NEW YORK (Jurnalislam.com) – Presiden Amerika Serikat yang dikenal anti-Islam, Donald Trump, akan melakukan kunjungan ke Arab Saudi, Palestina dan Italia dalam perjalanan pertamanya ke luar negeri pada akhir Mei.
Perjalanan tersebut bertujuan untuk mempertemukan “semua agama yang berbeda” untuk melawan intoleransi dan radikalisme, penasihat senior Trump, Jared Kushner, mengatakan kepada wartawan saat briefing, lansir Anadolu Agency, Kamis (4/5/2017).
Penasihat keamanan nasional Jenderal H. R. McMaster mengatakan bahwa perjalanan tersebut akan memungkinkan Trump menunjukkan bahwa “(kebijakan) America First di dunia”.
Pernyataan Gedung Putih mengatakan bahwa kunjungan ke Arab Saudi dan Israel akan membantu memperkuat kemitraan A.S. dengan kedua sekutu dan melawan ancaman musuh bersama.
Trump juga akan mengunjungi Palestina, di mana dia akan berusaha untuk mengintervensi konflik Palestina-Israel”.
Presiden A.S. kemudian akan berangkat ke Italia, di mana dia akan bertemu dengan Paus Francis dan Presiden Sergio Mattarella.
Trump akan menutup turnya dengan kunjungan yang diumumkan sebelumnya ke Brussels, Belgia untuk pertemuan puncak NATO dan Sisilia, Italia untuk pertemuan Kelompok Tujuh.