Analisis Israel: Serangan Mematikan di Tel Aviv, Bukti Kegagalan Intelijen dan Polisi Israel

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Sejumlah pakar Zionis mengkritik pedas kerja kepolisian Israel dan dinas intelijen Shin Bet yang dinilai sangat buruk dalam menangani inifadhah Al-Quds, terutama menyusul aksi syahid Mulhim di Tel Aviv, lansir Infopalestina Ahad (10/01/2016).

Walau pada akhirnya, polisi membunuh Mulhim setelah delapan hari aksinya di Tel Aviv yang menewaskan tiga orang Zionis dan melukai 10 orang lainnya, namun tetap saja kritikan semakin meningkat, apalagi setelah televisi menayangkanm bagaimana Mulhim bisa sampai ke desanya dengan menggunakan mobil dari Tel Aviv  yang berjarak satu jam 40 menit.

Pengamat politik di koran Yedeot Ahronot, Alv Fishman mengatakan, selama beberapa hari itu, dinas keamanan Zionis gagal mencari keberadaan Mulhim. Muncul pertanyaan, bagaimana dia bisa merehabilitasi kekhawatiran publik dengan kegagalan seperti itu ?

Demikian juga pengamat militer lainya, di koran Haartez, Amos Harael mengatakan, perstiwa pekan lalu, bukan sebagai kebanggaan, khususnya bagi aparat keamanan. Ia justru mempertanyakan bagamana Mulhim bisa melakukan penembakan di Tel Aviv dan dapat kembali ke tempatnya tanpa halangan. Kemudian ia bisa tinggal di rumahnya dalam beberapa hari tanpa dapat terendus oleh keamanan.

Fishman berpendapat inilah data hitam yang belum bisa dipecahkan. Khususnya terkait data intelijen. Ia menambahkan, polisiz dan Shin Bet tidak tahu apa yang terjadi di lembaha Arah, dimana Mulhim tinggal. Bahkan mereka tak tahu apa yang terjadi kalangan masayarakat Arab. Terlambatnya penanganan terhadap kasus Mulhim mengungkap tentang bagaimana kerja Shin Bet dan polisi Zionis. Disamping menunjukkan kegagalan aparat tersebut dalam menangani aksi syahid Muhammad Mulhim.

Baca juga:

Serangan Mematikan di Sebuah Pub Tel Aviv

Intelijen Zionis Bingung Cari Pelaku Serangan Mematikan di Tel Aviv

 

Deddy | Infopalestina | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X