Kepala SDM 1 Solo Jadi Narasumber Bagi Kader Keamanan Pangan Sekolah

SOLO (jurnalislam.com)– Kepala SD Muhammadiyah 1 Solo menjadi narasumber yang diundang dalam Bimbingan Teknis Keamanan Pangan bagi Kader Keamanan Pangan Sekolah yang digelar Balai POM Surakarta di Front One Hotel Sragen Jl Brigjen Katamso No 37, Kebayan 1, Sragen Kulon, Kec. Sragen, Kabupaten Sragen, Rabu (22/5/2024).

Paparan pertama disampaikan Kepala Sekolah Sri Sayekti bertajuk Pentingnya Implementasi Keamanan Pangan di Kantin Sekolah. Dia menyampaikan program kantin sekolah sebagai bagian integral dari program sekolah secara keseluruhan sehingga dikelola oleh tim yang mendapat surat keputusan (SK) dari Kepala Sekolah.

“Memiliki program kerja, sasaran, target, standart operasional prosedur (SOP) yang baku. Dibina oleh Dinas kesehatan, Dinas Pendiikan, Badan pengawas obat dan makanan (BPOM). Lalu, bekerjasama dengan Fakultas Kesehatan dan fakultas kedokteran gigi (FKG UMS), STIKES Aisyah Surakarta, RS PKU Muhammadiyah Ska Gita Pertiwi, dan Ricolto Belgia,” terangnya.

Dia menambahkan, tujuan adanya kantin sehat ramah anak dimulai dari meningkatkan proses pembelajaran sebagai indikasi sekolah sehat, memiliki ketahanan pangan dan Kesehatan. Menciptakan kondisi sekolah yang baik, untuk menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah, sehingga di kemudian hari warga sekolah dapat bertanggungjawab.

“Dalam upaya-upaya menjaga kesehatan lewat penyediaan pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA). Mengenalkan Konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman sehingga anak mengetahui dan membawa kepada keluarga keragaman konsumsi pangan,” harapnya.

Dihadiri langsung Kader keamanan pangan sekolah seperti Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sragen, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Provinsi Jawa Tengah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sragen, Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Sragen, SD N Plupuh 2, Sragen, SD N Mojopuro 1, Sragen, SD N Jetiskarangpung 1, Sragen, SMP N 1 Sambungmacan, Sragen, MTS N 4 Sragen, SMA N 1 Gondang, Sragen, SMK Sakti Gemolong, Sragen, MAN 1 Sragen.

Kepala Balai POM di Surakarta dalam sambutan yang dibacakan oleh Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda, Singgih Dwi Cahyo, S.Farm, Apt karena Kepala Balai POM berhalangan hadir sekaligus membuka bimbingan teknis tersebut menyampaikan salah satu tugas dan fungsi dari Balai POM di Surakarta adalah pemberdayaan dalam penyediaan pangan yang aman dan bermutu, termasuk Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS).

Keamanan dan mutu produk pangan yang beredar di lingkungan sekolah merupakan tanggung jawab bersama dari sekolah, penyedia PJAS di sekitar lingkungan sekolah dan OPD terkait, sedangkan pangan yang beredar di luar lingkungan sekolah membutuhkan peran dari orang tua dan kemandirian dari siswa.

“Oleh karena itu, kemandirian sekolah dalam penerapan keamanan pangan di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah menjadi hal yang penting,” ujarnya.

Lebih lanjut, dalam mewujudkan kemandirian tersebut, perlu adanya Kader Keamanan Pangan Sekolah yang bertugas untuk melakukan pengawasan keamanan pangan dan penyebaran pesan keamanan pada komunitas sekolah.

Untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pada Kader Keamanan Pangan Sekolah terkait keamanan pangan dan mewujudkan kemandirian sekolah untuk melindungi diri daei peredaran PJAS yang tidak aman dan bermutu, perlu dilakukan Bimbingan Teknis Keamanan Pangan untuk Kader Keamanan Pangan Sekolah.

Setelah Bimtek, Kader akan mendapatkan sertifikat dari BPOM dan selanjutnya agar meneruskan ilmu yang diperoleh kepada komunitas sekolah dan mempraktikkan keamanan pangan.

“Setelah ini, BPOM akan melakukan intervensi langsung ke 8 sekolah terpilih di Kabupaten Sragen, mulai dari pembinaan, pendampingan pemenuhan kriteria kantin sehat, sampling dan pengujian PJAS, dan akhirnya nanti akan diterbitkan Sertifikat Sekolah dengan PJAS bagi sekolah dengan penilaian yang memenuhi syarat,” pungkasnya.

Al-Fahmu Institute Gelar Diskusi Dan Bedah Buku Degup Cita Para Pendiri Bangsa Untuk Bangsa Palestina

JAKARTA (jurnalislam.com)- Al-Fahmu Institute menggelar diskusi dan beda buku dengan tema “Mengilmui Al-Aqso Sepenuh Hati, Menjemput Kemenangan Sejati” di Gedung Al-Fahmu Jakarta, Ahad, (19/5/24).

Dalam kegiatan ini hadir dua pemateri yang merupakan penulis buku “Degup Cita Para Pendiri Bangsa Untuk Bangsa Palestina,” Pizaro Gozali Idrus dan Hadi Nur Ramadhan.

Kegiatan dimulai dan dibuka oleh Ustadz Fahmi Salim selaku founder Al-Fahmu Institute. Dalam pemaparannya Ustadz Fahmi membahas tentang pentingnya mempelajari atau mengilmui Al-Aqsa sehingga umat Islam memahami apa yang sedang dibela dan diperjuangkan.

Hadi Nur Ramadhan selaku penulis buku, ia menjelaskan seharusnya mahasiswa ataupun aktifis lain tidak hanya aksi dikanpus-kamlus mereka atau aksi depan kedutaan Amerika, tetapi juga demo terhadap negara-negara yang pro terhadap Israel. Ia memberikan contoh ketika presiden Soekarno menolak Israel terlibat dalam ajang Asian Games pada tahun 1962.

“Harusnya demo bukan di kampus, atau kedutaan amerik, tapi demo kepada negara-negara yang pro terhadap Israel. Sebagaimana yang pernah dilakukan oleh presiden Soekarno menolak Israel dalam ajang olahraga,” kata Hadi Nur Ramadhan.

Pizaro Gozali Idrus salah satu dari penulis buku ini menjelaskan bahwa dalam buku yang ditulisnya bersama Hadi Nur ini memuat banyak tokoh nasional dari Indonesia yang membahas Palestina. Bahkan para tokoh negeri ini telah menjawab berbagai pertanyaan yang kerap ditanya oleh anak-anak muda saat ini, misalnya pertanyaan seputar pentingnya membela Palestina, para tokoh telah menjawab puluhan tahun lalu.

Sehingga menurut Pizaro diskusi-diskusi ofline tentang Palestina perlu diperbanyak untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda.

“Dalam buku ini banyak tokoh-tokoh dari Indonesia yang sudah menjawab pertanyaan anak muda sekarang. Maka
Harus banyak diskusi ofline setelah pandemi ini,” ujar Pizaro.

Dalam diskusi ini dihadiri juga oleh organisasi-organisasi yang bergerak dan membela Palestina.

Kecam Kebiadaban Zionis Israel, STIT Muhammadiyah Banjar Gelar Aksi Damai Bela Palestina

BANJAR (jurnalislam.com)- Mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Kota Banjar menggelar aksi damai pada Selasa, (7/5/2024), di Alun-alun Kota Banjar.

Aksi ini dilakukan sebagai respons terhadap kegagalan perdamaian di Palestina, terutama setelah perdana menteri Israel menolak untuk melakukan gencatan senjata dan terus berlanjutnya genosida di Palestina.

Muzaki Ahadian Malik, salah satu perwakilan panitia aksi menyatakan, bahwa aksi ini bertujuan untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat akan penderitaan genosida yang sedang terjadi di Palestina.

“Kami mengutuk segala bentuk genosida yang dilancarkan oleh Zionis Israel terhadap rakyat Palestina. Kami juga meminta kepada para pemimpin dunia untuk kembali membahas gencatan senjata dan memboikot produk-produk Israel,” tegas Muzaki.

Selain itu, Muzaki juga menyerukan untuk menggulingkan politik militer Amerika di Israel serta mengusir dubes Amerika yang ada di tiap negara sebagai bentuk kekecewaan akan sikap dan dukungan moral Amerika terhadap genosida yang dilakukan Zionis Israel di Palestina.

Aksi damai ini mendapat dukungan dari berbagai kalangan masyarakat yang peduli terhadap isu Palestina. Dengan mengumpulkan mahasiswa STIT Muhammadiyah Banjar, mereka berharap pesan perdamaian dan keadilan untuk Palestina dapat tersebar luas.

Semangat mereka dalam menyuarakan solidaritas kepada rakyat Palestina sangatlah besar. Aksi ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah awal dalam mendorong tercapainya perdamaian dan kemerdekaan bagi Palestina.

Reporter: Ibnu Qoswaroh

Bikin Resah Warga, Aktivis Islam Tasikmalaya Datangi Hotel Diduga Tempat Pesta Miras dan Dugem

TASIKMALAYA (jurnalislam.com)- Santri dan aktivis Islam dari Aliansi Aktivis dan Masyarakat Muslim Tasikmalaya (Al Mumtaz) mendatangi salah satu hotel terkenal di Jalan R.E. Martadinata, Tasikmalaya, pada Minggu malam (5/5/2024). Mereka menduga hotel tersebut menjadi tempat pesta minuman keras (miras) dan dugem.

Acara pesta tersebut berlokasi di area khusus restoran atau kafe. Suasana di dalam acara tersebut terlihat sangat meriah dengan adanya musik DJ dan lampu-lampu khas diskotik. Pengunjung terlihat menikmati musik tersebut dengan berjoget.

Ustaz Abu Hazmi selaku Sekjen Al-Mumtaz mengatakan bahwa tindakan ini bermula dari laporan warga yang resah dengan adanya kegiatan hiburan di tempat tersebut hingga larut malam. Kemudian pihaknya melakukan pengecekan untuk memastikan laporan warga.

“Berawal dari laporan warga yang resah, kemudian kami memastikan informasi tersebut dengan mendatangi tempat ini. Ternyata benar, kami mendapati pengunjung tengah berjoget diiringi musik DJ dan lampu-lampu khas diskotik. Selain itu, kami menemukan 4 botol miras yang telah diganti dengan kemasan air mineral,” jelasnya.

Setelah berkoordinasi dengan manajemen hotel, ternyata lokasi tersebut dipesan untuk penyelenggaraan acara, bukan oleh pihak hotel secara langsung.

“Mereka menyebut bahwa lokasi tersebut dipesan untuk acara ulang tahun,” ucapnya.

Barang bukti berupa miras itu kemudian diserahkan kepada aparat kepolisian. Abu Hazmi berharap agar pemerintah kota dan aparat kepolisian menindak tegas tempat-tempat yang selalu dijadikan tempat kemaksiatan.

“Kami meminta Pemkot dan Aparat untuk menindak tegas dengan segera menutup kafe-kafe yang melanggar tersebut,” tegasnya.

Reporter: Ibnu Qoswaroh

Asyiknya Wisata Literasi ke Solopos

SUKOHARJO (jurnalislam.com)- Tim ekstrakurikuler Jurnalistik SD Muhammadiyah Palur yang beralamatkan di Dusun Palur Kulon, Palur, Mojolaban, Sukoharjo melakukan kunjungan bersama guru pembimbing ke Griya Solopos pada Kamis (2/05/24) pagi diterima oleh pihak Solopos yang diwakili oleh Sunyoto. Pada kunjungan ini diikuti 7 siswa yang merupakan tim jurnalistik cilik SDMP.

Kunjungan dimulai dari bagian percetakan yang berada di bagian belakang Griya Solopos.

“Di ruangan ini adalah ruang percetakan, tak hanya koran yang dicetak di sini ada pula buku, LKS, majalah, dan buku lainnya,“ ujar Dea yang menjadi tour guide tersebut.

Setelah mengunjungi bagian percetakan, kami pergi menuju kantor redaksi Solopos yang berada dilantai 2. Selama kurang lebih 45 menit beliau mengenalkan banyak hal terkait mengenai pemberitaan di Solopos.

“Solopos memiliki tujuan yang salah satunya adalah voice the voice less atau menyuarakan yang tidak tersuarakan,” jelasnya.

Menurutnya, Solopos mencoba untuk memberikan banyak informasi yang bersifat valid dan aktual kepada masyarakat melalui media cetak koran. Wilayah pendistribusian koran Solopos ini mencakup diseluruh wilayah di Solo Raya. Selain Koran, Solopos juga menyajikan berita melalui media digital seperti Solopos.com dan media youtube Solopos yaitu Espos Indonesia.

