Ustadz Farid Okbah : Syiah Berencana Eksekusi 100 Ulama Indonesia

BEKASI (Jurnalislam.com) – Ustad Farid Okbah mengungkap sebuah data rahasia Syiah yang berencana mengeksekusi 100 Ulama Ahlusunnah Indonesia. Keterangan itu beliau sampaikan saat memberikan materi dalam Tabligh Akbar “Mewaspadai Bahaya Syiah” di Aula KH. Noer Ali, Islamic Center Bekasi, Kamis (19/2/2015).

"Ini data rahasia Syiah. Mereka telah berkumpul tanggal 22 Desember Desember yang lalu di daerah Ngawi, Jawa Timur. Kemudian mereka berencana untuk mengeksekusi 100 Ulama sunnah di Indonesia, dan termasuk disitu disebutkan nama saya," paparnya.

Beliau mengancam jika rencana jahat itu menimpa salah satu dari Ulama Ahlusunnah di Indonesia maka umat Islam akan melawan. “Jangan main-main kalian (Syiah-red) dengan umat Islam. Kalau sampai kalian mencoba menyentuh, menyakiti satu diantara 100 orang ini, maka kami umat Islam akan melawan kalian semua,” tegas Ustadz Farid disambut pekik takbir.

Karenanya, beliau mengajak umat Islam untuk bersatu melawan Syiah. Karena Syiah bukan hanya mengancam umat Islam, tetapi mengancam NKRI. “Kita harus menghadapi Syiah dengan semangat bersama,” tambahnya.

Ustad Farid juga membacakan salah satu isi dari buku Syiah berjudul Buku Putih Madzhab Syiah. Di dalamnya terdapat kalimat yang menyatakan bahwa selama pemimpin sebuah kekuasaan buka dari kelompok Syiah, maka Syiah akan memberontak.

“Karena Syiah adalah kelompok pemberontak, maka mereka selalu melawan penguasa pada setiap zaman selama pemimpin dari kekuasaan itu bukan dari golongan Ahlulbait,” ungkap Ustadz Farid membacakan isi halaman 361 dari buku tersebut.

Dan itu bukan sekedar kata-kata, lanjut beliau. “Itu sudah dibuktikan di negeri-negeri lain.”

Selain itu, beliau juga mengungkap buku Sejarah dan Budaya Syiah di Asia tenggara yang diterbitkan oleh Univeritas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

“Ini dibiayai oleh kedutaan Iran untuk melakukan penelitian lewat UGM. Lihat para peneliti ini sudah dibeli oleh mereka (Syiah-red). Syiah dipuji-puji mati-matian,” ujarnya.

Tabligh Akbar yang dihadiri ribuan umat Islam itu digelar pasca penyerangan kampung Az Zikra binaan Ustadz Arifin Ilham oleh segerombolan preman Syiah. Sayangnya, Ustadz Arifin berhalangan untuk hadir.

Reporter : Said | Editor : Ally | Jurniscom
 

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.