Gelar Media Gathering, Yayasan Ibnu Abbas Klaten Sampaikan Capaian Prestasi di Bidang Pendidikan, Sosial dan Kesehatan

KLATEN (jurnalislam.com)- Yayasan Ibnu Abbas Klaten mengadakan kegiatan media gathering di aula lantai 2, kampus 1 PPTQ Ibnu Abbas, Belangwetan, Klaten, Jumat, (14/6/2024). Acara ini sebagai bentuk silaturahmi dan kerjasama pelayanan informasi publik dengan rekan-rekan jurnalis dari berbagai media massa dalam mengawali masa kerja kepengurusan baru periode 2024-2029.

Yayasan Ibnu Abbas berdiri sejak 2003 dirintis oleh Dr KH Muhammad Muinudinillah Basri rahimahullah dan para pejuang dakwah Islam di Klaten. Lembaga ini didirikan untuk menjawab permasalahan keumatan baik sosial, ekonomi, dakwah, dan pendidikan yang dulu dikenal dengan Yayasan Islamic Center Ibnu Abbas.

“Lewat saluran Radio ICFM yang dimiliki saat itu, program-program dakwah kami selalu ditunggu oleh masyarakat,” kata Ketua Yayasan Ibnu Abbas Klaten, Ir Hj Suciningsih.

Lembaga nirlaba ini sukses menyelenggarakan amal usaha bidang pendidikan melalui Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (PPTQ) Ibnu Abbas yang berproses sejak 2007. PPTQ Ibnu Abbas memiliki unit pendidikan dari usia dasar hingga pendidikan tinggi. Unit pendidikan tersebut yakni Kuttab Ibnu Abbas untuk sekolah dasar, Kulliyatul Mu’allimin Ibnu Abbas (KMI) yang fokus pada kaderisasi ulama, SMPIT-SMAIT untuk pendidikan formal, dan Ma’had ‘Aly pada pendidikan tinggi.

“Visi Qur’an yang dicetuskan para pendiri tidak cukup diwujudkan dalam bidang pendidikan saja tapi juga aspek kesehatan, sosial, dan lainnya. Melalui kerja sama informasi dengan media massa, sebagai penyambung informasi ke publik yang kredibel, program-pogram kami bisa diakses dan tersampaikan dengan baik,” ungkapnya.

Pada Juni 2024 ini, Yayasan Ibnu Abbas melalui program bidang yang dimiliki telah meraih capain prestasi dan akan melaksanakan beberapa kegiatan:

Pertama, bidang pendidikan, melalui unit SMAIT Ibnu Abbas menjadi salah satu delegasi dari 6 SMA dari Indonesia bersama 7 Dosen UGM Yogyakarta diundang pada forum internasional di Chen Shiu University, Taiwan, 2-6 Juni 2024. Pada agenda tersebut turut menandatangani nota kesepahaman untuk peningkatan kualitas akademik dan manajemen dengan dua sekolah tingkat menengah atas yang berprestasi di Taiwan, yakni Fo Guang Shan Pu-Men dan Chung Shan.

“Terwujudnya kerjasama internasional tersebut akan meningkatkan peluang para santri kami untuk belajar di luar negeri semakin luas,” ungkap Ketua Bidang Pendidikan sekaligus Direktur PPTQ Ibnu Abbas Klaten, KH Muhammad Uqbah Azis Lc MA.

Capain penerimaan perguruan tinggi negeri 2024, tambah Ustaz Uqbah (sapaan akrabnya), bahwa lulusan SMAIT Ibnu Abbas yang lolos melalui jalur prestasi atau SNBP sebanyak 22 santri dan jalur tes atau UTBK-SNBT sebanyak 73 santri.

Agenda terdekat PPTQ Ibnu Abbas akan menggelar Wisuda Sanad dan Wisuda Santri atau akhirussanah. Wisuda Sanad akan dilaksanakan di kampus 2 PPTQ Ibnu Abbas, Troso, Ahad, 23 Juni 2024, sedangkan Wisuda Akbar berlangsung di gedung W Wongso Menggolo, Klaten, Kamis, 27 Juni 2024, mendatang.

“Ada 482 penghafal Qur’an dari tingkat SMPIT, SMAIT, dan Ma’had ‘Aly yang akan mengikuti wisuda santri tahun ini. Berbagai tokoh daerah dan nasional akan kami undang untuk menyaksikan momen sakral ini,” pungkas Ustaz Uqbah.

Kedua, bidang kesehatan, akan mengadakan khitanan massal yatim-dhuafa, layanan cek kesehatan, dan pengobatan gratis dalam rangka soft launching Klinik Pratama Rawat Jalan Ibnu Abbas Klaten, di kampus 2 PPTQ Ibnu Abbas, Troso, Ahad, 23 Juni 2024. Acara ini bekerjasama dengan pemerintah desa Troso, Rumah Sakit Islam Klaten dan beberapa lembaga terkait.

“Prosesi soft launching akan diawali dengan pengajian ahad pagi, yang bertemakan mewujudkan masyarakat yang sehat dan bahagia jiwa raga,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Ibnu Abbas, dr Miftahul Jannah Salwah Ummah.

Dia menjelaskan kehadiran klinik pratama ini, sebagai salah satu cara untuk mendukung program pemerintah agar masyarakat dapat akses kesehatan yang mudah dan terjangkau. Setelah resmi launching, semoga keberadaan klinik pratama ini semakin memperkuat kebermanfaatan Yayasan Ibnu Abbas melalui bidang Kesehatan.

Ketiga, bidang sosial melalui ProZIS Ibnu Abbas berhasil meraih prestasi The Best Ambassador berbasis pesantren sebagai lembaga zakat infak dan sedekah (ZIS) sebagai mitra resmi Baitulmaal Muamalat (BMM) sejak 2020. Prestasi tersebut mendorong peningkatan di sisi penghimpunan ZIS, pada Januari hingga Mei 2024 naik signifikan mencapai 1,4 miliar lebih, dilihat dari capaian setahun sebelumnya yakni 1,3 miliar.

“Hasil dari penghimpunan tersebut, pada 2023 kami salurkan kepada 15.437 penerima manfaat dan berlanjut Januari hingga Mei 2024 sebanyak 8.806 penerima manfaat. Capaian ini akan terus ditingkatkan sehingga ProZIS Ibnu Abbas bisa menjadi lembaga ZIS yang mandiri minimal ditingkat provinsi,” papar Ketua Bidang Sosial dan ProZIS Ibnu Abbas, Fajarul Falah SThI.

Pada Idul Adha 2024, ProZIS Ibnu Abbas akan melangsungkan pemotongan hewan kurban berpusat di kampus 2 PPTQ Ibnu Abbas, Troso. Pihaknya menarget penerima manfaat kurban tahun ini bisa meningkat dari tahun sebelumnya yang mencapai 1.116 orang dan menjangkau seluruh daerah lain di Klaten.

Bintang Utama SMPIT Nur Hidayah Hafal 15 Juz Al-Qur’an

SOLO (jurnalislam.com)- SMP IT Nur Hidayah menggelar Akhirussanah Kelas IX Angkatan 18 pada Kamis (13/6/2024). Sebanyak 151 peserta akhirussanah hadir di Graha Saba Buana, Sumber, Banjarsari, Surakarta.

Kepala SMP IT Nur Hidayah, Ustadz Bangun Rohmadi, S.Pd., dalam Laporan Pendidikan mengatakan bahwa siswa-siswi SMP IT Nur Hidayah dinyatakan lulus 100 persen dan untuk hafalan Al-Qur’an, capaian tertinggi adalah 15 juz.

SMP IT Nur Hidayah memberikan apresiasi untuk siswa-siswi yang berprestasi dengan kategori Bintang Akademik, Bintang Tahfidz, Bintang Kepemimpinan, Bintang Keorganisasian, Bintang Akhlak Ibadah dan Bintang Utama. Kategori Bintang Utama atau Lulusan Terbaik diraih oleh Alimul Haq Al Fatih IX C dan Zharidah Himmah Al Alyyah IX F.

Setelah prosesi wisuda, salah satu peserta yakni Inaya Adinda Siregar kelas IX F membawakan puisi ciptaanya berjudul “Selamat Tinggal Putih Biru” dengan memukau.

Ketua Bidang Pendidikan Yayasan Nur Hidayah Surakarta, Dr. Ari Puspitowati, M.Pd., berpesan kepada para peserta wisuda bahwa Akhirussanah bukan berarti selesai tugasnya, tapi perjalanan mencapai cita-cita masih panjang.

“Teruslah bersemangat dalam menggapai cita-cita, bersungguh-sungguh dalam belajar. Jaga sholat, perbanyak dzikir dan berbakti kepada orang tua,” pesan Ustadzah Ari kepada para peserta wisuda.

Ibu Mona Raguan, S.Pd., M.Si., selaku Kepala Seksi Pengembangan Kurikulum dan Pengendalian Perizinan Dinas Pendidikan Kota Surakarta, mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, memberikan apresiasi kepada SMP IT Nur Hidayah sehingga anak-anak menjadi pribadi yang cerdas, santun dan berkarakter sesuai dengan tujuan akhir pembelajaran yaitu Profil Pelajar Pancasila.

Suasana haru menyelimuti saat Milantri Bunga Latifa, sebagai perwakilan kelas IX tampil membawakan lagu “Lihat Lebih Dekat” dan “Semua Tentang Kita”. Tidak hanya itu, para hadirin turut bernyanyi bersama lagu “We Will Not Go Down” sambil membawa bendera Palestina.

Muktamar ke-2 DSKS, Ustadz Abdul Rochim Ba’asyir Terpilih jadi Ketua

SUKOHARJO- (jurnalislam.com)- Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) menyelenggarakan Muktamar ke 2 periode 2024-2027. Muktamar menetapkan Ustadz Abdul Rochim Ba’asyir sebagai ketua terpilih menggantikan Ustadz Syihabuddin Abdul Muiz.

Kegiatan yang diselenggarakan di Masjid Iska, Mayang, Gatak tersebut dihadiri seluruh pengurus DSKS, Ahad (9/6/2024).

“Sidang pleno Dewan Syuro menetapkan Ustadz Abdul Rochim Ba’asyir sebagai ketua terpilih, menggantikan Ustadz Syihab Abdul Muiz,”ujar Ustadz Surowijoyo yang menjadi pimpinan sidang, Ahad (9/6/2024).

Sebelum penetapan peserta Muktamar diminta mengusulkan calon, diantaranya adalah Ustadz Faiz Baraja, Ustadz Masud Izul Mujahid, Ustadz Qodri Faturrahman, Ustadz Abdul Rochim Ba’asyir dan Ustadz Arifin Badres.

Namun setelah Dewan Syuro melalukan musyawarah mufakat akhirnya ditetapkan Ustadz Abdul Rochim Ba’asyir sebagai ketua terpilih. Sedangkan kandidat lainnya ditetapkan sebagai formatur.

Selain memilih ketua, dalam Muktamar tersebut juga dibahas beberapa pasal di AD ART dintaranya adalah perubahan pimpinan dari kolektif kolegial menjadi kepemimpinan tunggal.

Tema Muktamar tersebut adalah, “Meneguhkan Ukhuwah Berkhidmat untuk Meningkatkan Kualitas Umat”.

Ustadz Dr Mulyanto Abdullah Khoir selaku ketua panitia menjelaskan Muktamar ke 2 ini dihadiri 107 pengurus dari beberapa lajnah yang ada.

“Semoga kepengurusan yang baru ini membawa semangat baru dan meneguhkan ukhuwah untuk masyarakat Solo dan kaum muslimin. Kita akan maju bersama membangun kualitas umat khususnya di Soloraya,”katanya.

Sementara itu Ustadz Abdul Rochim Ba’asyir sebagai ketua terpilih mengatakan kepemimpinan adalah amanah yang berat di dunia dan akhierat.

“Kami menerimanya sebagai bagian tugas dalam rangka untuk mengembangkan dakwah dan potensi Islam khususnya di Soloraya,” terangnya di depan awak media.

Lanjut Ustadz Iim (panggilan akrabnya) DSKS diadakan dalam rangka menggerakkan Islam dan umat Islam menuju kebaikan dari syariah dan kebaikan dari Islam.

“Kita Ingin umat Islam di Solo ini menjadi lebih baik itu yang menjadi program utama kedepan selain bisa memberikan bimbingan kepada umat agar lebih dekat kepada syariat. Dan negeri ini menjadi negeri baldatun toyyibatun warrobun ghofur,” katanya.

“Kepada seluruh elemen umat Islam di Solo mari bersatu, maju bersama membangun bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Ribuan Warga Solo Turun ke Jalan Serukan Penghentian Genosida di Gaza

SOLO (jurnalislam.com)- Aksi Genosida yang dilakukan Zionis Israel kepada rakyat Palestina sudah berlangsung lebih dari 7 bulan. Lebih 33.000 telah syahid dan 70 persen korban tersebut adalah anak-anak dan wanita.

Sebagai bentuk kepedulian, Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) menggelar Aksi Bela Palestina di Car Free Day (CFD) Jalan Slamet Riyadi, Solo, Ahad (26/06/2024).

Kegiatan yang diikuti ribuan peserta tersebut, mengambil tema ‘Stop Genocide In Gaza Pelestina’ dengan start di Sriwedari dan finish di panggung utama Bundaran Gladak.

Para peserta membentangkan poster poster dan spanduk kecaman terhadap Israel di antara bertuliskan ‘Stop Gendocide In Gaza Palestina, Free Palestine Boycott Israel’.

Tak hanya diisi oleh orasi dari sejumlah tokoh, aksi tersebut juga diisi oleh nasyid, aksi bela diri dari sekolah dasar hingga aksi teatrikal yang menggambarkan kekejaman Zionis Israel terhadap rakyat Palestina.

Dalam kesempatan tersebut, Sekjend DSKS, Dr. Mulyanto Abdullah Khair mengutuk keras tindakan genosida yang dilakukan Zionis Israel.

“Mengutuk keras genosida yang biadab, keji dan tidak berperikemanusiaan tersebut karena sangat bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan yang universal ditinjau dari sisi manapun,” ungkapnya.

Selain itu, ia mendesak pemerintah Indonesia untuk melakukan langkah kongkrit untuk memberi dukungan terhadap rakyat Palestina.

“Meminta kepada Pemerintah Indonesia agar menyatakan sikap tegas atas tragedi tersebut dan lebih melakukan langkah-langkah konkrit dalam upaya memberikan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina yang menjadi amanah konstitusi bahwa segala penjajahan di atas dunia harus dihapuskan,” pungkasnya.

Reporter: Ridho Asfari

Kepala SDM 1 Solo Jadi Narasumber Bagi Kader Keamanan Pangan Sekolah

SOLO (jurnalislam.com)– Kepala SD Muhammadiyah 1 Solo menjadi narasumber yang diundang dalam Bimbingan Teknis Keamanan Pangan bagi Kader Keamanan Pangan Sekolah yang digelar Balai POM Surakarta di Front One Hotel Sragen Jl Brigjen Katamso No 37, Kebayan 1, Sragen Kulon, Kec. Sragen, Kabupaten Sragen, Rabu (22/5/2024).

Paparan pertama disampaikan Kepala Sekolah Sri Sayekti bertajuk Pentingnya Implementasi Keamanan Pangan di Kantin Sekolah. Dia menyampaikan program kantin sekolah sebagai bagian integral dari program sekolah secara keseluruhan sehingga dikelola oleh tim yang mendapat surat keputusan (SK) dari Kepala Sekolah.

“Memiliki program kerja, sasaran, target, standart operasional prosedur (SOP) yang baku. Dibina oleh Dinas kesehatan, Dinas Pendiikan, Badan pengawas obat dan makanan (BPOM). Lalu, bekerjasama dengan Fakultas Kesehatan dan fakultas kedokteran gigi (FKG UMS), STIKES Aisyah Surakarta, RS PKU Muhammadiyah Ska Gita Pertiwi, dan Ricolto Belgia,” terangnya.

