Ustadz Bachtiar Nastir : Suriah Akan Menjadi Kuburan Komunis Rusia

YOGYAKARTA (Jurnalislam.com) –  Ribuan umat Islam pada Ahad (11/10/2015) kemarin, mengikuti acara Parade Tauhid se-Yogyakarta dan Jawa Tengah yang dimulai dari Masjid Gede Kauman menuju Gedug Agung, Yogyakarta.

Acara yang digagas oleh Angkatan Muda Forum Ukhuwah Islamiyah (AM-FUI) Daerah Istimewa Yogyakarta itu, dihadiri oleh sejumlah tokoh umat Islam lokal maupun nasional. Selain itu, walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti juga terlihat membuka acara bertema Jogja "Istimewa dengan Tegaknya Tauhid" tersebut.

Sementara itu Sekjen Majelis Intelektual & Ulama Muda Indonesia (MIUMI), ustadz Bachtiar Nastsir yang menjadi salah satu orator dalam acara tersebut mengajak umat Islam untuk meruntuhkan kekufuran yang ada di negeri ini dengan kalimat Syahadatain.

"Kalau ada orang, berkata gak apa-apa pemimpin nggak sholat yang penting adil, gak apa-apa pemimpin kafir yang penting tidak korupsi. Ini kalimat kufur, dan ini kalimat berbahaya, mari kita robek semua kalimat dengan Laa Ila Ha Ilallah!" tegas pimpinan Ar Rahman Qur'anic Learning (AQL) Islamic Center itu.

Beliau juga menyinggung agresi militer koalisi komunis Rusia dan Bashar Asaad atas kaum muslimin Suriah. Beliau menegaskan bahwa Suriah akan menjadi kuburan bagi para agresor tersebut.

"Wahai komunis Rusia, wahai komunis Cina, wahai komunis Vietnam. Ketahuilah! Bumi Suriah cukup untuk mengubur kalian semuanya, Insya Allah!" seru Bachtiar Natsir disambut takbir ribuan peserta parade.

Yogyakarta adalah kota besar ke tiga setelah Solo dan Jakarta yang telah menggelar Parade Tauhid. Antusiasme luar biasa yang selalu ditunjukkan umat Islam dalam acara akbar ini menjadikan parade Tauhid sebagai ajang akbar umat Islam untuk merapatkan barisan menjungjung tinggi kalimat Laa ilaaha illallah.

Reporter : Sedyo | Editor : Ally | Jurniscom

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.