3.000 Mahasiswa dari 54 PTKIS Ikuti PIONIR di Ponpes Cipasung Tasikmalaya

7 Juli 2018
3.000 Mahasiswa dari 54 PTKIS Ikuti PIONIR di Ponpes Cipasung Tasikmalaya

TASIKMALAYA (Jurnalislam.com) – Pekan Ilmiah, Olahraga, Seni dan Riset (Pionir) Kopertis Wilayah II Jabar Banten digelar di Lapangan Helipad Cipasung Kampus Institut Agama Islam Cipasung (IAIC) Singaparna Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (6/7/2018).

Ketua Panitia Lokal Pionir H Dendi Yuda menuturkan, kegiatan Pionir ini baru pertama kalinya dilaksanakan. IAIC menjadi tuan rumah kegiatan yang akan dilaksanakan selama tiga hari mulai Jumat hingga Minggu (6-8/7/2018) ini.

”Ada delapan materi lomba yang akan dilaksanakan, diantaranya voli, tenis meja, catur, syahril Quran, kaligrafi, paduan suara, riset dan lomba karya ilmiah,” tutur Dendi dilansir Radar Tasik, Kamis (5/7/2018).

Ia mengatakan, ajang ini akan diikuti sekitar 54 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIS) dengan jumlah peserta lebih dari 3.000 mahasiswa. Pionir ini menjadi ajang untuk menggali potensi mahasiswa dalam bidang olahraga, seni dan karya ilmiah.

Selain itu, menjadi ajang untuk bersilaturahmi dan penguatan jaringan antar perguruan tinggi Islam swasta yang ada di Jawa Barat dan Banten.

”Kami sebagai tuan rumah sudah bersiap. Mulai dari tempat perlombaan hingga asrama. Kami sudah menyiapkan 21 asrama di Pondok Pesantren Cipasung yang bisa menampung sekitar 3.000 orang. Asrama ini akan digunakan untuk menginap para peserta,” terangnya.

Dendi juga menuturkan, ajang Pionir yang akan dihadiri ribuan peserta ini bisa mengangkat nama Kampus Cipasung dan Pondok Pesantren Cipasung yang kaya akan sejarah.

Kegiatan ini rencananya akan dihadiri selain oleh Gubernur Jawa Barat, Bupati Tasikmalaya, Rektor Perguruan Tinggi Islam, Perwakilan dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) dan lainnya.

“Acara akan kita mulai setelah Shalat Jumat. Dalam pembukaan ada kreasi seni, pencak silat 100 anak, tari zapin 100 santri Cipasung, ada juga defile,” ungkapnya.