Dia menambahkan, tujuan adanya kantin sehat ramah anak dimulai dari meningkatkan proses pembelajaran sebagai indikasi sekolah sehat, memiliki ketahanan pangan dan Kesehatan. Menciptakan kondisi sekolah yang baik, untuk menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah, sehingga di kemudian hari warga sekolah dapat bertanggungjawab.

“Dalam upaya-upaya menjaga kesehatan lewat penyediaan pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA). Mengenalkan Konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman sehingga anak mengetahui dan membawa kepada keluarga keragaman konsumsi pangan,” harapnya.

Dihadiri langsung Kader keamanan pangan sekolah seperti Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sragen, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Provinsi Jawa Tengah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sragen, Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Sragen, SD N Plupuh 2, Sragen, SD N Mojopuro 1, Sragen, SD N Jetiskarangpung 1, Sragen, SMP N 1 Sambungmacan, Sragen, MTS N 4 Sragen, SMA N 1 Gondang, Sragen, SMK Sakti Gemolong, Sragen, MAN 1 Sragen.

Kepala Balai POM di Surakarta dalam sambutan yang dibacakan oleh Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda, Singgih Dwi Cahyo, S.Farm, Apt karena Kepala Balai POM berhalangan hadir sekaligus membuka bimbingan teknis tersebut menyampaikan salah satu tugas dan fungsi dari Balai POM di Surakarta adalah pemberdayaan dalam penyediaan pangan yang aman dan bermutu, termasuk Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS).

Keamanan dan mutu produk pangan yang beredar di lingkungan sekolah merupakan tanggung jawab bersama dari sekolah, penyedia PJAS di sekitar lingkungan sekolah dan OPD terkait, sedangkan pangan yang beredar di luar lingkungan sekolah membutuhkan peran dari orang tua dan kemandirian dari siswa.

“Oleh karena itu, kemandirian sekolah dalam penerapan keamanan pangan di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah menjadi hal yang penting,” ujarnya.

Lebih lanjut, dalam mewujudkan kemandirian tersebut, perlu adanya Kader Keamanan Pangan Sekolah yang bertugas untuk melakukan pengawasan keamanan pangan dan penyebaran pesan keamanan pada komunitas sekolah.

Untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pada Kader Keamanan Pangan Sekolah terkait keamanan pangan dan mewujudkan kemandirian sekolah untuk melindungi diri daei peredaran PJAS yang tidak aman dan bermutu, perlu dilakukan Bimbingan Teknis Keamanan Pangan untuk Kader Keamanan Pangan Sekolah.

Setelah Bimtek, Kader akan mendapatkan sertifikat dari BPOM dan selanjutnya agar meneruskan ilmu yang diperoleh kepada komunitas sekolah dan mempraktikkan keamanan pangan.

“Setelah ini, BPOM akan melakukan intervensi langsung ke 8 sekolah terpilih di Kabupaten Sragen, mulai dari pembinaan, pendampingan pemenuhan kriteria kantin sehat, sampling dan pengujian PJAS, dan akhirnya nanti akan diterbitkan Sertifikat Sekolah dengan PJAS bagi sekolah dengan penilaian yang memenuhi syarat,” pungkasnya.

Al-Fahmu Institute Gelar Diskusi Dan Bedah Buku Degup Cita Para Pendiri Bangsa Untuk Bangsa Palestina

JAKARTA (jurnalislam.com)- Al-Fahmu Institute menggelar diskusi dan beda buku dengan tema “Mengilmui Al-Aqso Sepenuh Hati, Menjemput Kemenangan Sejati” di Gedung Al-Fahmu Jakarta, Ahad, (19/5/24).

Dalam kegiatan ini hadir dua pemateri yang merupakan penulis buku “Degup Cita Para Pendiri Bangsa Untuk Bangsa Palestina,” Pizaro Gozali Idrus dan Hadi Nur Ramadhan.