Kak Dea juga berharap bahwa kunjungan ini bukan hanya dapat memberikan kemampuan untuk menulis, tapi juga bisa untuk dikembangkan, arti dari kunjungan singkat ini bisa bermanfaat dan dapat dipelajari.

Solopos ini tidak hanya berkecimpung diusaha percetakan saja tetapi juga memiliki usaha yang lain seperti, radio Solopos FM, Solopro yang menggadakan event organizer, Solopos institute yang mengadakan pelatihan kepenulisan dan workshop. Di dunia fashion, Solopos juga memiliki brand yang bernama “pisalin” dengan model fashion kekinian yang dipadukan dengan unsur budaya Indonesia yaitu corak batik.

Wakil kepala sekolah, Nur Laili, mengutarakan, selanjutnya anak anak diajak berkeliling ruang podcast dan studio radio. Mendengarkan dengan antusias tentang bagaimana siaran radio dilakukan. Bersamaan dengan penyiar Nur Atmaja, sedang melakukan siaran di 103 Solopos FM, sang penyiar yang bersuara merdu tersebut memberikan kesempatan anak anak untuk mencoba melakukan siaran radio secara langsung.

Melalui dialog singkat, Nur Atmaja mewawancarai Risma dan Ara sebagai perwakilan dari anak anak dari ekskul jurnalistik yang melakukan kunjungan. Mereka merasa senang, antusias sekaligus gugup saat berbicara di depan microphone dengan headphone yang terpasang di telinga.

Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tim Jurnalistik dalam bidang kepenulisan dan pembelajaran tentang percetakan koran maupun majalah. Kunjungan ini seluruh tim juga mendapatkan banyak pembelajaran tentang pentingnya informasi, karna dengan informasi akan membentuk opini karna informasi adalah sumber tulisan bagi penulis.

Sementara Risma Auliya Sri Rahmawati salahsatu tim jurnalistik mengaku, Awalnya malu saat sesion tanya jawab di studio radio dan disiarkan langsung, tapi senang dan semangat.

“Harapannya, semakin berani berbicara atau menyampaikan sesuatu di depan orang dan semakin terasah menulisnya,” tutupnya.

Hardiknas, Pengembara EKSPRADA VIII SMA IT Nur Hidayah Berjalan Kaki 30km

SOLO (jurnalislam.com)- SMA IT Nur Hidayah Sukoharjo menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan SMA IT Nur Hidayah. Upacara ini sekaligus menjadi pembukaan kegiatan Ekspedisi Pramuka Nur Hidayah VIII (EKSPRADA VIII) yang diselenggarakan oleh Dewan Ambalan Hamka-Malahayati pada Kamis (2/5/2024).

EKSPRADA VIII merupakan kegiatan pengembaraan sejauh kurang lebih 30 km yang merupakan pengujian terhadap calon Penegak Bantara, sejauh mana mereka dapat mengamalkan Poin SKU dan juga Dasa Darma. EKSPRADA akan dilaksanakan selama tiga hari (2-4/5/2024) di Bumi Perkemahan Tirta Mulya, Kalikotes, Klaten.

Peringatan Hardiknas sekaligus Upacara Peringatan Peserta EKSPRADA VIII ini dihadiri oleh Kak Maryono, S.H. selaku Waka Bidang Bina Satuan Kwarcab Sukoharjo, Kak Moh. Ali Rusdi selaku Kakwaran Kartasura, juga Kepala sekolah SMA IT Nur Hidayah, guru dan siswa-siswi kelas X dan XI SMA IT Nur Hidayah.

Kak Maryono menyampaikan sambutan dari Kak Agus Santoso, Kakwarcab Sukoharjo yang berhalangan hadir untuk menjadi pembina upacara.

“Ekspedisi dapat diartikan sebagai sebuah kegiatan perjalanan untuk penelitian ilmiah atau untuk mengenal suatu daerah, dengan demikian tentunya diperlukan kondisi fisik dan stamina yang prima serta mental yang kuat. sebagaimana maksud dan tujuan EKSPRADA tahun ini adalah membentuk pribadi, kuat berani dan mandiri,” ujar Kak Maryono.

Setelah rangkaian upacara, dilanjutkan dengan simbolisasi pembukaan kegiatan EKSPRADA VIII yaitu dengan penyematan co-card dan caping oleh perwakilan peserta. Upacara diakhiri dengan pemberangkatan peserta untuk pengembaraan EKSPRADA VIII.

SMP Muhammadiyah PK Peringati Hardiknas 2024, Beri Penghargaan Siswa dan Guru Berprestasi

SOLO (jurnalislam.com)- SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2024. Kegiatan upacara diikuti ratusan peserta yang terdiri atas siswa, guru, dan tenaga kependidikan di halaman sekolah, Kamis (2/5/2024).

Kepala Sekolah, Muhdiyatmoko, M.Pd. menyampaikan amanat upacara dengan membacakan sambutan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia, Nadiem Makarim di hadapan ratusan peserta upacara. Menurutnya, momentum merdeka belajar dapat dimanfaatkan untuk berkompetisi dalam mengembangkan diri dan memajukan pendidikan di Indonesia.

“Sesuai dengan tema Hardiknas 2024, bergerak bersama, lanjutkan merdeka belajar, kita bisa menjadikan momentum ini sebagai semangat untuk membangun generasi emas Indonesia yang cerdas dan berakhlakul karimah,” jelasnya.

Lanjut Muhdiyatmoko, di SMP Muhammadiyah PK, momentum peringatan Hardiknas selain upacara bendera, juga dimanfaatkan sebagai momentum memberikan apresiasi kepada guru dan siswa berprestasi. Berbagai prestasi telah diraih oleh guru dan siswa dari tingkat kota, provinsi, nasional, bahkan internasional. Menurutnya, prestasi-prestasi tersebut cukup membanggakan.

“Pencapaian prestasi siswa dan guru menjadi momentum sejarah perjalanan sekolah. Semua prestasi harus diapresiasi,” jelasnya.

Muhdiyatmoko berharap sesuai dengan tema Hardiknas, guru-guru semakin kreatif dan inovatif dalam melakukan kegiatan pembelajaran di kelas, pelayanan kepada siswa dan orang tua semakin maksimal, dan semakin tertantang untuk meningkatkan kompetensi masing-masing. Hal itu karena sekarang era digital sehingga guru dan tenaga kependidikan harus melek IT (informasi dan teknologi).

Dalam perayaan Hardiknas 2024, SMP Muhammadiyah PK memberikan penghargaan untuk 21 prestasi yang diraih oleh siswa dan 1 prestasi yang diraih oleh guru. Prestasi akademik berjumlah 14 dan 7 prestasi nonakademik. Prestasi akademik seperti kejuaraan lomba Matematika, IPA, IPS, dan Bahasa Inggris. Prestasi nonakademik seperti film indie, musikalisasi puisi, dai cilik, MTQ (Musabaqah tilawatil Quran), dan Basket 8 besar liga Solo. Prestasi guru diraih oleh Nurul Fitria. Ia mendapatkan medali emas inovasi belajar tingkat nasional.

Salah satu siswa Aji Muhammad Raihan mengaku senang dan termotivasi atas penghargaan dan apresiasi yang diberikan sekolah. Aji Muhammad Raihan bertekad untuk terus mengembangkan diri dan maju berkompetisi pada jenjang berikutnya. Aji Muhammad Raihan mendapatkan tiga prestasi antara lain medali perunggu IPA, Juara 1 story telling, dan medali perunggu IPS.

Momentum Hardiknas juga dimanfaatkan sekolah untuk menggelar pelantikan pengurus Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Ranting sekolah. Pelantikan dilakukan oleh Pimpinan Cabang IPM dan disaksikan oleh Kepala Sekolah.

 

Siswa SMPIT Nur Hidayah Juara Nasional Matematika dan Basket

JAKARTA (jurnalislam.com)- Muhammad Ahsan Al Hamzah Nasution meraih medali perunggu dalam ajang final Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) ke-19 di Jakarta, Minggu (28/4/2024).

Ahsan merupakan satu dari tujuh siswa SMPIT Nur Hidayah yang lolos ke babak final KMNR ke-19. Mereka telah lolos dalam babak penyisihan di tingkat sekolah, kota, hingga provinsi.

Di babak final yang berlangsung di Econvention Hall Ancol ini mereka berkompetisi dengan lebih dari 5.000 peserta dari seluruh Indonesia.

