700 Dosen UIN Syarif Hidayatulllah Sudah Divaksin

700 Dosen UIN Syarif Hidayatulllah Sudah Divaksin

JAKARTA(Jurnalislam.com)— Sebanyak 700 dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dikabarkan telah mengikuti program vaksinasi covid-19.

“UIN Jakarta merespon cepat program pemerintah dalam menyukseskan percepatan vaksinasi Covid-19. Dengan pelaksanaan vaksinasi ini, UIN Jakarta menjadi PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) pertama yang melaksanakan vaksinasi,” ujar Rektor UIN Jakarta Amany Lubis, Senin (8/3/2021).

Bertempat di Gedung Fakultas Kedokteran (FK) dan Gedung Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes), vaksinasi ini dilaksanakan selama tiga hari, 6-8 Maret 2021. Dari pantauan di lapangan, tampak juga para Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah yang mengikuti program vaksinasi covid-19.

Sebut saja Prof Dr Komaruddin Hidayat MA (Rektor UIN Jakarta 2006-2010), Prof Dr Dede Rosyada MA (Rektor UIN Jakarta 2015-2019), Prof Dr Murodi MA (Wakil Rektor 205-2019), Prof Dr Abdul Mujib MA (Guru Besar Fakultas Psikologi), Prof Dr Syukron Kamil MA (Guru Besar Fakultas Adab), serta sejumlah guru besar lainnya.

Tim Vaksinasi UIN Jakarta Abdul Halim melaporkan, selama tiga hari vaksinasi sebenarnya terdapat sekitar 1200 dosen yang terdata berdasarkan pengumpulan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Namun, hanya 700 dosen yang memenuhi syarat untuk bisa langsung diberikan vaksin.

“Dari jumlah tersebut, tidak semua dosen bisa diberikan vaksin karena ada kondisi tertentu yang menyebabkan dosen tersebut tidak diberikan vaksin atau ditunda pemberian vaksinnya,” ujar Halim.

Dosen yang ditunda vaksinasinya, sambung Halim, akan dijadwalkan kemudian bersama dengan vaksinasi Tenaga Kependidikan. Sementara, lanjutnya, untuk dosen yang sudah divaksin mereka mendapatkan cetak surat keterangan sudah divaksin dari aplikasi PCare dan dapat mengunduh sertifikat vaksin di PeduliLindungi.

“Dengan sertifikat ini, dosen bisa melanjutkan pelaksanaan vaksinasi tahap dua setelah 14 hari dari vaksin tahap pertama,” imbuh Halim.

Usai pelaksanaan vaksinasi dosen, tambahnya, akan segara dijadwalkan vaksinasi Tenaga Kependidikan (Tendik) untuk 900 orang selama dua hari yang direncanakan pada Selasa-Rabu depan.

“Penjadwalan ini untuk Tendik yang NIKnya valid saat daftar. Untuk dosen yang ditunda, akan dijadwalkan bersama Tendik,” pungkasnya

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X