Aman Palestin Hadirkan Ulama Palestina dalam Roadshow di Jawa Tengah

Aman Palestin Hadirkan Ulama Palestina dalam Roadshow di Jawa Tengah

SUKOHARJO (Jurnalislam.com) – Yayasan Aman Palestin menggelar Roadshow syaikh asal Palestina As’ad Hamouda di beberapa kota di wilayah Jawa Tengah pada sabtu-ahad, (18-25/1/2020).

Roadshow bertajuk ‘Hangatkan Bumi Syam Dengan Cinta’ itu dimulai di Masjid Miftahul Jannah, Simo, Boyolali pada sabtu, (18/1/2020) kemudian berlanjut di beberapa Masjid di kota Solo dan ditutup di Masjid Al Barokah, Nandan, Mojolaban, Sukoharjo pada Sabtu (25/1/2020).

Branch manager Aman Palestin Jogjakarta – Jateng Dodi mengatakan bahwa kegiatan roadshow tersebut untuk lebih mengenalkan kondisi Palestina kepada masyarakat yang ada di Jawa Tengah.

“Adanya roadshow syaikh dari Palestina masyarakat bisa lebih paham terhadap kondisi terkini negara palestina dan juga warganya yang saat ini terjajah oleh Zionis Israel,” katanya.

“Selain itu, Kami mengajak kaum muslimin Indonesia untuk peduli dengan saudara seiman di seluruh dunia, terkhusus dengan kondisi rakyat Palestina saat ini,” imbuhnya.

Dalam roadshow kali ini, Dodi menyebut Aman Palestin juga mengadakan daurah kepada santri di Ponpes Salman Al Farisi Karangpandan dan Darusy Syahadah Boyolali.

“Selain mengisi materi kajian bertema Palestina, event ini juga mengadakan penggalangan dana untuk bantuan warga Palestina yang saat ini sedang berlangsung musim dingin di kawasan Syam,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut diharapkan Dodi bisa membuat masyarakat untuk lebih peduli lagi kepada saudaranya yang berada di Palestina yang saat ini masih terus dijajah oleh Zionis Israel.

“Banyaknya bantuan dari muslimin di Indonesia berupa donasi yang masuk, secepatnya akan disalurkan kepada para pengungsi yang ada di Palestina maupun diluar palestina melalui Yayasan Aman Palestin,” pungkasnya.

Reporter : Hasan Shogir

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.