Ahad, 30 Rajab 1447 / 18 Januari 2026
Search for:
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik

PM Turki: Penjaga Perbatasan NATO Tidak Bisa Diserahkan pada Kelompok Teror Bentukan AS

17 Jan 2018 06:22:55
PM Turki: Penjaga Perbatasan NATO Tidak Bisa Diserahkan pada Kelompok Teror Bentukan AS

ANKARA (Jurnalislam.com) – Perdana Menteri Turki mengatakan pada hari Selasa (16/1/2018) bahwa kelompok teror PYD tidak bisa sebagai pasukan penjaga perbatasan NATO, secara implisit menohok keputusan AS baru-baru ini untuk membentuk tentara pengaman perbatasan di Suriah bersama teroris PYD/PKK.

“Apakah tugas melindungi perbatasan NATO diserahkan kepada kelompok teror? Kita dapat melindungi perbatasan kita sendiri,” Binali Yildirim mengatakan pada sebuah upacara penghargaan di ibukota Ankara, yang menjelaskan bahwa perbatasan NATO adalah perbatasan selatan Turki, lansir Anadolu Aagency.

Yildirim mengatakan saat Turki mencoba untuk mengubah arus di Irak dan Suriah, beberapa negara yang dianggap teman berkolaborasi dan membentuk tentara dengan para pelaku terorisme.

Dia mengatakan “pemuja imperialis” sedang menyusun desain baru untuk melemahkan kekuatan Turki di wilayah tersebut.

AS Bentuk 30.000 Pasukan Teror di Suriah, Erdogan: Tenggelamkan!

Yildirim mengatakan Turki mendesak sekutunya untuk menegaskan niat mereka dan mengatakan apakah mereka akan bertindak sesuai dengan tanggung jawab NATO atau terus berkolaborasi dengan “perampok” yang mencoba untuk meneror Turki baik di dalam maupun di luar negeri.

“Memutuskan ini sangat penting bagi kita,” tambahnya.

Yildirim mengatakan Turki tidak akan pernah membuat konsesi mengenai haknya atas kedaulatan.

Turki telah menjadi anggota NATO selama lebih dari 65 tahun.

Pada hari Ahad, juru bicara koalisi pimpinan AS Ryan Dillon mengumumkan rencana untuk membentuk pasukan perbatasan berkekuatan 30.000 pasukan di Suriah bersama SDF – sebuah kelompok pendukung AS yang sebagian besar terdiri dari elemen-elemen teroris PYD/PKK.

PKK / PYD adalah cabang Suriah dari kelompok teroris PKK, yang telah ditunjuk sebagai organisasi teroris oleh Turki, dan internasional.

Sejak pertengahan 1980an, PKK telah melancarkan kampanye teror yang luas melawan negara Turki, di mana diperkirakan 40.000 orang terbunuh.

Bagikan

BERITA TERKAIT:

  • Hamas Bebaskan 13 Sandera Tambahan, Seluruh Sandera…
  • Kemenkes Gaza: Jenazah Warga Palestina yang…
  • Israel Akui Tiga Jenazah yang Diserahkan Hamas…
  • Lavrov di PBB: Rusia Tidak Pernah Berniat Menyerang…
  • WHO Perkirakan Jumlah Korban Gempa Turki Bisa…
  • Teror Udara Israel Habisi 50 Warga Sipil dalam Satu Keluarga
  • Shoigu: NATO Jadi Ancaman Utama bagi Rusia
  • 9 Warga Terluka Akibat Serangan Tank Israel yang…
  • Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Harus Melalui…
  • KITA Palestina Bersama WIZ Awali 2024 dengan…
  • Tank-Tank Israel Terlihat di Perbatasan Gaza-Mesir,…
  • Rusia Tuduh Ukraina di Balik Ledakan Rel Kereta Api…
Dukung Kami
Kategori : Internasional

Tags : AS pkk PYD turki

Dukung Kami

Opini

Kapitalisme Frontier Kehutanan Bukti Kegagalan Negara dalam Tata Kelola

Kapitalisme Frontier Kehutanan Bukti Kegagalan Negara dalam Tata Kelola

16 Jan 2026 05:33:57
Bencana Belum Usai, Kepada Siapa Rakyat Berharap

Bencana Belum Usai, Kepada Siapa Rakyat Berharap

29 Des 2025 22:51:05
Kemandirian dan Martabat Bangsa

Kemandirian dan Martabat Bangsa

19 Des 2025 14:45:39
Generasi di Tengah Puing: Potret Kegagalan Negara Pasca Bencana?

Generasi di Tengah Puing: Potret Kegagalan Negara Pasca Bencana?

19 Des 2025 14:43:09

Internasional

Hamas Masih Bertahan, Israel Ultimatum: Serahkan Senjata atau Gaza Diserbu Lagi

Hamas Masih Bertahan, Israel Ultimatum: Serahkan Senjata atau Gaza Diserbu Lagi

18 Jan 2026 13:30:38
Iran Kembali Sunyi Setelah Protes Berdarah, 3.000 Lebih Dilaporkan Tewas

Iran Kembali Sunyi Setelah Protes Berdarah, 3.000 Lebih Dilaporkan Tewas

18 Jan 2026 13:28:27
Internet Dikunci, Ekonomi Rontok dan Ribuan Nyawa Melayang di Iran

Internet Dikunci, Ekonomi Rontok dan Ribuan Nyawa Melayang di Iran

17 Jan 2026 08:05:22
Iran Mulai Meniru Korea Utara: Internet Dikunci, Rakyat Diputus dari Dunia Luar

Iran Mulai Meniru Korea Utara: Internet Dikunci, Rakyat Diputus dari Dunia Luar

17 Jan 2026 08:04:07

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

 
 
 
 

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED