Abu Muhammad al Jaulani: Intervensi Rusia adalah "Perang Salib Baru"

SURIAH (Jurnalislam.com) – Amir Jabhah Nusrah, cabang resmi al-Qaeda di Suriah merilis sebuah pesan audio pada hari Selasa (13/10/2015), mengatakan intervensi militer Rusia sebagai "Perang Salib Baru" yang bertujuan menopang rezim Syiah Bashar al-Assad, lansir Aljazeera, Selasa.

Abu Muhammad al-Jaulani, menyerukan faksi faksi jihad Suriah untuk bersatu dan mengintensifkan penyerangan desa yang dihuni oleh Syiah Assad sekte Alawi.

Abu Muhammad al-Jaulani, juga menyerukan umat Islam di bekas Uni Soviet menyerang warga sipil Rusia jika Rusia menargetkan warga sipil di Suriah.

Pesan audio tersebut dirilis hampir dua minggu setelah Rusia memulai serangan udara di negara itu.

Rusia mengatakan bahwa serangan mereka terutama menargetkan Islamic State (IS) dan pasukan anti Assad lainnya tetapi serangan mereka yang bertubi-tubi lewat darat dan udara tersebut justru dilancarkan di wilayah yang dikuasai oleh Jabhah Nusrah.

Sementara itu sedikitnya 25 pasukan pemerintah rezim Syiah Assad tewas dalam bentrokan di provinsi Hama, kata Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia.

Pertempuran itu terjadi di pinggiran desa Kafr Nabudeh dan Lahaya, kelompok Observatorium yang berbasis di Inggris itu mengatakan pada hari Selasa.

Sedikitnya 7 pasukan Syiah Hizbullah juga tewas dalam pertempuran, kelompok pemantau itu menambahkan.

Baca juga: Gereja Ortodok Rusia: Pertempuran di Suriah adalah “Perang Suci”

 

Deddy | Jurniscom

 

 

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses