Adian Husaini: Sekolah Harus Ada Program Tingkatkan Imunitas Sekaligus Akhlak

Adian Husaini: Sekolah Harus Ada Program Tingkatkan Imunitas Sekaligus Akhlak

JAKARTA(Jurnalislam.com)–Pakar Pendidikan Islam, Adian Husaini, pembelajaran tatap muka madrasah sejatinya sudah sangat layak dilaksanakan.

Sebab, secara psikologis, kata dia, para siswa, guru, dan orang tua sudah sangat membutuhkan pembelajaran tatap muka di sekolah.

Namun demikian, pemerintah diimbau tidak gegabah dalam menyusun strategi pembelajaran tatap muka.

“Sebenarnya (madrasah) ini harus sesegera mungkin dibuka karena secara psikologis PJJ (pembelajaran jarak jauh) sudah terlalu lama, tapi harus waspada saat pelaksanaan nantinya,” kata dia.

Pemerintah, menurut Adian, perlu memastikan bahwa pembelajaran tatap muka tidak mengabaikan protokol kesehatan.

Selain itu, ia menyarankan, ada penambahan sikap di madrasah seperti penekanan terhadap doa-doa dan program pendidikan untuk meningkatkan imunitas.

“Jadi, sekolah harus ada program meningkatkan imunitas anak, meningkatkan keluhuran akhlak. (Pendidikan akhlak) inilah yang tidak bisa digantikan internet. Saya rasa saat ini pendidikan Islam adalah yang paling ideal diterapkan di masa pandemi,” ujar Adian yang juga ketua umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) ini.

Ia juga meminta pemerintah untuk mengatur mobilitas para siswa di madrasah. Misalnya, dengan mengatur waktu sekolah yang dipangkas beberapa hari guna menghindari kerumunan. Dia pun mendorong pemerintah untuk mempercepat penyediaan alat-alat medis pendeteksi virus yang murah dan terjangkau bagi kalangan madrasah.

“Karena kalau pakai swab antigen, itu masih mahal. Maka, pemerintah coba produksi alat-alat medis pendeteksi yang murah dan simpel,” kata dia.

Adian menyampaikan, salah satu nilai khas dari pendidikan Islam adalah mengedepankan akhlak dan kejujuran.

Menurut dia, selama pembelajaran jarak jauh berlangsung, tak sedikit orang tua yang hanya memikirkan nilai-nilai tinggi anaknya ketimbang kejujuran si anak dalam mengerjakan tugas-tugas dari sekolah.

Untuk itu, dia mengimbau Kemenag untuk dapat memberikan pembinaan kepada para orang tua agar dapat mengajarkan kejujuran serta kedisiplinan kepada anaknya, sebagai karakter utama umat Islam.

“Pemerintah itu harus ada pembinaan kepada orang tua supaya mereka bisa mengajari anaknya tentang kejujuran, kedisiplinan, dan menjadi orang yang akhlaknya baik.’’

Sumber: republika.co.id

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X