Responsive image

Agresi AS di Raqqah telah Dimulai

Agresi AS di Raqqah telah Dimulai

SURIAH (Jurnalislam.com)Awal hari Selasa (6/6/2017) agresor AS mengumumkan dimulainya operasi untuk mendorong kelompok Islamic State (IS) dari Raqqah, ibukota de facto kelompok tersebut di Suriah, lansir World Bulletin.

Pasukan Demokratik Suriah (SDF) sejak November telah berjuang untuk mengepung IS di kota Suriah utara, yang merupakan salah satu kota pertama yang dikuasai IS.

Sejak saat itu IS menggunakan Raqqah untuk merencanakan dan mengkoordinasikan serangan di seluruh dunia, menurut pejabat AS.

“Kita semua melihat serangan di Manchester, Inggris,” komandan koalisi pimpinan AS Letnan Jenderal Steve Townsend mengatakan dalam sebuah pernyataan yang mengumumkan dimulainya operasi Raqqah.

“IS mengancam semua negara, bukan hanya Irak dan Suriah, tapi juga negara asal kita sendiri. Ini tidak bisa dipertahankan,” katanya.

Raqqah dilaporkan dikepung dari utara, barat dan timur mengikuti pergerakan SDF.

Koalisi mengatakan bahwa SDF telah menyerukan warga sipil untuk melarikan diri dari Raqqah, dan telah berjanji untuk menyerahkan kembali kendali kota “kepada badan perwakilan warga sipil setempat yang akan memberikan keamanan dan pemerintahan” setelah dibebaskan.

Dukungan agresi AS untuk SDF telah memperburuk hubungan dengan Ankara karena peran penting yang dimainkan PKK/PYD dalam grup tersebut.

Turki menganggap PKK/PYD sebagai cabang Suriah dari PKK, yang ditunjuk sebagai sebuah organisasi teroris oleh Turki dan Uni Eropa. Namun, AS memandang PKK/PYD sebagai sekutunya dalam perang melawan IS di Suriah utara.

Peluncuran operasi Raqqah terjadi saat pasukan Irak terus berjuang untuk menghapus IS dari Mosul, kubu terakhir kelompok tersebut di Irak.

Pertarungan jarak dekat yang padat di Mosul barat telah memperlambat kemajuan Irak, namun Townsend mengatakan bahwa pasukan mitra “terus-menerus mendorong IS”.

“Sekali IS dikalahkan baik di Mosul maupun Raqqah, masih banyak pertempuran keras di masa depan, namun Koalisi ini kuat dan berkomitmen untuk menghancurkan IS sepenuhnya di Irak dan Suriah,” tambahnya.

Bagikan
Close X