Ketujuh siswa yang lolos ke babak final terdiri dari 4 siswa putra dan 3 siswi putri. Mereka adalah M. Ahsan Al Hamzah Nasution, M. Adha Baihaqi, M. Ammar Faisal Asy Syamil, Akmal Rasydan Arif, Rizki Najma Delia, Asheela Naura Azizah, dan Nadia Zhafira Tazmeen. Rombongan berangkat dari Solo pada Jumat (26/4/2024).

“Lomba kali ini cukup membuat deg-degan, karena peserta yang masuk babak final KMNR kali ini merupakan langganan juara lomba matematika. Sangat bersyukur akhirnya bisa mendapat medali perunggu. Alhamdulillah lega karena kerja kerasnya mendapat balasan dari Allah,” ucap Ahsan yang saat ini duduk di kelas VIII.

Sementara itu dari cabang olahraga basket, Adila Syauqi Al Ghifari bersama timnya di Klub Humble berhasil menyabet gelar juara I dalam ajang Kejuaraan Tingkat Kota yang diselenggarakan oleh PERBASI Kota Surakarta, 22-28 April 2024. Ghefa, demikian sapaan siswa yang hobi olahraga ini, mengikuti turnamen untuk kelompok umur atau KU-16 putra. Turnamen ini berlangsung di GOR sekitar Kota Surakarta.

Bersama anggota klubnya, Ghefa berlatih setidaknya tiga kali dalam sepekan. Dan turnamen ini menjadi ajang pencapaian prestasi, hasil terbaik dari kerja kerasnya bersama tim. Barakallah, selamat kepada para siswa SMPIT Nur Hidayah yang telah bersungguh-sungguh dan bekerja keras meraih prestasi emas. Semoga membawa manfaat dan keberkahan bagi segenap civitas SMPIT Nur Hidayah Surakarta. Aamiin.

Muktamar V PP LIDMI Menetapkan Andi Muhammad Shalihin Sebagai Ketua Umum PP Periode 2024-2026

JAKARTA (jurnalislam.com)- Andi Muhammad Shalihin, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia (LIDMI) dalam Muktamar V yang digelar di Raising Hotel Makassar pada hari Jumat-Minggu, (26-28/4/2024).

Pelaksanaan Muktamar V ini dihadiri Ratusan Peserta dari 15 Provinsi dan Puluhan Kab/Kota seluruh Indonesia.

Tim Ahlul Halli Wal Aqdi atau Tim Formatur akhirnya aklamasi dan menyetujui Andi Muhammad Shalihin sebagai Nahkodah PP Lidmi periode 2024-2026.

Andi Muhammad Shalihin sebelumnya menjabat sebagai Sekjen PP Lidmi Periode 2022-2024, memiliki spirit organisasi yang kuat dan bentangan pengalaman yang panjang.

Kandidat Magister dibidang Kesehatan Masyakarat ini juga merupakan Cendekiawan dari Lembaga Kajian Keilmuan Madani Institute For Islamic Studies.

Dalam Pidatonya Awalnya pasca ditetapkan sebagai Ketua Umum Terpilih, Andi Muhammad Shalihin menegaskan kepada seluruh kader Lidmi tentang pentingnya tanggung jawab pribadi dan sosial dalam berdakwah sebagai upaya perbaikan kualitas ummat dan bangsa khususnya kalangan pemuda dan Mahasiswa.

“Kita wajib terus menjaga dan merawat spirit perjuangan trilogi Lidmi yang menjadi nafas dasar pergerakan para kader dalam melakukan gerakan. Keislaman, intektualitas dan Nasionalisme-kebangsaan merupakan wajah dari kekokohan peran Lidmi dalam melahirkan generasi muda yang moderat dan beradab,” pungkasnya

Lebih lanjut, Shohib Shalihin sapaan akrabnya juga berpesan “agar aktivis Lidmi Harus menjadi aktivis yang tangguh dan tak mudah menyerah dengan berbagai tantangan. Karena bangsa ini membutuhkan sentuhan para pemuda yang berkarakter dan memiliki visi revolusioner, guna mewujudkan Indonesia Emas 2045”.

49 Siswa SMP Muhammadiyah PK Solo Diwisuda Tahfiz

SOLO (jurnalislam.com)- SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta menggelar kegiatan wisuda tahfizul quran pada Sabtu (27/4/2024) di Multazam Hotel Solo. Wisuda tahfiz bertema mahkota untuk ayah bunda diikuti 49 siswa.

Ketua panitia, Widi Kusumajati, S.Pd. menjelaskan tujuan digelar acara agar para siswa cinta Al Quran dan rajin membaca Al Quran. Selain itu, mampu menjadi amal jariyah bagi orang tuanya. Kegiatan tidak hanya berhenti di sini, ke depan akan berlanjut dengan juziyah atau menghafalkan Al Quran sekali duduk sebanyak satu juz.

“Para siswa melalui proses yang cukup panjang. Dari awal tahun, mereka fokus menghafalkan Al Quran. Setiap pagi ada kelas tahfiz untuk menghafalkan Al Quran dan tahfiz camp. Terdapat program juziyah dan wisuda tahfiz,” jelasnya.

49 wisudawan/wati tahfiz tersebut terbagi dalam kategori juz 30, 29, 28, 27, 26, 1, dan 4. Wisuda tahfiz juz 30 terdapat 2 siswa, juz 29 terdapat 29 siswa, juz 28 terdapat 8 siswa, juz 26 ada 7 siswa, juz 1 ada 1 siswa, dan juz 4 ada 1 siswa. Terdapat 1 siwa yang mampu menghafalkan juz 26 dan 27. Selain itu, terdapat penyerahan penghargaan kepada dua wisudawan terbaik yaitu Ariobimo Hananto Seno dan Guntur Pandego Abimanyu.

Ary Yulistiana, selaku orang tua siswa Hafizha Addina Aisy Syahri mengungkapkan perasaan bangga atas terselenggaranya wisuda tahfiz. Ia mengaku terbantu atas dukungan dan fasilitas yang diberikan sekolah kepada siswa-siswi.

“Sekolah tidak hanya mengajarkan materi akademis saja, tetapi mengajak siswa untuk mempelajari Al Quran untuk landasan belajar. Semoga di masa mendatang program tahfiz semakin baik dan semoga semakin banyak siswa-siswi yang hafal Al Quran sehingga ilmunya berkah dunia akhirat,” ungkapnya.

Ary Yulistiana juga menceritakan kebetulan putrinya, Hafizha, sudah menghafalkan Al Quran sejak TK dan tetap istikomah sampai sekarang. Tentu saja sebagai orang tua, ia selalu mendoakan dan mengingatkan agar terus semangat serta istikomah dalam menghafalkan Al Quran. “Kami juga menciptakan iklim di rumah yang sama dengan sekolah agar hafalan bisa terjaga,” ceritanya.

Senada dengan Ibunda, Hafizha mengaku kini semakin termotivasi menghafalkan Al Quran. “Saya senang bisa ikut wisuda tahfiz juz 4. Alhamdulillah selama ini telah menghafal 6 juz. Saya ingin membahagiakan kedua orang tua,” jelasnya.

Sementara itu, Almira Syakira Rifda Yokhisuno mampu menghafalkan 2 juz yaitu juz 26 dan juz 27. Ia berbagi cara menghafalkan Al Quran yang sudah dipraktikkan selama ini. Menurutnya, cara tersebut cukup ampuh. Cara tersebut adalah sebelum tidur, luangkan waktu untuk mendengarkan murotal Al Quran yang mau dihafal. Kemudian, manfaatkan waktu setelah mengerjakan sholat untuk menghafalkan ayat Al Quran. Almira mengajak untuk konsisten dalam murojaah hafalan Al Quran.

Pimpinan Majelis Pendidikan PDM Kota Solo, Abdul Hakam Faruq, merasa berbahagia bisa hadir dan menyaksikan acara wisuda tahfizul quran. Menurutnya kegiatan ini sangat membanggakan. Ia pun berharap semoga ke depan melalui SMP Muhammadiyah PK akan terukir semakin banyak siswa berprestasi dan tahfiz Al Quran.

“Dengan dasar inilah SMP Muhammadiyah PK akan menjadi mercusuar dan menjadi terdepan dalam dunia pendidikan. Hal itu sehingga mampu dicontoh sekolah-sekolah lain. Membangun sekolah mari kita khidmati dengan ayat-ayat Al Quran.”