ANNAS Dukung Agresi Militer Koalisi Teluk Terhadap Pemberontak Syiah Houthi Yaman

BANDUNG (Jurnalislam.com) – Pada Senin, 13 April 2015, Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) melayangkan surat kepada Kedutaan Besar Arab Saudi yang berisi dukungan penuh dan penghargaan atas terbangunnya koalisi negara-negara teluk yang melakukan serangan militer terhadap teluk terhadap pemberontak Syiah Houthi di Yaman.
 
"Dukungan ini didasarkan pada perilaku gerakan Syi’ah di Yaman yang nyata-nyata tidak menghormati pemerintahan yang sah serta merupakan bagian dari strategi global kejahatan Syiahisasi di seluruh dunia Islam yang dipimpin dan didukung oleh Negara Syi’ah Iran," bunyi surat yang ditandatangani ketua ANNAS pusat KH Athian Ali M, Dai, MA.

Dalam surat yang diterima Jurniscom pada Rabu (22/4/2015) ini, ANNAS mengharapkan serangan tersebut dapat berpengaruh positif untuk menyadarkan dunia Islam akan bahaya gerakan politik Syiah yang didukung Iran.

"Kami Aliansi Nasional Anti Syi’ah (ANNAS) di Indonesia sebagai kekuatan umat Islam Indonesia strategis yang berfahamkan Sunni sedang berupaya pula untuk menyadarkan umat dan masyarakat akan bahaya gerakan sesat Syi’ah, serta  berjuang keras untuk menahan laju eskalasi perkembangannya baik di bidang keagamaan, ekonomi, politik, maupun militer di Indonesia," tegas KH Athian Ali dalam suratnya.

ANNAS menilai kerjasama antar berbagai kekuatan di negara-negara Muslim untuk mewaspadai dan menghancurkan gerakan sesat Syi’ah sangat diperlukan.

Dalam akhir suratnya, ANNAS mendoakan koalisi teluk agar mendapat keberhasilan atas serangan tersebut.

"Semoga Koalisi Negara-Negara Teluk untuk melumpuhkan dan menghancurkan pemberontakan Syi’ah Houthi di Yaman mendapat kesuksesan dan keberhasilan. Nashrun minallah wa fathun qariib."

Selain Kedubes Arab Saudi, ANNAS juga melayangkan surat dukungan tersebut negara-negara yang tergabung dalam koalisi teluk.

Ally | Jurniscom

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.