Kegiatan dimulai dan dibuka oleh Ustadz Fahmi Salim selaku founder Al-Fahmu Institute. Dalam pemaparannya Ustadz Fahmi membahas tentang pentingnya mempelajari atau mengilmui Al-Aqsa sehingga umat Islam memahami apa yang sedang dibela dan diperjuangkan.

Hadi Nur Ramadhan selaku penulis buku, ia menjelaskan seharusnya mahasiswa ataupun aktifis lain tidak hanya aksi dikanpus-kamlus mereka atau aksi depan kedutaan Amerika, tetapi juga demo terhadap negara-negara yang pro terhadap Israel. Ia memberikan contoh ketika presiden Soekarno menolak Israel terlibat dalam ajang Asian Games pada tahun 1962.

“Harusnya demo bukan di kampus, atau kedutaan amerik, tapi demo kepada negara-negara yang pro terhadap Israel. Sebagaimana yang pernah dilakukan oleh presiden Soekarno menolak Israel dalam ajang olahraga,” kata Hadi Nur Ramadhan.

Pizaro Gozali Idrus salah satu dari penulis buku ini menjelaskan bahwa dalam buku yang ditulisnya bersama Hadi Nur ini memuat banyak tokoh nasional dari Indonesia yang membahas Palestina. Bahkan para tokoh negeri ini telah menjawab berbagai pertanyaan yang kerap ditanya oleh anak-anak muda saat ini, misalnya pertanyaan seputar pentingnya membela Palestina, para tokoh telah menjawab puluhan tahun lalu.

Sehingga menurut Pizaro diskusi-diskusi ofline tentang Palestina perlu diperbanyak untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda.

“Dalam buku ini banyak tokoh-tokoh dari Indonesia yang sudah menjawab pertanyaan anak muda sekarang. Maka
Harus banyak diskusi ofline setelah pandemi ini,” ujar Pizaro.

Dalam diskusi ini dihadiri juga oleh organisasi-organisasi yang bergerak dan membela Palestina.

Kecam Kebiadaban Zionis Israel, STIT Muhammadiyah Banjar Gelar Aksi Damai Bela Palestina

BANJAR (jurnalislam.com)- Mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Kota Banjar menggelar aksi damai pada Selasa, (7/5/2024), di Alun-alun Kota Banjar.

Aksi ini dilakukan sebagai respons terhadap kegagalan perdamaian di Palestina, terutama setelah perdana menteri Israel menolak untuk melakukan gencatan senjata dan terus berlanjutnya genosida di Palestina.

Muzaki Ahadian Malik, salah satu perwakilan panitia aksi menyatakan, bahwa aksi ini bertujuan untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat akan penderitaan genosida yang sedang terjadi di Palestina.

“Kami mengutuk segala bentuk genosida yang dilancarkan oleh Zionis Israel terhadap rakyat Palestina. Kami juga meminta kepada para pemimpin dunia untuk kembali membahas gencatan senjata dan memboikot produk-produk Israel,” tegas Muzaki.

Selain itu, Muzaki juga menyerukan untuk menggulingkan politik militer Amerika di Israel serta mengusir dubes Amerika yang ada di tiap negara sebagai bentuk kekecewaan akan sikap dan dukungan moral Amerika terhadap genosida yang dilakukan Zionis Israel di Palestina.

Aksi damai ini mendapat dukungan dari berbagai kalangan masyarakat yang peduli terhadap isu Palestina. Dengan mengumpulkan mahasiswa STIT Muhammadiyah Banjar, mereka berharap pesan perdamaian dan keadilan untuk Palestina dapat tersebar luas.

Semangat mereka dalam menyuarakan solidaritas kepada rakyat Palestina sangatlah besar. Aksi ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah awal dalam mendorong tercapainya perdamaian dan kemerdekaan bagi Palestina.

Reporter: Ibnu Qoswaroh

Bikin Resah Warga, Aktivis Islam Tasikmalaya Datangi Hotel Diduga Tempat Pesta Miras dan Dugem

TASIKMALAYA (jurnalislam.com)- Santri dan aktivis Islam dari Aliansi Aktivis dan Masyarakat Muslim Tasikmalaya (Al Mumtaz) mendatangi salah satu hotel terkenal di Jalan R.E. Martadinata, Tasikmalaya, pada Minggu malam (5/5/2024). Mereka menduga hotel tersebut menjadi tempat pesta minuman keras (miras) dan dugem.

Acara pesta tersebut berlokasi di area khusus restoran atau kafe. Suasana di dalam acara tersebut terlihat sangat meriah dengan adanya musik DJ dan lampu-lampu khas diskotik. Pengunjung terlihat menikmati musik tersebut dengan berjoget.

Ustaz Abu Hazmi selaku Sekjen Al-Mumtaz mengatakan bahwa tindakan ini bermula dari laporan warga yang resah dengan adanya kegiatan hiburan di tempat tersebut hingga larut malam. Kemudian pihaknya melakukan pengecekan untuk memastikan laporan warga.

“Berawal dari laporan warga yang resah, kemudian kami memastikan informasi tersebut dengan mendatangi tempat ini. Ternyata benar, kami mendapati pengunjung tengah berjoget diiringi musik DJ dan lampu-lampu khas diskotik. Selain itu, kami menemukan 4 botol miras yang telah diganti dengan kemasan air mineral,” jelasnya.

Setelah berkoordinasi dengan manajemen hotel, ternyata lokasi tersebut dipesan untuk penyelenggaraan acara, bukan oleh pihak hotel secara langsung.

“Mereka menyebut bahwa lokasi tersebut dipesan untuk acara ulang tahun,” ucapnya.

Barang bukti berupa miras itu kemudian diserahkan kepada aparat kepolisian. Abu Hazmi berharap agar pemerintah kota dan aparat kepolisian menindak tegas tempat-tempat yang selalu dijadikan tempat kemaksiatan.

“Kami meminta Pemkot dan Aparat untuk menindak tegas dengan segera menutup kafe-kafe yang melanggar tersebut,” tegasnya.

Reporter: Ibnu Qoswaroh

Asyiknya Wisata Literasi ke Solopos

SUKOHARJO (jurnalislam.com)- Tim ekstrakurikuler Jurnalistik SD Muhammadiyah Palur yang beralamatkan di Dusun Palur Kulon, Palur, Mojolaban, Sukoharjo melakukan kunjungan bersama guru pembimbing ke Griya Solopos pada Kamis (2/05/24) pagi diterima oleh pihak Solopos yang diwakili oleh Sunyoto. Pada kunjungan ini diikuti 7 siswa yang merupakan tim jurnalistik cilik SDMP.

Kunjungan dimulai dari bagian percetakan yang berada di bagian belakang Griya Solopos.

“Di ruangan ini adalah ruang percetakan, tak hanya koran yang dicetak di sini ada pula buku, LKS, majalah, dan buku lainnya,“ ujar Dea yang menjadi tour guide tersebut.

Setelah mengunjungi bagian percetakan, kami pergi menuju kantor redaksi Solopos yang berada dilantai 2. Selama kurang lebih 45 menit beliau mengenalkan banyak hal terkait mengenai pemberitaan di Solopos.

“Solopos memiliki tujuan yang salah satunya adalah voice the voice less atau menyuarakan yang tidak tersuarakan,” jelasnya.

Menurutnya, Solopos mencoba untuk memberikan banyak informasi yang bersifat valid dan aktual kepada masyarakat melalui media cetak koran. Wilayah pendistribusian koran Solopos ini mencakup diseluruh wilayah di Solo Raya. Selain Koran, Solopos juga menyajikan berita melalui media digital seperti Solopos.com dan media youtube Solopos yaitu Espos Indonesia.

Kak Dea juga berharap bahwa kunjungan ini bukan hanya dapat memberikan kemampuan untuk menulis, tapi juga bisa untuk dikembangkan, arti dari kunjungan singkat ini bisa bermanfaat dan dapat dipelajari.

