seorang warga AS berusia 29 tahun dari St Lucie, Florida.

Seorang agen FBI mengatakan kepada wartawan bahwa tersangka belum diidentifikasi positif oleh keluarga terdekatnya, tetapi menambahkan bahwa tidak ada tersangka lain yang sedang diselidiki.

Diketahui bahwa Mateen menelepon 911 beberapa menit sebelum meluncurkan serangan di Pulse Club dan menyatakan kesetiaan kepada kelompok Islamic State (IS), klaim pejabat FBI mengkonfirmasi.

Presiden Obama mengatakan motif penembakan itu tidak jelas dan merupakan sebuah penembakan massal terburuk sepanjang sejarah AS dan FBI menyelidiki serangan tersebut.

Keadaan darurat telah dinyatakan di negara bagian Florida, Walikota Buddy Dyer mengatakan kepada wartawan.

“Ini adalah sebuah tragedi dalam proporsi tak terbayangkan”, katanya kepada televisi lokal WESH 2, menambahkan, “Kami adalah masyarakat yang kuat dan tangguh. Kami akan mendukung keluarga-keluarga yang berkabung dimana orang yang mereka cintai tewas dalam penembakan itu.”

Keluarga terduga penembak mengeluarkan permintaan maaf pada hari Ahad.

“Kami meminta maaf untuk seluruh kejadian ini. Kami tidak menyadari tindakan yang dia ambil. Kami juga shock seperti setiap orang seluruh negara. Ini tidak ada hubungannya dengan agama,” menurut Mir Seddique, ayah terduga penembak.

Dia juga memperkirakan bahwa motif anaknya membunuh puluhan orang di sebuah bar gay mungkin homofobia, mengutip sebuah insiden beberapa bulan lalu ketika Mateen marah saat melihat dua lelaki saling berciuman di sebuah jalan di Miami.

Di Orlando, seorang pejabat rumah sakit dalam briefing awal hari ahad mengatakan korban cedera kebanyakan berada dalam kondisi kritis.

Kecemasan dan keputusasaan merebak di rumah sakit daerah saat keluarga tiba untuk menemukan informasi tentang orang yang mereka cintai. Stasiun TV lokal membuat permohonan untuk sumbangan darah.

Rekaman WESH 2 yang diambil di dekat lokasi penerima donor darah menunjukkan ratusan warga berniat mendonorkan darah, membentuk antrian panjang mengitari bangunan.

Muhammad Nusri, seorang imam senior Masyarakat Islam Florida Tengah, mengatakan bahwa hatinya hancur dan berdiri dalam solidaritas dengan pejabat kota di saat horor yang terjadi di kota tersebut.

Nusri mengatakan pelaku itu tidak diketahui terhubung dengan jaringan manapun dan mendesak media untuk berhati-hati dan tidak terburu-buru mengadili dan membesar-besarkan cerita.

Serangan di Pulse Club berlangsung pada sekitar pukul 02:00 waktu setempat (0600GMT), kata kepala polisi Orlando, John Mina.

Mina mengatakan polisi memutuskan untuk membebaskan sandera pada pukul 05:00 (09.00GMT), menunjukkan Mateen bebas bergerak dalam klub selama hampir tiga jam.

Dia mengatakan sembilan petugas memasuki klub dan terlibat dengan penyerang, yang membawa senapan serbu AR-15, pistol, dan perangkat mencurigakan yang belum diidentifikasi tetapi telah dibersihkan polisi dari lokasi.

Penembak tewas dan seorang petugas terluka dalam baku tembak, dimana 30 orang berhasil diselamatkan. WESH 2 melaporkan bahwa petugas meledakkan dinding klub saat kendaraan polisi berusaha menyerang penembak.

Perangkat lain, yang berpotensi sebagai bahan peledak, ditemukan dalam van milik penembak, kata polisi.

Departemen Polisi Orlando kemudian men-tweeted gambar helm Kevlar yang dikenakan petugas yang terluka, dengan lubang peluru terlihat di depan.

Gedung Putih mengeluarkan pernyataan yang mengatakan Presiden Obama telah menerima update reguler tentang situasi. “Pikiran dan doa kami bersama dengan keluarga dan orang orang yang dicintai korban,” katanya.

Calon presiden Demokrat Hillary Clinton men-tweeted singkat tentang penembakan itu. “Bangun dan mendengar berita buruk dari FL. Saat kita menunggu informasi lebih lanjut, pikiran saya bersama dengan mereka yang terkena dampak tindakan mengerikan ini,” katanya.

Kandidat Partai Republik Donald Trump juga berkomentar dalam media sosial. “Penembakan yang benar-benar buruk di Orlando. Banyak orang tewas dan terluka.”

Walikota Dyer mengatakan klub telah dibersihkan dan tidak ada ancaman lanjutan kepada masyarakat, sementara mengkonfirmasikan sebanyak 300 orang berada di dalam klub saat serangan terjadi.

Penembakan pertama kali dilaporkan secara online pada pukul 2:09 oleh klub pada halaman Facebook mereka: “Semua orang keluar dari Pulse dan terus berlari,” isi postingnya.

Tiga jam kemudian, polisi Orlando, dalam akun resmi Twitter-nya, menggambarkan peristiwa tersebut sebagai “situasi korban massal”.

Sebuah video yang diambil di luar klub dan telah tersebar secara online merekam suara lebih dari selusin tembakan dalam waktu cepat.

Dyer menggambarkan insiden itu sebagai “kejahatan mengerikan” yang akan berimbas pada masyarakat setempat, sedangkan sheriff Orange County mengatakan penembakan itu diperlakukan sebagai “insiden teror domestik”.

Pulse menetapkan diri sebagai lebih dari sekadar klub malam lain yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang komunitas LGBT.

Daerah di sekitar penembakan masih di bawah pengamanan polisi sat penyelidikan skala besar terus berlangsung.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

 

HADIRILAH, BUKA PUASA BERSAMA DAN TEBAR BUKU TUTORIAL RAMADHAN, GRATIS!!!

# HADIRILAH, BUKA PUASA BERSAMA DAN TEBAR BUKU TUTORIAL RAMADHAN, GRATIS!!! #

 

Masih ada saja di antara kaum Muslimin yang terkadang tak mengerti atau bahkan meremehkan ibadah Ramadhan. Buku Tutorial Ramadhan yang disusun oleh Abu Mujahid, hadir ke tengah kaum Muslimin diharapkan bisa memberi panduan tentang Ramadhan.

Untuk itu, Infaq Dakwah Center (IDC) bekerja sama dengan DKM Al-Ukhuwah, Palem Semi, Tangerang menggelar Ifthar Jama’i (buka puasa bersama) sekaligus bedah buku, yang insya Allah akan diselenggarakan pada:

Hari/Tanggal:

Ahad, 12 Juni 2016

Waktu:

Ba’da Shalat Ashar (Pukul 15.30 WIB)

Pembicara:

Ustadz Badrul Tamam

(Pengasuh Rubrik Islamia voa-islam.com)

Tempat:

Masjid Jami’ Al-Ukhuwah

Jl. Palem Merah Raya, Palem Semi Karawaci-Tangerang, Banten

Contact:

Bang Wiro: 08980800084, 089609000212 (sms only, no call)

Selain menyediakan hidangan buka puasa (ta’jil), panitia juga membagikan buku Tutorial Ramadhan secara gratis kepada kaum Muslimin yang hadir. Terbuka untuk umum, bagi ikhwan dan akhwat. Mari ajak keluarga dan sahabat sekalian untuk hadir dalam acara tersebut.

Ifthar Jama'i IDC & Bedah Buku Tutorial Ramadhan