Turki Bombardir Pasukan Dukungan AS di Suriah dan Irak, 70 Tewas

Turki Bombardir Pasukan Dukungan AS di Suriah dan Irak, 70 Tewas

SURIAH (Jurnalislam.com) – Pesawat tempur Turki membom militan Kurdi di wilayah Sinjar Irak dan di timur laut Suriah pada hari Selasa (25/4/2017), menewaskan sekitar 70 militan dalam sebuah operasi yang meluas melawan kelompok-kelompok yang berafiliasi dengan PKK, militer Turki mengumumkan dalam sebuah pernyataan, lansir Middle East Eye.

Militer Turki pada hari Selasa pagi membunuh 40 teroris Kurdi di Irak utara dan 30 teroris di timur laut Suriah, kata Staf Umum Turki.

Sebuah pernyataan Staf Umum Turki mengatakan bahwa pasukan Turki melakukan serangan udara kontra-terorisme sekitar pukul 02.00 pagi (2300GMT Senin).

Target PKK yang berada di Gunung Sinjar di Irak utara dan Gunung Karacok di timur laut Suriah dipukul untuk mencegah kelompok tersebut mengirim pasukan, senjata, amunisi, dan bahan peledak ke Turki, kata pernyataan tersebut kepada Anadolu Agency.

Serangan udara di Suriah menargetkan YPG – komponen kunci dari Pasukan Demokratik Suriah (SDF), yang didukung oleh Amerika Serikat dan telah mendekat ke benteng kelompok Islam (IS) di Raqqa.

Operasi tersebut menunjukkan tantangan yang dihadapi oleh operasi pimpinan AS untuk mengalahkan IS di Suriah dan mempertaruhkan meningkatnya ketegangan antara sekutu NATO Washington dan Ankara mengenai pasukan Kurdi yang sangat penting dalam melawan IS.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan bahwa pihaknya “sangat prihatin” dengan serangan udara Turki.

Milisi YPG bersama Komandan AS
Milisi YPG bersama Komandan AS

“Kami sangat prihatin, sangat prihatin bahwa Turki melakukan serangan udara hari ini di Suriah utara serta Irak utara tanpa koordinasi yang baik dengan Amerika Serikat atau koalisi global yang lebih luas,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri Mark Toner.

“Kami telah menyatakan keprihatinan tersebut kepada pemerintah Turki secara langsung.”

Pentagon menawarkan respons yang lebih teredam.

“Kami tidak ingin mitra kami memukul mitra lain,” kata seorang pejabat senior pertahanan AS kepada AFP.

“Kita harus tahu persis siapa yang diserang. Kami belum tahu. Kami tahu di mana serangannya, tapi kita tidak tahu persis siapa yang tewas.”

Seorang perwira militer AS mendampingi komandan YPG dalam sebuah tur ke situs-situs yang dibom Turki pada hari Selasa, kata seorang saksi Reuters, menunjukkan kemitraan erat tersebut.

“Sebagai hasil dari serangan barbar oleh pesawat tempur Turki saat fajar hari ini terhadap pusat YPG … 20 pasukan tewas dan 18 lainnya luka-luka, tiga di antaranya kritis,” kata juru bicara Redur Xelil.

Militer Turki mengatakan bahwa kedua wilayah yang menjadi sasarannya adalah “pusat teror” dan tujuan pemboman tersebut adalah untuk mencegah PKK mengirim senjata dan bahan peledak untuk melakukan serangan di Turki.

“Untuk menghancurkan pusat-pusat teror yang mengancam keamanan, kesatuan dan integritas negara dan bangsa kita dan sebagai bagian dari hak kita berdasarkan hukum internasional, serangan udara telah dilakukan … dan target teroris telah diserang dengan sukses,” Kata tentara Turki dalam sebuah pernyataan.

YPG mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa markas besarnya di Gunung Karachok di dekat perbatasan Suriah dengan Turki telah diserang, termasuk sebuah media center, sebuah stasiun radio lokal, fasilitas komunikasi dan institusi militer, pemboman udara dilakukan sekitar jam 2 pagi waktu setempat (2300 GMT), tambahnya.

Bagikan