Solopos ini tidak hanya berkecimpung diusaha percetakan saja tetapi juga memiliki usaha yang lain seperti, radio Solopos FM, Solopro yang menggadakan event organizer, Solopos institute yang mengadakan pelatihan kepenulisan dan workshop. Di dunia fashion, Solopos juga memiliki brand yang bernama “pisalin” dengan model fashion kekinian yang dipadukan dengan unsur budaya Indonesia yaitu corak batik.

Wakil kepala sekolah, Nur Laili, mengutarakan, selanjutnya anak anak diajak berkeliling ruang podcast dan studio radio. Mendengarkan dengan antusias tentang bagaimana siaran radio dilakukan. Bersamaan dengan penyiar Nur Atmaja, sedang melakukan siaran di 103 Solopos FM, sang penyiar yang bersuara merdu tersebut memberikan kesempatan anak anak untuk mencoba melakukan siaran radio secara langsung.

Melalui dialog singkat, Nur Atmaja mewawancarai Risma dan Ara sebagai perwakilan dari anak anak dari ekskul jurnalistik yang melakukan kunjungan. Mereka merasa senang, antusias sekaligus gugup saat berbicara di depan microphone dengan headphone yang terpasang di telinga.

Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tim Jurnalistik dalam bidang kepenulisan dan pembelajaran tentang percetakan koran maupun majalah. Kunjungan ini seluruh tim juga mendapatkan banyak pembelajaran tentang pentingnya informasi, karna dengan informasi akan membentuk opini karna informasi adalah sumber tulisan bagi penulis.

Sementara Risma Auliya Sri Rahmawati salahsatu tim jurnalistik mengaku, Awalnya malu saat sesion tanya jawab di studio radio dan disiarkan langsung, tapi senang dan semangat.

“Harapannya, semakin berani berbicara atau menyampaikan sesuatu di depan orang dan semakin terasah menulisnya,” tutupnya.

Hardiknas, Pengembara EKSPRADA VIII SMA IT Nur Hidayah Berjalan Kaki 30km

SOLO (jurnalislam.com)- SMA IT Nur Hidayah Sukoharjo menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan SMA IT Nur Hidayah. Upacara ini sekaligus menjadi pembukaan kegiatan Ekspedisi Pramuka Nur Hidayah VIII (EKSPRADA VIII) yang diselenggarakan oleh Dewan Ambalan Hamka-Malahayati pada Kamis (2/5/2024).

EKSPRADA VIII merupakan kegiatan pengembaraan sejauh kurang lebih 30 km yang merupakan pengujian terhadap calon Penegak Bantara, sejauh mana mereka dapat mengamalkan Poin SKU dan juga Dasa Darma. EKSPRADA akan dilaksanakan selama tiga hari (2-4/5/2024) di Bumi Perkemahan Tirta Mulya, Kalikotes, Klaten.

Peringatan Hardiknas sekaligus Upacara Peringatan Peserta EKSPRADA VIII ini dihadiri oleh Kak Maryono, S.H. selaku Waka Bidang Bina Satuan Kwarcab Sukoharjo, Kak Moh. Ali Rusdi selaku Kakwaran Kartasura, juga Kepala sekolah SMA IT Nur Hidayah, guru dan siswa-siswi kelas X dan XI SMA IT Nur Hidayah.

Kak Maryono menyampaikan sambutan dari Kak Agus Santoso, Kakwarcab Sukoharjo yang berhalangan hadir untuk menjadi pembina upacara.

“Ekspedisi dapat diartikan sebagai sebuah kegiatan perjalanan untuk penelitian ilmiah atau untuk mengenal suatu daerah, dengan demikian tentunya diperlukan kondisi fisik dan stamina yang prima serta mental yang kuat. sebagaimana maksud dan tujuan EKSPRADA tahun ini adalah membentuk pribadi, kuat berani dan mandiri,” ujar Kak Maryono.

Setelah rangkaian upacara, dilanjutkan dengan simbolisasi pembukaan kegiatan EKSPRADA VIII yaitu dengan penyematan co-card dan caping oleh perwakilan peserta. Upacara diakhiri dengan pemberangkatan peserta untuk pengembaraan EKSPRADA VIII.